1,720,996 research outputs found
Analisis Tataniaga Jagung Pipil di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal
Jagung pipil merupakan salah satu tanaman palawija yang cukup sering
ditanam oleh petani dengan tingkat produksi mencapai 19 833 289 ton. Tujuan
penelitian ini adalah menganalisis sistem tataniaga jagung pipil meliputi saluran
tataniaga, lembaga tataniaga, fungsi tataniaga, struktur dan perilaku pasar. Selain
hal tersebut, penelitian ini juga menganalisis efisiensi tataniagajagung pipil di
setiap jenis saluran tataniaga. Hasil dari penelitian yaitu saluran tataniaga jagung
pipil di lokasi penelitian terdiri dari 4 saluran dan 3 jenis lembaga tataniaga
(pedagang pengumpul, agen dan pedagang besar). Total hasil panen bulan Mei –
Juni 2017 dari 20 responden adalah 203 978 Kg. Analisis efisiensi saluran
tataniaga membuktikan bahwa pada saluran I mendistrisbusikan 69 315 Kg
jagung. Biaya tataniaga tertinggi terdapat pada saluran I yaitu Rp 763/Kg. Nilai
marjin tataniaga terbesar juga terdapat pada saluran I yaitu sebesar Rp 775/Kg.
Farmer’s Share tertinggi berada pada saluran IV yaitu sebesar 92.31 persen,
tingginya F’S di saluran ini menunjukkan bahwa saluran ini efisien secara
operasional
Analisis Tahap Pengambilan Keputusan Konsumen di Restoran Warung Custom Bogor.
Persaingan antar restoran di Kota Bogor semakin tinggi karena semakin
meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bogor. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis tahap keputusan pembelian, dan kepuasan
konsumen Restorang Warung Custom Bogor sehingga dapat direkomendasikan
langkah-langkah untuk meninkat kepuasan konsumen. Data diperoleh dari 98
responden dengan metode convenience sampling serta diteliti denan Customer
Satisfaction Index (CSI) dan Important Performance Analysis (IPA). Hasil analisis
menunjukkan bahwa 78.94 persen konsumen merasa puas dan atribut yang menjadi
prioritas utama untuk diperbaiki adalah pengetahuan pramusaji dan kecepatan
penyajian menu. Untuk meingkatkan kepuasan konsumen, restoran sebaiknya
memberikan pelatihan kepada para karyawan dan memberikan motivasi sehingga
karyawan mampu bekerja lebih baik lagi
Analisis Kinerja Koperasi Paguyuban Tenun Troso di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara
Koperasi Paguyuban Tenun Troso merupakan koperasi yang mewadahi
pengrajin tenun ikat di desa Troso, kecamatan Pecangaan, kabupaten Jepara.
Keperasi ini dibentuk sejak tahun 2008, namun belum ada pengukuran kinerja
koperasi secara menyeluruh, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kinerja dan menentukan kesehatan koperasi menggunakan konsep Balanced
Scorecard dengan mempertimbangkan empat perspektif yaitu pelanggan,
keuangan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil analisis
kinerja koperasi menunjukkan bahwa skor kinerja perspektif pelanggan sebesar
21.16 persen, perspektif keuangan 14.04 persen, perspektif proses bisnis internal
sebesar 12.92 persen dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sebesar 20,96
persen. Total kinerja keseluruhan yang didapat Koperasi Paguyuban Tenun Troso
tahun 2015 sebesar 69.08 persen. Hal itu menunjukkan bahwa kinerja Koperasi
Paguyuban Tenun Troso termasuk kedalam kategori sangat sehat (A). Berdasarkan
hasil penelitian ini Koperasi Paguyuban Tenun Troso disarankan melakukan
evaluasi kinerja secara rutin menggunakan konsep Balanced Scorecard
Strategi Pengembangan Usaha Koperasi Simpan Pinjam Warga Sepakat di Ciampea Bogor Jawa Barat
Menurut data statistik Indonesia , pada tahun 2005 terdapat 16 persen dari jumlah penduduk hidup dalam garis kemiskinan. Artinya kurang lebih 36 juta orang Indonesia hidup dengan kondisi keuangan yang cukup banyak. Pemerintah Indonesia sudah lama berjuang untuk mengurangi kemiskinan ini. Salah satunya dengan memberikan kepada sector usaha kecil menengah bantuan biaya, pinjaman, pembinaan dan pasar yang mendukung kegiatan usaha tersebut. Hal ini memberikan hamper 22,5 persen pendapatan Negara yang banyak disumbangkan oleh sector UMKM atau dengan kata lain, pelaku usaha mikro dengan modal terbatas. Koperasi merupakan salah satu bentuk badan hokum yang sudah lama dikenal di Indonesia. Pelopor pengembangan perkoperasian di Indonesia adalah Bung Hatta. Koperasi merupakan suatu kumpulan dari orang orang yang mempunyai tujuan atau kepentingan bersama. Kelompok orang inilah yang akan menjadi anggota koperasi, koperasi didirikan atas azas kekeluargaan dan gotong royong khususnya untuk membentuk para anggotanya yang memerlukan bantuan baik berupa barang maupun pinjaman uang. Koperasi yang dapat dikatakan sebagai lembaga pembiayaan adalah koperasi simpan pinjam. ..
Strategi Pengembangan Usaha Agrowisata Sabisa Farm, Kota Bogor
Sabisa Farm merupakan lahan percobaan yang dikelola oleh mahasiswa IPB dan memiliki program agrowisata bernama agroedutourism. Sebagai pendatang baru di industri agrowisata Sabisa Farm perlu membuat langkah-langkah strategis untuk mengembangkan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan situasi industri agrowisata di Kota Bogor, mencari tahu posisi Sabisa Farm dalam industri agrowisata, dan memformulasikan strategi samudera biru bagi Sabisa Farm. Alat analisis yang digunakan antara lain adalah kanvas strategi, kerangka kerja enam jalan, tiga tingkatan nonkonsumen, dan kerangka kerja empat langkah. Berdasarkan hasil penelitian Sabisa Farm dapat membuat sistem informasi kunjungan bagi pengunjung potensial, menciptakan program kemitraan, dan menambahkan metode pembayaran, Sabisa Farm juga dapat meningkatkan factor akses ke lokasi, kebersihan, toilet, pemandangan yang bagus, dan aktivitas yang menambah pengetahua
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Koperasi di KUD Mina Samudera, Kabupaten Tangerang
KUD Mina Samudera is one of currently developing cooperatives in the district of Tangerang. The purpose of this study was to determine the factors internal and external to the cooperative the strengths, weaknesses, opportunities and threats that may affect its business so as to formulate and recommend alternative strategies. The formulation of this strategy by evaluating five strengths and five weaknesses in the company's internal environment IFE with a total score of 2,912 and identifies six opportunities as well as the four threats coming from external companies in EFE with a total score of 2,801. Later in the second stage of the matching phase, to produce some strategies that be an option or alternative strategies through Matrix (IE) which is in cell V, which is a strategy to maintain and sustain (hold and maintain) malalui strategy of market penetration and product development strategies that could be most appropriate for cooperatives KUD Mina Samudera. And the SWOT matrix produced four strategies. The fourth and final stage uses QSPM generate recommendation strategies that can be used is through the promotion Improve utilization of technology development with STAS value of 6,380
Kinerja Pengolahan Stroberi dengan Pendekatan Nilai Tambah dan Profitabilitas. (Studi Kasus: Kharisma Stroberi Kabupaten Bandung).
Stroberi adalah salah satu komoditas buah subtropis yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Stroberi mengandung kadar air tinggi sehingga mudah rusak. Salah satu upaya untuk mengatasinya yaitu dengan mengolah stroberi menjadi produk olahan seperti dodol, selai, dan manisan stroberi. Kharisma Stroberi merupakan salah satu usaha pengolahan stroberi yang terletak di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pengolahan Kharisma Stroberi dengan menghitung besarnya nilai tambah dan profitabilitas. Analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami dan tingkat profitabilitas dengan perkalian antara persentase Marginal Income Ratio (MIR) dan Margin of Safety (MOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dari pengolahan dodol, selai, dan manisan stroberi sebesar Rp49 286, Rp11 658, dan Rp32 218. Profitabilitas yang dihasilkan dodol, selai, dan manisan stroberi sebesar 52.97%, 15.40%, dan 36.76%. Kinerja pengolahan dodol stroberi menghasilkan nilai tambah dan profitabilitas paling tinggi dibandingkan selai dan manisan stroberi
Business development strategies at kampoeng kelinci in gunung mulya village tenjolaya subdistrict Bogor regency
Usaha peternakan kelinci merupakan usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan, karena ternak kelinci menghasilkan daging, kulit-bulu dan limbah yang bernilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen usaha, mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal pada usaha peternakan kelinci pada Kampoeng Kelinci di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor serta merumuskan strategi pengembangannya.Hasil penelitian berdasarkan analisis SWOT menunjukan bahwa strategi yang perlu dikembangkan adalah meningkatkan kapasitas produksi, diferensiasi produk, meningkatkan manajemen pemeliharaan, memanfaatkan kelembagaan peternak dan meningkatkan fungsi kelembagaan dan jaringannya. Berdasarkan perhitungan dengan matriks QSP, maka prioritas strategi pengembangan paling baik adalah meningkatkan kapasitas produksiThe rabbit farm is the potensial businnees to develop because the rabbit has a high economies value of flesh, skim-fur and compost produk. The goal of these research are to identify farm trade management, to identify and analyze the internal and external factor impact of the rabbit farm and to formulate the business development strategies at Kampoeng Kelinci in Gunung Mulya village, Tenjolaya subdistrict, Bogor Regency. Result of the reasearch based on SWOT analysis indicate out of the relevant strategy for the rabbit farm trade developmant. The strategies are to increase production capacity, to differnces the product, to develop the safeguarding of the rabbit farm management, to utilize the farmer institusional benefits and to develop the fuction of institusion and network of the rabbit farm trade. Based on calculation of matrix QSP, strategies that can be implied are to to increase production capacity
Dirgantara Aji Hutomo. Strategi Pengembangan Usaha Agrowisata Sabisa Farm, Kota Bogor
Tingkat Non Performing Financing (NPF) merupakan rasio yang
merepresentasikan pembiayaan bermasalah pada bank syariah. NPF yang tinggi
memiliki dampak buruk terhadap stabilitas perbankan syariah. Tingkat NPF yang
terjadi di Indonesia berbeda-beda di tiap regionalnya. Hal ini mengindikasikan
bahwa ada faktor-faktor penentu NPF di tingkat regional. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor-faktor penentu tingkat NPF perbankan syariah secara
regional. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan model
Panel Data. Data yang digunakan merupakan data dari 33 provinsi di Indonesia
dengan periode waktu mulai tahun 2010 sampai 2018. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa inflasi regional berpengaruh signifikan positif terhadap NPF,
sedangkan pertumbuhan aset bank syariah berpengaruh signifikan negatif terhadap
NPF
Analisis Kepuasan Konsumen dari Implikasi Bauran Pemasaran d’Besto Bantar Kemang Kota Bogor
D’Besto ialah satu dari beberapa perusahaan lokal Indonesia yang bergerak di
industri makanan cepat saji (fast food). Resto d’Besto Bantar Kemang Kota Bogor
merupakan salah satu resto d’Besto. d’Besto mengalami pertumbuhan usaha di
Indonesia. Pertumbuhan bisnis ini ditandai dengan d’Besto selalu membuka resto
baru dikota atau daerah baru. Bauran pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan
d’Besto diharapkan mampu memenuhi kepuasan konsumen tehadap produk
d’Besto. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen d’Besto,
mengetahui proses pengambilan keputusan kemsumen, dan mengetahui tingkat
kepuasan konsumen dari implementasi bauran pemasaran d’Besto Bantar Kemang.
Jumlah responden dalam penelitian ialah 70 orang. Metode analisis data penelitian
ini menggunakan Analisis Deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA) dan
Costumer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan hasil analis secara umum
konsumen merasa puas dari produk dan pelayanan d’Besto
- …
