7 research outputs found

    Mata kuliah menggambar dasar bangunan / Digdo Djoko Purwoko

    No full text

    Pengaruh Kondisi Fisik Ruang Terhadap Kenyamanan Termal Ruang Publik Di Kampus Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Fidiawati. 2015. Pengaruh Kondisi Fisik Ruang Terhadap Kenyamanan Termal Ruang Publik di Kampus Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Apif M. Hajji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D, (II) Ir. Digdo Djoko Purwoko.   Kata Kunci: ruang publik, kenyamanan termal, kondisi fisik ruang dan persepsi Ruang publik di dalam kampus merupakan tempat dimana terjadi berbagai aktivitas mahasiswa, sehingga hal tersebut dituntut untuk memenuhi kenyamanan termal agar pengguna dapat beraktivitas dengan baik dalam ruang tersebut. Sehingga kenyamanan termal merupakan hal yang perlu dipertimbangkan saat melakukan aktivitas dalam ruangan. Penelitian ini membahas tentang pengaruh kondisi fisik ruang terhadap kenyamanan termal di ruang publik (lobi) gedung kampus Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana kondisi fisik ruang dan kondisi termal di ruang lobi tersebut. Kenyamanan termal dipengaruhi oleh kondisi fisik ruang yaitu orientasi bangunan, luasan bangunan, bukaan jendela, material dan warna. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan observasi kondisi fisik ruang, pengukuran terhadap suhu, kelembaban udara dan kecepatan angin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kodisi termal ruang lobi di kampus masuk dalam zona kenyamanan termal. Namun demikian beberapa persepsi mengatakan bahwa mereka memilih menjawab kurang nyaman dalam keadaan tersebut. Hasil kedua adalah membuktikan bahwa kondisi fisik ruang sangat mempengaruhi temperatur dan aliran udara dalam ruangan, terutama pada material jendela kaca yang terlalu luas memberikan jumlah panas yang besar

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Workshop kayu Teknik Sipil Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Ansyori, Apriawal. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Workshop Kayu Teknik Sipil Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T., dan (2) Ir. Digdo Djoko Purwoko.   Kata Kunci: faktor-faktor K3, pengaruh, keselamatan dan kesehatan kerja (K3).   Dalam pelaksanaan praktik workhsop seringkali mahasiswa yang praktik tidak menghiraukan berbagai aturan yang harus dilakukan oleh mahasiswa itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di Workshop Kayu Teknik Sipil Universitas Negeri Malang dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di workshop kayu Teknik Sipil Universitas Negeri Malang. Populasi penelitian adalah mahasiswa teknik sipil yang perktik di Workshop Kayu yaitu S1 PTB semester genap 2014/2015 yang terdiri dari 3 kelas dan berjumlah 86 mahasiswa. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner yang telah divalidasi kepada mahasiswa yang pernah menempuh mata kuliah Workshop Kayu diluar sampel penelitian. Hasil pengumpulan data dimasukan kedalam tabel penelitian kemudian dilakukan analisis data menggunakan deskriptif dan uji hipotesisi regresi linier berganda menggunakan SPSS 16.0. Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) di Workshop Kayu Teknik Sipil Universitas Negeri termasuk dalam kategori baik. Variabel keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dipengaruhi signifikan oleh faktor manusia, faktor kedisiplinan, dan faktor pengawasan, terhap pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Worksop Kayu Teknik Sipil Universitas Negeri Malang

    Penerapan Konsep Termal pada Rumah Tinggal di Perumahan Joyogrand Malang

    No full text
    ABSTRAK   Prasetyo, Ido Agung. 2014. Penerapan Konsep Termal pada Rumah Tinggal di Perumahan Joyogrand Malang. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sutrisno, S.T., M.Pd., (2) Ir. Digdo Djoko Purwoko.   Kata Kunci: kenyamanan termal, penerapan konsep termal.   Rumah tinggal di Kota Malang saat ini dinilai tidak lagi nyaman ditinggali akibat dari kenaikan suhu tersebut dan rumah sederhana kurang dapat menangani permasalahan iklim dengan baik, sehingga kondisi di dalam bangunan dinilai kurang nyaman dan cenderung lebih panas. Selain itu, faktor lingkungan sekitar yang cenderung terbatas dan padat turut pula membentuk kondisi ketidaknyamanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kenyamanan termal pada rumah tinggal di perumahan Joyogrand Kota Malang yang menghadap ke arah barat, (2) Penerapan konsep termal pada rumah tinggal di perumahan Joyogrand Kota Malang yang menghadap ke arah barat, (3) Ada atau tidaknya hubungan positif yang signifikan antara penerapan konsep termal terhadap kenyamanan termal pada rumah tinggal di perumahan Joyogrand Kota Malang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah rumah tinggal di Perumahan Joyogrand Kota Malang pada RW 8 yang menghadap ke barat yaitu sebanyak 225 rumah tinggal. Sampel ditetapkan yaitu 60 responden rumah tinggal dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala likert yang dimodifikasi dengan empat jawaban yang sudah disediakan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi. Sebelum dilakukan korelasi, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan penelitian yaitu uji normalitas dan uji linieritas. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Tingkat kenyamanan rumah tinggal yang menghadap ke barat di Perumahan Joyogrand RW 08 Kota Malang tergolong kategori nyaman. (2) Rumah tinggal yang menghadap ke barat di perumahan Joyogrand RW 08 Kota Malang menerapkan konsep termal dengan kategori baik. (3) Ada hubungan positif yang signifikan antara penerapan konsep termal terhadap kenyamanan termal pada rumah tinggal di perumahan Joyogrand Kota Malang dengan nilai r = 0,787 pada tingkat signifikansi sebesar 0,032

    Studi Ergonomi Furnitur Pada Ruang-ruang Rapat di Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Alfatana, Dita. 2015. Studi Ergonomi Furnitur pada Ruang-ruang Rapat di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Apif M. Hajji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., (II) Ir. Digdo Djoko Purwoko. Kata kunci: ergonomi, furnitur, ruang rapat Furnitur merupakan suatu sarana untuk menunjang kebutuhan manusia dalam beraktifitas. Furnitur yang sesuai dengan dimensi tubuh manusia berdasarkan antropometri Indonesia dapat disebut furnitur yang ergonomis. Ergonomi merupakan kesesuaian ukuran furnitur pada ruang rapat dengan dimensi tubuh manusia. Jika furnitur ruang rapat ergonomis, maka diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi pengguna ruang rapat. Pada saat rapat berlangsung dibutuhkan ruangan yang memadai agar hasil rapat yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan. Ruang rapat yang memadai untuk rapat didukung oleh furnitur yang ergonomis, diantaranya adalah kursi rapat yang ergonomis, meja rapat yang ergonomis, dan sirkulasi ruang rapat yang memadai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) sistem konstruksi dan sambungan furnitur, 2) dimensi furnitur dan tata letaknya, serta 3) persepsi pengguna ruang rapat yang memiliki furnitur ergonomis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Ruang rapat yang dijadikan subjek penelitian adalah pada ruang rapat A1, A2, A3, LP3, LP2M, dan ruang rapat fakultas di Universitas Negeri Malang.Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tiga simpulan. Pertama, hanya kursi ruang rapat di Fakultas MIPA yang hampir dapat dikategorikan ergonomis. Kursi rapat di FMIPA hanya memiliki tiga bagian kursi yang kurang memenuhi standar, yaitu antara lain adalah tinggi sandaran kursi, lebar landasan tempat duduk, dan lebar sandaran kursi. Namun dari hasil kuesioner diketahui bahwa rata-rata pengguna kursi di seluruh ruang rapat yang ada di Universitas Negeri Malang telah merasa nyaman. Alat sambung yang digunakan untuk merangkai bagian-bagian kursi antara lain mur, sekrup, las, pasak, dan lem. Khusus untuk pasak dan lem hanya digunakan pada kursi yang berbahan dasar kayu untuk memperkuat sambungan kayu dengan lubang dan pen. Kedua, meja yang paling mendekati furnitur yang standar adalah meja di ruang rapat FT dan FS. Meja ini dapat dikatakan ergonomis karena hanya panjang meja perorangan (zona tugas) saja yang kurang memenuhi standar. Dari hasil observasi diketahui sebesar 56,25% ruang rapat masih menggunakan kayu asli sebagai meja, sedangkan yang lain menggunakan papan kayu buatan. Ketiga, bagian dari sirkulasi ruang rapat yang diamati hampir semuanya tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan karena cenderung kurang efisen dalam memanfaatkan ruangan. 

    Kualitas Kenyamanan Visual dan Akustik Masjid Perguruan Tinggi di Kota Malang (Studi Kasus Al-Hikmah, A.R. Fachruddin dan At-Tarbiyyah)

    No full text
    ABSTRAK   Khudori, Ma’ruf. 2015. Kualitas Kenyamanan Visual dan Akustik Masjid Perguruan Tinggi di Kota Malang (Studi Kasus Al-Hikmah, A.R. Fachruddin dan At-Tarbiyah). Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Apif M. Hajji, S.T., M.T., M.Sc., P.hD (II) Ir. Digdo Djoko Purwoko.   Kata kunci: Kenyamanan Visual, Kenyamanan Akustik, Masjid, Perguruan Tinggi, Kota Malang Masjid adalah simbol keislaman. Masjid perguruan tinggi di kota Malang merupakan masjid yang selalu ramai jama’ah pada waktu sholat dzuhur, ashar dan sholat jum’at. Berdasarkan portal statistik mahasiswa di website resmi perguruan tinggi Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Universitas Muhammadiyah adalah perguruan tinggi dengan populasi mahasiswa muslim lebih dari 96%, sehingga kenyamanan masjid harus menjadi poin penting untuk diperhatikan. Pentingnya kenyamanan dan kekhusyukan beribadah sangat dipengaruhi oleh kualitas pencahayaan dan kondisi mendengar (akustik) di dalam ruang masjid. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kualitas kenyamanan visual (pencahayaan alami) pada masjid perguruan tinggi di kota Malang, (2) mengetahui kualitas kenyamanan akustik (kekerasan, kejelasan dan kehidupan suara) pada masjid perguruan tinggi di kota Malang, (3) sebagai bahan masukan dan pertimbangan lembaga (ta’mir masjid) dalam mengambil langkah pada masa yang akan datang untuk lebih memperhatikan kenyamanan visual dan akustik masjid. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Objek dari penelitian ini adalah kenyamanan visual dan akustik masjid perguruan tinggi di kota Malang.  Objek penelitian adalah (1) Masjid Al-Hikmah, Universitas Negeri Malang (2) Masjid A.R. Fachruddin, Universitas Muhammadiyah Malang (3) Masjid At-Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Analisis data yang digunakan adalah dengan mencari nilai rata-rata, nilai minimum dan maksimum dari setiap parameter kenyamanan. Hasil dari analisis akan menunjukkan tingkat kenyamanan berdasarkan standar kualitas kenyamanan yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga masjid memiliki kualitas kenyamanan visual dan akustik yang baik. Tingkat rata-rata intensitas cahaya (1) Masjid Al-Hikmah sebesar 315 Lux, (2) Masjid A.R. Fachruddin sebesar 248 Lux dan (3) Masjid At-Tarbiyah sebesar 1321 Lux, nilai tersebut sudah nyaman untuk aktivitas ibadah namun belum memenuhi standar kualitas membaca yang baik yaitu sebesar 400 Lux (Satwiko, 2003). Untuk kualitas kenyamanan akustik dari ke 5 parameter akustik (SPL, Distribusi suara, NL, RT60 dan %ALCons) hanya tingkat bising latar belakang (Noise Level, NL) belum memenuhi standar kualitas kenyamanan akustik yaitu sebesar 35-40 dBA. Dengan demikian  dapat diketahui  tingkat kualitas kenyamanan visual dan akustik masing-masing masjid Perguruan Tinggi di Kota Malang
    corecore