1,721,043 research outputs found

    Upaya meningkatkan kemampuan shalat dengan metode demonstrasi dan media gambar siswa kelas II MI Pandulangan Kecamatan Padang Batung Kab. Hulu Sungai Selatan

    Get PDF
    Hj. RISWATI, 2013. Upaya meningkatkan kemampuan shalat dengan metode demonstrasi dan media gambar siswa kelas II MI Pandulangan Kecamatan Padang Batung Kab. Hulu Sungai Selatan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: Drs. Saadillah, M. Pd. Kata kunci: belajar materi shalat, metode demonstrasi Proses pembelajara fiqih dilaksanakan guru semaksimal mungkin namun sebagian siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi, sehingga dalam penerapannya masih jauh dari yang diharapkan. Maka upaya guru agar siswa dapat melakukan gerakan shalat yang benar dari gerakan berdiri menghadap kiblat sampai dalam dengan menggunakan metode demonstrasi dan media gambar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui cara kerja metode demonstrasi dan media gambar dalam meningkatkan kemampuan siswa melakukan gerakan shalat. Manfaat penelitian adalah siswa dapat meningkatkan kemampuan gerakan shalat tergambar pada pelaksanaan shalat yang dilaksanakan di sekolah. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada siswa kelas II MI Pandulangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk mata pelajaran fiqih, semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014, dilaksanakan dalam dua siklus dengan 4 langkah utama yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan kelas, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Fiqih dan siswa kelas II MI Pandulangan yang berjumlah 19 orang dari 11 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Objek penelitian adalah upaya guru dalam rangka meningkatkan kemampuan gerakan shalat siswa kelas II MI Pandulangan menggunakan model pembelajaran Demonstrasi dan media gambar. Jenis data yang didapatkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif yaitu hasil aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, serta hasil belajar siswa. Data diambil dengan cara tes dan observasi. Dalam penelitian ini menggunakan analisis persentasi dan penilaian. Kegiatan pembelajaran pada siklus I pertemuan pertama dapat dinyatakan belum efektif, pada pertemuan kedua mulai efektif dilaksanakan oleh guru fiqih. Siklus II pertemuan pertama kegiatan pembelajaran dapat dinyatakan sudah efektif, hal ini terlihat 15 tahapan yang direncanakan sudah terlaksana dengan baik. Aktivitas siswa pada siklus I masih kurang, meningkat pada siklus II. Hasil belajar siklus I pada pertemuan pertama dapat disimpulkan bahwa nilai siswa secara individu maupun klasikal belum tuntas atau dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal atau KKM yang sudah ditetapkan oleh guru. Pada pertemuan kedua nilai siswa secara individu belum tuntas tetapi secara klasikal sudah tuntas. Pada siklus II pertemuan pertemuan pertama dapat disimpulkan bahwa secara indikator keberhasilan yaitu nilai 70 sesuai Kriteria Ketuntasan Minimal atau KKM yang sudah ditetapkan oleh guru

    IDENTIFIKASI ETNOMATEMATIKA PADA ALAM GEMISEGH SEBAGAI KEKAYAAN MATEMATIKA DAN BUDAYA LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK IDENTIFIKASI ETNOMATEMATIKA PADA LAMA GEMISEGH SEBAGAI KEKAYAAN MATEMATIKA DAN BUDAYA LAMPUNG Oleh SILVI RISWATI Melihat kondisi dan keadaan saat ini secara luas banyak masyarakat Lampung yang belum mengetahui keberadaan alam gemisegh disebabkan kurangnya perhatian dan kesadaran masyarakat untuk melestarikan tradisi disekitarnya. Sebagai peran utama dalam kebudayaan, suatu bentuk keharusan bagi setiap masyarakat untuk menggali, mengembangkan, melestarikan dan menjaga eksistensi dan nilai-nilai budaya leluhur. Alam gemisegh yang merupakan salah satu budaya khas provinsi Lampung dan memiliki nilai yang sangat sakral, saat ini jarang sekali masyarakat yang mengenal dan mengetahuinya walaupun kebudayaan alam gemisegh sampai saat ini masih ada. Tanpa masyarakat sadari terdapat konsep etnomatematika pada alam gemisegh yang menjadi dasar terbentuknya berbagai konsep matematika dalam budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas etnomatematika yang terdapat pada alam gemisegh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu berupa wawancara, observasi, dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari informan mengenai alam gemisegh, sedangkan untuk data sekunder berupa informasi yang berkaitan dengan alam gemisegh diperoleh dari kepustakaan dan dokumentasi. Instrumen utama pada penelitian ini yaitu peneliti itu sendiri. Sedangkan instrumen bantu berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber, kemudian dianalisis secara deskriftif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat aktivitas etnomatematika pada alam gemisegh yang meliputi aktivitas membilang yang dibuktikan dengan jumlah kayu pada bentuk kerangka alam gemisegh yang mempunyai konsep membilang dalam bahasa Lampung, aktivitas mengukur yaitu yang mendasari terbentuknya pola pada bentuk kerangka dan kain atau pernak-pernik alam gemisegh, dan aktivitas merancang bangun yang erat kaitannya dengan geometri. Kajian geometri tersebut yaitu geometri dimensi satu, geometri dimensi dua, dan geometri dimensi tiga. Kata Kunci: Alam Gemisegh, Etnomatematik

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore