1,721,135 research outputs found
ANALISIS VEGETASI GULMA PADA LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI DESA RAWANG 4 KECAMATAN BANDAR PETALANGAN KABUPATEN PELALAWAN
ANALISIS VEGETASI GULMA PADA LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI DESA RAWANG 4 KECAMATAN BANDAR PETALANGAN KABUPATEN PELALAWAN
Rahmad Hidayat (12080212590)
Di bawah bimbingan Syukria Ikhsan Zam dan Raudhatu Shofiah
INTISARI
Analisis vegetasi gulma sangat diperlukan dalam pengendalian gulma di perkebunan kelapa sawit, karena gulma dapat mengganggu pertumbuhan pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi gulma yang tumbuh pada perkebunan kelapa sawit di Desa Rawang 4 Kecamatan Bandar Petalangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Febuari 2024 di Desa Rawang 4, Kecamatan Bandar Petalangan, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan pengamatan vegetasi dilakukan dengan metode kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi gulma terdiri dari gulma berdaun lebar, berdaun sempit dan paku-pakuan yang terdiri dari 4.352 individu dengan 12 spesies yang berbeda. Gulma yang paling mendominasi adalah spesies Ottochloa nodosa. Indeks keanekaragaman gulma di lokasi penelitian berada pada kriteria tinggi dengan nilai 2,30.
Kata kunci: indeks keanekaragaman, indeks nilai penting, kelapa sawit, kuadrat
POTENSI PEMUNGUTAN DAN PENETAPAN PAJAK SARANG BURUNG WALET DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KAMPAR
ABSTRAK
POTENSI PEMUNGUTAN DAN PENETAPAN PAJAK SARANG BURUNG WALET DI BADAN PENDAPATAN DAERAH
KABUPATEN KAMPAR
RAHMAD HIDAYAT
NIM. 02070617082
Tugas Akhir ini dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Juni tahun 2024 di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Walet di kabupaten Kampar. Pajak Sarang Burung Walet merupakan salah satu pajak daerah yang berkontribusi dalam meningkatkan penghasilan asli daerah (PAD). Untuk meningkatkan penghasilan asli daerah dari sektor pajak Pajak Sarang Burung Walet. penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder. Dan metode pengumpulan datanya dengan cara observasi,wawancara, dan dokumentasi. maka mengetahui Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Walet harus diperhatikan agar target penerimaan pendapatan tercapai. Dalam sistem pemugutannya, Pajak sarang burung walet menggunakan sistem pemungutan selft assessment system. Wajib pajak diberikan wewenang dalam menghitung besaran pajak, melaporkan dan membayar. Oleh karena itu, sistem pemungutannya berpengaruh terhadap penerimaan realisasi dan target. Hasil tugas akhir yang telah dilakukan dapat disimpulkan, potensi pemungutan dan penetapan pajak sarang burung walet harus dikembangkan lagi utuk memperoleh target yang sudah ditentukan.
Kata kunci : Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Wale
PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK MENURUT ABUDDIN NATA
ABSTRAK
Rahmad Hidayat (2024): Pendekatan Pembelajaran Berdasarkan
Karakteristik Peserta Didik Menurut Abuddin
Nata
Pendidikan merupakan kunci dalam membentuk karakter dan kualitas
sumber daya manusia. Guru sebagai agen utama pembelajaran dihadapkan pada
tantangan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Guru harus menggunakan
pendekatan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta
didik. Eksplorasi pendekatan pembelajaran dan karakteristik peserta didik
menurut Abuddin Nata dapat memberikan landasan yang kuat untuk peningkatan
kualitas pembelajaran di ruang kelas. Penelitian ini bertujuan mengkaji
pendekatan pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik menurut
Abuddin Nata. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library
research). Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik
analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa setiap pendekatan pembelajaran yang digunakan harus
sesuai dengan karakteristik peserta didik, karena peserta didik memiliki
karakteristik yang berbeda-beda. Abuddin Nata mengatakan ada tiga karakteristik
peserta didik, yaitu mulai dari tingkat usia, fitrah, dan kecerdasan. Sedangkan
pendekatan pembelajaran yang muncul dari perbedaan karakteristik peserta didik
meliputi pendekatan pembelajaran individualis, pendekatan pembelajaran
kelompok, dan pendekatan pembelajaran campuran. Dengan eksplorasi
pendekatan pembelajaran dan karakteristik peserta didik menurut Abuddin Nata,
penelitian ini menegaskan pentingnya mengadopsi pendekatan pembelajaran yang
sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kata Kunci: Pendekatan Pembelajaran, Karakteristik, Abuddin Nat
Pelaksanaan Sewa Menyewa (Ijarah) Tanah Oleh Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam
Rahmad Hidayat (2021): Pelaksanaan Sewa Menyewa (Ijarah) Tanah Oleh Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam
Latar belakang penelitan ini adalah banyaknya santri yang melakukan praktek sewa menyewa (ijarah) tanah di sekitar Pondok Pesantren Musthafawiyah yang berlokasi di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal.
Permasalahaan dalam penelitian ini adalah, bagaimana pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru dan bagaimana tinjauan Ekonomi Islam terhadap pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut.
Populasi dalam penelitian ini adalah Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru sebanyak 4.436 orang, dan masyarakat desa Purba Baru sebanyak 45 orang. Dari populasi tersebut, diambil sampel sebanyak 98 orang santri sebagai pihak penyewa dan 30 orang masyarakat desa Purba Baru sebagai pemilik tanah. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, angket dan dokumentasi serta dianalisa mengunakan analisis Deskriptif Kualitatif.
Hasil penelitian mengenai pelaksanaan sewa menyewa (Ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yaitu : Pelaksanaan sewa-menyewa (ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, diawali dengan kesepakatan antara pemilik tanah yang menyewakan tanah dengan penyewa. Kesepakatan yang dimaksud antara lain mengenai harga atau biaya sewa serta jangka waktu sewa-menyewa. Setelah adanya kesepakatan, pihak penyewa kemudian menyerahkan uang sewa kepada pihak pemilik tanah pada saat terjadinya akad. Jika tanah yang hendak disewa tersebut kosong, pihak penyewa akan membangun sendiri pondok di atas tanah tersebut dengan ukuran 3x4 meter. Namun apabila di atas tersebut telah ada bangunan pondok dari penyewa sebelumnya, terlebih dahulu pihak penyewa menghubungi pemilik pondok untuk melakukan akad jual-beli pondok. Setelah terjadi perubahan kepemilikan pondok tersebut, akad sewa-menyewa tanah dapat dilaksanakan. Pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut sesuai dengan Ekonomi Islam dengan terpenuhinya syarat dan rukun dari akad sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut.
Kata Kunci: Sewa-menyewa, Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Masyarakat Desa Purba Bar
TREATMENT HADIS-HADIS NABI TENTANG UPAYA MENEMUKAN “INNER PEACE” DAN RELEVANSINYA TERHADAP ILMU PSIKOLOGI AGAMA (Kajian Hadis Tematik)
RAHMAD HIDAYAT (2023) : TREATMENT HADIS-HADIS NABI TENTANG UPAYA MENEMUKAN “INNER PEACE” DAN RELEVANSINYA
TERHADAP ILMU PSIKOLOGI AGAMA (Kajian Hadis Tematik)
Skripsi ini berjudul ―Treatment Hadis-hadis Nabi Tentang Upaya
Menemukan Inner Peace dan Relevansinya Terhadap Ilmu Psikologi Agama
(Kajian Hadis Tematik)‖, dengan rumusan masalah yaitu : 1). bagaimana upaya
menemukan Inner Peace ditinjau dari hadis-hadis Nabi? dan 2). bagaimana
realisasi menemukan Inner Peace ditinjau dari Ilmu Psikologi Agama? Dalam
penelitian ini penulis menggunakan penelitian pustaka (library research), dengan
menitikberatkan pada pendekatan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian
yang didapat dari penelitian ini, yaitu : 1). Hadis-hadis tentang upaya menemukan
ketenangan jiwa (Inner Peace) yaitu hadis menjauhi dosa, perbuatan maksiat, keji
dan munkar, hadis tentang bertaubat dan memperbanyak istighfar, hadis tentang
memperbanyak berdzikir, hadis tentang memperbanyak shalawat, hadis tentang
membaca dan mempelajari Al-Qur‘an, hadis tentang bergaul dengan orang-orang
shaleh, hadis tentang qiyamul lail, dan hadis tentang rutinitas bersedekah. 2).
Ketenangan jiwa (Inner Peace) ditinjau dari ilmu Psikologi Agama dapat
disimpulkan dalam tiga poin berikut, yaitu secara psikologis dosa adalah sesuatu
yang terasa salah dan tidak benar dalam hati, kehilangan ketenteraman dan
ketenangan batin juga merupakan hal yang menunjukkan adanya kecemasan pada
diri seseorang, terapi religius dan spiritual pun memiliki banyak cara, salah
satunya adalah dengan menggunakan metode taubat dan istighfar, untuk
menyikapi penyakit hati atau gangguan jiwa mudah dilakukan bila individu
membiasakan muhasabah, salah satu yang biasa dilakukan pada umumnya bahkan
hal ini sering di bawa dalam ibadah yaitu Dzikir dan Do‘a, dan shalawat adalah
ungkapan rasa cinta dan rindunya seorang mukmin yang belum dan ingin bertemu
dengan Rasulullah SAW.
Kata Kunci : Treatment, Upaya, Inner Peace, Psikologi Agama, Hadis, Temati
PELAKSANAAN PROGRAM TAHUNAN KEPALA SEKOLAH DALAM BIDANG ADMINISTRASI KURIKULUM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 PEKANBARU
ABSTRAK
Rahmad Hidayat Siregar (2023) : Pelaksanaan Program Tahunan Kepala Sekolah Dalam Bidang Administrasi Kurikulum Di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Pelaksanaan program tahunan kepala sekolah dalam bidang administrasi kurikulum di SMAN 4 Pekanbaru. 2) Faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan program tahunan kepala sekolah dalam bidang administrasi kurikulum di SMAN 4 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subyek utama penelitian ini adalah kepala sekolah, serta yang menjadi informan tambahan yaitu waka kurikulum, dan guru yang terlibat dalam bidang administrasi kurikulum. Sedangkan objek penelitian ini adalah Pelaksanaan program tahunan kepala sekolah dalam bidang administrasi kurikulum. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Melaksanakan program tahunan harus mengacu pada peraturan yang ada, sehingga program dijalankan sesuai dengan visi misi yang telah dirumuskan sebelumnya sebagai bentuk wujud keinginan dan tujuan yang ingin dicapai oleh sekolah. Dan administrasi kurikulum bertujuan untuk melayani kebutuhan warga sekolah dan peserta didik serta menjadikan peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan secara umum maupun sesuai tujuan sekolah. (2) Dalam pelaksanaan program tahunan kepala sekolah dalam bidang administrasi kurikulum terdapat faktor pendukung dan penghambat.
Kata Kunci: Program Tahunan, Kepala Sekolah, dan Administrasi Kurikulu
PENGARUH DIGITAL MARKETING INSTAGRAM DAN TIKTOK TERHADAP BRAND AWARENESS ANXIETIVE SELF PHOTO STUDIO PEKANBARU PADA MAHASISWA DI KOTA PEKANBARU
PENGARUH DIGITAL MARKETING INSTAGRAM DAN TIKTOK TERHADAP BRAND AWARENESS ANXIETIVE SELF PHOTO STUDIO PEKANBARU PADA MAHASISWA DI KOTA PEKANBARU
OLEH :
RAHMAD HIDAYAT
NIM.12070113110
ABSTRAK
Fenomena peningkatan jumlah pengguna internet menjadi salah satu faktor pendorong berkembangnya industri pemasaran produk dan jasa digital. Pemanfaatan teknologi internet dalam dunia usaha membuat penyebaran informasi yang begitu cepat. Sosial media menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Ada beberapa media social yang banyak digunakan pada saat ini yaitu Instagram dan Tiktok. Strategi digital marketing melalui media social mampu membentuk persepsi konsumen sehingga akan membantu konsumen mengingat produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh Digital Marketing Instagram dan Tiktok terhadap Brand Awareness Anxietive Self Photo Studio Pekanbaru pada mahasiswa di kota Pekanbaru. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Pekanbaru yang menggunakan media sosial Instagram dan Tiktok dan tahu terhadap Anxietive Self Photo Studio. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini sampel berjumlah 100 responden dengan menggunakan teknik perposive sampling. Analaisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda. Dan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Digital Marketing Instagram dan Tiktok berpengaruh signifikan terhadap Brand Awareness Anxietive Self Photo Studio Pekanbaru pada mahasiswa di Kota Pekanbaru. Besar pengaruh Digital Marketing Instagram dan Tiktok terhadap Brand Awareness Anxietive Self Photo Studio Pekanbaru pada mahasiswa di Kota Pekanbaru ditunjukan dengan koefisien determinasi sebesar 0,645 (64,5%). Hasil ini menunjukan bahwa variabel Digital Marketing Instagram (X1) dan Digital Marketing Tiktok (X2) berpengaruh terhadap variabel Brand Awareness (Y). sedangkan sisanya 35,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Digital Marketing Instagram dan Tiktok, Brand Awarenes
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG FERMENTASI ISI RUMEN SAPI DALAM RANSUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL, TRIGLISERIDA DAN HDL PADA DAGING BROILER
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG FERMENTASI ISI RUMEN
SAPI DALAM RANSUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL, TRIGLISERIDA, DAN HDL PADA DAGING BROILER
Rahmad Hidayat (11880113562)
Di bawah bimbingan Eniza Saleh dan Jully Handoko
INTISARI
Isi rumen sapi merupakan limbah rumah potong hewan (RPH) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyusun ransum broiler kerena kaya akan kandungan nutrisi yang di antaranya protein 10,25%; lemak 1,73%, serat kasar 30,62%; kalsium 0,80%; fosfor 0,26%. Kadar kolesterol dan trigliserida dengan jumlah yang berlebihan pada daging dapat mengganggu kesehatan, kerena kolesterol dan trigliserida pada manusia juga terbentuk dari makanan berlemak yang di konsumsi. Kolesterol dapat menurun jika kadar HDL meningkat, kerena HDL berperan dalam membawa dan membersihkan kolesterol dari berbagai organ untuk kembali ke hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa level tepung fermentasi isi rumen sapi dalam ransum basal terhadap total kolesterol (TCHO), trigliserida (TG) dan High Density Lipoprotein (HDL). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2021 di UIN Agriculture Research and Development Station (UARDS), Laboratorium Produksi Ternak Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan laboratorium klinik swasta di Kota Padang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 (lima) perlakuan dan 4 (empat) ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 5 level tepung isi rumen sapi fermentasi (0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%). Parameter yang diukur adalah total kolesterol, trigliserida, dan HDL pada daging broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung isi rumen sapi fermentasi hingga level 10% dalam ransum memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kadar kolesterol, trigliserda dan HDL daging broiler, yaitu rataan kadar kolesterol berkisar antara 0,06-0,10 mg/g, trigliserida 108,72-153,12 mg/dl dan HDL 8,02-14,55 mg/dl. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan tepung isi rumen sapi fermentasi di dalam ransum basal hingga level 10% berpengaruh tidak berbeda nyata terhadap kadar kolesterol, trigliserida dan HDL pada daging broiler.
Kata kunci : broiler, fermentasi, High Density Lipoprotein, isi rumen sapi, kolesterol, trigliserida
Pengaruh Pemanfaatan Limbah Daun Nenas Terhadap Peningkatan Taraf Ekonomi Petani Kualu Nenas Menurut Perspektif Ekonomi Islam.
ABSTRAK
RAHMAD HIDAYAT (2019) Judul Skripsi Ini Adalah Pengaruh Pemanfaatan Limbah Daun Nenas Terhadap Peningkatan Taraf Ekonomi Petani Kualu Nenas Menurut Perspektif Ekonomi Islam.
Pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dari tiga sisi. Pertama, menciptakan suasana suatu iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. Kedua, memperkuat potensi atau daya yang dimiliki masyarakat dan ketiga, memberdayakan menganalisis arti melindungi pemberdayaan masyarakat yang bukan membantu masyarakat menjadi semakin tergantung kepada berbagai program pemerintah, karena pada dasarnya setiap apa yang dinikmati harus dihasilkan atas usaha sendiri. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: apakah pemanfaatan limbah daun nenas berpengaruh terhadap peningkatan taraf ekonomi petani nenas, selanjutnya bagaimanakah tinjuauan ekonomi Islam terhadap pengaruh pemanfaatan limbah daun nenas terhadap peningkatan taraf ekonomi petani kualu nenas.
Lokasi penelitian ini ialah di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis instrumen angket (validitas dan reliabilitas), uji regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis.
Subjek dalam penelitian ini ialah petani nenas di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah pengaruh pemanfaatan limbah daun nenas terhadap peningkatan taraf ekonomi petani kualu nenas. Selanjutnya populasi dalam penelitian ini adalah 130 orang, sedangkan yang menjadi sampel adalah 65 petani nenas di Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.
Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut:
Pertama, Setelah dianalisis dengan bantuan SPSS Versi 21.00 bahwasanya variabel pemanfaatan limbah daun nenas berpengaruh signifikan terhadap peningkatan taraf ekonomi petani di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar dengan besaran pengaruh yang diberikan sebesar 50,5%.
Kedua, Pemanfaatan limbah daun nenas yang dilakukan oleh organisasi masyarakat dalam kelompok tani nenas di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar sesuai dengan prinsip utama dalam Islam dalam upaya pengentasan kemiskinan. Selain itu Upaya organisasi masyarakat dalam kelompok tani nenas di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar dalam mengurangi tingkat kemiskinan pada masyarakat dengan melalui pemanfaatan limbah daun nenas merupakan wujud dari upaya memberikan perhatian, pembelaan dan perlindungan terhadap kelompok miskin
Pembatalan Peraturan Daerah Dalam Perspektif Executive Review
tulisan ini membahas mengenai pembatalan peraturan daerah dalam perspektif executive review dimana dalam pembahasannya penulis menekankan perbedaan antara apa yang ada di dalam peraturan perundang-undangan dan apa yang terjadi dalam prakteknya dilapangan, hal ini kemudian menjadi suatu yang urgen mengingat bahwa peraturan daerah adalah undang-undang lokal dalam suatu daerah yang mengatur hak dan kewajiban masyarakat, yang artinya bahwa ketika ada ketidakpastian mengenai persoalan pengujiannya jika terdapat hal-hal yang tidak sesuai dalam suatu perda maka akan ada hak-hak masyarakat yang potensial untuk dilanggar.ABSTRAK\ud
Terdapat ketidak sesuaian mengenai mekanisme pengujian peraturan daerah yang dilakukan oleh lembaga eksekutif antara yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan prakteknya dilapangan selama ini, hal yang paling utama adalah mengenai instrumen hukum yang digunakan dalam pembatalan perda, dimana berdasarkan Pasal 145 Ayat (3) Undang-Undang No.32 Tahun 2004 adalah semestinya dalam bentuk Perpres, begitu pula yang diatur dalam Pasal 37 Ayat (4) PP No.79 Tahun 2005, namun pada prakteknya pembatalan peraturan daerah justru menggunakan keputusan Menteri Dalam Negeri.2). Mendagri tidak mempunyai dasar kewenangan untuk membatalkan perda karena tidak adanya kewenangan sebagaimana kewenangan tersebut hanya dapat diperoleh dengan atribusi,delegasi maupun mandat dari Presiden selaku pejabat yang memiliki kewenangan berdasarkan atribusi dan delegasi undang-undang, sehingga pembatalan peraturan daerah oleh Menteri Dalam Negeri menjadi wewenang yang tidak sah. Hal ini kemudian dapat menimbulkan ketidak pastian hukum dan tidak sejalan dengan asas hukum het beginsel van wegmatigheid van het bestuur yaitu semua kewenangan pejabat publik haruslah berdasar pada sebuah aturan yang berlaku. Berdasarkan kesimpulan tersebut penulis merumuskan saran agar aturan yang ada saat ini direvisi untuk memberikan kewenangan sepenuhnya tentang pembatalan peraturan daerah kepada Menteri Dalam Negeri dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri karena terlepas dari semua aturan yang ada, menurut penulis sesungguhnya akan lebih efektif jika kewenangan ini diberikan kepada lembaga yang memang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemerintahan di daerah dan instrumen hukum pembatalannya menggunakan keputusan menteri karena tidak bersifat mengatur.\ud
Kata Kunci : Pembatalan, Peraturan Daerah, Executive Revie
- …
