5 research outputs found
PENGARUH PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP RETURN SAHAM LQ45 SYARIAH DENGAN BID-ASK SPREAD SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Tesis Dengan Judul: “Pengaruh Perdagangan Saham Terhadap Return Saham LQ45 Syariah Dengan Bid-Ask Spread Sebagai Variabel Intervening” ini ditulis oleh Pera Wibowo Putro dibawah Bimbingan Prof. Dr. H. Agus Eko Sujianto, SE., MM. dan Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. Kata kunci: Volume Perdagangan saham, Frekuensi Perdagangan Saham, Kapitalisasi Pasar, Beta, Bid-Ask Spread, Return Saham Penelitian ini dilatar belakangi oleh penurunan return saham pada periode penelitian akibat Covid-19. Untuk memperoleh return yang maksimal para investor melakukan analisis terhadap kinerja saham dengan memperhatikan variabel yang mempengaruhi perdagangan saham. Penelitian bertujuan menganalisis:1)Volume perdagangan saham mempunyai pengaruh terhadap return saham, 2)Frekuensi perdagangan saham mempunyai pengaruh terhadap return saham, 3)Kapitalisasi pasar mempunyai pengaruh terhadap return saham, 4)Beta saham mempunyai pengaruh terhadap return saham, 5)Bid-ask spread mempunyai pengaruh terhadap return saham, 6)Volume perdagangan saham mempunyai pengaruh terhadap return saham melalui intervensi bid-ask spread, 7)Frekuensi perdagangan saham mempunyai pengaruh terhadap return saham melalui intervensi bid-ask spread, 8) Kapitalisasi pasar mempunyai pengaruh terhadap return saham melalui intervensi bid-ask spread, 9) Beta mempunyai pengaruh Terhadap return saham melalui intervensi bid-ask spread. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Data penelitian dikumpulkan dari beberapa sumber data yaitu berupa data sekunder berupa data Panel yang di ambil dari Web Site Resmi Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance. Populasi penelitian adalah saham yang masuk kategori saham syariah dan juga masuk dalam indek LQ 45 yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel ditentukan dengan teknik non-probability sampling, purposive sampling yang menghasilkan 19 perusahaan yang akan dimasukkan sampel dan terkumpul 19.285 sampel. Analisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Smart Partial Least Square (PLS) Hasil analisis menggunakan Smart Partial Least Square (PLS). 3.0 menunjukkan bahwa:1)Volume perdagangan saham tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham, 2)Frekuensi perdagangan saham tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham, 3)Kapitalisasi pasar mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap return saham, 4)Beta saham mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap return saham, 5)Bid-ask spread mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap return saham, 6)Volume perdagangan saham tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham melalui bid-ask spread, 7) Frekuensi perdagangan saham tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham melalui bid-ask spread, 8) Kapitalisasi pasar tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham melalui bid-ask sprea, 9) Beta tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham melalui bid-ask spread. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan oleh pemerintah melalui OJK untuk membuat suatu kebijakan dalam penerapan kebijakan minimum holding period
PENILAIAN KEWAJARAN HARGA SAHAM PEMBENTUK INDEKS LQ’45 DI BURSA EFEK INDONESIA
Saham adalah salah salah satu jenis investasi dipasar modal. Saham
dikelompokkan menjadi beberapa indeks saham. Salah satu kategori indeks saham
yang ada di pasar modal adalah ILQ’45. ILQ’45 terbentuk dari 45 saham terlikuid
dari seluruh saham yang ada di Bursa Efek Indonesia. Dengan tingkat Likuiditas yang
tinggi menyebabkan saham ini sering mengalami harga yang tidak wajar (mispriced).
Saham yang harganya tidak wajar merupakan saham yang tidak sesuai dengan nilai
intrinsik dari saham tersebut. Untuk mengetahui mispriced atau tidaknya saham ini
maka diperlukan cara untuk dapat menganalisis mispriced saham ILQ’45. Tujuan dari
penelitian ini adalah menilai apakah saham ILQ’45 mengalami mispriced atau wajar.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan para investor yang ingin
melakukan investasi di pasar modal sehingga investor mempunyai pengetahuan
tentang menganalisis kewajaran harga saham.
Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan antara real return dan
expected return. Real return tentukan dengan mencari selisih harga saham mingguan
saham pembentuk ILQ’45. Real return yang sama dengan nol berarti harga saham
hari ini sama dengan saham hari kemaren. Dalam posisi ini investor tidak
mendapatkan keuntungan dari modal yang ditanamkannya. Real return yang positif menunjukkan harga saham hari ini mengalami kenaikan. Pada posisi ini investor
mendapatkan keuntungan dari modal yang ditanamkannya. Real return yang negatif
artinya harga saham hari ini mengalami penurunan dari harga yang kemaren. Hal ini
menunjukkan investor mengalami kerugian dari modal yang ditanamkannya.
Untuk menentukan expected return dilakukan dengan menggunakan model
CAPM. Model CAPM ini dipilih karena memiliki kelebihan dari model lainnya yaitu
memberikan expected return yang akurat. Model dari metode ini tidak mendasarkan
pada apa yang sudah terjadi, akan tetapi mendasarkan pada apa yang diharapkan
investor akan terjadi. Dalam model CAPM risiko bukan berarti sebagai standar
deviasi tingkat keuntungan tetapi risiko diukur dengan menggunakan beta (β). Beta
saham menggambarkan respon dari suatu saham terhadap pasar.
Dalam melakukan penilaian harga saham, perbandingan real return dan
expected return akan ditentukan dengan menggunakan SML (securities market line).
Dalam SML akan ditentukan batas atas dari SML (underpriced) dan batas bawah dari
SML (overpriced) terhadap saham yang harganya wajar, jika ada saham yang berada
diluar jangkauan dari batas overpriced dan batas underpriced yang telah ditentukan
maka terjadi mispriced.
Tahap akhir dari SML adalah menggunakan metode tabulasi distribusi
frekuensi. Dengan menggunakan metode ini mendapatkan 14 saham (38,8%)
mengalami kecenderungan underpriced dan 26 saham (61,2%) mengalami
kecenderungan overpriced. Sehingga saham pembentuk ILQ,45 mengalami
mispriced
Pengaruh Pembiayaan Ar-Rahn dan Harga Emas Terhadap Profitabilitas Pegadaian Syariah di Indonesia Tahun 2018-2022
Differences in the results of research conducted by previous researchers regarding the effect of ar-rahn financing and gold prices on profitability, the purpose of this study is to re-examine how the effect of ar-rahn financing and gold prices on the profitability of sharia pawnshops in Indonesia. This type of research is quantitative with time series data, namely in 2018-2022. The data used is in the form of monthly data so that the amount of data obtained is 60 data. This research data testing tool uses SPSS26. The results of this study indicate that partially ar-rahn financing and gold prices have no significant effect on the profitability of pawnshops in Indonesia. The financing variable has a negative direction, while the gold price has a positive direction. This is also the same as the simultaneous test showing that ar-rahn financing and gold prices have no significant effect on the profitability of sharia pawnshops in Indonesia in 2018-2022.Keywords: Ar-Rahn Financing, Gold Price, ROA
Abstrak
Perbedaan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya tentang pengaruh pembiayaan ar-rahn dan harga emas terhadap profitabilitas, maka tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguji kembali bagaimana pengaruh pembiayaan ar-rahn dan harga emas terhadap profitabilitas pegadaian syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data time series yaitu pada tahun 2018-2022. Data yang digunakan berupa data bulanan sehingga jumlah data yang didapatkan sebanyak 60 data. Alat bantu pengujian data penelitian ini menggunakan SPSS26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pembiayaan ar-rahn dan harga emas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pegadaian di Indonesia. Pada Variabel pembiayaan dengan arah negatif, sedangkan pada harga emas dengan arah positif Hal ini juga sama pada uji secara simultan menunjukkan bahwa pembiayaan ar-rahn dan harga emas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pegadaian syariah di Indonesia tahun 2018-2022. Kata Kunci : Pembiayaan Ar-Rahn, Harga Emas, RO
Analisis Potensi Ekonomi terhadap PAD Sektor Pariwisata Kabupaten Tulungagung di Masa Transisi Covid-19
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah mengambil tindakan tegas dengan memberlakukan social distancing, karantina kesehatan maupun pembatasan gerak masyarakat yang mengakibatkan pelarangan kunjungan wisatawan ke objek wisata. Hal tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali Kabupaten Tulungagung. Kebijakan yang telah di berlakukan pemerintah semenjak awal tahun 2020 membuat Sektor Pariwisata mengalami kelumpuhan. Dalam RPJMD kabupaten Tulungagung sektor pariwisata merupakan salah satu prioritas pembangunan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung harus berani mengambil langkah untuk menangani kondisi ini dengan melakukan pengkajian ulang terhadap perencanaan di sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi sektor pariwisata di Kabupaten Tulungagung selama masa pandemi Covid 19 yang terdiri dari jumlah wisatawan dan PDRB perkapita serta memberikan rekomendasi strategi kebijakan kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dapat dilakukan pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Jumlah wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD sektor pariwisata, sedangkan untuk PDRB perkapita berpengaruh positif dan tidak siginifikan terhadap PAD sektor pariwisata. Namun kedua Variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen.[
The Covid-19 pandemic has caused a decline in economic growth in all regions of Indonesia. The government took firm action by imposing social distancing, health quarantine and restrictions on people's movements which resulted in banning tourist visits to tourist objects. This applies in all regions of Indonesia without exception. The policies that have been enforced by the government since early 2020 have paralyzed the tourism sector. In the Tulungagung district RPJMD the tourism sector is one of the development priorities. The Tulungagung Regency Government must have the courage to take steps to deal with this condition by conducting a review of planning in the tourism sector. This study aims to determine the economic potential of the tourism sector in Tulungagung Regency during the Covid 19 pandemic which consists of the number of tourists and PDRB per capita and to provide policy strategy recommendations to the Tulungagung Regency Government that can be carried out during the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a quantitative approach with descriptive methods. The results of the analysis show that the number of tourists has a positive and significant effect on the tourism sector's PAD, while per capita PDRB has a positive and insignificant effect on the tourism sector's PAD. But the two independent variables simultaneously affect the dependent variable.
Can Agropolitan Promise Prosperity and Sustainability?
This paper aims to formulate development strategies for agribusiness and agroindustry areas in Kawasan Agropolitan Sendang (KAS) as a development priority area in Tulungagung. It provided alternative KAS development strategies to overcome some obstacles over the last 16 years. Since KAS is one of the national priority development objects, further studies are required to determine the best development planning formulation. The methodology used in this research is a case study method with three analyses, policy analysis, analysis of environmental conditions, and SWOT analysis. The results show that KAS needs to develop the hinterlands and cooperate in providing infrastructures such as banking institutions, markets, and road networks. Farmer groups need to participate in empowerment programs on skill training and improving the quality of innovative and creative agropolitan product standardization and counseling on socio-economic fluctuations that impact people's lifestyles and behavior
