1,721,055 research outputs found

    Analisis Kinerja Algoritma Rabin dan Rivest Shamir Adleman ( RSA ) pada Kriptografi

    No full text
    Many communications devices that used as a means of message delivery shaped text, where in message delivery most important time and security efficient compared with message delivery verbally. in this watchfulness is author uses algorithm Rabin and algorithm RSA in cryptographic to analyze performance from each method, so that one can choose correctly what better be can be used to send message. algorithm the result Rabin and algorithm RSA always produce larger ones message size from plaintext then algorithm Rabin has process encryption and decryption longer be be compared with algorithm RSA that visible in file size 610 byte process encryption and decryption in Rabin want time 2.016 milli second and 2.328 milli second while in process encryption and decryption in RSA want time 1.453 milli second and 1.125 milli second. thereby algorithm RSA better compared with algorithm Rabin.Banyak peralatan-peralatan komunikasi yang digunakan sebagai alat pengiriman pesan yang berupa teks, dimana dalam pengiriman pesan yang paling utama adalah waktu dan keamanan yang efisien dibandingkan dengan penyampaian pesan secara lisan.Pada penelitian ini penulis menggunakan algoritma Rabin dan algoritma RSA pada kriptografi untuk menganalisis kinerja dari masing–masing metode tersebut, sehingga seseorang dapat memilih dengan tepat metode apa yang lebih baik digunakan untuk mengirimkan pesan. Hasilnya algoritma Rabin dan algoritma RSA selalu menghasilkan ukuran pesan yang lebih besar dari plaintext kemudian algoritma Rabin memiliki proses enkripsi dan dekripsi yang lebih lama dibandingkan dengan algoritma RSA yang dapat dilihat pada ukuran file 610 byte proses enkripsi dan dekripsi pada Rabin membutuhkan waktu 2.016 milli detik dan 2.328 milli detik sedangkan pada proses enkripsi dan dekripsi pada RSA membutuhkan waktu 1.453 milli detik dan 1.125 milli detik. Dengan demikian Algoritma RSA lebih baik dibandingkan dengan Algoritma Rabin.126 HalamanTesis Magiste

    Sistem Informasi Penjualan Aladebeauty Berbasis Web

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi membawa kita pada dunia internet yang memudahkan kita dalam memcari setiap informasi.perkembangan dunia internet yang sangat pesat memberikan dampak positif dan negatif.Salah satu dampak positif internet digunakan dalam bisnis yang mempengaruhi perkembangan ekonomi untuk beberapa instansi dan perusahaan.Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka dan sebagian kecil melalu pos dan telepon kini sangat mudah dan sering dilakukan melalu internet.Transaksi melalui internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Berasarkan uraian diatas pemanfaatan teknologi informasi dalam suatu aktivitas bisnis merupakan hal yang cukup penting.Begitu pentingnya hampir setiap perusahaan yang serupa menggunakan sistem pelayanan bisnis secara online.Dalam penelitian ini penulis mencoba membuat Sistem Informasi Penjualan Ala De Beauty berbasis Web, yang saat ini masih menggunakan sistem pejualan secara manual. Metode pendekatan yang digunakan terstruktur dan metode pengembangan sistem informasi penjualan handycraft berbasis web yang dibuat sekarang menggunakan sistem adalah diagram konteks, flowchart system dan alat perancangan database yang diusulkan berupa ERD (Entity Relationship Diagram). Sedangkan pembuatan perangkat lunak dalam tugas akhir ini, penulis menggunakan perangkat lunak PHP dan Macromedia Dreamwever dan untuk database menggunakan Php MyAdmin.91 HalamanKertas Karya Diplom

    Model Profil Mahasiswa yang Potensial Drop Out Menggunakan Teknik Kernel K-Mean Clustering dan Decision Tree

    No full text
    This thesis presents a model profile of potential students who drop out. The model was compiled using kernel k-means clustering and Decision Tree. This is motivated by the existence of unequal causes students who drop out in the program D3 Technical Information Faculty USU Medan. Therefore need a model profile of students who drop out the possibility of a student. For example take the case of student data D3 Technical Information Faculty USU Medan to force 2009/2010 and 2010/2011. The data obtained were grouped to obtain advance information of students overall condition. Based on the analysis of models obtained are found students who drop out due to potential because there is no interest in learning of students, lack of parental support factor, a lack of confidence is also a lack of time behavior and student learning. Keywords : K-mean clustering, Decision tree, Drop Out, Algoritma C-45, Indeks PrestasiTesis ini merepresentasikan suatu model profil mahasiswa yang potensial drop out. Model ini disusun dengan menggunakan kernel k-mean clustering dan Decision Tree. Ini dimotivasi oleh adanya ketidakseragaman penyebab mahasiswa yang drop out dalam program D3 Tehnik Informatika FMIPA USU Medan. Oleh karena itu perlu sebuah model profil mahasiswa yang kemungkinan drop out seorang mahasiswa. Sebagai contoh kasus diambil data mahasiswa D3 Tehnik Informatika FMIPA USU Medan untuk angkatan 2009/2010 dan 2010/2011. Data yang diperoleh terlebih dahulu dikelompokkan untuk mendapatkan informasi kondisi mahasiswa secara keseluruhan. Berdasarkan analisa model yang diperoleh ditemukan Mahasiswa yang potensial drop out disebabkan oleh karena tidak ada lagi minat belajar mahasiswa, kurangnya faktor dukungan orang tua, kurangnya kepercayaan diri juga kurangnya prilaku dan waktu belajar mahasiswa. Kata Kunci : K-mean clustering, Decision tree, Drop Out, Algoritma C-45, Indeks Prestasi119 HalamanTesis Magiste

    Model Profil Mahasiswa yang Potensial Drop Out Menggunakan Teknik Kernel K-Mean Clustering dan Decision Tree

    No full text
    This thesis presents a model profile of potential students who drop out. The model was compiled using kernel k-means clustering and Decision Tree. This is motivated by the existence of unequal causes students who drop out in the program D3 Technical Information Faculty USU Medan. Therefore need a model profile of students who drop out the possibility of a student. For example take the case of student data D3 Technical Information Faculty USU Medan to force 2009/2010 and 2010/2011. The data obtained were grouped to obtain advance information of students overall condition. Based on the analysis of models obtained are found students who drop out due to potential because there is no interest in learning of students, lack of parental support factor, a lack of confidence is also a lack of time behavior and student learning. Keywords : K-mean clustering, Decision tree, Drop Out, Algoritma C-45, Indeks PrestasiTesis ini merepresentasikan suatu model profil mahasiswa yang potensial drop out. Model ini disusun dengan menggunakan kernel k-mean clustering dan Decision Tree. Ini dimotivasi oleh adanya ketidakseragaman penyebab mahasiswa yang drop out dalam program D3 Tehnik Informatika FMIPA USU Medan. Oleh karena itu perlu sebuah model profil mahasiswa yang kemungkinan drop out seorang mahasiswa. Sebagai contoh kasus diambil data mahasiswa D3 Tehnik Informatika FMIPA USU Medan untuk angkatan 2009/2010 dan 2010/2011. Data yang diperoleh terlebih dahulu dikelompokkan untuk mendapatkan informasi kondisi mahasiswa secara keseluruhan. Berdasarkan analisa model yang diperoleh ditemukan Mahasiswa yang potensial drop out disebabkan oleh karena tidak ada lagi minat belajar mahasiswa, kurangnya faktor dukungan orang tua, kurangnya kepercayaan diri juga kurangnya prilaku dan waktu belajar mahasiswa. Kata Kunci : K-mean clustering, Decision tree, Drop Out, Algoritma C-45, Indeks Prestasi119 HalamanTesis Magiste

    Perancangan Passive Single Tuned Filter untuk Mereduksi Harmonik Arus pada Transformator Arus akibat Beban Nonlinier

    No full text
    Current transformer, which is used for measurement and protection, can produce harmonics that usually causes problems such as the equipment does not function and the current is cut off from network. The result of the measurement showed that the harmonic data in Current Individual Harmonic Distortion (IHDi) of order-5 in the current transformer was 12%. The result of the simulation showed that using passive single-tuned filter could reduce IHDi order-5 from 23.81% to 1.14% and THDi from 24.8% to 4.64%.Transformator arus yang digunakan untuk pengukuran dan proteksi dapat menghasilkan harmonik yang biasanya menyebabkan masalah seperti tidak berfungsinya peraltan dan dan kehilangan sambungan di jaringan. Dari pengukuran yang dilakukan, terdapat data harmonik pada Current Individual Harmonic Distortion (IHDi) orde-5 pada transformator arus sebesar 12%. Dari hasil simulasi yang dilakukan dengan menggunakan passive single-tuned filter dapat menurunkan IHDi orde-5 dari 23,81% menjadi 1,14% dan THDi dari 24,8% menjadi 4,64%.85 Halama

    Model Fungsi Kepadatan Peluang untuk Sebaran Fungsi Acak

    No full text
    This thesis studies the determining of probability density of random function for functional data, logarithm density ide determined by Eigen value and Eigen Func- tion with the main component analysis. In this sense, density is defined as the ‘average of logarithm from the main component distribution density for certain dimension. The density approach is determined by using the Kernel method as determining the wide of tape from kernel function. Based on the estimation of small ball probability p(x\h)48 HalamanTesis Magiste

    Analisis Contrast Stretching Menggunakan Algoritma Euclidean untuk Meningkatkan Kontras pada Citra Berwarna

    No full text
    Contrast stretching merupakan metode peningkatan kontras pada citra, pada umumnya Contrast Stretching banyak digunakan untuk citra hitam putih (grayscale), penggunaan metode contrast stretching sering juga disandingkan dengan Histogram Equalization untuk melihat diagram dari hasil citra yang sudah diproses. Dari salah satu jurnal tentang Contrast Stretching membuktikan bahwa Contrast Stretching dapat juga diproses untuk citra berwarna, namun dalam prosesnya masih menggunakan cara manual atau melalui pergeseran control transformasi sebagai input peningkatan kontras, pada penelitian ini peneliti mencoba menerapkan salah satu Algoritma sebagai penentu titik transformasi antara R1,S1 dan R2,S2 dalam Contrast Stretching yaitu dengan menggunakan Algoritma Euclidean. Dengan mengambil jumlah nilai Contrast Stretching maka akan menghasilkan peningkatan kontras serta mendapatkan jarak Euclidean dari transformasi R1,S1 dan R2,S2.Contrast stretching is a method to improve the contrast of the image, generally Contrast Stretching is many used for black and white (grayscale) image. The use of contrast stretching method usually juxtaposed with Histogram Equalization in looking the results of image which has been processed. In journal about Contrast stretching proved that Contrast stretching also can be processed in color images, however the process are still need the manual process or by shifting control of transformation as input to improve the contrast, in this study the researcher try to apply one of the algorithms as the determinant transformation among R1,S1 and R2,S2 in Contrast Stretching by using the Euclidean algorithm, taking the number of Contrast stretching the contrast and also the Euclidean range of transformation R1,S1 and R2,S2.47 halamanTesis Magiste

    Analisa Perbandingan Filter Harmonisa Single Tune dan Double Tune pada Penyearah Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM)

    No full text
    SPWM (sinusoidal pulse width modulation) rectifier of a phase constitutes one of non linear types of equipment which is mostly used by people. This equipment gives harmonic current to the power network system in low harmonic orders like the 3rd, 5th, 7th, 9th, 11th, and 13th harmonics. Therefore, harmonic filtering is needed. Of various passive harmonic filters, single tune filter and double tune filter are simple filters for reducing harmonic current in a certain order which are not in line with IEC61000-3-2 Class D standard so that they will be in line with rectifiers used by people. In order to know the difference between the two passive filters above, the researcher would discuss the difference between the two filters in the one phase SPWM rectifier, the harmonic filtering was done by firstly designing the filters which would be used: single tune filter and double tune filter. In order to know harmonic lowering before and after using single tune and double tune filters in the SPWM, it was done through simulation by using Matlab/simulink program in 2000 watt load with the configuration of R and RL loads and in the maximum load condition and in 50% of load. Harmonic current, after filtering had been done in SPWM rectifier for all load configurations as a whole, had met the IEC61000-3-2 Class D standard. The decrease of THDi yielded by SPWM rectifier after using single tune filter was 51.9% up to 87.89%, and in double tune filter was 51.18% up to 87.34%. From the result of the simulation, it was found that the result of single tune filtering could decrease the whole harmonics better than that of double tune.Penyearah SPWM (sinusoidal pulse width modulation) satu fasa merupakan salah satu peralatan non linier yang banyak dipergunakan di masyarakat. Peralatan ini memberikan arus harmonisa ke jaringan sistem tenaga pada orde harmonisa rendah seperti harmonisa ke-3, 5, 7, 9, 11 dan 13. Oleh sebab itu perlu dilakukan filterisasi harmonisa. Dari bermacam-macam filter harmonisa pasif yang ada, filter single tune dan filter double tune merupakan filter yang sederhana dipergunakan untuk mengurangi arus harmonisa pada orde tertentu yang tidak sesuai standar IEC61000-3-2 kelas D, sehingga sesuai untuk peralatan-peralatan penyearah satu fasa yang umum dipergunakan masyarakat. Untuk mengetahui perbandingan kedua filter pasif tersebut, pada tulisan ini akan membahas perbandingan kedua filter tersebut pada penyearah SPWM satu fasa. Filterisasi harmonisa dilakukan dengan terlebih dahulu merancang filter yang akan digunakan yaitu filter single tune dan double tune. Untuk melihat penurunan harmonisa sebelum dan sesudah menggunakan filter single tune dan double tune pada penyearah SPWM dilakukan melalui simulasi menggunakan program Matlab/simulink pada beban 2000 watt dengan konfigurasi beban R dan RL dan pada kondisi beban maksimum dan beban 50%. Arus harmonisa setelah dilakukan filterisasi pada penyearah SPWM untuk semua konfigurasi beban secara keseluruhan telah memenuhi standar IEC61000-3-2 kelas D. Penurunan THDi yang dihasilkan penyearah SPWM sesudah penggunaan filter single tune adalah sebesar 51,9% sampai dengan 87,89% dan pada filter double tune sebesar 51,18% sampai dengan 87,34%. Dari simulasi yang dilakukan, diperoleh bahwa hasil filterisasi single tune dapat menurunkan harmonisa keseluruhan yang lebih baik dibandingkan dengan filter double tune.153 HalamanTesis Magiste

    Analisa Single Tune Filter pada Power Supply DC (Studi Kasus Multiplier DC 20 kV)

    No full text
    This thesis describes design and implementation of high-voltage DC power supply at a voltage of 20 kV DC ouput by using Matlab / Simulink. To objective is to simulation, design, development and application of simulation software for high voltage DC power supply in detail. Conventional technique is used to design DC power supply for impulse generator (220 V/20 kV) or laser excitation. The main component of a DC power supply is DC voltage which causes harmonics. The result of modeling, using single tuned filter by utilizing matlab/simulink software program, shows that Total Harmonic Distortion (THD) voltage is reduced from 1.67% to 0.00% and THD current is reduced from 41.09% to 5.23%. Single tuned filter is tuned in the 9thharmonics, but it was able to reduce the 5thand the7th harmonics which also lowers the largest current amplitude or voltage. Single tuned filter can also improve factor power from 0.7004 to 0.9994Tesis ini mendeskripsikan desain dan implementasi tegangan tinggi power supply DC pada tegangan ouput DC 20 kV dengan menggunaan Matlab/Simulink. Untuk mempresentasikan simulasi, desain, pengembangan dan penerapan simulasi software untuk tegangan tinggi power supply DC secara detail. Teknik konvensional digunakan karena desain power supply DC di aplikasikan, selain untuk unit pembangkit muatan impulse atau eksitasi laser. Komponen pokok dari sebuah power supply DC adalah rectifier dioda dan kapasitor. Output dari power supply adalah tegangan DC. Penekanan pada penelitian ini adalah pada simulasi,perancangan single tuned filter dan disain multiplier dengan menggunakan software Matlab/Simuling. Atas dasar ini perlu dilakukan konservasi terhadap kualitas energi listrik yang berkaitan dengan harmonisa dan faktor daya yang ditimbulkan pada sistem tersebut. Hasil pemodelan menggunakan filter single tuned dengan memanfaatkan program matlab/simulink diperlihatkan bahwa untuk Total Harmonic Distortion (THD) tegangan dari 1.67% telah dikurangi menjadi 0.00% dan THD arus dari 41.09% mampu dikurangi menjadi 5.23%. Filter single tuned di tuning pada harmonisa ke 9 tapi mampu meredam harmonisa ke 5 dan 7 yang juga merupakan amplitudo arus atau tegangan terbesar menjadi lebih rendah. Filter single tuned juga mampu memperbaiki faktor daya dari 0,7004 menjadi 0,9994.92 HalamanTesis Magiste

    Analisis Kestabilan Solusi Model Predator-Prey Hutchinson dengan Waktu Tunda dan Fungsi Respon Tipe Holling II

    No full text
    In this paper, we discuss the modified of the predator-prey Hutchinson model from the Lotka-Voltera model with the addition of time delay on the growth rate of the prey and the holling type II response function on the interaction between predator and prey populations. This study aims to know the mathematical model of predator-prey with time delay and the holling type II response function and to analyze the stability of solution of model gotten. The methods which are used to analyze the stability of the solution are linearization and eigenvalues of the Jacobian matrix. The results show that from predator prey Hutchinson model with response function of holling type II obtained three fixed (equilibrium) point, but only two fixed points that can be stable under certain conditions. While the time delay ( > 0) can change the stability of fixed point x 3 from stable to unstable.Dalam tesis ini, dibahas model predator-prey Hutchinson yang dimodifikasi dari model Lotka-Voltera dengan penambahan waktu tunda pada tingkat pertumbuhan prey dan fungsi respons tipe holling II pada interaksi antara populasi predator dan mangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model matematika predator-prey dengan waktu tunda dan fungsi respon tipe holling II dan menganalisis kestabilan solusi model yang diperoleh. Metode yang digunakan untuk menganalisis kestabilan solusinya adalah pelinearan dan nilai eigen dari matriks Jacobian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari model predatorprey dengan fungsi respon holling tipe II tanpa waktu tunda diperoleh tiga titik tetap (ekuilibrium) tetapi hanya dua titik tetap yang dapat stabil pada kondisi tertentu. Sedangkan waktu tunda ( > 0) dapat mengubah kestabilan titik tetap 3 dari stabil menjadi tidak stabil.Tesis Magiste
    corecore