1,720,967 research outputs found
Pendampingan Peningkatan Pengetahuan Anak Dengan Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Taman Kanak-kanak
Pengabdian ini dilatar belakang oleh adanya pandemi covid-19, sehingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sangat perlu untuk dilaksanakan. Berdasarkan keadaan tersebut munculah permasalahan yang mana dengan adanya pandemic covid -19. Dalam pembelajaran anak usia dini khususnya pada lingkungan PAUD diadakan pembelajaran secara pershift, pagi dan siang dengan tujuan mengurangi interaksi antar siswa serta memutuskan rantai virus corona tersebut. Dengan begitu setiap siswa dianjurkan untuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pendampingan kepada anak mengenai tata cara hidup bersih. Tahapan kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi: 1) Perencanaan, 2) Pendidikan dan Pendampingan, 3) Evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan diantaranya: 1) Anak memiliki wawasan tentang bahaya pandemic covid-19, 2) anak dapat mengetahui pencegahan bahaya pandemic covid-19, 3) Anak dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat
Pandangan Orang Tua Anak Usia Dini Terhadap Bullying atau Perundungan
Setiap anak dilahirkan dengan doa dan harapan dari kedua orang tua. Seiring dengan pertambahan usia anak maka anak memasuki jenjang pendidikan sekolah untuk mempersiapkan masa depan anak kelak. Di sekolah tidak jarang banyak masalah dialami oleh anak. Kasus terberat yang mungkin dihadapi anak adalah kasus bullying. Bullying adalah suatu prilaku agresif yang hendak merusak, mengganggu dan membahayakan kondisi fisik dan emosional anak. Tujuan dari bullying adalah mendominasi kekuasaan atas diri anak. Akibat dari kasus bullying sangat menimbulkan trauma mendalam pada diri anak korban bullying.Anak dikatakan sebagai korban bullying apabila anak tersebut mengalami prilaku yang tidak menyenangkan dari seseorang atau sekelompok orang secara terus menerus atau dalam kurun waktu berbeda. Korban bullying adalah anak yang memiliki self esteem rendah sehingga mudah merasa panik, cemas dan takut, sedangkan pelaku bullying adalah anak dengan prilaku agresif, sulit menerima rasa frustasi dan kurang memiliki empati kepada orang lain. Salah satu faktor pembentuk karakter bullying pada anak adalah pola asuh orang tua. Orang tua atau keluarga yaitu ayah dan ibu yang terikat dalam pernikahan yang sah yang memiliki tanggung jawab merawat dan mendidik anak agar kelak siap memasuki dunia masyarakat. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh yang baik kepada anak.Fokus penilitian ini adalah melihat sejauh mana pandangan dan pemahaman orang tua terhadap Bullying. Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan metode angket.Populasi pada penelitian ini adalah orang tua TK Budi Mulia Lourdes. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa orang tua anak usia dini sudah memiliki pemahaman mengenai prilaku bulliying, sudah menjelaskan kepada anak mengenai bulliying, siap menolong anak yang mengalami bulliying, orang tua menyadari bahwa bulliying dapat terjadi di jenjang anak usia dini dan akan menimbulkan trauma yang mendalam pada anak, namun ada beberapa orang tua yang belum memahami bentuk prilaku bulliying serta orang tua percaya bahwa pelaku bullying tidak berkaitan dengan pembiasaan prilaku yang Nampak pada anak di rumah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Implementasi Nilai Agama dan Moral melalui Metode Esensi Pembinaan Perilaku pada Anak Usia Dini
Berdasarkan fakta yang peneliti temukan di lapangan, pada saat peneliti melakukan observasi pada Taman Kanak-kanak umumnya ternyata masih kurang optimal dalam pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini. Dengan kenyataan kurangnya pelaksanaan metode-metode yang dilakukan. Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif menggunakan format deskriptif yaitu dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tentang implementasi nilai agama dan moral melalui metode esensi pembinaan prilaku di Taman Kanak-Kanak Lab. School Universitas negeri Padang telah dilaksanakan dengan baik terlihat dari cara anak mengenal tuhan, mengenal ibadah kepada Allah SWT, serta berakhlak yang bai
PEMBELAJARAN SENI TARI TRADISIONAL MINANG KABAU PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI PENERUS BANGSA
Pembelajaran sebagai proses pembentukan pribadi, pemebelajaran diartikan sebagai suatu kegiatan yang membentuknya kepribadian peserta didik. pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,dalam masyarakat, bangsa dan negara. Seni tari tradisional sangat identik dengan kearifan budaya lokal. Seni taritradisimerepresentasikan kehidupan masyarakat lokal yang ditopang oleh keluhuran budi yang arif, bijaksana, keteladanan, dan cendekia serta sangat identik dengan kearifan budaya lokal. Melalui eksistensi pertunjukannya, seni tradisi merepresentasikan kehidupan masyarakat lokal yang ditopang oleh keluhuran budi yang arif, bijaksana, keteladanan, dan cendekia. Maka pentingnya pembelajaran seni tari tradisional untuk memperkenalkan budaya pada anak usia dini sebagai penerus bangsa
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
