1 research outputs found
Perbandingan Kestabilan dan Laju Penyembuhan Sternum Secara Klinis dan Ultrasonografi (USG) antara Kawat Stainless Steel dan Benang Polydioxanone pada Operasi Bedah Jantung Anak
Latar Belakang: Penelitian Drajad dan Heroe1 dengan beberapa uji mekanik pada model
sternum kambing dengan beban tertentu menunjukkan PDS mengalami pergeseran yang lebih
besar dan bermakna antara kedua sisi sternum dibandingkan dengan kelompok yang difiksasi
dengan steel wire
Metoda: Dilakukan penutupan sternum pasien pediatri paska operasi jantung dengan sternal
wire (n=8) dan PDS (n=8). Dilakukan evaluasi nyeri dan stabilitas sternum dengan
pemeriksaan fisik. Selanjutnya dilakukan USG sternum untuk menilai displacement, gap dan
gambaran kalus. Evaluasi dilakukan pada minggu ke 6,9 dan 12 paska operasi
Hasil: Minggu ke 6 dan ke 9 derajat nyeri lebih tinggi pada sternal wire dibandingkan dengan
PDS (p = 0.03 dan p = 0.01). Minggu ke-12 sternal wire maupun PDS tidak didapatkan
perbedaan nyeri (p = 1.000). Minggu ke 6, 9 dan 12 tidak didapatkan perbedaan stabilitas secara
klinis antara wire dan PDS (p = 0.143, p = 0.264, p = 0.063). Pemeriksaan USG Sternum
Minggu ke 6, 9 dan 12 tampak displacement pada PDS (p = 0.025, p = 0.009, p = 0.009). Gap
bertambah secara signifikan dari minggu 6 ke 9 pada kelompok PDS, sedangkan penambahan
pada minggu 9 ke 12 secara statistik tidak signifikan namun terlihat bahwa PDS memiliki
rentang penambahan gap yang lebih lebar dibandingkan sternal wire. Minggu ke 9 dan 12
kalus terlihat pada lebih banyak didapatkan pada pasien kelompok sternal wire namun tidak
signifikan (P= 0.602 , p = 0.333
