78 research outputs found
PENERAPAN PENCEGAHAN DROP FOOT (MENGGUNAKAN ANKLE FOOT ORTHOSIS) PADA PASIEN CVA INFARK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HAMBATAN MOBILITAS FISIK DI RUANG STROKE UNIT RUMKITAL Dr. RAMELAN SURABAYA
Cerebro Vascular Accident adalah sindrom klinik yang awal timbulnya mendadak, progresif cepat, berupa defisit neurologi fokal dan global yang berlangsung lebih dari 24 jam. Penurunan fungsi ekstremitas merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien CVA yang dapat menyebabkan drop foot. Ankle Foot Orthosis (AFO) merupakan salah satu teknik pencegahan drop foot pada pasien yang mengalami kelumpuhan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian AFO dalam mencegah terjadinya drop foot dengan masalah keperawatan hambatan mobilitas fisik di ruangan Stoke Unit Rumkital Dr. Ramelan Surabaya.
Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan metode studi kasus. Subjeknya adalah pasien CVA Infark dengan masalah keperawatan hambatan mobilitas fisik. Pengumpulan data dengan format pengkajian asuhan keperawatan, dengan cara wawancara, abservasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi.
Hasil dari penerapan teknik pencegahan drop foot (menggunakan AFO) selama 3 hari berturut-turut adalah tujuan tercapai sebagaian. Pada klien didapatkan hasil penurunan sudut drop foot sebesar 1,8 derajat.
AFO mempunyai dampak positif yaitu mengurangi hambatan mobilitas fisik, dengan turunya sudut drop foot, namun dibutuhkan waktu yang panjang ± empat bulan untuk pulih. Perawat hendaknya dapat menerapkan penggunaan AFO pada seluruh pasien yang mengalami kelemahan. Demikian juga keluarga hendaknya terlibat dalam penerapan ini dan mempertahankannya selama perawatan di rumah
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN PSEUDODEMENSIA PADA MAHASISWA SEMESTER 6 PRODI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
Pseudodemensia bukan keadaan yang normal terjadi, dan bisa dihambat dengan mengatasi penyebabnya, salah satunya dengan pola makan. Mahasiswa kurang memperhatikan pola makan sehingga banayak mahasiswa yang mengeluh lupa dan bingung terhadap apa yang akan dikerjakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian pseudodemensia pada mahasiswa semester 6 Prodi S1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh mahasiswa semester 6 Prodi S1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya sebesar 119, sampel sebesar 91 mahasiswa dilakukan secara proportional random sampling. Variabel independen penelitian ini pola makan dan variabel dependen kejadian pseudodemensia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan tes MMSE. Data analisis menggunakan Rank Spearman dengan α = 0,05.
Hasil penelitian menujukkan dari 91 responden hampir setengahnya (48,4%) memiliki pola makan yang cukup baik, dan hampir setengahnya (46,2%) mengalami probable gangguan kognitif. Hasil uji Rank Spearman didapatkan nilai nilai ρ = 0,000 < α = 0,05. Oleh karena ρ < α maka H0 ditolak artinya ada hubungan pola makan dengan kejadian pseudodemensia pada mahasiswa semester 6 prodi S1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Semakin tidak baik pola makan yang diterapkan mahasiswa semakin mudah terjadi pseudodemensia. Oleh karena itu, kesadaran untuk mengatur pola makan yang baik dapat menekan terjadinya pseudodemensia
PENGARUH KOMBINASI RELAKSASI BENSON DENGAN MURROTAL AL-QURAN TERHADAP TINGKAT CEMAS, STRESS, DEPRESI PADA KLIEN HEMODIALISIS DI RS ISLAM JEMURSARI SURABAYA
Cemas, stress, dan depresi pada orang hemodialisa disebabkan oleh peningkatan hormon kortisol karena adanya kejenuhan dalam terapi yang dijalani secara terus menerus. Data dari Mahdavi et al., menjelaskan bahwa sebanyak
63.9% klien hemodialisis mengalami kecemasan, 60.5% mengalami depresi, dan
51.7% mengalami stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi benson dan murrotal Al-Quran tehadap cemas, stress, dan depresi
Desain penelitian ini adalah Quasy-Experiment. Sampel berjumlah 36 yang terdiri dari kelompok Relaksasi Benson, kombinasi Relaksasi Benson dan Murrotal Al-Quran, dan kelompok kontrol diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah kuesioner, headseat. Data diuji dengan t test dan manova.
Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara cemas, stress, dan depresi sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok (ρ=0,00). Intervensi relaksasi benson dan kombinasi relaksasi benson dengan murotal Al-Quran mempengaruhi tingkat cemas (0,00), stres (0,00), dan depresi (0,00). Perbedaan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan kekuatan perbedaan cemas (68,7&), stress (68,4%), dan depresi (58,2%).
Terapi relaksasi benson dan murrotal Al-Quran lebih efektif dibandingkan relasasi benson dalam menurunkan tingkat cemas, stress, dan depresi. Semakin kuat keyakinan seseorang bercampur dengan respon relaksasi, maka semakin besar pula efek relaksasi yang didapat
Penurunan Tingkat Kecemasan dan Gula Darah pada Penderita DM Tipe 2 Melalui Spiritual Mindfulness Based on Benson Relaxation
Perubahan mendadak dalam hidup membuat penderita DM menunjukkan beberapa reaksi psikologis negatif
yang menghasilkan glukosa darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh
mindfulness spiritual berdasarkan relaksasi benson pada kecemasan, gula darah pada pasien DM tipe 2.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental quasy dengan pre-test dan post-test dengan
desain kelompok kontrol dengan sampel 30 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan
consecutive sampling. Intervensi dilakukan selama 4 minggu (15 menit untuk setiap intervensi). Penelitian
ini menggunakan instrumen kuesioner SRAS Zung untuk kecemasan dan glukometer untuk mengukur GDP
dan GDPP. Tes statistik menggunakan Mann Whitney Test dan Wilcoxon Signed. Hasil tes statistik
menunjukkan bahwa perhatian spiritual berdasarkan relaksasi benson mempengaruhi penurunan kecemasan
pada setiap kelompok (p = 0,000 untuk kelompok perlakuan dan p = 1,00 untuk kelompok kontrol), secara
signifikan mengurangi kadar glukosa darah rata-rata (p = 0,000 untuk perawatan kelompok dan p = 0,48
untuk kelompok kontrol). Perhatian spiritual berdasarkan benson relaksasi membantu pasien meningkatkan
fokus mereka pada kondisi saat ini tanpa upaya untuk menyalahkan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan
sehingga pasien lebih nyaman dan merasa tenang. Intervensi ini mempengaruhi pengurangan kecemasan,
rata-rata gula darah pasien DM tipe 2
AJÉN ATIKAN KARAKTER DINA NOVELÉT BARUDAK POHACI NAWANG WULAN KARYA AI ROHMAWATI (Ulikan Struktural jeung Psikologi Perkembangan)
Perluna tarékah pikeun ngawanohkeun jeung nepikeun maksud, hususna ngeunaan karakteristik budak dumasar psikologi perkembangan jeung ajén atikan karakter dina novelét jadi dadasar ieu panalungtikan. Éta hal kagambarkeun dina karya sastra anak nu judulna Pohaci Nawang Wulan karya Ai Rohmawati. Tujuan ieu panalungtikan pikeun mikanyaho struktur carita, karakteristik tokoh dumasar psikologi perkembangan, jeung ajén atikan karakter nu aya dina novelét Pohaci Nawang Wulan. Métode nu digunakeun nyaéta déskriptif-analitik kalayan téhnik studi pustaka. Hasilna ngawengku tilu hal, nyaéta: 1) struktur nu ngawengku téma, fakta carita (palaku, galur, latar), jeung sarana carita (judul, puseur implengan, gaya basa). Téma dina ieu novelét nyaéta ngeunaan kahirupan budak awéwé pahatu-lalis, nu masih sakola di SD ogé éta budak téh mibanda sawatara préstasi jeung ahlak nu hadé. Galur nu dipaké nyaéta galur maju. Palaku dina ieu novelét aya 24 palaku, kalayan hiji palaku utama. Latar anu kapanggih ngawengku 18 latar tempat, 13 latar waktu, jeung tilu latar sosial/budaya. Judul novelét Pohaci Nawang Wulan geus ngagambarkeun eusi caritana. Puseur implengan pangarang ngagunakeun jalma katilu. Gaya basa nu digunakeun nyaéta ngagunakeun basa nu basajan, ogé diseselan ku sababaraha gaya basa jeung babasan; 2) karakteristik tokoh dumasar psikologi perkembangan nu kapanggih ngawengku: a) opat ciri tumuwuhna fungsi fisik, b) 12 ciri merenahna fungsi-fungsi psikis; jeung c) hiji ciri dina usaha subjék nu patali jeung poténsial jasmani rohani; jeung 3) ajén atikan karakter nu ngawengku 16 ajén atikan karakter nu nyampak dina novelét Pohaci Nawang Wulan. Kacindekan tina ieu panalungtikan nyaéta ajén-ajén atikan karakter nu nyampak dina diri Pohaci dipangaruhan ku kaayaan hirupna nu geus ditinggalkeun indung-bapana ogé didikan ti bibi jeung emangna. Éta hal mangaruhan kana psikologi perkembangan tokoh.
Perlunya upaya untuk memperkenalkan dan menyampaikan maksud, khususnya tentang karakteristik anak berdasarkan psikologi perkembangan dan pendidikan karakter dalam novelet jadi dasar penelitian ini. Hal tersebut tergambarkan dalam karya sastra anak yang berjudul Pohaci Nawang Wulan karya Ai Rohmawati. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur cerita, karakteristik tokoh berdasarkan psikologi perkembangan, dan pendidikan karakter yang ada dalam novelet Pohaci Nawang Wulan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitik dengan teknik studi pustaka. Hasilnya terdiri dari tiga hal, yaitu: 1) struktur yang terdiri dari tema, fakta cerita (pelaku, alur, latar), dan sarana cerita (judul, sudut pandang, gaya bahasa). Tema dalam novelet yaitu menngenai kehidupan anak permpuan yatim-piatu, yang masih sekolah di SD dan anak tersebut mempunyai beberapa prestasi juga berakhlak yang baik. Alur yang dipakai adalah alur maju. Pelaku dalam novelet ada 24 pelaku dengan satu pelaku utama. Latar yang ditemukan yaitu 18 latar tempat, 13 latar waktu, dan tiga latar sosial/budaya. Judul dalam novelet sudah menggambarkan isi ceritanya. Sudut pandang pengarang menggunakan sudut pandang orang ketiga. Gaya bahasa yang digunakan pengarang yaitu menggunakan bahasa yang sederhana, dan ditemukan beberapa gaya bahasa juga babasan; 2) karakteristik tokoh berdasarkan psikologi perkembangan yang terdiri dari: a) empat ciri pertumbuhan fungsi fisik; b) 12 ciri pematangan fungsi-fungsi psikis, dan c) satu ciri usaha subjek yang berkaitan dengan potensial jasmani rohani; dan 3) pendidikan karakter yang teridiri dari 16 pendidikan karakter yang ada dalam novelet. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu nilai-nilai pendidikan karakter yang ada pada diri Pohaci dipengaruhi oleh keadaan hidupnya yang sudah ditinggal orangtuanya juga hasil didik dari bibi dan pamannya. Hal tersebut yang mempengaruhi dalam psikologi perkembangan tokoh.
Kata kunci: nilai pendidikan karakter, novelet, dan psikologi perkembangan.
CHARACTER EDUCATION IN CHILDREN'S NOVELETTE
POHACI NAWANG WULAN OF AI ROHMAWATI
(Structural & Developmental Psychology)
Meli Nurul Maliah
ABSTRACT
The need to introduce and convey intentions, especially regarding the characteristics of children based on developmental psychology and character education in the novelet, is the basis of this research. This is illustrated in the children's literary work entitled Pohaci Nawang Wulan of Ai Rohmawati. The purpose of this study is to determine the story structure, character characteristics based on developmental psychology, and character education in the novel Pohaci Nawang Wulan. The method used is descriptive-analytic with literature study techniques. The results consist of three things, namely: 1) structure consisting of themes, story facts (actors, plot, setting), and the means of the story (title, point of view, language style). The theme in the novelet is about the lives of orphaned girls, who are still in elementary school and the child has some good achievements. The grooves used are forward grooves. There are 24 actors in the novelet with one main actor. Found settings are 18 place settings, 13 time settings, and three social / cultural settings. The title in the novelet already illustrates the contents of the story. The author's perspective uses a third-person perspective. The style of language used by the author is to use simple language, and found several styles of language are also readily; 2) character characteristics based on developmental psychology consisting of: a) four characteristics of growth in physical function; b) 12 characteristics of the maturation of psychic functions, and c) one characteristic of the subject's business that is related to spiritual physical potential; and 3) character education which consists of 16 character education in the novelet. The conclusion of this study is that the character education values that exist in Pohaci are influenced by the circumstances of his life that his parents have left behind as well as the results of his students' aunts and uncles. This has influenced the development psychology.
Keywords: the value of character education, novelette, and developmental psychology
DIABETES SELF-MANAGEMENT EDUCATION (DSME) DENGAN METODE “PASTI SEMBUH” TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS DI RS ISLAM SURABAYA A.YANI
Diabetes adalah kondisi kronis yang memerlukan manajemen mandiri yang komprehensif, seperti pengaturan pola makan dan olahraga, sebagai pelengkap penggunaan obat-obatan. Salah satu strategi yang terbukti efektif dalam mendukung manajemen diabetes adalah Pendidikan manajemen mandiri diabetes (Diabetes Self-Management Education/DSME). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas DSME dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani. Pengabdian masayarakat ini dilaksanakan pada Januari sampai Mei 2025 dengan cara memberikan edukasi secara rutin tentang DSME. Program ini dilaksanakan di RSI Surabaya A. Yani. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwasannya ditemukan perbedaan signifikan pada kadar gula darah pasien sebelum dan sesudah pelaksanaan DSM .Dalam pengabdian masyrakat ini ditemukan bahwa pemberian DSME mempengaruhi secara signifikan terhadap kadar gula darah pasien. Pemantauan glukosa darah membantu mendeteksi pola fluktuasi kadar glukosa (gula) darah yang disebabkan oleh makanan, olahraga, obat-obatan, dan proses patologis yang terkait dengan perubahan glukosa darah, seperti diabetes melitus). Selain edukasi, beberapa hal yang dapat mempengaruhi kadar glukosa seseorang adalah stres, gaya hidup, berat badan hingga kepatuhan minum obat . Program pengabdian masyarakat DSME dengan metode “ Pasti Sembuh “ bisa dilanjutkan di RSI Surabaya Ahmad Yani sebagai kegiatan rutinitas di Poli Rawat Jalan Penyakit Dalam. Rumah sakit dapat mempertimbangkan pengembangan Standar Prosedur Operasional (SPO) terkait implementasi DSME dengan metode “Pasti Sembuh” untuk mendukung pengelolaan pasien diabetes secara holistik
TINDAK PIDANA ANAK DIBAWAH UMUR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi atas Putusan Pengadilan Negeri Tulungagung No : 228/Pid.Sus/2013/PN.T.a)
ABSTRAK
Slaipsi denganjudul "Tindak PidanaAnak PerspektifHukum Islam (Studi
atashrtusan PengadilanNegeri TulungagungNo: 228lPid.Sus/2013/PN.Ta)"ini
ditulis oleh RiskaYunitasari,NIM. 2822133016,JurusanHukum KeluargaIslam
Fakultas Syari'ah dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri (IAhf)
Tulungagung,yang dibimbing oleh : Rohmawati, M.A.
Kata Kuncl; TindakPidana,Anak,Huhtm Islam.
Penulisan slrripsi ini dilatarbeakangi dengan adanya suatu kasus yang
muncul di wilayah KelurahanSembungKabupatenTulungagungpadatahun 2013,
yaitu penganiayaanyang mengakibatkanmati dimana pelalnr dan korban adalah
sama-samaanakyangmasih dibawahrrnur. Sehinggapermasalahantindak pidana
anak dan sanksi pemidanaannyamenjadi peibincangan yang menarik untuk
dibahas,karenaterjadi ketidakseragamanbaik dalamhukumpositif mauprmhukum
pidanaislam.
Fokus penulisan dalam skripsi ini adalah : 1) Apa dasar pertimbangan
hukum hakim dalam memutus perkara tindak pidana terhadap nyawa yang
dilaknkan oleh anak padaperkara No: 228lPid.Sus/2013/PN.Ta"'l 2) Bagaimana
analisissanksipemidanaanterhadapanakdalamhukun islam terhadapperkaraNo:
228lPid.Sus/20I3/PN.Ta?
Tujuan penulisan skripsi ini adalahuntuk mendeskripsikanpertimbangan
hukum hakim dalam memutus perkara tindak pidana terhadap nyawa yang
dilakukan oleh anaksertamenganalisasanksipidanabagi anakdalamhukum islart
terhadapperkaraNo: 228/Pid.Sus/20I 3/PN.Ta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dalam
mengembangkan pennasalah penelitian, yaitu akan ditelaah secara yuridis
bagaimanapuhrsanhakim no: 228/PID.SUS/2013/PN.TAtentangpidanakhuzus
anakdenganperbandinganhukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim dalam memberikan
hukuman memiliki banyak pertimbanganberdasarkanhal-hal yang memberatkan
danmeringankansebabpelaku dankorbanmasih dibawahumlr. Sedangkandalam
hukum pidana islam sanksi terhadap pelaku tindak pidana penganiayaanyang
mengakibatkanmati adalahhukuman ta'zir, seharusnyahukuman yang diberikan
adalah qishash sebab pelaku bukan anak dibawah umur karena usianya telah
mencapai 15tahun namun dalam hukum positif pelaku masih dikategorikan anak
dibawahumur sebabbelum mencapaiumur 18tahun. Ta'zir diberikan oleh hakim
sebagai ganti qishash. Hukuman ta'zir dibeikan dalam rangka memberikan
pendidikan dan pengarahankepadakemaslatratanpelaku agar tidak mengulangi
perbuatannya
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Mengikuti Vaksinasi Covid-19
Background: Covid-19 has infected a lot of people in various countries. The implementation of vaccination raises new problems in the public, there are positive and negative reactions regarding the vaccination program. Incorrect data regarding the Covid-19 vaccine causes anxiety, fear and doubt.Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between family support and motivation to participate in Covid-19 vaccination among members of Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan laut (AL) in the Kodiklatal Satkes area.Method: This research used a correlational analytic design with a cross sectional approach. The population in this research is all members of the Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan laut (AL) with the rank of enlisted in the Kodiklatal Satkes area as many as 384 people. The sample is 196 respondents using simple random sampling. The independent variable is family support and the dependent variable is motivation to participate in the Covid-19 vaccination.Results: The results showed that of the 196 respondents, most (58.7%) had good family support and most (52.8%) had high motivation. Based on the Spearman rank test, p value = 0.000 (p <0.05) which means that there is a significant relationship between family support and motivation to participate in the Covid-19 vaccination for members of the Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan laut (AL) with the rank of enlisted in the Kodiklatal Satkes area.Conclusion: The better the family support, the higher the motivation of a person in participating in the implementation of vaccination. It is hoped that regular guidance from health facilities and health workers can increase one's motivation in participating in the implementation of the Covid-19 vaccination. Â
PENGARUH EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SANTRIWATI PONPES NURUL HUDA SURABAYA
Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) adalah upaya yang dilakukan sebelum dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan professional. Pertolongan pertama yaitu bukan tindakan pengobatan akan tetapi merupakan upaya tindakan sementara untuk menyelamatkan korban. Pada prinsipnya pelayanan pasien gawat darurat adalah Time saving is life saving. Pengetahuan tentang penanganan kondisi kegawatdaruratan memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan pemberian pertologan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) terhadap tingkat pengetahuan santriwati ponpes Nurul Huda Surabaya. Oleh karena itu butuh adanya upaya untuk melakukan penyuluhan pendidikan kesehatan yang ditujukan langsung kepada santriwati dengan metode ceramah, diskusi dan kuisioner pretest dan posttest. Hasil dari penyuluhan pendidikan kesehatan ini didapatkan tingkat pengetahuan santriwati nurul huda surabaya pada saat dilakukan pretest mengenai P3K yaitu santri yang memiliki pengetahuan kurang 67,74% dan presentase hasil post test yang menunjukkan pengetahuan santri baik sebesar 90,3% . Keberhasilan penyuluhan kesehatan pada santriwati pondok tergantung pada komponen pembelajaran. Media penyuluhan kesehatan merupakan salah satu komponen dari proses pembelajaran. Mengingat pentingnya promosi kesehatan maka perlu adanya metode pembelajaran atau inovasi-inovasi baru agar santriwati bisa menerima pesan kesehatan dengan baik
Pengaruh Kombinasi Relaksasi Benson Dengan Murrotal Al- Quran Terhadap Tingkat Cemas & Stress Pada Klien Hemodialisis Di RS Islam Jemursari
Cemas dan stress pada orang hemodialisa disebabkan oleh peningkatan hormon kortisol karena adanya kejenuhan dalam terapi yang dijalani secara terus menerus. Relaksasi benson dan
murrotal Al-Quran dapat menurunkan tingkat cemas dan stress dengan menimbulkan respon
rileks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi benson dan murrotal Al- Quran tehadap cemas dan stress.
Desain penelitian ini adalah Quasy-Experiment dengan pendekatan pre post test control group design. Sampel berjumlah 36 yang terdiri dari 12 kelompok relaksasi benson, 12
kelompok relaksasi benson dan murrotal Al-Quran, 12 kelompok kontrol. Data diuji dengan t test dan manova.
Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara cemas dan stress sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok (ρ=0,00). Penurunan skor
terbanyak pada cemas dan stress terjadi pada kelompok relaksasi benson dan murrotal Al- Quran. Rata-rata penurunan angka stress pretest dan postest 8,67 skor sedangkan cemas didapatkan bahwa penurunan angka cemas pretest dan post tes postest adalah 6 skor.
Terapi relaksasi benson dan murrotal Al-Quran lebih efektif dibandingkan relasasi
benson dalam menurunkan tingkat cemas dan stress. Penelitian ini merekomendasikan agar perawat menerapkan relaksasi benson dan murrotal Al-Quran pada pasien hemodialisa sebagai pemeuhan kebutuhan holistic baik di rumah sakit maupun di rumah
- …
