2 research outputs found

    Konsep toleransi Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada kanal youtube Jeda Nulis perspektif semiotika Charles Sanders Pierce

    No full text
    Konsep toleransi yang diajarkan pada kanal Youtube Jeda Nulis milik Habib Husein Ja’far Al-Hadar yang masih aktif menyuarakan moderasi beragaman. Beliau adalah salah seorang habib yang bergelar pula sebagai konten kreator pada sosial miliknya guna menyebarkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghargai antar pemeluk agama. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui konsep toleransi seperti apakah yang diajarkan oleh seorang Habib Husein Ja’far Al-Hadar dalam perspektif semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini bertujuan Untuk memahami analisis semiotika pada konten toleransi dalam kanal youtube Jeda Nulis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode Digital Research. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan teori semiotika Charles Sanders Peirce sebagai kacamata dalam analisa pembahasan tersebut. sebagaimana disebutkan, bahwa teori tersebut menggunakan triadic atau lebih sering didengan sebagai trikotomi dalam membaca permasalahan, yaitu: Representamen, objek, dan interpretan. Dalam penelitian ini ditekankan dalam hubungan antara representamen dengan objek, dalam objek itu sendiri terdapat ikon, indeks, dan simbol yang digunakan sebagai analisa untuk mengungkap konsep toleransi pada kanal youtube Jeda Nulis. Dalam penelitian ini Pembentukan konsep toleransi Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada kanal youtube Jeda Nulis tersebut adalah sikap saling menghargai dengan saling mendengarkan dan berdiskusi secara dua arah. Latar belakang konsep tersebut berasal dari kecenderungan beliau yang tidak pernah memandang latar belakang orang yang diajak untuk berdiskusi. Melalui kanal youtube Jeda Nulis beliau mewujudkan cita-cita yang diimpikan ayahnya, yakni menjadi seorang Habib yang menyatukan umat dengan dakwahnya

    Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Senilai Siswa Kelas IV SD Negeri Dampit

    No full text
    This study aims to discuss the implementation of project-based cooperative learning in inclusive elementary school classrooms by utilizing environmental space as a learning resource. The study employs a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation to provide an in-depth description of how this learning strategy is applied, the interaction between regular students and students with special needs, as well as how the school environment is utilized to support learning. The findings show that the implementation of project-based cooperative learning can enhance collaboration between regular students and students with special needs, as well as the use of the environmental space as a learning resource, enriching the students' experiences and engagement. The implications of this study highlight the importance of integrating cooperative learning with the utilization of the environment as a learning resource in the context of inclusive classrooms, which can improve the quality of learning and students' social skills. Project-based cooperative learning using environmental space has been proven effective in supporting inclusive education, where appropriate data collection techniques provide a deeper understanding of the learning process and outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar matematika pada materi bilangan pecahan senilai siswa kelas IV SD Negeri Dampit. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Eksperimental tipe One Group Pretest-posttest Design. Sample menggunakan total sampling 20 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes berupa butir soal pilihan ganda. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan IMB SPSS Statistic 25 for windows untuk menghitung dan mengetahui hasil uji baliditas dan reliabilitas. Validitas instrument menggunakan validitas ahli yang berisi silabus, modul ajar, materi ajar, soal pretest dan posttest. Soal pretest dan posttest menggunakan Shapiro-Wilk dikarenakan sampel yang digunakan 50 sampel. Uji reliabilitas instrument menggunakan Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 59,8 pada pretest menjadi 69 pada posttest. Uji signifikansi menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Inkuiri. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Inkuiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan pecahan senilai pada siswa kelas IV SD Negeri Dampit
    corecore