1 research outputs found
Pengembangan Modul untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang
ABSTRACT Hadyarti, Rini Putri. 2016. Pengembangan Modul untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang. Skripsi, Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudy Syafruddin, S.S., M.A.Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Keterampilan BerbicaraPengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development) milik Sugiyono yang telah dimodifikasi. Tujuan pengembangan ini adalah agar modul dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran di kelas maupun secara mandiri oleh siswa kelas X semua jurusan SMK Mutiara Harapan Lawang. Teknik pengumpulan yang digunakan peneliti berupa angket. Uji coba lapangan dilakukan sebanyak 2 kali pada tanggal 9 Mei 2016 dan 12 Mei 2016.Hasil pengembangan menunjukkan, terdapat 13 butir ahli media menyatakan ‘sesuai’ dengan hasil akhir layak untuk diujicobakan. Sementara itu, dari 11 butir pernyataan untuk praktisi bahasa Mandarin, terdapat dua butir yang menyatakan ‘sesuai’ dan 9 butir lainnya menyatakan ‘sangat sesuai’. Setelah dilakukan ujicoba sebanyak dua kali, siswa kelas X berpendapat modul cukup menarik minat belajar. Selain itu materi pembelajaran dapat memudahkan siswa mengembangkan kemampuan berbicara bahasa Mandarin. Setelah modul diujicobakan, pengembangan ini memiliki kelebihan dan kekurangnan antara lain: (a) kosakata yang dicantumkan komprehensif, (b) penjelasan tata bahasa relatif jelas, (c) desain soal latihan layak, (d) materi mudah dipahami siswa, dan (e) modul cukup membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Mandarin. Selain itu, kekurangannya antara lain: (a) beberapa tulisan hanzi dan pinyin tidak jelas,(b) warna kemasan modul kurang menarik, (c) materi pembelajaran sedikit, (d) warna tulisan tidak beragam, (e) jarak antarspasi tidak beraturan, (f) kurangnya ilustrasi atau gambar yang menarik, (g) ukuran huruf, tulisan pinyin dan shengdiao kurang jelas, dan (h) sampul modul perlu didesain lebih menarik
