1,721,183 research outputs found
DESAIN PERANCANGAN RUANG Luar Rumah Sakit Orthopedi PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA Dengan Konsep Green Hospital
"Pada tahun 2020 semua rumah sakit di Indonesia harus sudah menerapkan Green Hospital". Demikian disampaikan dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan pada Seminar Green Hospital tanggal 27 September 2012 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
Green Hospital merupakan rumah sakit yang berwawasan lingkungan dan jawaban atas tuntutan kebutuhan pelayanan dari pelanggan rumah sakit yang telah bergeser ke arah pelayanan paripurna serta berbasis kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.
Rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan merupakan suatu lembaga yang penting keberadaannya bagi masyarakat. Semakin tinggi taraf kehidupan masyarakat maka semakin tinggi pula tuntutannya terhadap penyediaan fasilitas kesehatan (Adi Santosa, 2004). Tingginya tuntuntan fasilitas kesehatan meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti; tekanan ekonomi dan faktor pendidikan (ketidak tahuan) tentang kualitas kesehatan.
Dalam rangka mendukung kebijakan tersebut, maka pihak Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta memiliki gagasan untuk menyelenggarakan perancangan Desain Green Hospital Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dalam kesatuan desain yang utuh khususnya pada perancangan ruang luar dalam kawasan rumah sakit, yang berpotensi untuk dikembangkan melalui penerapan green hospital . Adapun dalam perancangannya memiliki gambaran umum maupun gambaran khusus sebagai berikut:
1.Desain sistem jaringan utilitas Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
2.Sistem Pengelolaan limbah Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
3.Sistem sirkulasi Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
4.Desain jalur pejalan kaki Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
5.Desain sistem area parkir Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
6. Desain taman dan peletakan vegetasi Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta.
Dengan penerapan green hospital pada pengembangan masterplan RSO Prof. DR. R. Soeharso Surakarta diharapkan nantinya akan menjadi ciri khas sekaligus model pembangunan Green Hospital yang berkelanjutan untuk industri rumah sakit
THE EFECTIVENESS OF PUBLIC RELATIONS ACTIVITIES TO SUPPORT PROF. DR. R. SOEHARSO ORTHOPEDIC HOSPITAL REPUTATION
Meliani Setyowati. 2013. The Effectiveness of Public Relations Activities to
Support Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital Reputation. English
Diploma Program, Faculty of Letters and Fine Arts, Sebelas Maret University.
This final project report is written based on the job training done in Prof. Dr. R.
Soeharso Orthopedic hospital for five weeks
The data of this report were gained by doing interviews and observation in Prof. Dr.
R. Soeharso Orthopedic hospital to the internal and external publics during the job
training.
The objectives of this report are to identify public relations activities in keeping good
reputation and to assess the effectiveness of public relations activities in maintaining
the reputation. From those objectives, the writer expects that Prof. Dr. R. Soeharso
Orhopedic hospital can manage their job description and improve their work in order
to maintain their good reputation.
Based on the writer’s job training, the writer can show public relations activities, such
as, interactive dialog, cooperate with media, coffee morning gathering, Sentul
gymnastic, and service of value every month.
Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic hospital has a good service especially in handling
patient. Some of the people feel satisfied with their work. It is proven by the increase
of their patient’s number.
Hopefully, this final project report can be beneficial for the readers especially for all
of the readers who are interested in public relations
SISTEM REKRUTMEN PEGAWAI DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA
Sumber daya manusia merupakan faktor intern yang paling utama di
dalam setiap instansi yang menunjang keberhasilan sebuah organisasi untuk
merealisasikan visi, misi dan tujuan yang hendak dicapai. Termasuk dalam hal ini
adalah rumah sakit. Untuk menunjang keberhasilan organisasi di dalam
melaksanakan visi, misi dan tujuan organisasi diperlukan sistem rekrutmen
pegawai yang baik agar diperoleh pegawai yang berkompeten dibidangnya.
Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis melakukan pengamatan di
Instalasi Sumber Daya Manusia RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
untuk mencari data sebagai dasar penulisan tugas akhir. Pelaksanaan pengamatan
ini penulis menggunakan pengamatan deskripsi kualitatif yaitu dengan
menggambarkan sistem rekrutmen pegawai di RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso
Surakarta yang dituangkan dalam bentuk kalimat-kalimat dan berdasarkan fakta-
fakta yang ada. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan
pegawai, observasi, dan telaah dokumen arsip penunjang lainnya. Sumber data
yang diperoleh berdasarkan informan, peristiwa atau aktivitas serta dokumen dan
arsip. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang gambaran
umum mengenai sistem rekrutmen pegawai di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R.
Soeharso Surakarta.
Penyusunan perencanaan kebutuhan pegawai di Rumah Sakit Ortopedi
Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan
pegawai dan langkah-langkah dalam menetapkan waktu kerja tersedia,
menetapkan unit kerja dan kategori pegawai, menyusun standar beban kerja,
menyusun standar kelonggaran, menyusun kebutuhan pegawai per unit kerja.
Kesimpulan dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis adalah
sistem rekrutmen pegawai di RS Ortopedi
Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
dimulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, pengadaan pegawai yang
didalamnya mencakup tentang pengumuman lowongan pekerjaan, registrasi
online, pengiriman bekas pendaftaran, proses seleksi, pengumuman penerimaan,
penempatan calon pegawai, orientasi calon pegawai, pengangkatan pegawai.
Keputusan akhir tentang pengangkatan pegawai menunggu pengesahan serta Surat
Keputusan yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara. Apabila Surat
Keputusan dari Badan Kepegawaian Negara sudah terbit maka pegawai tersebut
telah resmi diangkat sebagai pegawai di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R.
Soeharso Surakarta
Perlindungan Hukum Terhadap Dokter yang Melakukan Sengketa Medik di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
Abstract
Today medical practice is again subject to criticism from various circles of society. Humanistically, doctors as ordinary human beings certainly cannot be separated from negligence and neglect. It is this negligence that occurs while carrying out his professional duties which can lead to medical disputes. This study examines the legal regulations that underlie medical actions between Doctors and RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta and legal protection for Doctors who conduct medical malpractice disputes at RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. The research method used is descriptive research with a normative juridical approach. The results of this study concluded that in the internal regulations of the RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, there is no special clause describing the legal protection of doctors who carry out medical actions at the RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, including regarding legal arrangements and the extent to which hospitals protect doctors' rights. Every medical malpractice dispute held by a doctor in the RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta is the responsibility between the two, namely between Doctors and RSO Prof. Dr. R. Soeharso.
Keywords: Medical Disputes, Legal Protection, Legal Regulation
Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
Fraktur adalah patah tulang oleh karena trauma akibat tenaga fisik, kondisi tulang, dan juga jaringan lunak sekitarnya yang mempengaruhi apakah terbentuk fraktur yang lengkap atau sebaliknya. Dari data yang telah didapat dari Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta didapatkan jumlah pasien yang mengalami fraktur ekstremitas antara tanggal 1 September 2011 - 30 September 2012 didapatkan 345 kasus fraktur ekstremitas. Untuk mengatasi nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas ini, perawat perlu memberikan terapi relaksasi, salah satunya yaitu dengan murottal Al-Qur’an. Terapi murottal Al-Qur’an adalah terapi mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang merupakan terapi religi dimana seseorang dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an selama beberapa menit sehingga memberikan dampak positif bagi tubuh seseorang. Terapi relaksasi ini mempunyai manfaat menurunkan kecemasan, meningkatkan relaksasi, ketenangan, dan kenyamanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat nyeri pasien post operasi fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Populasi penelitian adalah semua pasien yang mengalami fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta yang berjumlah 345, dan sampel penelitian sebanyak 30 responden, dengan teknik sampling purposive sampling. Instrument penelitian berupa Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Kesimpulan yang diraih dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pemberian terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat nyeri pasien post operasi fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
PROSEDUR PENGAJUAN CUTI PEGAWAI DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA
Pada masa sekarang ini, persaingan dalam organisai sangat ketat, maka diperlukan Sumber daya manusia yang baik. Sumber daya manusia tersebut selanjutnya disebut pegawai. Pegawai merupakan faktor yang paling menentukan keberhasilan suatu organisai dalam mencapai tujuan, maka organisasi perlu menjaga kesehatan jasmani maupun rohani dan kualitas pegawainya dengan memberikan cuti. Pelaksanaan pengamatan ini, menggunakan pengamatan diskriptif kuantitatif yaitu dengan mengambarkan Prosedur Pengajuan Cuti Pegawai di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta yang dituangkan pada bentuk kalimat-kalimat dan berdasarkan fakta-fakta. Teknik penggumpulan data diperoleh dari wawancara dengan pegawai, observasi dan dokumen atau arsip penunjang lainnya. Sumber data yang diperoleh berdasarkan informasi, dokumen dan riset pustaka. Berdasarkan hasil analisis pengamatan yang dilakukan di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, bahwa Prosedur Pengajuan Cuti Pegawai di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta adalah pegawai yang bersangkutan mengisi blanko permohonan yang disediakan di Sub Bagian Kepegawaian dan mengisi jenis cuti dan sudah ditandatangani oleh atasan langsung, kemudian diserahkan kembali ke Sub Bagian Kepegawaian untuk dibuatkan surat penetapan cuti. Kemudian surat diberitahukan dan ditandatangani, ditetapkan oleh pejabat yang berwenang. Adapun kesimpulan dari tugas akhir ini yaitu dalam pengajuan cuti di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta diatur dalam SPO (Standar Prosedur Opresional) tentang cuti yang diberikan kepada pegawai baik pegawai PNS maupun Non PNS. Dalam pengajuan cuti pegawai harus memenuhi ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan jenis cuti yang diambil. Cuti diberikan untuk kesegaran jasmani dan rohani setelah melaksanakan tugas-tugas yang diberikan, dalam jangka waktu tertentu.
Kata Kunci : Prosedur, Cut
Gambaran Klasifikasi Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
Patient classification is a method of classifying patients according to the number of kompleksifitas needs of nursing, with patient classification can determine much and what kind of personnel required and determine the value of productivity so that the number of nurses with patient needs can be balanced. This study aims to describe the classification of patients hospitalized in the Orthopaedic Hospital Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. This study is a descriptive analysis with cross sectional approach. The study population was all inpatients diruang grade 1, 2 and 3 RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta and a sample of 75 patients with accidental sampling technique. Collecting data using observation sheet classification of medical surgery, while data analysis using quantitative descriptive by using test Central Tendency. The conclusion of the study the personal characteristics of the client's hospitalization in RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta mostly aged 21-45 years, male gender, work as self-employed, earn 1-2 million, most experienced Post ORIF calceneus and post citodebridement, and length of stay is less than or up to 1 week, description the characteristic length of stay clients with surgical medical classification levels showed no particular inclination in view of the length of hospitalization of patients in RSO Prof. Dr. Soeharso Surakarta, and the category of medical-surgical clients in inpatient RSO Dr. R. Soeharso Surakarta mostly intermediate care
EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENGADAAN LANGSUNG BARANG NON MEDIS PADA RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA
This research aims to find out the strength and weakness of non medical inventory
procurement using the direct method in the Rumah Sakit ortopedi Prof. Dr. R.
Soeharso Surakarta. In this research, the writer conduct an evaluation on the
related system and organization, the used document or form, the used accounting
record and the procedure creating the non medical inventory procurement using
the direct method.
In this research, there presented primary and secondary data which are obtained
through data collection such as interview, observation, and literature study. The
result of research show several strengths and weaknesses. The strength include
there has been authorization of competent function, there is verificator that
always verify the used document during the procurement, and there has been
good computerized system to record any transaction. Meanwhile the weaknesses
include there is no separation function between Instalasi Logistik Non Medis with
Panitia Penerimaan and there is no surprised audit by the management of Rumah
Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.
Considering such weaknesses the writer recommends the Rumah Sakit Ortopedi
Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta make separatization between the Instalasi
Logistik Non Medis with Panitia Penerimaan and make some surprised audit to
evaluate the work of its employee.
Keywords: system, procedure, the direct method procurement
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan dari sistem
akuntansi pengadaan langsung barang non medis pada Rumah Sakit Ortopedi
Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Dalam penelitian ini, penulis mengevaluasi
mengenai system serta organisasi yang terkait, formulir yang digunakan, catatan
akuntansi yang digunakan, serta prosedur yang membentuk sistem akuntansi
pengadaan langsung barang non medis.
Dalam penelitian ini, penulis melakukan observasi, wawancara, serta studi
pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya kelebihan serta kelemahan
dari sistem akuntansi pengadaan langsung barang non medis pada Rumah Sakit
Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Kelebihan yang ditemukan penulis
antara lain telah dilakukan otorisasi yang memadai pada setiap dokumen yang
digunakan, terdapat verifikator yang memverifikasi penggunaan dokumen pada
setiap transaksi, serta terdapat sistem computer yang memadai untuk pencatatan
transaksi. Kelemahan yang penulis temukan antara lain belum terdapat pemisahan
fungsi antara Instalasi Logistik Non Medis dengan Panitia Penerimaan dan belum
dilakukan surprised audit oleh pihak manajemen terhadap karyawan-karyawan di
Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.
Dari kelemahan yang telah ditemukan, penulis menyarankan agar Instalasi
Logistik Non Medis dipisahkan dengan Panitia Penerimaan dan manajemen
Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta melakukan surprised audit
terhadap karyawan-karyawannya.
Kata kunci: sistem, prosedur, pengadaan langsun
Evaluasi Prosedur Pengelolaan Persediaan Barang Pakai Habis Non Medis Pada Instalasi Logistik Oleh Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
ABSTRAK Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta adalah rumah sakit yang berbentuk Badan Layanan Umum (BLU).Pengelolaan persediaan barang pakai habis non medis Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dikelola oleh Instalasi Logistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur pengelolaan persediaan barang pakai habis non medis pada Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, kelebihan dan kelemahannya serta mengevaluasi penerapan PMK Nomor 113/PMK.01/2006 pada Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Data yang diolah dalam penelitian ini adalah data dari hasil wawancara langsung dengan pegawai rumah sakit ortopedi yang menangani langsung pengelolaan persediaan barang pakai habis non medis rumah sakit dan observasi langsung ke rumah sakit ortopedi.Berdasarkan penelitian diperoleh hasil dan kesimpulan yaitu, Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta telah menerapkan pengelolaan persediaan barang pakai habis non medis rumah sakit yang sesuai dengan PMK Nomor 113/PMK.01/2006, namun dalam pelaksanaan pengelolaannya ada beberapa aspek yang belum dicantumkan yaitu, Instalasi Logistik pada Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta belum mencatat secara sistematis pada dokumen yang terkait dengan pendistribusian barang. Kata kunci: prosedur, pengelolaan, persediaan, barang pakai habis non medi
EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENUNJUKAN LANGSUNG PEMBELIAN BAHAN MEDIS PADA RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA
ABSTRAK
EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENUNJUKAN
LANGSUNG PEMBELIAN BAHAN MEDIS PADA RUMAH SAKIT
ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA
Arni Sulismiati
F3312024
Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta adalah rumah sakit yang
khusus menangani permasalahan ortopedi yang memberikan pelayanan kepada
masyarakat. Salah satu tujuan utama didirikannya rumah sakit adalah
mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dalam melakukan
pembelian bahan medis pada obat menggunakan sistem penunjukan langsung
salah satunya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan dari sistem
penunjukan langsung pembelian bahan medis pada Rumah Sakit Ortopedi Prof.
Dr. R. Soeharso Surakarta. Kelebihan yang ditemukan penulis antara lain sudah
terdapat pemisahan tanggung jawab secara tegas, telah dilakukan otorisasi dalam
setiap dokumen, telah dilakukan sistem komputerisasi saat melakukan
penjurnalan, dan sistem penunjukan langsung dalam pembelian bahan medis lebih
efektif karena pihak rumah sakit langsung menunjuk satu penyedia barang / jasa.
Kelemahan yang ditemukan penulis antara lain penggunaan formulir bernomor
urut tercetak yang belum diterapkan dan terjadinya eror system saat mengakses
sistem pada komputer ketika akan dilakukan penjurnalan.
Dari kelemahan yang ditemukan, penulis merekomendasikan sebaiknya
penggunaan formulir bernomor urut tercetak diterapkan pada setiap dokumen
yang terkait dengan sistem tersebut karena untuk mengindari penggunaan formulir
ganda dan sistem komputerisasi ditingkatkan lagi agar tidak terjadi eror system.
Kata kunci: rumah sakit,sistem penunjukan langsun
- …
