3 research outputs found
Aktivitas marketing communication pt global adhi pratama
Keamanan adalah salah satu faktor yang sangat penting bagi pelaku usaha
ataupun bisnis saat ini. Keamanan seringi menjadi tolak ukur dalam menentukan
suatu bisnis dapat berkembang ataupun tidak. Diiringi dengan pertumbuhan
ekonomi yang meningkat cukup besar di Indonesia khususnya kalangan
menengah. Hal ini mendasari munculnya bisnis-bisnis kecil ataupun besar oleh
para pelaku usaha. Dalam menjalankan bisnis tersebut para pelaku usaha
mengutamakan keamanan sebagai prioritas dalam menjalankan bisnisnya agar
bisnis pelaku usaha tersebut dapat berkembang. Melihat hal itu CCTV dipandang
sebagai alat ampuh guna menjaga keamanan sesuai dengan fungsi CCTV sebagai
alat untuk mengawasi.
Melihat peluang besar itulah PT Global Adhi Pratama yang selanjutnya
disingkat menjadi GAP memutuskan untuk terjun ke bidang CCTV agar dapat
menjual produk-produk CCTV kepada customer dengan produk maupun
pelayanan yang memuaskan. Oleh karena itu dibentuk JakartaCCTV yang
merupakan bagian dari GAP untuk memenuhi kebutuhan customer pada produk
CCTV. Dalam persaingan bisnis ini tentu GAP tidak berdiri sendiri dan banyak
perusahaan yang menjadi competitor nya dan berusaha untuk menjadi yang
terbaik di mata customer. Melihat hal tersebut GAP melalui JakartaCCTV
memutuskan untuk memanfaatkan Marketing Communication dalam
memenangkan persaingan.
Aktivitas Marketing Communication yang dilakukan PT Global Adhi
Pratama meliputi advertising, public relations, personal selling, direct marketing,
dan sales promotion. Dalam praktik magang, penulis diberikan tugas untuk
menjalankan beberapa aktivitas marketing communication antara lain direct
marketing dan personal selling. Contohnya seperti mengadakan pertemuan
dengan klien, melakukan presentasi ataupun menelpon klien, mengirimkan email
dan brosur.
Selama melakukan magang 2,5 bulan banyak pembelajaran dan
pengalaman yang dapat dipetik. Sebagai Marketing Communication dituntut untuk
dapat berpikir kreatif, menganalisa serta membuat perencaan yang efektif, tidak
lupa memiliki kemampuan untuk menentukan alat apa yang digunakan dalam
menyasar setiap orang yang berbeda-beda agar mendapatkan hasil yang efektif
dengan biaya yang efisien. Dan yang terpenting dapat memanfaatkan segala alat
yang ada didalam menjangkau lapisan customer. Yang pada akhirnya diharapkan
para customer dapat mengenal, menjalin hubungan serta percaya kepada
perusahaan. Kata kunci : Marketing Communication , Public Relations
Analisis Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Tipe Warren Kelas A60 (Studi Kasus: Jembatan Marsedan Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat)
Pembangunan infrastruktur transportasi memerlukan perencanaan jembatan yang tidak hanya aman, tetapi juga efisien dan ekonomis guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang. Salah satu tipe jembatan yang banyak digunakan adalah jembatan rangka baja tipe Warren kelas A60, yang dipilih karena memiliki keunggulan dalam efisiensi distribusi beban, kekakuan tinggi untuk bentang panjang, serta ketahanan terhadap beban dinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja struktur atas Jembatan Marsedan yang direncanakan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dengan fokus pada kapasitas momen lentur, gaya geser, gaya aksial, serta lendutan struktur terhadap kombinasi pembebanan sesuai standar. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 dengan acuan SNI 1725:2016 untuk pembebanan, SNI 2833:2016 untuk beban gempa, serta SNI 1729:2020 untuk perencanaan struktur baja. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh elemen struktur memiliki kapasitas yang memadai dalam menahan beban rencana. Namun, lendutan yang terjadi melebihi batas izin, sehingga diperlukan penerapan sistem lawan lendut (camber system) untuk menjaga kinerja layanan jembatan. Secara keseluruhan, desain jembatan dinyatakan aman, andal, serta layak direalisasikan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur strategis daerah.
The development of transportation infrastructure requires bridge planning that is not only safe, but also efficient and economical to support the smooth mobility of people and the distribution of goods. One type of bridge that is widely used is the Warren type A60 steel truss bridge, which is chosen because it has advantages in load distribution efficiency, high stiffness for long spans, and resistance to dynamic loads. This study aims to analyze the performance of the superstructure of the Marsedan Bridge planned in Kapuas Hulu Regency, West Kalimantan, with a focus on the capacity of bending moments, shear forces, axial forces, and deflections of the structure against standard loading combinations. The analysis was carried out using SAP2000 software with reference to SNI 1725:2016 for loading, SNI 2833:2016 for earthquake loads, and SNI 1729:2020 for steel structure planning. The results of the analysis indicate that all structural elements have adequate capacity to withstand the design loads. However, the deflection that occurs exceeds the permitted limit, so the application of a camber system is required to maintain the bridge's service performance. Overall, the bridge design was declared safe, reliable, and worthy of being realized as part of the regional strategic infrastructure development.
