1,720,969 research outputs found

    PENGEMBANGAN SOAL HOTS DENGAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR SEBAGAI MEDIA DISPLAY PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan evaluasi berupa Soal HOTS (High Order Thinking Skill) dengan wondershare quiz creator sebagai media display pada materi stoikiometri yang valid dan reliabel. Penelitian dirancang menggunakan desain penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan Plomp. Pengguna terdiri dari tiga orang guru dan 45 peserta didik kelas XI di sekolah SMA Cendana Pekanbaru, SMA 8 Pekanbaru dan MAN 2 Model Pekanbaru. Objek penelitian adalah soal HOTS dengan wondershare quiz creator sebagai media display. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan. Data penelitian diperoleh dengan memvalidasi soal HOTS dengan wondershare quiz creator sebagai media display kepada lima orang validator (tiga validator materi dan dua validator media) dan uji coba soal HOTS oleh pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan skor rata-rata validator materi berdasarkan aspek materi dengan persentase 95,34%, aspek konstruksi 95,20% dan aspek bahasa 93,14%. Menurut validator media berdasarkan aspek substansi materi dengan persentase 84,00%, desain pembelajaran 86,00%, tampilan (komunikasi visual) 84,00% dan pemanfaatan software 88,57 %. Skor respon pengguna oleh guru dan peserta didik masing-masing 90,67% dan 91,20% dengan kriteria sangat baik

    Pengembangan E-Modul Berbasis Social Scientific Issue (Ssi) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Enviromental Care Pada Materi Kimia Hijau Di Kelas X SMA Dengan Menggunakan Aplikasi Fliphtml5

    No full text
    This research aims to develop a valid and reliable e-Module based on socio-scientific issues in green chemistry and to evaluate its impact on students' environmental care and critical thinking skills. The Research and Development (R&D) method was employed using the ADDIE model, which includes five phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through interviews, student questionnaires, validation sheets, and user response questionnaires. Small-scale trials were conducted via one-on-one tests and user response assessments, involving three students with varying abilities, three teachers, and 30 students from SMAN 2 Siak Hulu, SMAN 2 Tambang, and SMAN 1 Bangkinang Kota. The e-Module received validation ratings of 92% from material experts and 99% from media experts, classifying it as highly valid. The one-on-one test provided feedback for improving certain e-Module components. User responses were highly positive, with teachers giving a 92.1% rating and students 96.6%. The paired t-test revealed a significant improvement in environmental care and critical thinking skills, with the experimental group achieving a high N-Gain value of 0.71, while the control group reached a medium category with an N-Gain of 0.42.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-Module berbasis isu sosio-saintifik pada materi kimia hijau yang valid dan reliabel serta menentukan peningkatan kepedulian lingkungan dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kimia hijau. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari 5 fase: fase analisis, fase desain, fase pengembangan, fase implementasi, dan fase evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket siswa, lembar validasi, dan angket respons pengguna. Dua metode digunakan dalam uji coba skala kecil: tes one-on-one dan respons pengguna. Tes one-on-one melibatkan tiga siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Penilaian respons pengguna melibatkan tiga guru dan 30 siswa di SMAN 2 Siak Hulu, SMAN 2 Tambang, dan SMAN 1 Bangkinang Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Module yang telah dikembangkan memiliki persentase rata-rata dari ahli materi sebesar 92% dan ahli media sebesar 99% dengan kriteria sangat valid; pengujian one-on-one untuk mendapatkan komentar siswa pada komponen e-Module yang perlu diperbaiki; respons pengguna, yaitu guru dan siswa, mendapatkan persentase 92.1% dan 96.6% dengan kriteria sangat baik. Uji t berpasangan pada data kepedulian lingkungan dan keterampilan berpikir kritis memperoleh nilai signifikansi 0.000 (sig<0.05) dengan kategori tinggi berdasarkan nilai N-Gain sebesar 0.71 sedangkan kelas kontrol berada dalam kategori sedang berdasarkan nilai N-Gain sebesar 0.4

    Pengembangan Buku Saku Digital Berbasis 3D Pageflip Professional Sebagai Media Pembelajaran yang Menarik dan Praktis Pada Materi Laju Reaksi

    Get PDF
    This developmental research aims to develop learning media as a digital pocketbook based on 3D Pageflip Professional on the valid Reaction Rate material.  This type of research is research and development (R&D) with the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation.  This research was carried out only until the development stage.  The data analysis technique used in this study is descriptive statistics, namely by calculating the percentage of validation values.  The data obtained came from validators consisting of 3 expert lecturers, respondents consisting of 2 chemistry teachers and 30 students from two high schools, SMA Negeri 4 and SMA Negeri 5 Pekanbaru.  The results showed that the development of learning media in the form of a digital pocketbook on the Reaction Rate material was declared valid to meet the aspects of substance content, learning design, display (visual communication), software utilization with percentages of 90%, 98.21%, 93,75% respectively, 94.44%.. the overall average score of digital pocketbook validation is 94.1%.  The results of the trial of user responses with teachers and students to digital pocketbooks showed that the reaction rates were 96.32% and 86.61%, respectively, with practical criteria by teacher respondents and interesting criteria by students.Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk buku saku digital berbasis 3D Pageflip Professional pada pokok bahasan Laju Reaksi yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development, R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi Analisis (analysis), Desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini baru dilakukan sampai tahap pengembangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, yaitu dengan cara menghitung persentase nilai validasi. Data-data yang diperoleh berasal dari validator yang terdiri atas 3 dosen ahli, responden yang terdiri dari 2 orang guru kimia dan 30 peserta didik dari dua SMA yaitu SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran dalam bentuk buku saku digital pada materi Laju Reaksi dinyatakan valid memenuhi aspek susbtansi isi, desain pembelajaran, tampilan (komunikasi visual), pemanfaatan software dengan persentase berturut-turut yaitu sebesar 90%, 98,21%, 93,75%, 94,44%.Skor rata-rata keseluruhan validasi buku saku digital adalah 94,1%.  Hasil uji coba respon pengguna dengan guru dan peserta didik terhadap buku saku digital laju reaksi berturut-turut adalah 96,32% dan 86,61% dengan kriteria praktis oleh responden guru dan kriteria menarik oleh peserta didik

    Preliminary Analysis: Development of Higher Order Thinking Skills Problem on Stoichiometry Topic Using the Rasch Model

    Get PDF
    This study is a part of the development study of stoichiometric HOTS problems. This study aimed to develop the stoichiometry Higher Order Thinking Skills (HOTS) test instrument.  The stages of the study started with analyzing the material on the stoichiometry topic. The test consisted of 10 multiple-choice questions with 5 answer options. The instrument test was assessed by two chemistry education experts before being administered to 26 high school students in Pekanbaru city.  The test results were analyzed with the Rasch Measurement Model (RMM) using the Win Step software. RMM was useful to investigate item validity, item and person reliability, and item-person map. All of these criteria were useful in improving the quality of the instrument based on Item Response Theory. The results showed that almost all items were valid, except for the Q16 items. Thus, these nine items could be used as higher-order thinking test instruments for a larger sample

    Development of Learning Media Based on Autoplay Chemistry to Improve Students’ Communicative Characters on Chemistry

    Get PDF
    The implementation of learning media based on ICT (Information and Communication Technology) on chemistry was found to be very low. For this reason, ICT-based chemistry learning media which utilized autoplay application were developed in this research. The validated product of the learning media based by autoplay on chemistry can be implemented as a learning medium to improve students' communicative character. This research was designed by using the Plomp model in the form of Research and Development (R&D). Data of this research were collected by validation sheets, questionnaire responses (teachers and students), and communicative observation sheets with descriptive statistical analyses and independent sample t test. The validity results showed that the average percentage from media expert and material expert judgment were 88.25% and 91.69% with a category of valid. Moreover, the results of the response of teachers and students respectively obtained an average percentage score of 85% and 81% with a category of very interesting. Then, the results of the independent sample t test for 0,000 <0.05 indicated that there were significant differences in the communicative character of students before and after the use of learning media based on autoplay on chemistry with a percentage of 72.25%

    Penerapan Model Eliciting Activities Untuk Meningkatkan Self Efficacy (Keyakinan Diri) Dan Hasil Belajar Peserta Didik

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran eliciting activities dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon di kelas XI SMAN 15 Pekanbaru. Penelitian merupakan jenis penelitian quasi exsperiment menggunakan rancangan randomized pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI SMAN 15 Pekanbaru, sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA 2 dan MIA 3 SMAN 15 Pekanbaru. Pada penelitian ini digunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas secara Liliefors yang bertujuan untuk melihat normalitas data, sedangkan uji homogenitas bertujuan menguji kesamaan varians dan uji kesamaan rata-rata dengan menggunakan uji F dan uji-t. Uji hipotesis untuk meningkatkan self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar dihitung dengan menggunakan uji-t. Hasil uji-t adalah thitung > ttabel yaitu 19,75 > 1,67, dapat disimpulkan model eliciting activities dapat meningkatkan self efficacy. Sedangkan korelasi antara self efficacy (keyakinan diri) dengan hasil belajar dihitung menggunakan uji product moment. Penerapan model eliciting activities dapat meningkatkan self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar. Nilai korelasi (r) nya adalah 0,8079 > 0,392, dapat disimpulkan terdapat korelasi positif yang sangat kuat antara self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon

    PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE) PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA/MA SEDERAJAT

    No full text
    Penelitian ini membahas kebutuhan akan bahan ajar yang efektif dalam pembelajaran kimia, khususnya yang berfokus pada materi termokimia. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan LKPD berbasis SSCS yang valid. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4-D, yang meliputi tahap pendefinisian perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Akan tetapi, penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan. LKPD dinilai kevalidannya melalui berbagai aspek, antara lain aspek kelayakan isi, aspek kelayakan karakteristik SSCS, aspek kelayakan penyajian, dan aspek kelayakan bahasa. Validasi melibatkan umpan balik dari validator materi serta tanggapan dari guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis SSCS mencapai kategori valid dengan skor rata-rata keseluruhan 97.60%. dari empat aspek penilaian. Respon dari guru menujukkan kriteria baik dengan skor rata-rata keseluruhan 96.72%. Demikian pula, umpan balik dari peserta didik mencerminkan kepuasan yang tinggi dengan skor rata-rata keseluruhan 92.98%. Kesimpulannya, LKPD berbasis SSCS yang dikembangkan tervalidasi sebagai bahan ajar yang praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran kimia khusunya materi termokimi

    EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERHADAP KARAKTER KOMUNIKATIF PADA MATERI TERMOKIMIA

    Get PDF
    Penelitian tentang penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan inkuiri telah dilakukan untuk melihat model pembelajaran yang lebih efektif terhadap karakter komunikatif peserta didik pada pokok bahasan termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan desain non equivalen control posttest design. Waktu pengambilan data mulai dari bulan september-oktober 2018 sebanyak 4 kali pertemuan. Sampel merupakan dua kelas yang dipilih dari empat kelas yang ada, yaitu kelas XI MIPA 1 berjumlah 25 peserta didik dan XI MIPA 2 berjumlah 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan kuisioner (angket), tes dilakukan dengan soal sebanyak 30 butir dan angket sebanyak 18 butir pernyataan.  Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menghitung skor rata-rata untuk soal tes dan menghitung persentase karakter komunikatif untuk soal non tes. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data akhir diperoleh persentase hasil belajar pada kelas PBL sebesar 78,85% dan pada kelas inkuiri sebesar 81,98 %. Selain itu, persentase karakter komunikatif peserta didik yang diajar dengan model PBL sebesar 78,15% dan kelas inkuiri sebesar 83,75%, artinya penerapan model pembelajaran inkuiri lebih efektif digunakan dalam membangun karakter komunikatif peserta didik pada materi termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan

    Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbentuk Majalah Berbasis Berpikir Kritis Pada Materi Laju Reaksi Kelas XI Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan untuk 1) mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbentuk Mjalah Berbasis Berpikir Kritis Pada Materi Laju Reaksi yang layak dari aspek kelayakan isi,berpikir kritis,bahasa,penyajian serta kegrafisan; 2) mengetahui respon pengguna terhadap produk yang dihasilkan prosedur penelitian pengembangan menggunakan model 4-D (Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan dan Penyebaran). Namun penelitian hanya dilakukan hingga tahap pengembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) LKPD berbentuk majalah berbasis berpikir kritis yang dikembangkan dinyatakan layak sebagai bahan ajar oleh validator dengan persentase rata-rata nilai 92,72%à 2)à respon pengguna terhadap LKPD yang dikembangkan berada pada dikriteria 94,23% oleh guru dan 88,75 oleh peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh simpulan LKPD yang dikembangkan telah layak serta bisa dipakai dalam proses pembelajaran.ÃÂ

    Pengaruh Efikasi Diri dan Penguasaan Konsep Kimia terhadap Stres Kerja Guru Kimia pada Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Proses asimilasi dan adaptasi pada pengendalian dari persebaran COVID-19 berdampak pada fenomena tingginya stres kerja guru kimia  di Provinsi Riau dalam menghadapi proses pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi Diri dan penguasaan konsep kimia terhadap stres kerja guru kimia pada masa pandemi COVID-19 di Provinsi Riau. Metode Penelitian ini adalah kuantitaif dengan teknik korelasional pada pengaruh langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru Kimia SMA di Provinsi Riau khususnya pada empat kabupaten/Kota yaitu Pekanbaru, Siak, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu dengan jumlah populasi sebanyak 224 orang guru kimia, sedangkan sampel dalam penelitian diambil dengan teknik proportionate random sampling sehingga diperoleh 144 guru kimia. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner online dengan menggunakan skala efikasi diri, penguasaan konsep kimia dan stres kerja guru kimia. Kuesioner telah dinyatakan valid dan reliabel dalam uji coba terhadap 23 orang sampel guru kimia. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri, dan penguasaan konsep berpengaruh negatif signifikan terhadap stres kerja guru kimia pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa guru kimia dalam meningkatkan indikator keyakinan dalam mengajar (efikasi diri), kemahiran (penguasaan konsep kimia). Selain itu, penelitian ini juga memberikan saran agar guru memiliki strategi koping dalam menghadapi stres terutama yang bersumber dari sistem sekolah, tuntutan pengembangan diri dan fasilitas perangkat keras sekola
    corecore