5 research outputs found
Pemodelan Trip Distribution Di Kota Baturaja Dengan Software Ptv Visum
Kota Baturaja adalah sebuah kota kecil yang terdiri dari dua kecamatan yaitu kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat. Walaupun kota kecil tapi tingkat perjalanan warganya sangat tinggi, mengingat Baturaja adalah pusat kota utama di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan sekitarnya. Pada penelitian ini dibuat pemodelan transportasi yaitu distribusi perjalanan (trip distribution) dengan bantuan software yaitu PTV Visum untuk memodelkan dan mengetahui sebaran pergerakan perjalanan di Kota Baturaja. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi distribusi sebaran perjalanan pada jaringan jalan di Kota Baturaja di masa mendatang. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa model yang dikembangkan dengan PTV Visum untuk menganalisa sebaran pergerakan (Trip Distribution) didapat hasil yang sama dengan perhitungan manual dengan metode seragam. Hasil distribusi perjalanan pada tahun rencana dengan menggunakan metode seragam adalah sebesar 88960 orang/hari. Sedangkan Hasil distribusi perjalanan pada tahun rencana dengan menggunakan PTV Visum adalah ssebesar 88955,50 orang/hari. Hal ini menunjukkan bahwa model distribusi perjalanan pada PTV Visum dapat digunakan untuk menganalisis sebaran perjalanan dan analisis pembebanan lalu lintas selanjutnya. Dan bisa menjadi bahan pertimbangan pihak terkait dalam pembangunan infrastruktur dimasa yang akan dating.Kota Baturaja adalah sebuah kota kecil yang terdiri dari dua kecamatan yaitu kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat. Walaupun kota kecil tapi tingkat perjalanan warganya sangat tinggi, mengingat Baturaja adalah pusat kota utama di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan sekitarnya. Pada penelitian ini dibuat pemodelan transportasi yaitu distribusi perjalanan (trip distribution) dengan bantuan software yaitu PTV Visum untuk memodelkan dan mengetahui sebaran pergerakan perjalanan di Kota Baturaja. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi distribusi sebaran perjalanan pada jaringan jalan di Kota Baturaja di masa mendatang. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa model yang dikembangkan dengan PTV Visum untuk menganalisa sebaran pergerakan (Trip Distribution) didapat hasil yang sama dengan perhitungan manual dengan metode seragam. Hasil distribusi perjalanan pada tahun rencana dengan menggunakan metode seragam adalah sebesar 88960 orang/hari. Sedangkan Hasil distribusi perjalanan pada tahun rencana dengan menggunakan PTV Visum adalah ssebesar 88955,50 orang/hari. Hal ini menunjukkan bahwa model distribusi perjalanan pada PTV Visum dapat digunakan untuk menganalisis sebaran perjalanan dan analisis pembebanan lalu lintas selanjutnya. Dan bisa menjadi bahan pertimbangan pihak terkait dalam pembangunan infrastruktur dimasa yang akan dating
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN RUAS JALAN PENINGGALAN – BATAS JAMBI PROVINSI SUMATERA SELATAN STA 16+100 – STA 22+400
ABSTRAK
GEOMETRIC AND THICKNESS OF PAVEMENT DESIGN
RUAS JALAN PENINGGALAN – BATAS JAMBI
PROVINSI SUMATERA SELATAN
STA 16+100 – STA 22+400
This is the final project design of geometric and flexible pavement Peninggalan –Batas Jambi. The project is located on the East Trans-Sumatera National road which is located in South Sumatera Province.
Writers made this road as a media for acknowledging and understanding how to design geometric and thickness of pavement road, so that we can get the safe, comfortable, economical and efficient road for all road users.
In designing the geometric and thickness of pavement road, the main basic references are road class, road field, horizontal alignment, vertical alignment and the determining thickness of the road which will be made.
According to the result of analysis and calculating, this road is implied in
Artery Class I with flat level field. It has 8 bends which are Full Circle bend(FC), Spiral-Spiral bend (SS), and Spiral-Circle-Spiral bend (SCS). Surface layeruses Laston ACWC with 3,0558 inch or 8 centimeters thickness and Laston ACBase with 8,74 inch or 23 centimeters thickness, Class A aggregate with 5,278 inch or 15 centimeters thickness as the top of foundation, base foundation use Class B aggregate with 11,90 inch or 30 centimeters of thickness as the This project takes 160 days and 17.675.523.000,00 rupiahs
SOSIALISASI LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI ALTERNATIF MENGURANGI SAMPAH ORGANIK SKALA RUMAH TANGGA
Salah satu tantangan pengelolaan sampah di Perumahan Arsenio 5, Kota Palembang, terkait dengan pemilahan, pemisahan, dan penanganan sampah rumah tangga organik maupun non-organik. Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali melalui komposting, salah satunya dengan membuat lubang biopori. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pemilahan sampah rumah tangga serta pemahaman tentang penerapan sistem biopori sebagai metode pengelolaan sampah yang efisien. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Tujuan dari program ini adalah agar masyarakat menyadari pentingnya menjaga lingkungan, mampu memproduksi pupuk organik, serta memberdayakan mitra untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebersihan lingkungan. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa warga menyambut positif dan merespons baik inisiatif pengenalan manfaat lubang biopori dalam mengurangi sampah organik rumah tangga
DISEMINASI ANALISIS PEMBEBANAN JALAN SRIJAYA NEGARA PALEMBANG PADA PT TRANSPORTASI GLOBAL MANDIRI
Jalan Srijaya Negara di Kecamatan Bukit Besar, Kota Palembang, merupakan kawasan pemukiman sekaligus pusat pendidikan yang menampung Universitas Sriwijaya dan Politeknik Negeri Sriwijaya. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya volume lalu lintas yang melewati jalan tersebut. Beberapa ruas jalan di sekitar kampus mengalami potensi kemacetan karena jumlah moda transportasi yang melintas telah melampaui kapasitas jalan. Selain itu, distribusi pergerakan transportasi tidak merata sehingga menimbulkan beban berlebih pada ruas tertentu. Hasil analisis ini didiseminasikan kepada PT Transportasi Global Mandiri sebagai mitra kegiatan, dengan tujuan memberikan rekomendasi perencanaan rute angkutan umum di Kecamatan Bukit Besar, Kota Palembang
Keselamatan Lalu Lintas
Memastikan keselamatan lalu lintas adalah kekhawatiran utama dalam masyarakat modern, dan bidang keselamatan lalu lintas ditujukan untuk meminimalkan kecelakaan dan melindungi nyawa pengguna jalan. Dari perencanaan perkotaan yang teliti hingga penerapan fitur keselamatan kendaraan canggih, upaya untuk keselamatan jalan melibatkan pendekatan multidisiplin. Inisiatif keselamatan lalu lintas melibatkan strategi komprehensif, termasuk peraturan lalu lintas yang kuat, penegakan hukum yang efektif, dan kampanye kesadaran masyarakat. Integrasi teknologi canggih, seperti sistem transportasi cerdas dan komunikasi kendaraan ke kendaraan, lebih meningkatkan kemampuan kita untuk mencegah tabrakan dan mengurangi konsekuensinya. Dengan menekankan pendidikan, rekayasa, dan penegakan hukum, komitmen berkelanjutan terhadap keselamatan lalu lintas bertujuan tidak hanya untuk mengurangi kecelakaan, tetapi juga menciptakan lingkungan di mana individu dapat bepergian dengan percaya diri, mengetahui bahwa kesejahteraan mereka menjadi prioritas utama di jalanan. Dari sinilah buku ini tercipta dengan kolaborasi bersama dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan referensi mengenai Keselamatan Lalu Lintas. Buku ini bukan hanya untuk para ahli lalu lintas atau insinyur, tetapi juga untuk setiap individu yang berbagi ruang jalan. Melalui pendekatan yang holistik dan interdisipliner, kita akan membahas peran pendidikan, teknologi, peraturan, dan partisipasi masyarakat dalam membentuk budaya keselamatan lalu lintas yang lebih baik
