1,721,041 research outputs found
PENGARUH SERVICESCAPE DAN KUALITAS PELAYANAN FRONTLINER TERHADAP KEPUASAN NASABAH (Studi Kasus pada PT.Bank Muamalat Indonesia KCP Blitar)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Servicescape dan Kualitas Pelayanan Frontliner terhadap Kepuasan Nasabah (Studi kasus pada PT. Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Pembantu Blitar)” yang ditulis oleh Putri Retno Wulan, NIM. 17401153145, Jurusan Perbankan Syariah, dengan pembimbing Dr. H. Mashudi, M.Pd.I.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga eksistensi dalam bank yang semakin ketat. Salah satu strategi yang yang dapat dilakuan dalam mempertahankan nasabah maupun menarik nasabah baru dengan menggunakan teori Servicescape (lingkungan layanan) ataupun dengan memperbaiki kualitas pelayanan frontliner untuk nasabah. Cara tersebut semata-mata untuk mendapatkan kepuasan nasabah, agar tetap menjalin hubungan jangka panjang terhadap bank atau tidak beralih ke bank lain.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah (1) Apakah servicescape berpengaruh terhadap kepuasan nasabah? (2) Apakah kualitas pelayanan frontliner berpengaruh terhadap kepuasan nasabah? (3) Apakah servicescape dan kualitas pelayanan frontliner berpengaruh terhadap kepuasan? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti adanya hubungan pengaruh variabel servicescape, kualitas pelayanan frontliner terhadap kepuasan nasabah pada PT. Bank Muamalat Indonesia KCP Blitar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu analisis asosiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan kuesioner (data primer). Sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Adapun analisis yang digunakan yakni regresi linier berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji parsial (uji T), uji simultan (uji F) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 (5%)
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) Servicescape berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah pada PT. Bank Muamalat Indonesia KCP Blitar.(2) Kualitas Pelayanan Frontliner berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah PT. Bank Muamalat Indonesia KCP Blitar. (3) Servicescape dan kualitas pelayanan frontliner secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah pada PT. Bank Muamalat Indonesia KCP Blitar.
Kata kunci: Servicescape, Kualitas Pelayanan Frontliner, Kepuasan Nasaba
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DITINJAU DARI EKONOMI ISLAM (Studi Pada Batik Lochatara Kediri)
Penelitian ini judul “Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Kepuasan
Pelanggan Ditinjau Dari Ekonomi Islam (Studi Pada Batik Lochatara Kediri).” yang
ditulis oleh Putri Retno Sari, NIM: 126402201030 Program Studi Ekonomi Syariah,
Jurusan Ekonomi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN SATU Tulungagung,
dibimbing oleh Dr. Moh. Rois Abin,M.Pd.I.
Strategi pemasaran yang efektif memainkan peran krusial dalam
meningkatkan kepuasan pelanggan, karena menciptakan pengalaman positif dan
memenuhi ekspektasi konsumen. Dalam rangka mencapai hal ini, perusahaan perlu
memahami dengan baik kebutuhan dan preferensi pelanggan.
Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu: 1)Bagaimana strategi
pemasaran Batik lochatara Kediri dalam meningkatkan kepuasan pelanggan?.
2)Bagaimana faktor pendukung dan penghambat strategi pemasaran Batik lochatara
Kediri dalam meningkatkan kepuasan pelanggan?. 3)Bagaimana strategi pemasaran
Batik Lochatara kediri dalam meningkatkan kepuasan pelanggan ditinjau dari
ekonomi Islam?.
Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif
deskriptif yaitu penelitian yang didasarkan pada kondisi alamiah, bukan siatuasi
kondisi terkendali, laboratoris ataupun eksperiman, dengan terjun ke lapangan
secara langsung bersama objek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis
interaktif dari model Miles, Huberman. Aktifitas dalam analisis data yaitu: Data
Condensation, Data Display, dan Conclusion Drawing / Verificatinons.
Hasil penelitian yaitu: 1)Strategi pemasaran Batik Lochatara Kediri dalam
meningkatkan kepuasan pelanggan yaitu dengan menerapkan bauran pemasaran 4P
berupa harga, produk, lokasi dan promosi. Dengan fokus pada kepuasan pelanggan,
perusahaan berinvestasi dalam memahami kebutuhan, keinginan, dan harapan
pelanggan secara mendalam. 2) Faktor pendukung Batik Lochatara Kediri dalam
penelitian ini yaitu berkaitan dengan strategi pemasaran 4P (Produk, harga, lokasi
dan promosi) untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. 3)Strategi pemasaran Batik
Lochatara Kediri dalam meningkatkan kepuasan pelanggan ditinjau dari ekonomi
Islam berfokus pada meningkatkan kepuasan pelanggan harus senantiasa
mencerminkan nilai-nilai etika dan prinsip-prinsip syariah yaitu kejujuran dan
keadilan serta memberikan manfaat bagi konsumen agar tercipta suatu kepuasan
pelanggan.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Kepuasan Pelanggan, Ekonomi Islam
PENGARUH CITRA MEREK, HARGA, DAN BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK HALAL DENGAN KUALITAS PRODUK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Skripsi dengan Judul “Pengaruh Citra Merek, Harga, dan Brand
Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Halal Whitelab dengan
Kualitas Produk sebagai Variabel Intervening” ini ditulis oleh Putri Retno Ningtias,
NIM. 126402203208, pembimbing Dr. Binti Nur Asiyah. M.Si.
Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya permasalahan dalam
keputusan pembelian, mengingat semakin beragamnya produk yang beredar
mengakibatkan perlunya berbagai pertimbangan bagi konsumen dalam melakukan
keputusan pembelian. Keputusan pembelian konsumen dapat dilakukan apabila
produk sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Tujuan
dari penelitian ini adalah (1) menguji pengaruh citra merek, harga dan brand
ambassador terhadap keputusan pembelian; (2) menguji pengaruh citra merek
terhadap keputusan pembelian; (3) menguji pengaruh harga terhadap keputusan
pembelian; (4) menguji pengaruh brand ambassador terhadap keputusan
pembelian; (5) menguji pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian
dengan kualitas produk sebagai variabel intervening; (6) menguji pengaruh harga
terhadap keputusan pembelian dengan kualitas produk sebagai variabel intervening;
(7) menguji pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian dengan
kualitas produk sebagai variabel.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian
asosiatif. Populasinya adalah konsumen kosmetik halal Whitelab di Tulungagung
yang jumlah sampelnya belum diketahui. Pengambilan sampel menggunakan
metode snowball sampling. Pada penelitian ini menggunakan 100 sampel.
Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Dalam penelitian ini
menggunakan sumber data primer yang didapatkan dengan cara menyebar
kuesioner kepada konsumen produk Whitelab. Teknik analisis menggunakan uji
validitas, reliabilitas, analisis path coefficient (Koefisien jalur), R Square,
Predictive relecance (Q Square), dan model fit.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) citra merek, harga, dan brand
ambassador secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan
pembelian; (2) citra merek berpengaruh positif signifikan berpengaruh terhadap
keputusan pembelian; (3) harga berpengaruh negative signifikan berpengaruh
terhadap keputusan pembelian; (4) brand ambassador berpengaruh positif
signifikan terhadap keputusan pembelian; (5) citra merek tidak signifikan
berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui kualitas produk; (6) harga
signifikan berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui kualitas produk; (7)
brand ambassador tidak signifikan berpengaruh terhadap keputusan pembelian
melalui kualitas produk. Implikasi praktis bagi konsumen sesuai dengan temuan
hasil penelitian, diharapkan konsumen dapat memilih produk dengan
mempertimbangkan kualitas produk, disesuaikan oleh kebutuhan dan manfaat yang
diperoleh.
Kata Kunci: Citra Merek, Harga, Brand Ambassador, Kualitas Produk, Keputusan
Pembelia
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
