150 research outputs found

    METODE PENGOLAHAN HIDANGAN PANCAKE DI DEMANDAILING CAFÉ SURABAYA

    No full text
    The purpose of this writing is to find out how the processing of pancake desserts at Demandailing cafe Surabaya. The author observes the processing of pancakes at the Demandailing Cafe. The author can conclude that the processing of pancake desserts at Demandailing Café Surabaya is as follows: Processing of pancakes is done according to existing standard recipes. Thus, pancakes have the same shape and taste

    Branding Politik Caleg Perempuan dari Partai Islam: Studi Kasus Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief di Kota Bekasi

    No full text
    Elections of 2019 are simultaneous elections. Elections 2019 require candidates to do a number of things to win the elections. Political branding is the common way of legislature candidates. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief are candidates for legislative members in Bekasi City from the Prosperous Justice Party (PKS). Interestingly, Lilis Nurlia used a success team while Eka Widyani Latief did not use a successful team in facing the 2019 election. Lilis Nurlia does her political branding through face-to-face media and social media and carries the name of the party on every occasion. This study aims to look at the political branding of Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief in facing the 2019 election in Bekasi City because there are still few studies that discuss political branding, especially in female legislative candidates. This research uses Kapferer political branding theory to analyze the experience of political branding implemented Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief. This research uses qualitative research with a case study approach. The author obtained primary data from the results of semi structure in-depth interviews and secondary data from article documents, journals, document archives, and so on. The results of the study obtained that Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief were legislative candidates with sequence number 1. Lilis Nurlia does political branding with various activities mainly through tabloids. Lilis Nurlia also uses a group approach to approach the community, while Eka Widyani Latief also carries out various activities, especially gatherings and social relations approached to approach society. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief also introduced themselves and shared the activity on social media.Penelitian ini membahas tentang branding politik dari calon anggota legislatif perempuan dari Partai Islam dengan menganalisis Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif di Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menariknya, Lilis Nurlia menggunakan tim sukses sementara Eka Widyani Latief tidak menggunakan tim sukses dalam menghadapi pemilu 2019. Lilis Nurlia melakukan branding politiknya melalui media tatap muka dan media sosial serta membawa nama partai pada setiap kesempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat branding politik Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Bekasi dikarenakan masih sedikit penelitian yang membahas mengenai branding politik khususnya calon legislatif perempuan. Penelitian ini menggunakan teori branding politik Kapferer untuk menganalisis pengalaman branding politik yang diimplementasikan Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis memperoleh data primer dari hasil wawancara mendalam semistruktur dan data sekunder dari dokumen artikel, jurnal, arsip dokumen, dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh bahwa Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif dengan nomor urut 1. Lilis Nurlia melakukan branding politik dengan berbagai kegiatan terutama melalui tabloid. Lilis Nurlia juga menggunakan pendekatan kelompok untuk mendekati masyarakat, sementara Eka Widyani Latief juga melakukan berbagai kegiatan terutama silaturahmi dan pendekatan hubungan sosial untuk mendekati masyarakat. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief juga memperkenalkan dirinya dan membagikan kegiatan di media sosial

    Implementasi Undang-Undang keterbukaan informasi, corporate social responsibility (CSR), dan peran satuan pengawasan internal (SPI) dalam mewujudkan praktik good corporate governance pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

    No full text
    Masa pemerintahan orde baru tampaknya meningkatkan budaya korupsi, kolusi dan nepotisme yang cukup mengakar dinegara ini dan memicu terjadinya krisis ekonomi dan moneter pada Tahun 1998. Masalah kondisi utang luar negeri Indonesia yang masih membengkak, kondisi ekonomi dan monete yang belum stabil mengindikasikan pelaksanaan praktik GCG di Indonesia belum optimal. BUMN merupakan pelaku utama dalam perekonomian nasional. Kontribusi yang besar dalam menopang keuangan negara maupun dalam melayani peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Upaya untuk menjamin kelangsungan dan eksistensi perusahaan BUMN, harus memastikan bhawa setiap prinsip dasar GCG diterapkan pada aspek bisnis. Keputusan Menteri BUMN No.117/M-MBU/2002 pasal 3 tentang penerapan GCG pada BUMN, prinsip GCG adalah transparansi, pengungkapan, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan kewajaran. Undang-Undang Keterbukaan Informasi, praktik Corporate Social Responbilit, Satuan Pengawasan Internal dapat menunjang terlaksannya praktik Good Corporate Governance BUMN

    Overview Sia

    No full text
    Sistem Informasi Akuntansi + Lab Overview SI

    Akuntansi lanjutan

    No full text
    Membahas materi akuntansi lanjut/advance

    Sistem Informasi Akuntansi

    No full text
    Sistem Informasi Akuntans

    Rps

    No full text
    Sistem Informasi Akuntansi + Lab Rencana Pembelajaran Semeste

    Bab I

    No full text
    SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KONSEP DASAR SISTEM INFORMAS

    Bab Iv

    No full text
    SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBUATAN KODE REKENIN

    Persekutuan Formasi Dan Informasi (advance)

    No full text
    Persekutuan Formasi Dan Informasi (advance
    corecore