1,720,985 research outputs found
ANALISIS KORESPONDENSI MOTIVASI MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis korespondensi antara faktor-faktor yang membuat mahasiswa termotivasi dalam perkuliahan di Pendidikan Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan analisis korepondensi sebagai metode kuantitatifnya. Subjek penelitian sebanyak 129 mahasiswa yang mengisi kuisioner sehubungan dengan analisis korespondensi mengenai motivasi mahasiwa dalam perkuliahan. Dari hasil analisis korespondensi dan tingkat kepercayaan 95%, diperoleh hasil bahwa 1) antara kesan mahasiswa terhadap dosen dengan pemberian tugas saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan signifikan,2) antara pemberian nilai dengan kemudahan mendapat nilai A tidak saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan tidak signifikan dan 3) antara peluang kerja setelah lulus kuliah dan pilihan kuliah saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan signifikan Kata Kunci : Korespondensi, Analisis, MotivasiÂ
Assessing the Effectiveness of Creative Problem-Solving Learning on Mathematical Creativity and Communication Across Varying Self-Regulation Levels
This study aims to determine which learning model, Creative Problem Solving (CPS) or direct learning, and which level of self-regulated learning, high, medium, or low, is better for increasing mathematical creative thinking and mathematical communication skills. The research method used is quantitative research with a quasi-experimental design. The sampling technique employed cluster random sampling, resulting in the selection of Class VII D, which was assigned the direct instruction model, and Class VII E, which was assigned the CPS model. Data analysis in this study utilized multivariate analysis of variance. The results of the study indicate that, in terms of mathematical creative thinking and mathematical communication skills, the CPS learning model is better than the direct learning model, students with high self-regulated learning are better than students with moderate self-regulated learning, and both are better than students with low self-regulated learning. Additionally, there was no interaction between the learning model and students' self-regulated learning. There are still limited studies discussing the application of the CPS model on mathematical creative thinking and mathematical communication skills from the perspective of self-regulated learning so that this study can contribute to the existing literature on this topic. Keywords: creative problem solving, self-regulated learning, mathematical creative thinking skill, mathematical communication skill
ANALISIS KORESPONDENSI MOTIVASI MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis korespondensi antara faktor-faktor yang membuat mahasiswa termotivasi dalam perkuliahan di Pendidikan Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan analisis korepondensi sebagai metode kuantitatifnya. Subjek penelitian sebanyak 129 mahasiswa yang mengisi kuisioner sehubungan dengan analisis korespondensi mengenai motivasi mahasiwa dalam perkuliahan. Dari hasil analisis korespondensi dan tingkat kepercayaan 95%, diperoleh hasil bahwa 1) antara kesan mahasiswa terhadap dosen dengan pemberian tugas saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan signifikan,2) antara pemberian nilai dengan kemudahan mendapat nilai A tidak saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan tidak signifikan dan 3) antara peluang kerja setelah lulus kuliah dan pilihan kuliah saling berkorespondensi, berhubungan secara lemah dan signifikan
Kata Kunci : Korespondensi, Analisis, Motivas
Mahir mengolah data penelitian dengan SPSS 25
SPPS digunakan untuk mengolah data statistik, baik statistik parametrik maupun statistik non parametrik
- …
