1,720,968 research outputs found
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA LIMBAH PADA PROYEK HOTEL HOWARD JOHNSON SURABAYA
Lingkungan, karena tingginya jumlah limbah yang dihasilkan dari konstruksi, baik karena pekerjaan renovasi, pembongkaran ataupun kegiatan yang berhubungan dengan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya limbah pada proyek Hotel Howard Johnson Surabaya, dalam penelitian ini akan menganalisis variabel yang dirasa penting untuk diteliti seperti Desain, Pengadaan, Penanganan, Operasional dan Residual. Penelitian ini dianalisis menggunakan program SPSS versi 16.0. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang ikut terlibat dalam Proyek Hotel Howard Johnson Surabaya sebanyak 30 orang. Variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah Desain dengan indikator utamanya adalah Perubahan desain olah pemilik proyek. Kata Kunci: Desain, Pengadaan, Penanganan, Operasional, Residua
IDENTIFIKASI PENYEBAB TIMBULNYA LIMBAH PROYEK KONSTRUKSI DIKOTA SURABAYA
Pada suatu perencanaan dan pelaksanaan sebuah proyek konstruksi bangunan gedung tidak akan dapat dihindari munculnya dampak negative seperti sisa material konstruksi atau biasa disebut dengan limbah proyek konstuksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya limba konstruksi, dan faktor apa saja yang menjadi penyebab paling dominan terjadinya limbah proyek konstruksi di kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada proyek bangunan gedung di kota Surabaya dari perhitungan sampel sebanyak 35 Responden. Teknik pengukuran data lapangan menggunakan kuisioner. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisa faktor. Pengolahan data kuisoner menggunakan progam komputer SPSS versi 25. Berdasarkan analisa faktor terbentuk 7 faktor yang menjadi penyebab terjadinya limbah proyek konstruksi di kota Surabaya yaitu kurangnya informasi desain, kondisi lokasi buruk, kurang koordinasi dengan kontraktor, kerusakan akibat pemindahan bahan-bahan dilokasi pekerjaan, kurangnya kesadaran dari para pekerja, peralatan yang tidak berfungsi dengan bai. Sedangkan faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya limbah proyek konstruksi di kota surabaya ada 1 faktor yaitu terjadi perubahan desain awal oleh kontraktor Kata kunci : Faktor, Limbah Proyek, Pelaksanaan dan Perencanaa
PENGARUH KUALITAS JASA TERHADAP KEPUASAN PENUMPANG PESAWAT TERBANG DI BANDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian antara tingkat kepentingan atribut pelayanan menurut konsumen dengan tingkat kinerja yang telah diberikan pengelola bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, sehingga akan diketahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dan memberikan rekomendasi perbaikan alternatif. Metode yang digunakan adalah metode IPA dan CSI yang diolah dengan software Miscrosoft Excel for windows. Kuesioner yang disebar berjumlah 366 responden.Hasil pengolahan data dengan metode IPA (Importance Performance Analysis). Hasil dari metode CSI (Customer Satisfaction Index) menunjukkan tingkat kepuasan konsumen sebesar 59,8 persen. Nilai tersebut berada pada rentang 51 persen – 65.99 persen, dengan demikian secara keseluruhan konsumen merasa cukup puas terhadap kinerja pelayanan di bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Kata kunci : CSI (Customer Satisfaction Index), IPA (Importance Performance Analysis), Kepuasan Konsumen, Kualitas pelayana
IDENTIFIKASI PENYEBAB TIMBULNYA LIMBAH PROYEK KONSTRUKSI DIKOTA SURABAYA
Pada suatu perencanaan dan pelaksanaan sebuah proyek konstruksi bangunan gedung tidak akan dapat dihindari munculnya dampak negative seperti sisa material konstruksi atau biasa disebut dengan limbah proyek konstuksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya limba konstruksi, dan faktor apa saja yang menjadi penyebab paling dominan terjadinya limbah proyek konstruksi di kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada proyek bangunan gedung di kota Surabaya dari perhitungan sampel sebanyak 35 Responden. Teknik pengukuran data lapangan menggunakan kuisioner. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisa faktor. Pengolahan data kuisoner menggunakan progam komputer SPSS versi 25. Berdasarkan analisa faktor terbentuk 7 faktor yang menjadi penyebab terjadinya limbah proyek konstruksi di kota Surabaya yaitu kurangnya informasi desain, kondisi lokasi buruk, kurang koordinasi dengan kontraktor, kerusakan akibat pemindahan bahan-bahan dilokasi pekerjaan, kurangnya kesadaran dari para pekerja, peralatan yang tidak berfungsi dengan bai. Sedangkan faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya limbah proyek konstruksi di kota surabaya ada 1 faktor yaitu terjadi perubahan desain awal oleh kontraktor Kata kunci : Faktor, Limbah Proyek, Pelaksanaan dan Perencanaa
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
OPTIMASI POLA OPERASI WADUK MADURAN KABUPATEN LAMONGAN PROVINSI JAWA TIMUR
ABSTRAK: Waduk Maduran yang dibangun di Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan pada tahun 2014 diharapkan bisa mencukupi keperluan air irigasi pada Daerah Irigasi Waduk Maduran. Akan tetapi, terjadi kekurangan tingkat pelayanan akibat tidak adanya pola operasi yang diterapkan. Untuk itu, diperlukan suatu aturan supaya keandalan operasi waduk dapat dioptimalkan dan kebutuhan air pada daerah irigasi dapat terpenuhi. Diantara teknik mengoperasikan waduk guna memperoleh perolehan maksimal ialah melalui penerapan simulasi pola operasi waduk model stokastik melalui pertolong aplikasi solver. Pengimplementasian optimasi model stokastik menghasilkan keandalan debit waduk lebih baik dibanding dengan pola operasi waduk eksisting, sehingga luas lahan yang dapat dilayani mengalami peningkatan, dan intensitas tanam bertambah hingga 93,61 persen dari yang sebelumnya hanya 1002,63 ha lahan yang dapat dipanen, menjadi 1940,81 ha lahan yang dapat dipanen setelah diterapkannya optimasi, dan evaluasi kinerja menunjukkan bahwasanya waduk dapat mencapai keandalan 100 persen untuk mencukupi keperluan air irigasi. KATA KUNCI : Keandalan, Pola Operasi, Wadu
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap dengan Perilaku Warga dalam Pemenuhan Komponen Rumah Sehat
Introduction: Health development directed to increased awareness, willness and ability to live healthy for every single people so that public health can be realized. In line with Health Ministry of Republic Indonesia, Puskesmas has aimed to support development of national health. According to information from Puskesmas Sukorejo in Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro there are only 17% healthy house from 1.412 families and most of them throw away household waste to the river. Method: This research used an observational analytic study with cross sectional design. The population in this research was rural people in Sukorejo Village, Kecamatan Bojonegoro, which were 60 people. Data analysis has been done by using univariate analysis and bivariate analysis. The study was conducted in March 2015. Results: Based on statistical test table showed correlation coeffisien that is 0.414 with value Significant (Ï) that is 0.000 which show that value of Ï<0.05. Conclusion: There was a strong and positive relationship between attitudes with the behavior of citizens in the fulfillment of healthy house components. The attitude contributed to the incidence of citizen behavior in the fulfillment of healthy house components of 0.414 or 41.4%
Simulation Of Prediction The Capacity Of Randegan Landfill, Indonesia
The purpose of this research was to make a model of the waste management system in the Randegan landfill without intervention. The modeling results obtained are then used as a simulation model in predicting and describing Randegan landfill conditions. Computing The simulation carried out in this research is based on a quantitative approach using the Powersim Constructor software tools. Research does not ignorethe naturalistic paradigm with a qualitative approach through grounded research. The construction of this approach analysis uses constant comparison techniques. The research was carried out at the Randegan waste landfill in Mojokerto city which has a land area of 2.5 ha and has been operating since 1990. Randegan landfill consists of a passive zone and active zone. The passive zone is zone 1 and zone 2 is a zone that cannot receive waste anymore. Active zone is zone 3 which is a zone that still receives new waste entering the landfill. The research method is divided into 2 stages. The first stage is data collection, presentation and analysis. The second stage is carried out dynamic model engineering using powersimcontructor software, stakeholder analysis, problem formulation and making causal loop diagrams. The second stage is carried out to describe the behavior of the model. From several experiments conducted in the research obtained several results, namely the prediction of population growth rate is an average of 1.09% over a period of 30 years. The rate of population growth will increase the volume of waste consisting of inorganic and organic waste. Prediction of the rate of increase in the volume of organic and inorganic waste in the active zone is 167.58%. With limited landfill capacity, the condition in 2018 can no longer accommodate waste. This is because the capacity is smaller than the volume of waste that enters. This condition will also cause the volume of waste that is not accommodated from year to year is also getting bigger. If this is left unchecked, then the predicted volume of unaccounted waste will increase by 901.69% in the next 25 years. Based on simulations carried out using modeling without intervention, it is necessary to have a policy to reduce the burden of accumulating waste volumes in the Randegan landfill
PENGARUH MANAJEMEN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS DI KOTA SURABAYA)
Abstrak. Dalam suatu proyek konstruksi faktor yang terpenting demi lancarnya suatu pekerjaan selainsumber daya manusia yaitu komunikasi antar pihak-pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi antara lainkonsultan dengan kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor komunikasi yangberpengaruh dalam pelaksanaan proyek konstruksi terhadap kinerja proyek konstruksi, menganalisa danmembuktikan faktor-faktor komunikasi yang berpengaruh dalam pelaksanaan proyek konstruksi , mengetahuipengaruh laporan kinerja, dan mengetahui pengaruh administrasi terhadap kinerja proyek konstruksi.Penelitian ini dilakukan pada perusahaan kontraktor kualifikasi menengah di kota Surabaya, dari perhitungansampel sebanyak 40 Responden yaitu pihak-pihak internal proyek. Teknik pengukuran data lapangan.Pengolahan data kuisoner menggunakan progam komputer SPSS versi 21. Hasil Penelitian ini Kegiatanperencanaan komunikasi, Kegiatan distribusi informasi, Kegiatan laporan kinerja, Kegiatan administrasiberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja proyek konstruksi di kota Surabaya.Kata Kunci : Proyek Konstruksi, Komunikasi, dan kinerj
- …
