144 research outputs found
SASTRA IDEALIS VERSUS INDUSTRI KREATIF: STUDI KASUS FILM NAY SEBAGAI BENTUK FILMISASI NOVEL NAYLA KARYA DJENAR MAESA AYU
Idealism in literary studies often confronted with other interests embedded within the study. In addition to beautiful, literature must have utility for the people who enjoy it in the form of works, among which is a form of (prose) and the film (screenplay and theater). Either in the form of a novel (prose) or in the form of a film, idealism is not to be found entirely because there are some considerations due to the interests attached to them. These considerations include, first, the sensor associated with the norms that exist in people's lives in Indonesia, and secondly, related to the interests of owners of capital to finance the cost of production of the idealistic work to be conveyed to the public audience. Censorship in the film and the work done through the use of language of the author. This is done because the language in the works are an expression of the author as Lacan statement in the theory of subjectivity. In this paper, idealism within Djenar Maesa Ayu (DMA) as the author of the novel Nayla as well as a screenwriter and film director Nay is also expressed through the language of metaphor and metonymy are loaded in order to avoid censorship. The use of metaphor and metonymy that do DMA also consider the norms as reflected in Indonesian society.</jats:p
THE MYTH OF HOMECOMING in THE FILM PURANG BY AZHAR KINOI LUBIS A STUDY OF ROLAND BARTHES' SEMOTICS : MITOS MUDIK DALAM FILM PULANG KARYA AZHAR KINOI LUBIS KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES
ABSTRACT
The film that will be studied in this research is "Pulang" by Azhar Kinoi Lubis. The film, produced by KlikFilm Productions, RK23 and Canary studios, premiered on April 2, 2022. Carrying the genre of Indonesian family drama. The analysis in this study was conducted to describe the symbols in the film Pulang and identify the form of meaning contained in it, starting from the meaning of denotation, connotation and myth. The method used in this research is Content Analysis using Rolan Barthes' semiotic analysis theory. This study uses descriptive qualitative research to solve 3 main problems, including: (1) identifying the meaning of denotation, (2) identifying the meaning of connotation, (3) outlining the meaning of myth in the cinema entitled Pulang by director Azhar Kinoi Lubis. This research concludes that the denotative meaning in this film is about the amount of love that parents have for their children, the connotative meaning of each conflict that arises as a result of their respective egos, and the myth of going home to hometown is not only about going home to celebrate a meeting, but also about going home to celebrate a meeting.
Keywords: film, semiotic, connotation, denotation, myth
 
FAKTA SOSIAL DALAM NOVEL KALIMATAYA KARYA ARDIAN KRESNA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA EMILE DURKHEIM
Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi dan mendeskripsikan fakta sosial dalam novel Kalimataya karya Ardian Kresna dengan kajian sosiologi Emile Durkheim. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan mimetik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Masalah dalam penelitian antara lain, pertama, menganalisis struktur sosial dalam novel Kalimataya. Kedua, menganalisis solidaritas sosial, dan ketiga, menganalisis fakta sosial yang ada dalam novel Kalimataya dengan menggunakan teori sosiologi Emile Durkheim. Novel Kalimataya karya Ardian Kresna diterbitkan 2010 di Yogyakarta. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini secara keseluruhan yaitu (1) Struktur sosial pemerintahan, masyarakat, dan politik yang terdapat di dalam novel Kalimataya disimpulkan bahwa masyarakat di sekitar kerajaan sangat menghormati antar sesama sekalipun dengan keluarga kerajaan hal tersebut dihubungkan dengan data sosial yang ada di masyarakat saat ini. (2) Solidaritas mekanik dalam novel Kalimataya dilakukan oleh sekelompok orang yang melakukan pekerjaan yang sama dan memiliki tujuan bersama. Solidaritas organik digambarkan oleh sebagian pemimpin yang mempunyai tanggung jawab dan tugas masing-masing. Hal ini ditunjukkan dalam novel Kalimataya oleh raja Yudhistira yang menjalankan tugasnya dengan baik dan tanpa membeda-bedakan ras, suku dan golongan. (3) Fakta sosial dapat disimpulkan bahwa semua cara bertindak, berpikir dari individu maupun kelompok dapat menggambarkan bagaimana nilai, agama, budaya maupun norma-norma yang berlaku serta mengendalikan tindakan individu atau kelompok tersebut secara keseluruhan yang bersifat umum. Fakta sosial yang ditemukan dalam novel tersebut berkaitan dengan struktur sosial serta solidaritas sosial yang kemudian dihubungkan dengan data sosial yang terdapat pada berita atau artikel media daring untuk mengetahui fakta sosial yang melatarbelakangi pembuatan novel tersebut.
Kata Kunci: Novel, Sosiologi, dan Fakta social
TINDAKAN SOSIAL DALAM LIRIK LAGU PADA MINI ALBUM UANG MUKA KARYA .FEAST (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA MAX WEBER)
Sastra dan sosiologi memiliki keterkaitan, karena sastra acapkali menjadi media ungkapan atas pemikiran manusia yang berhubungan dengan permasalahan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan sosial pada lirik lagu dalam mini album Uang Muka karya .Feast dengan kajian sosiologi Max Weber. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan mimetik. Sumber data yang digunakan merupakan mini album Uang Muka yang dirilis pada 11 September 2020. Mini album ini terdiri dari 7 trek, yakni Kata Pengantar Oleh Jason Ranti, Dapur Keluarga, Komodifikasi, Cicilan 12 Bulan, Belalang Sembah, Kembali Ke Posisi Masing-Masing, dan Apa Boleh Buat. Lirik lagu ini dibedah terlebih dahulu menggunakan strata norma Roman Ingarden, kemudian diidentifikasi mengenai tindakan sosial yang ada berdasarkan kajian sosiologi Max Weber. Hasil penelitian ini adalah pada struktur norma ditemukan adanya lapis bunyi yang terdiri dari 2 kakofoni dan 5 eufoni. Pada mini album ini ditemukan adanya permasalahan sosial yang berhubungan dengan perekonomian. Dimana segala hal dari biaya hidup, percintaan, hingga pemakaman, semuanya membutuhkan uang. Pada lapis objek ditemukan penggunaan latar, tokoh, objek, dan dunia pengarang yang masih berhubungan dengan permasalahan di masyarakat terutama mengenai ekonomi. Terdapat pula dominasi penggunaan sudut pandang orang pertama. Pada lapis dunia ditemukan adanya kecenderungan pengarang yang menciptakan lirik lagu berdasarkan pengalaman pribadi dan juga berdasarkan pengamatan terhadap permasalahan yang ada di lingkungan sosial. Lapis metafisis tidak terdapat pada semua lirik lagu, melainkan hanya terdapat pada KPOJR, DK, K, dan C12B. Pada penelitian ini, tindakan sosial yang ditemukan adalah 6 Tindakan Rasional Instrumental dan 1 Tindakan Afektif. Yakni Tindakan Rasional Instrumental pada lirik lagu Kata Pengantar Oleh Jason Ranti, Dapur Keluarga, Komodifikasi, Cicilan 12 Bulan, Kembali Ke Posisi Masing-Masing, dan Apa Boleh Buat. Sedangkan Tindakan Afektif terdapat pada lirik lagu Belalang Sembah.
Kata Kunci: lirik lagu, sosiologi, strata norma, tindakan sosial
EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM FILM YUNI KARYA KAMILA ANDINI (KAJIAN FEMINISME EKSISTENSIALIS SIMONE DE BEAUVOIR)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah eksistensi perempuan Banten dalam film Yuni karya Kamila Andini melalui kodrat, sejarah, dan mitos, serta strategi perlawanan perempuan Banten untuk memperjuangkan eksistensinya dalam film Yuni karya Kamila Andini. Guna memenuhi tujuan penelitian ini, maka dalam penelitian ini menggunakan teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir yang memiliki dua konsep teori yaitu konsep eksistensi perempuan melalui kodrat, sejarah dan mitos, serta konsep kedua yakni strategi perlawanan perempuan untuk memperjuangkan eksistensinya untuk dapat menganalisis dengan teori tersebut digunakanlah pendekatan mimetik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu film karya sutradara Kamila Andini yang berjudul Yuni dan juga data artikel berita online yang memuat masalah penelitian. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik simak-catat, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan metode hermeneutik. Hasil dalam penelitian ini berupa deskripsi eksistensi tokoh perempuan Banten dalam film Yuni karya Kamila Andini yang meliputi kodrat, sejarah, dan mitosnya yang membuktikan bahwa perempuan Banten merupakan perempuan yang mandiri dan memiliki kerja keras yang tinggi, kemudian strategi perlawanan perempuan untuk memperjuangkan eksistensinya juga membuktikan bahwa perempuan Banten mampu melawan tradisi yang mengekang mereka dengan cara menjadi perempuan pekerja, menjadi perempuan intelektual, menjadi pelaku demi transformasi sosial, dan berani menolak dirinya sebagai objek seksualitas laki-laki.
Kata Kunci: feminisme, Yuni, eksistens
REPRESENTASI PERAN AYAH DALAM FILM PENDEK WE KARYA ACO TENRIYAGELLI: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Peran orang tua terutama seorang ayah sering kali luput dari kacamata pihak-pihak lain yang memungkinkan kesulitan dalam mengungkapkan rasa sayang dan emosi kepada anaknya secara terang-terangan. Penelitian ini menemukan bahwa peran ayah dapat tercermin melalui sikap dan perilaku yang ditunjukkan sebagai bentuk perhatian dan rasa cinta kepada anaknya. Tujuan penulisan penelitian ini adalah mendeskripsikan representasi peran atau citra seorang ayah melalui sikap dan perilaku saat menjalin hubungan dengan anaknya dalam film pendek We karya Aco Tenriyagelli. Penelitian ini menggunakan teori Semiotika Roland Bathes dengan pendekatan pragmatik sebagai landasan analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah transkripsi film pendek karya Aco Tenriyagelli yang berjudul We. Pengumpulan data utama dilakukan dengan teknik simak-catat, yaitu dengan mengambil capture dari beberapa adegan dalam film sebagai data yang akan diteliti. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan adanya semion peran ayah dalam film pendek We karya Aco Tenriyagelli, yang meliputi: (1) mengutamakan kepentingan anak; (2) memberi perhatian dengan memenuhi kebutuhan anak secara finansial maupun batin; (3) sulit/tidak rela melepas kepergian anaknya; (4) memastikan semua keadaan baik, rela berkorban, dan berusaha tegar di segala kondisi; (5) tahu cara menyenangkan anaknya; (6) khawatir dan selalu ingin tahu keadaan anaknya. Selain itu, deskrispsi makna denotatif, makna konotatif, dan mitos peran ayah dalam film tersebut, serta representasi peran atau citra ayah yang digambarkan dalam film melalui hubungan yang dibangun antara seorang ayah dan seorang anak.
Kata Kunci: Semiotika Roland Barthes, representasi, peran ayah
PERLAWANAN PEREMPUAN BALI TERHADAP TRADISI DALAM TIGA NOVEL KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah eksistensi perempuan Bali melalui kodrat, sejarah, dan mitos, serta upaya perempuan Bali dalam mencapai eksistensinya dengan menolak diri sebagai sosok yang lain melalui karya sastra, khususnya novel. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan tentang perlawanan yang dilakukan oleh perempuan Bali terhadap tradisi yang terdapat dalam tiga novel karya Oka Rusmini. Guna memenuhi tujuan penelitian ini, maka peneliti menggunakan teori feminisme Simone de Beauvoir dengan pendekatan mimetik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tiga novel karya Oka Rusmini yang berjudul Tarian Bumi, Kenanga, dan Tempurung. Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik simak-catat, sedangkan untuk analisis data menggunakan metode hermeneutik. Hasil dalam penelitian ini berupa deskripsi eksistensi tokoh perempuan Bali dalam karya sastra yang meliputi kodrat, sejarah, dan mitosnya yang membuktikan bahwa perempuan Bali merupakan perempuan tangguh dan juga mandiri, kemudian upaya perempuan Bali dalam mencapai eksistensinya dengan menolak diri sebagai sosok yang lain juga membuktikan bahwa perempuan Bali mampu melewati batasan hukum tradisi yang mengikat mereka. Hal tersebutlah yang merupakan bentuk perlawanan perempuan Bali terhadap tradisi dengan menjadi perempuan intelektual, perempuan pekerja, perempuan yang memiliki kemampuan ekonomi sendiri, dan mampu melakukan transformasi sosial.
Kata Kunci: feminisme, novel, perlawanan perempua
Literary Works Based on Environment As Teaching Materials in Literature Learning Oriented Environmental Education
PERLAWANAN ATAS RELASI KUASA DALAM NOVEL EVERNA: RAJNI SARI KARYA ANDRY CHANG (KAJIAN MICHEL FOUCAULT)
Karya sastra merupakan sebuah tiruan dari realitas, sehingga karya sastra seringkali menghadirkan fenomena kehidupan berupa masalah-masalah sosial, salah satunya terjadinya praktik relasi kuasa. Dalam penelitian ini, masalah yang akan diangkat yaitu perlawanan atas relasi kuasa dalam novel Everna: Rajni Sari karya Andry Chang. Novel ini menghadirkan perlawanan atas relasi kuasa yang ditunjukkan oleh tokoh Lastika dan Rajni Sari. Perlawanan yang ditunjukkan yaitu berupa perlawanan terhadap relasi antara anak dan orangtua yaitu antara Calon Arang dengan Rajni Sari, serta perlawanan yang dilakukan oleh Lastika terhadap kekuasaan Raja Marakata dan budaya bias gender pada masa itu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk relasi kuasa yang terdapat dalam novel Everna: Rajni Sari karya Andry chang serta mendeskripsikan perlawanan atas relasi kuasa yang terdapat dalam novel Everna: Rajni Sari karya Andry Chang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena menggunakan teks dalam novel Everna: Rajni Sari sebagai data utama, sedangkan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan mimetik karena membandingkan data dalam novel dengan data realitas yang ditemukan pada artikel, buku, atau dokumen lain yang mendukung masalah penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk relasi kuasa dalam novel Everna: Rajni Sari karya Andry Chang yaitu berupa relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh. Bentuk relasi kuasa atas pikiran berupa dominasi pikiran, stigma dan kontrol pikiran. (2) terdapat perlawanan atas relasi kuasa yaitu berupa perlawanan terhadap relasi orangtua dan anak, serta perlawanan terhadap pemikiran berupa pemberontakan pada budaya patriarki.
Kata kunci: relasi kuasa, pikiran, tubuh, perlawana
- …
