1,721,259 research outputs found

    MANAJEMEN MUTU MADRASAH: Meningkatkan Daya Saing di Era Kompetitif

    Full text link
    Lembaga Pendidikan harus dikembangkan dan dikelola dengan baik, efektif, dan efisien agar menjadi berkualitas dan berdaya saing. Lembaga Pendidikan yang berkualitas akan diminati oleh banyak pelanggan pendidikan. Pengelolaan Lembaga Pendidikan harus menjadi perhatian yang serius bagi seluruh leader pendidikan. Pengelolaan Lembaga Pendidikan dapat didasarkan pada hukum kausalitas atau sebab akibat sebagai media dalam membangun semangat individu dan tim dalam mencapai visi dan misi lembaga. Hukum kausalitas menyatakan bahwa adanya sekarang merupakan akibat yang dipikirkan dan dilaksanakan sebelumnya sebagai respon atas pilihan-pilihan yang terjadi. Kualitas lembaga pendidikan yang ada pada saat ini sebagai akibat dari kebijakan, pengelolaan, proses, dan usaha-usaha yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sekolah, madrasah, pesantren, maupun perguruan tinggi yang berkualitas sebagai akibat dari adanya pengelolaan, kerja keras, dan proses yang berkualitas pula. Adapun lembaga pendidikan yang tidak berkualitas dan kurang diminati oleh masyarakat sebagai akibat adanya pengelolaan dan proses yang tidak berkualitas. Hal ini bisa kita survey pada lembaga pendidikan yang berkualitas maupun yang tidak berkualitas. Hasil survey akan menunjukkan adanya perbedaan pengelolaan dan proses yang dijalankannya dalam keseluruhan kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan yang berkualitas dan yang tidak berkualitas

    MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM MENINGKATKAN MUTU DAN DAYA SAING PESANTREN (Studi Multisitus di Pondok Pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ’Ulum Semanding Tertek Pare dan Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari Kencong Kepung Kediri)

    Full text link
    Mustajib., 1890501220005, 2024. MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM MENINGKATKAN MUTU DAN DAYA SAING PESANTREN (Studi Multisitus di Pondok Pesantren Sirojul ’Ulum Semanding Pare dan Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari Kepung). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Promotor: (1) Prof. Dr. H. Mujamil, M.Ag. (2) Prof. Dr. H. Prim Masrokan M, M.Pd. Kata Kunci: Manajemen Perubahan; Pondok Pesantren; Mutu dan Daya Saing. Perubahan merupakan keniscayaan dalam setiap organisasi, termasuk lembaga pendidikan Islam seperti pesantren. Dalam konteks era global dan modernisasi pendidikan, pesantren dituntut untuk tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar tetap eksis dan kompetitif. Oleh karena itu, penerapan manajemen perubahan menjadi suatu kebutuhan mendesak dalam menjaga dan meningkatkan mutu serta daya saing pesantren di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan manajemen perubahan dalam meningkatkan mutu dan daya saing pesantren. Fokus kajian diarahkan pada Pondok Pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ’Ulum dan Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari. Adapun pertanyaan penelitian meliputi: (1) Bagaimana kebijakan perubahan dalam meningkatkan mutu dan daya saing? (2) Bagaimana pelaksanaan perubahan dalam meningkatkan mutu dan daya saing? (3) Bagaimana pengendalian perubahan dalam meningkatkan mutu dan daya saing? dan (4) Bagaimana bentuk tindakan perbaikan perubahan dalam meningkatkan mutu dan daya saing? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi multisitus, pendekatan historis-fenomenologis, dan teknik deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validasi data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pesantren menerapkan manajemen perubahan dengan model berbeda namun berorientasi pada peningkatan mutu dan daya saing. Pondok Pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ’Ulum dan Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari, 1) Kebijakan perubahan yang dilakukan meliputi transformasi sistem pembelajaran dari model tradisional menuju kurikulum terpadu antara agama dan umum, pendirian lembaga formal dari PAUD hingga MA, serta reformasi tata kelola kepemimpinan menuju model kolektif-kolegial guna meningkatkan mutu dan daya saing. 2) Pelaksanaan perubahan mencakup integrasi kurikulum, penguatan sarana prasarana, pengembangan program tahfidz melalui seleksi ketat dan pendampingan emosional, serta penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler sebagai media penguatan karakter dan keterampilan santri. 3) Pengendalian dilakukan melalui monitoring sistematis terhadap proses pembelajaran dan program tahfidz, pengawasan kedisiplinan santri, evaluasi periodik, serta pelibatan aktif stakeholder internal dan eksternal. 4) Tindakan perbaikan diarahkan pada peningkatan kualitas kurikulum, koordinasi antar-lembaga pendidikan formal, penyesuaian modul ajar, peningkatan kualitas guru melalui seleksi berbasis kompetensi dan kesesuaian ideologi, serta perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengawasan dan bahan ajar, untuk menjamin mutu pendidikan dan daya saing lulusan di era modern. Penelitian ini menemukan bahwa “Transformasi Manajemen Pendidikan dan Penerapan Shared Leadership Merupakan Pendekatan Modern dalam Manajemen Perubahan Pesantren”

    MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MAN 2 MOJOKERTO

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MAN 2 Mojokerto” ditulis oleh Risnani Rohmatul Ulla, NIM 126207212094 tahun 2025, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Prof. Dr. H. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd. Kata Kunci: Manajemen Sarana dan Prasarana, Mutu Pendidikan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen sarana dan prasarana sebagai faktor penentu dalam peningkatan mutu pendidikan. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu sumber daya yang penting dan utama dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah. Dengan sarana dan prasarana yang baik maka akan memberikan dampak yang baik bagi warga sekolah seperti guru, peserta didik, dan pegawai lainnya. Oleh karena itu diperlukannya sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan, 2) mendeskripsikan pelaksanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan, 3) mendeskripsikan evaluasi sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto sudah dilakukan dengan baik dan terstruktur mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, menentukan skala prioritas, dan menetapkan kebutuhan sarana dan prasarana, 2) Pelaksanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto dilakukan dengan pengadaan yang terencana menjadi dasar penggunaan yang efektif, sementara penggunaan yang teratur memastikan sarana berfungsi optimal. Keduanya saling mendukung, meski masih ditemukan kendala pada pengaturan jadwal penggunaan, 3) Evaluasi sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto dilakukan secara berkala dengan meliputi identifikasi masalah, analisis akar masalah, solusi tepat, dan partisipasi aktif warga madrasah. Pada evaluasi ini juga terdapat tindak lanjut yang melibatkan kepala madrasah dan komite

    Manajemen Mutu Sekolah

    No full text
    corecore