1 research outputs found

    STUDI TENTANG SANGGAR BATIK GANDRING DALAM UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA BATIK DI SINGOSARI-KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK Handayani, Rina Wigati. 2016. Studi Tentang Sanggar Batik Gandring dalam Upaya Melestarikan Budaya Batik di Singosari-Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. AAG. Rai Arimbawa, M.Sn, (II) Ike Ratnawati, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: Peran Sanggar, Kebudayaan, Melestarikan Budaya Batik Handayani, Rina Wigati. 2016. Studi Tentang Sanggar Batik Gandring dalam Upaya Melestarikan Budaya Batik di Singosari-Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. AAG. Rai Arimbawa, M.Sn, (II) Ike Ratnawati, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: Peran Sanggar, Kebudayaan, Melestarikan Budaya Batik Menurut sejarahnya, batik merupakan barang seni yang memiliki nilainilai kultural yang unik. Kegiatan membatik dipandang sebagai kegiatan penuh nilai-nilai kerohanian yang memerlukan pemusatan pikiran, kesabaran, dan kebersihan jiwa dengan dilandasi permohonan, petunjuk, dan ridho Tuhan Yang Maha Esa. Sanggar Batik Gandring didirikan oleh Bapak Syaiyuri, yang berawal dari rasa kecintaannya terhadap budaya batik Indonesia. Sanggar Batik Gandring telah memproduksi dan menghasilkan berbagai macam batik sesuai dengan permintaan konsumen. Tujuan didirikannya sanggar adalah untuk terus melestarikan budaya batik, selain itu sebagai wadah/tempat untuk tetap melestarikan budaya dan bukan hanya orang-orang yang punya kesempatan dan uang lebih yang bisa menekuni batik, tetapi dari semua kalangan masyarakat juga bisa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) latar belakang berdirinya Sanggar Batik Gandring di Singosari-Kabupaten Malang, (2) pelaksanaan program Sanggar Batik Gandring untuk melestarikan budaya batik di Singosari-Kabupaten Malang, (3) hambatan pelestarian budaya batik oleh Sanggar Batik Gandring di Singosari-Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian di Jl. Rogonoto Gg. 4 RT. 2 RW. 4 NO. 92 Losari, SingosariKabupaten Malang. Sumber data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah Bapak Syaiyuri selaku pendiri dan pemilik Sanggar Batik Gandring, serta Bapak H. Slamet W. selaku Ketua Paguyuban Batik  “KEMUNING” dan rekan kerja Pak Syaiyuri di luar sanggar. Selanjutnya, analisa yang digunakan dalam penelitian adalah analisa deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) latar belakang berdirinya Sanggar Batik Gandring di Kabupaten Malang adalah karena rasa kecintaan Bapak Syaiyuri pada budaya batik Indonesia dan ingin memajukan dan mempertahankan di Kabupaten Malang. (2) pelaksanaan program Sanggar Batik Gandring untuk melestarikan budaya batik di Kabupaten Malang adalah dengan membuat produk, memberikan pelatihan-pelatihan, dan memberikan wawasan wirausaha kepada masyarakat. (3) hambatan pelestarian batik oleh Sanggar Batik Gandring di Kabupaten Malang, antara lain: modal, pemasaran, peran serta pemerintah dalam memberikan support, dukungan dan perhatian serta pemberian kontribusi terhadap usaha mikro yang masih kurang
    corecore