65,627 research outputs found
Ran liao min hua tai yang neng dian chi de guang pu xiang ying zeng qiang
Chang, Shuai = 染料敏化太陽能電池的光譜響應增強 / 常帥.Thesis Ph.D. Chinese University of Hong Kong 2015.Includes bibliographical references (leaves 125-130).Abstracts also in Chinese.Title from PDF title page (viewed on 02, November, 2016).Chang, Shuai = Ran liao min hua tai yang neng dian chi de guang pu xiang ying zeng qiang / Chang Shuai
Transitivity and transitivity alternations in Rawang and Qiang
This paper is more about presenting phenomena and questions related to the concept of transitivity in Tibeto-Burman languages that I hope will stimulate discussion, rather than presenting strong conclusions. Sections 2 and 3 present alternative analyses of transitivity and questions about transitivity in two Tibeto-Burman languages I have worked on. In Section 4 I discuss some general issues about transitivity
Dataset for Yonghe Rma/Qiang lexemes
This set of lexical items was recorded by BAI Jianqiong in May 2022 in Ka'er Village, Yonghe Township, Mao County, Sichuan Province China. The speaker, YANG Zixiang (Female, born 1972), repeats different Rma/Qiang words in isolation. The purpose of this recording was to facilitate comparison of the differences in speech within the Yonghe valley. The CSV file here contains an English gloss of the relevant Qiang form
Novel intercell interference mitigation algorithms for multicell OFDMA systems with limited base station cooperation
Resource allocation in multicell downlink orthogonal frequency division multiple-access (OFDMA) systems is investigated, where BSs first independently carry out subcarrier-allocation and then mitigate intercell interference (InterCI) with the aid of very limited base station (BS) cooperation. Two novel InterCI mitigation algorithms are proposed. The first one is the distributed decision making assisted cooperation (DDMC) algorithm, and the second one is the centralized decision making assisted cooperation (CDMC) algorithm. When employing the DDMC algorithm, each BS independently makes the InterCI mitigation decisions. By contrast, when employing the CDMC algorithm, the centralized InterCI mitigation decisions are made with the aid of the cell-edge users' discrete InterCI information sharing among BSs. While both the algorithms motivate to maximize the spectral-efficiency (sum rate), the CDMC algorithm also aims to maximize the frequency reuse factor. In this paper, we study and compare the performance, including spectral-efficiency of cell-edge users, frequency reuse factor, overhead, etc., of the multicell downlink OFDMA systems employing the proposed and other InterCI mitigation algorithms. Our studies show that both the DDMC and CDMC algorithms can achieve better spectral-efficiency performance than the existing on-off power (OOP) algorithm. Moreover, the CDMC algorithm is capable of achieving the performance close to the upper-bound attained by the so-called full InterCI information assisted decision making (FIIDM) algorithm, which uses exhaustive search to determine the InterCI mitigation decisions. Additionally, the CDMC algorithm is demonstrated to have the highest frequency reuse factor in addition to its spectral-efficiency advantage
Instability in heated water-porous system
This paper investigates the stability in a heated fluid-porous system. Darcy's law is used for the flow in the porous medium. Previous studies indicate that the classical Rayleigh-B & eacute;nard instability in this flow is independent of the mutual positions of the fluid layer and porous layer. This paper demonstrates that the instability depends on the mutual positions of the fluid layer and porous layer when the liquid density is nonlinearly dependent on temperature. When porous medium is located at the bottom of the system, onset of convection may occur in lower porous layer (pure-porous mode), upper water layer (pure-water mode) or across both layers (porous-water mode). However, onset of convection cannot take place only in the upper porous layer when porous medium is placed at the top of the system. The influence of depth ratio J and the density inversion parameter BM on instability of bilayer system are investigated in detail and dependence of critical modes on parameters are summarized in phase diagrams. In addition, direct numerical simulation is used to analyse the instability mechanism and identify subcritical or supercritical instability for bilayer systems
New fossil Mesochrysopidae (Neuroptera) from the Mesozoic of China
Yang, Qiang, Makarkin, Vladimir N., Ren, Dong (2012): New fossil Mesochrysopidae (Neuroptera) from the Mesozoic of China. Zootaxa 3597: 1-14, DOI: 10.5281/zenodo.21026
Correction to: Transfer Hierarchical Attention Network for Generative Dialog System (International Journal of Automation and Computing, (2019), 16, 6, (720-736), 10.1007/s11633-019-1200-0)
The article Transfer Hierarchical Attention Network for Generative Dialog System written by Xiang Zhang and Qiang Yang, was originally published on vol. 16, no. 6 of International Journal of Automation and Computing without Open Access. After publication, the authors decided to opt for Open Choice and to make the article an Open Access publication.</p
Qiang dao.
席勒(J. C. F. Schiller)著 ; 楊文震, 李長之同譯.Translation of: Die Räuber.Xi Le (J. C. F. Schiller) zhu ; Yang Wenzhen, Li Changzhi tong yi
Jual beli alat bantu seksual di toko Qiang Seng Kota Semarang dalam prespektif hukum Islam
Jual beli adalah salah satu akad yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk medapatkan sesuatu yang di inginkan. Jual beli memiliki tujuan yang dimana masyarakat dapat memiliki benda atau barang yang dinginkanya dengan cara yang satu menerima benda-benda dan pihak lain menerimanya sesuai dengan perjanjian atau ketentuan yang telah dibenarkan syara‟dan disepakati. Kegitan jual beli sudah menjadi hal yang lazim yang dialakukan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan sesuatu atau barang yang di inginkan. Di era yang serba berkemajuan ini, dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi mampu memberikan alternatif dan kemudahan dalam melakukan transaksi jual beli. barang dan jasa yang ditawarkanpun beraneka ragam, baik barang kebutuhan sehari – hari, barang unik, maupun berbagai jenis jasa. Seperti halnya jual beli alat bantu seksual yang dilakukan oleh masyarakat Kota Semarang. Dalam pelaksanaan jual beli tersebut terdapat kejanggalan mengenai hukum menjual alat bantu seksual tersebut. Oleh karena itu perlu ditinjau lebih mendalam lagi terkait bagaimana jual beli alat bantu seksual di Toko Qiang Seng kota Semarang dalam perspektif hukum Islam.
Skripsi dengan judul “Jual Beli Alat Bantu Seksual di Toko Qiang Seng Kota Semarang Dalam Perspektif Hukum Islam” ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum positif maupun hukum Islam terhadap praktik jual beli alat bantu seksual di toko Qiang Seng kota Semarang.
Jenis penelitian ini merupakan field research (penelitian lapangan) obyek penelitian alat bantu seksual di toko Qiang Seng kota Semarang. Sumber data primer berupa data tentang pelaksanaan jual beli alat bantu seksual. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif- analitis yang merupakan metode untuk menggambarkan suatu peristiwa atau keadaan yang ada, selanjutkan dianalisis untuk mendapatkan sebuah kesimpulan.
viii
Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan jual beli alat bantu seksual di toko Qiang Seng kota Semarang dipandang sah sesuai dengan ketentuan hukum positif. Hal ini berdasarkan transaksi tersebut sudah memenuhi syarat jual beli yang diatur dalam kitab undang-undang hukum perdata (KUHPerdata). Sedangkan dalam pandangan hukum Islam pelaksaan jual beli alat bantu seksual di toko Qiang Seng kota Semarang terdapat dua pandangan: pertama, jual beli alat bantu seksual hukumnya batil karena obyek yang dijadikan transaksi digunakan untuk onani, dimana menurut ulama Syafi‟iyah, Malikiyah dan Zaidiyah onani merupakan perbuatan yang dilarang syariat, sehingga tidak memenuhi salah satu syarat sah jual beli. Kedua, jual beli alat bantu seksual hukumnya sahih. Hal tersebut berdasarkan pendapat ulama hanafiyah yang mengatakan bahwa onani hukumnya tidak haram secara mutlak. Dengan demikian jual beli alat bantu seksual yang digunakan untuk onani sudah memenuhi syarat dan rukun jual beli sesuai dengan ketentuan hukum Islam
- …
