1,720,969 research outputs found
SELF HEALING BAGI PESERTA DIDIK DAN ORANGTUA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Problematika yang muncul di masa pandemi covid-19 sangat beragam yang di jumpai dan dirasakan oleh peserta didik dan orangtua. Salah satu permasalahan yang muncul diantaranya permasalahan berkaitan dengan psikologis. Perasaan tidak menentu, merasa tidak mampu mengikuti pembelajaran dengan baik, membosankan karena sekolah dilaksanakan secara daring dan sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan pemahaman kepada peserta didik dan orantua dalam menangani permasalahan-permasalah yang muncul di masa pandemic covid-19. Utamanya adalah permasalahan yang berkaitan dengan masalah psikologis yang dihadapi oleh peserta didik dan orangtua. Kegiatan pengabdian melalui daring yang diikuti oleh peserta didik dan orangtua di rumah masing-masing melalui channer online SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Melalui self healing peserta didik dan orangtua bisa menyadari bahwa permasalahan psikologis yang sedang dihadapainya dapat di selesaikan oleh dirinya sendiri. Self-healing merupakan sebuah proses untuk menyembuhkan diri dari luka batin (psikologis) yang dimiliki dengan bantuan kekuatan dalam diri sendiri
MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (Studi Deskriptif Pada Mahasiswa Tuna Netra)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat dan motivasi belajar mahasiswaberkebutuhan khusus penyandang tunanetra. Selain itu juga untuk mengetahui hambatandalam belajar mahasiswa berkebutuhan khusus pada mahasiswa penyandang tunanetra.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Minat belajar yang dimiliki oleh XY sangat dipengaruhi oleh banyak hal salah satunyaXY memiliki cita-cita untuk menjadi guru privat pada bidang musik sehingga minat XYlebih pada bidang musik. (2) Motivasi belajar yang dimiliki oleh XY sangat baik initerlihat bagaimana XY mengikuti perkuliahan dengan baik, (3) Hambatan-hambatanbelajar XY yang dirasakan sebagai berikut; (1) ketika proses belajar dikelas situasi dankondisi kelas sangat ramai, (2) berinteraksi dengan dosen yang belum pernah menyapaatau berbincang langsung dengan XY, (3) tempat-tempat yang belum pernah dilewatidisekitaran kampus kurang familier, (4) tugas-tugas kuliah.Kata kunci: minat, motivasi, berkebutuhan khusu
PEMAHAMAN GURU TERHADAP GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PROSES KEGIATAN BELAJAR MERUPAKAN KENISCAYAAN
Gaya mengajar atau disebut juga teaching style merupakan strategi yang tepat dan efesienyang dapat digunakan dalam proses kegiatan belajar didalam kelas dan hal tersebutmerupakan sebuah keniscayaan. Guru dalam memahami gaya belajar peserta didik dalamkegiatan belajar yang bisa dilakukan dengan 1) Personal approach, guru bisa melakukanpendekatan personal dengan peserta didik, pendekatan personal yang dimaksud adalahbagaiaman guru bisa mendekatakan diri dengan peserta didik dengan tujuan untuk lebihmemahami kondisi peserta didik lebih dengan sehingga nantinya akan menemui berbagaihal yang dimiliki oleh peserta didik. 2) Pengamatan, Pekerjaan yang perlu terus dilakukanoleh guru adalah bagaimana mengamati tingkahlaku atau perilaku peserta didik dalamkegiatan proses belajar mengajar. 3) Personality, guru bisa mengetahui bahwa pesertadidik memiliki kepribadian yang baik dengan cara menanyakan langsung kepadaorangtua peserta didik. 4) Komunikasi, komunikasi yang baik adalah komunikasi yangterjalin dengan keterbukaan tanpa ada sekat.Kata kunci: pemahaman guru, gaya belaja
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
DAMPAK PERILAKU VERBAL BULLYING PADA KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku Verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku Verbal bullying yang terjadi di lingkungan sekolah serta menjelaskan bagaimana dampak perilaku tersebut terhadap aspek psikologis dan sosial siswa, khususnya pada kepercayaan diri mereka. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima siswa korban verbal bullying, guru bimbingan dan konseling, serta teman sebaya. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin kredibilitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku Verbal bullying memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil pengumpulan data lapangan, ditemukan dua fokus utama sesuai rumusan masalah penelitian, yaitu: (1) bentuk perilaku Verbal bullying yang terjadi di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dan (2) dampak perilaku Verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa. Bentuk Verbal bullying yang paling sering muncul meliputi ejekan terhadap penampilan fisik, warna kulit, status sosial, gaya berpakaian, dan kemampuan akademik. Dampak yang ditimbulkan berupa perasaan rendah diri, takut berbicara di depan umum, menarik diri dari lingkungan sosial, serta hilangnya motivasi belajar. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan guru BK dan teman sebaya dapat membantu siswa korban memulihkan kembali rasa percaya dirinya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru bimbingan dan konseling dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif melalui layanan konseling individual, bimbingan kelompok, serta pendidikan karakter untuk mencegah dan menangani kasus verbal bullying.
Kata Kunci: verbal bullying, kepercayaan diri, siswa SMP, bimbingan dan konselingPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku Verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku Verbal bullying yang terjadi di lingkungan sekolah serta menjelaskan bagaimana dampak perilaku tersebut terhadap aspek psikologis dan sosial siswa, khususnya pada kepercayaan diri mereka. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima siswa korban verbal bullying, guru bimbingan dan konseling, serta teman sebaya. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin kredibilitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku Verbal bullying memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil pengumpulan data lapangan, ditemukan dua fokus utama sesuai rumusan masalah penelitian, yaitu: (1) bentuk perilaku Verbal bullying yang terjadi di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dan (2) dampak perilaku Verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa. Bentuk Verbal bullying yang paling sering muncul meliputi ejekan terhadap penampilan fisik, warna kulit, status sosial, gaya berpakaian, dan kemampuan akademik. Dampak yang ditimbulkan berupa perasaan rendah diri, takut berbicara di depan umum, menarik diri dari lingkungan sosial, serta hilangnya motivasi belajar. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan guru BK dan teman sebaya dapat membantu siswa korban memulihkan kembali rasa percaya dirinya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru bimbingan dan konseling dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif melalui layanan konseling individual, bimbingan kelompok, serta pendidikan karakter untuk mencegah dan menangani kasus verbal bullying.
Kata Kunci: verbal bullying, kepercayaan diri, siswa SMP, bimbingan dan konselin
- …
