2 research outputs found

    . Bullying Pada Anak Usia Sekolah sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Gaya Pribadi

    No full text
    ABSTRAK   Novarida, Ovilia. 2018. Bullying Pada Anak Usia Sekolah sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Gaya Pribadi. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn.   Kata Kunci:Bullying,Usia Anak Sekolah, Penciptaan, Karya Seni Lukis, Gaya Pribadi.   Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan terjadi berulang-ulang untuk menyerang seseorang target yang dianggap lemah. Ada yang menjadi pelaku, korban, dan saksi. Bullying merupakan masalah yang sering terjadi pada anak usia sekolah diantaranya berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal yang berdampak buruk bagi perkembangan psikologis anak. Dampak dari perilaku bullying diantaranyaprestasi akademik menurun hingga menyebabkan depresi (murung, menarik diri untuk bersosialisasi).Permasalahan tersebut merupakan sumber inspirasi penciptaan karya lukis sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap peristiwa bullying pada anak usia sekolah. Ide penciptaan seni menggambarkan beberapa bentuk bullying, yang diwujudkan dalam kekaryaan seni lukis gaya pribadi. Seni lukis gaya pribadi dipilih oleh pencipta karena pencipta memiliki ciri khas tersendiri yang dapat dilihat dari segi bentuk objek maupun teknik. Metode penciptaan menggunakan model proses kreatif  Alma Hawkins yang meliputi tiga tahapan, yaitu eksplorasi, berupa kegiatan pengamatan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan unsur tematik yang akan diangkat. Kemudian eksperimentasi, berupa pembentukan beberapa rancangan yang diseleksi untuk diwujudkan dan dipakai sebagai acuan dalam penciptaan karya. Serta pembentukan, berupa penerapan sketsa pada bidang kanvas. Penciptaan ini menghasilkan 6 karya seni lukis yang berjudul The Bully, Intimidasi, Terselubung, Cyber Bullying, Anxiety, danTersembunyi, dengan media estetik berupa titik, garis, bentuk dan ruang, warna, serta tekstur sebagai perwujudan konsep. Melaluihasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis bertema bullying pada anak usia sekolah.Diharapkan melalui apresiasi keenam karya lukis ini dapat menambah wawasan kepada masyarakat tentang gambaran perilaku bullying sehingga dapat ikut berpartisipasi dalam mencegah perilaku bullying.                     ABSTRACT   Novarida, Ovilia. Anggi. 2018. Bullying At School-aged Children as An Inspiration  for Creating Personal Style Art. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Drs. TriyonoWidodo, M.Sn.   Keywords: Bullying, School-aged Children, Creation, Artwork, Personal Styles.               Bullying is an aggressive behavior that is done deliberately and happens repeatedly to attack a targeted person who is considered weak. Some are perpetrators, victims, and witnesses. Bullying is a common problem in school-aged children. Bullying is a form of violence, both physically and verbally, which adversely affects the psychological development of students. The impact of bullying behavior among others is decreased academic achievement causing depression (moody, withdraw to socialize). Based on these problems, the creator makes it a source of inspiration for the creation of paintings as a form of concern and concern for the bullying event in school-aged children.             In this creation, the creator takes ideas from several forms of bullying. The idea is manifested in personal style painting. The personal style painting is chosen by the creator because the creator has its own characteristics that can be seen in terms of object shape and technique.             The creation method used is Alma Hawkins method that has three stages, namely exploration, in the form of observation activities on matters relating to the thematic elements to be lifted. The second is experimentation: in the form of the formation of several designs that are selected to be realized and used as a reference in the creation of the work. The last is formation: in the form of application of sketches on the field of canvas.             This creation produced 6 paintings entitled The Bully, Intimidasi, Terselubung, Cyber Bullying, Anxiety, and Tersembunyi using aesthetic media of dots, lines, shapes and spaces, colors, and textures as symbols of the concept. Hopefully, the results of this creation provide new experiences to the creators and others in learning painting art on the theme of bullying on school-aged children.This creation is expected to add insight to the public about the picture of bullying behavior so as to participate in preventing bullying

    Bullying Pada Anak Usia Sekolah sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Gaya Pribadi

    No full text
    ABSTRAK   Novarida, Ovilia Anggi. 2018. Bullying Pada Anak Usia Sekolah sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Gaya Pribadi. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn.   Kata Kunci:Bullying,Usia Anak Sekolah, Penciptaan, Karya Seni Lukis, Gaya Pribadi. Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan terjadi berulang-ulang untuk menyerang seseorang target yang dianggap lemah. Ada yang menjadi pelaku, korban, dan saksi. Bullying merupakan masalah yang sering terjadi pada anak usia sekolahdiantaranya berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal yang berdampak buruk bagi perkembangan psikologis anak. Dampak dari perilaku bullying diantaranyaprestasi akademik menurun hingga menyebabkan depresi (murung, menarik diri untuk bersosialisasi).Permasalahan tersebut merupakan sumber inspirasi penciptaan karya lukis sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap peristiwa bullying pada anak usia sekolah. Ide penciptaan seni menggambarkan beberapa bentuk bullying, yang diwujudkan dalam kekaryaan seni lukis gaya pribadi. Seni lukis gaya pribadi dipilih oleh pencipta karena pencipta memiliki ciri khas tersendiri yang dapat dilihat dari segi bentuk objek maupun teknik. Metode penciptaan menggunakan model proses kreatif  Alma Hawkins yang meliputi tiga tahapan, yaitu eksplorasi, berupa kegiatan pengamatan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan unsur tematik yang akan diangkat. Kemudian eksperimentasi, berupa pembentukan beberapa rancangan yang diseleksi untuk diwujudkan dan dipakai sebagai acuan dalam penciptaan karya. Serta pembentukan, berupa penerapan sketsa pada bidang kanvas. Penciptaan ini menghasilkan 6 karya seni lukis yang berjudul The Bully, Intimidasi, Terselubung, Cyber Bullying, Anxiety, danTersembunyi, dengan media estetik berupa titik, garis, bentuk dan ruang, warna, serta tekstur sebagai perwujudan konsep. Melaluihasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis bertema bullying pada anak usia sekolah.Diharapkan melalui apresiasi keenam karya lukis ini dapat menambah wawasan kepada masyarakat tentang gambaran perilaku bullying sehingga dapat ikut berpartisipasi dalam mencegah perilaku bullying. ABSTRACT Novarida, Ovilia. Anggi. 2018. Bullying At School-aged Children as An Inspiration  for Creating Personal Style Art. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Drs. TriyonoWidodo, M.Sn.   Keywords: Bullying, School-aged Children, Creation, Artwork, Personal Styles. Bullying is an aggressive behavior that is done deliberately and happens repeatedly to attack a targeted person who is considered weak. Some are perpetrators, victims, and witnesses. Bullying is a common problem in school-aged children. Bullying is a form of violence, both physically and verbally, which adversely affects the psychological development of students. The impact of bullying behavior among others is decreased academic achievement causing depression (moody, withdraw to socialize). Based on these problems, the creator makes it a source of inspiration for the creation of paintings as a form of concern and concern for the bullying event in school-aged children. In this creation, the creator takes ideas from several forms of bullying. The idea is manifested in personal style painting. The personal style painting is chosen by the creator because the creator has its own characteristics that can be seen in terms of object shape and technique. The creation method used is Alma Hawkins method that has three stages, namely exploration, in the form of observation activities on matters relating to the thematic elements to be lifted. The second is experimentation: in the form of the formation of several designs that are selected to be realized and used as a reference in the creation of the work. The last is formation: in the form of application of sketches on the field of canvas. This creation produced 6 paintings entitled The Bully, Intimidasi, Terselubung, Cyber Bullying, Anxiety, and Tersembunyi using aesthetic media of dots, lines, shapes and spaces, colors, and textures as symbols of the concept. Hopefully, the results of this creation provide new experiences to the creators and others in learning painting art on the theme of bullying on school-aged children.This creation is expected to add insight to the public about the picture of bullying behavior so as to participate in preventing bullying
    corecore