25 research outputs found
Kesadaran Karier Yang Berkaitan Dengan Fenomena Media Sosial Siswa Madrasah Tsanawiyah
Based on the data obtained in the field there are several things: (1) there are students who already know the definition of career (2) there are students who already have career goals targeted (3) there are students who are still confused with the career to go (4) ) Career awareness of the environment, characterization and experience, (4) social media is not very influential because both in the home and school use hp restricted 5) the role of home environment, school and penokohan as well as interaction in it that contribute as contributing factors in the formation career awareness, (4) the same perspective on the use and meaning of social media and career awareness. This research uses descriptive qualitative method. The data obtained through the in-depth interview is then analyzed by phenomenology analysis technique. The interpretation of informants on career awareness based on interest, exciting, tasty, there are challenges, easy, can help and benefit to the perceived fellow in the participant's environment. The presumption and meaning of partispan to social media serves to communicate, seek information and entertainment
Pengembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Menggunakan Metode Drill
Penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan terhadap kondisi pembelajaran yang memperlihatkan adanya kesulitan yang dialami anak untuk membedakan bentuk-bentuk huruf A-Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan membaca anak menggunakan metode drill. Metode drill dilakukan secara berulang dan sesuai digunakan untuk anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara dan diperkuat dengan dokumentasi yang dilakukan kepada pendidik dan 15 anak kelompok usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian berupa peningkatan kemampuan membaca anak yang ditunjukkan dengan tingginya tiga diantara sepuluh indikator penelitian yang dikembangkan yakni pertama anak dapat menyebutkan dan membedakan bentuk lambang huruf A-Z, kedua anak dapat mengucapkan huruf vokal a i u e o tanpa pengulangan, dan ketiga minat membaca anak semakin meningkat. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif upaya untuk membantu proses pengembangan kemampuan anak menggunakan metode drill khususnya membaca ataupun kemampuan lainnya
Pengembangan Booklet Edukasi Ibu untuk Stimulasi dan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini
bagi ibu dalam mencegah stunting dan menstimulasi perkembangan anak usia dini. Berbeda dari media edukasi lain, booklet ini dirancang berbasis model ADDIE dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, dan gizi sesuai konsep PAUD HI. Melalui uji coba terbatas (6 guru), 83,3% menyatakan booklet layak digunakan tanpa revisi, sementara 16,7% menyarankan perbaikan kecil. Pada uji coba skala luas (20 ibu di dua PAUD), 90% menilai booklet siap digunakan, dan 10% mengusulkan revisi minor. Hasil ini menunjukkan bahwa booklet ini praktis, relevan, dan efektif sebagai sarana edukasi keluarga. Implementasinya dapat diperluas melalui program PAUD dan layanan kesehatan ibu-anak, memperkuat kolaborasi antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal
Persepsi Guru PAUD terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini
Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada persepsi guru, yang dipengaruhi oleh pemahaman, pengalaman, dan kesiapan mereka dalam mengadaptasi pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman sembilan guru PAUD di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas guru memiliki pandangan positif terhadap fleksibilitas kurikulum merdeka, namun menghadapi tantangan dalam pemahaman konsep, penyediaan sumber daya, serta resistensi dari orang tua. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan untuk guru dalam penerapan kurikulum baru dan pergeseran peran guru sebagai fasilitator eksplorasi anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan adaptif dalam mendukung transisi kurikulum dan pengembangan strategi berbasis pengalaman guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di PAUD.
Dampak Keterampilan Sosial Emosional Rendah terhadap Komunikasi Anak Usia 5 Tahun : Studi Kasus
Keterampilan sosial pada anak usia dini memiliki peran sentral dalam membentuk interaksi mereka dengan teman sebaya dan guru di lingkungan pendidikan. Namun, beberapa anak mungkin mengalami hambatan dalam mengembangkan keterampilan sosial, yang dapat memengaruhi adaptasi sosial dan partisipasi mereka dalam kegiatan sekolah. Hal inilah yang menjadi kecenderungan tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keterampilan sosial rendah interaksi anak usia dini di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada masalah pembentukan hubungan sehat dan pemahaman norma sosial. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman dengan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi langsung, wawancara dengan guru dan orang tua untuk mengidentifikasi anak dengan keterampilan sosial yang kesulitan berinteraksi sosial. Hasil yang diperoleh berupa kecenderungan keterampilan sosial emosional rendah anak A yakni 1) menujukkan sikap pasif, 2) kurangnya kepercayaan diri anak, 3) membutuhkan bantuan dan pendukung untuk mengembangkan kemampuan inisiatif dalam berinteraksi sosial, 4) efisiensi dan produktvitas yang kurang ketika bekerja dalam kelompok, dan 5) pengalaman kerjasama dan komunikasi dalam kelompok. Sehingga hasil penelitian ini direkomendasikan pada guru, sekolah, orangtua, dan peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan sebagai hasil penelitian pengembangan kasus yang dapat membantu peningkatan keterampilan sosial emosional rendah pada anak
Literature Review: Early Childhood Parenting Efforts in Dual Earner Family
The phenomenon of dual earner families, where both parents work outside the home, is increasingly prevalent in modern Indonesian society. This study aimed to examine early childhood care efforts in dual earner families in Indonesia. This research uses a literature review method with a scoping review technique to select relevant literature. Literature sources were searched online through the Google Scholar database through the Publish or Perish (POP) application, SpringerLink and ScienceDirect websites, and google searches. The results showed that dual earner families face significant challenges in balancing the demands of work with childcare. Although this model provides economic benefits, time constraints often lead to dependence on external caregivers, which can have an impact on child development, especially in parent-child interactions. Key challenges include sociological, psychological, economic and policy aspects. To address this, a comprehensive strategy involving supportive policies, the role of communities, the utilization of technology, as well as government intervention in providing supportive infrastructure is required. This research is expected to be an initial stepping stone for further empirical studies that are more in-depth about early childhood care in dual earner families in Indonesi
Aktivitas Berkebun sebagai Upaya Pengembangan Nilai Kerja Sama pada Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya aktivitas yang menarik yang dilakukan di TK Putra II Kota Serang terkait pembelajaran bertema tanaman yaitu berkebun. Aktivitas ini dapat dijadikan salah satu upaya untuk mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter salah satunya ialah kerja sama. Oleh karena itu, penelitian ini akan difokuskan kepada aspek nilai karakter kerja sama yang ditunjukkan dari aktivitas berkebun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas berkebun sebagai upaya pengembangan nilai karakter kerja sama pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 10 anak usia 5-6 Tahun yang merupakan siswa di TK Putra II Kota Serang. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada konsep Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas berkebun dapat mengembangkan nilai karakter kerja sama pada anak usia 5-6 tahun, melalui 9 aspek kerja sama yang diukur yaitu kepentingan yang sama, keadilan, saling pengertian, tujuan yang sama, saling membantu, saling melayani, tanggung jawab, kompromi, dan penghargaan. Oleh karena itu, penelitian ini direkomendasikan kepada guru, sekolah atau peneliti selanjutnya agar dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi tentang upaya pengembangan nilai karakter khususnya kerja sama melalui aktivitas berkebun
Aspek-aspek Kecerdasan Musikal Anak Usia 5–6 Tahun pada Kegiatan Ekstrakurikuler Drumband
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti melihat kecerdasan musikal anak kelas B. Berfokus pada kegiatan esktrakurikuler drumband di TK Mardi Yuana Serang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek perkembangan kecerdasan musikal anak kelas B di TK Mardi Yuana melalui kegiatan ekstrakurikuler drumband. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang akan menggambarkan kecerdasan musikal anak usia 5–6 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler drumband sebanyak 10 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau menarik kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya aspek-aspek kecerdasan musikal yang muncul di dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband, yaitu: Emosional, Sosial, Perseptual, Fisikal, dan Kreasi. Diantara kelima aspek tersebut dimiliki oleh 3 anak dengan kecenderungan: 1). Terbiasa bermain alat musik, 2). Terbiasa bernyanyi di dalam kelompok, 3). Mudah meniru gerakan dari instruktur, 4). Terbiasa menyeimbangkan antara pernafasan dan gerakan bermain alat musik, 5). Terbiasa bernyanyi dengan tempo dan irama yang baik. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi sekolah dalam hal pengembangan kecerdasan musikal anak usia dini
Aktivitas Pembelajaran di Sentra IMTAQ untuk Pengembangan Aspek Moral Anak Usia Dini
Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek perkembangan nilai moral anak kelas B di TK Tunas Insan Kamil melalui aktivitas pembelajaran di sentra IMTAQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif , yang akan menggambarkan aktifitas pembelajaran di sentra IMTAQ untuk pengembangan aspek moral anak usia 5-6 tahun sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan observasi wawancara, dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data dilakukan dalam 3 tahapan yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas – aktivitas yang dilakukan di sentra imtaq untuk mengembangkan aspek-aspek moral yaitu : 1) Mempercayai Adanya Tuhan Melalui Ciptaanya (melalui upaya mengamati fenomena alam seperti, hewan dan tumbuhan di sekitar sekolah), 2) menghargai (melalui upaya menjaga kebersihan dilingkungan sekitar), 3) Jujur (melalui upaya menjawab pertanyaan guru dengan jujur), 4) Sopan santun (melalui upaya berperilaku sopan santun terhadap orang tua, guru, maupun teman sebaya), 5) Praktik Ibadah sehari-hari (melalui upaya mengenal rukun Islam dan kalimat thoyyibah, membaca surat pendek dan doa sehari-hari, mengenal tata cara salat, membaca hadis-hadis, menyanyikan lagu-lagu Islami). rekomendasi penelitian ditujukan bagi bagi pihak yang berkaitan yaitu guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sentra Imtaq dan memberikan inspirasi dalam membantu anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.
