1 research outputs found
Kajian Kualitas Airtanah Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Masyarakat Di Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul
Airtanah merupakan sumber air utama yang digunakan oleh masyarakat Kecamatan Srandakan. Penelitian ini menganalisis kualitas airtanah dan kesesuaian pemanfaatannya. Terdapat 13 sampel yang diambil secara acak sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar fosfat di seluruh titik sampel melebihi baku mutu Kelas I dan II sebesar 0,2 mg/L dan 1 mg/L. Kadar Nitrat cukup besar di wilayah utara Srandakan, dengan nilai tertinggi mencapai 18,13 mg/L. Kadar nitrit juga melebihi baku mutu sebesar 0,06 mg/L di wilayah selatan. Seluruh sampel memiliki bakteri coliform di atas baku mutu. Nilai parameter suhu, warna, padatan terlarut, pH, dan detergen masih di bawah baku mutu. Keberadaan pencemar fosfat, nitrat, dan nitrit berasal dari kegiatan peternakan dan pertanian, serta sanitasi di sekitar sumur yang kurang baik. Berdasarkan kualitasnya, airtanah di Kecamatan Srandakan lebih tepat untuk pemanfaatan non-konsumsi seperti kegiatan peternakan, perikanan, dan pertanian. Pengolahan dilakukan terlebih dahulu agar airtanah aman dikonsums
