1,721,067 research outputs found

    Electra Complex Tokoh Watashi dalam Tanpen Mabuta Karya Ogawa Yoko

    Get PDF
    ABSTRAK Electra Complex Tokoh Watashi dalam Tanpen Mabuta Karya Ogawa Yoko Oleh : Rizky Jamaludin Rumi Pembahasan skripsi ini adalah mengenai Electra Complex pada tokoh Watashi dalam Tanpen Mabuta karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan Psikologi Sastra yang berfokus terhadap satu klasifikasi yaitu Electra Complex yang di kemukakan oleh Carl Jung. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, analisis data, penyajian hasil data. Pada penelitian ini ditemukan bahwa Tanpen Mabuta karya Ogawa Yoko merupakan salah satu karya yang menggambarkan tokoh Watashi memiliki Electra Complex yang ini membuktikan dengan dimilikinya 6 ciri Electra Complex yaitu : Rasa Cinta, Rasa Benci, Rasa Cemburu, Tampil Feminim, Mencari pasangan diluar anggota keluarga, dan Berakhir dengan tragedi. Kata kunci : Mabuta, Electra Complex, Carl Jung, Psikologi Sastr

    BENTUK KELUARGA JEPANG DALAM TANPEN KANPEKINA BYÕSHITSU KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Kajian penelitian ini adalah bentuk-bentuk keluarga Jepang di era modern yang terdapat dalam tanpen Kanpekina Byoshitsu Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bentuk-bentuk keluarga Jepang pada era modern yang terdapat dalam tanpen Kanpekina Byoshitsu karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi Sastra serta teori Yoshio Sugimoto yang membagi empat aspek keluarga Jepang. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan dua kategori dari empat aspek kategori yang dikemukakan oleh Yoshio Sugimoto, yaitu keluarga batih dan keluarga modern yang menjalankan ideologi keluarga modern. Bentuk keluarga Jepang era modern dalam tanpen Kanpekina Byoshitu karya Ogawa Yoko terdiri dari beberapa bentuk keluarga, yaitu : keluarga batih, keluarga single parent, sibling household, hitori gurashi dan keluarga besar

    TOKOH DAN PENOKOHAN BOKU DALAM TANPEN GAIDO KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Kajian penelitian ini adalah mengenai tokoh dan penokohan Boku dalam tanpen Gaido karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan unsur instrinsik dan teori struktural dari Nurgiyantoro untuk menemukan tokoh dan penokohan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tokoh dan penokohan tokoh utama yang terdapat dalam tanpen Gaido karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tokoh Boku merupakan tokoh utama dan protagonis. Kehidupan tokoh Boku dengan tokoh-tokoh lain tidak mengalami masalah sehingga tokoh Boku bersifat netral, berbakti, berani dan suka menolong. Kata kunci : Unsur instrinsik, struktural, tanpen, Ogawa Yok

    POLA ASUH SINGLE MOTHER PADA TANPEN GAIDO KARYA OGAWA YOKO TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA

    Get PDF
    Pembahasan dalam penelitian ini adalah mengenai pola asuh single mother pada tanpen Gaido karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra Wellek dan Warren serta teori yang dikemukakan oleh Thomas Gordon untuk menganalisis pola asuh. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pola asuh single mother pada tanpen Gaido karya Ogawa Yoko. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola asuh single mother pada tanpen Gaido karya Ogawa Yoko. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu pola asuh yang diterapkan oleh tokoh Mama adalah pola asuh sistem otoriter, permisif, dan demokratis. Namun, pola asuh dominan yang digunakan Mama adalah pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis tersebut memiliki dampak positif terhadap sikap anaknya yaitu, memiliki rasa tanggung jawab dan mandiri. Kata Kunci: keluarga Jepang, Ogawa Yoko, pola asuh Thomas Gordo

    PERUBAHAN STRUKTUR KELUARGA DALAM TANPEN HIYOKO TORAKKU KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis mengenai perubahan struktur keluarga yang terdapat dalam tanpen Hiyoko Torakku karya Ogawa Yoko. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kajian pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan struktur keluarga yang terdapat dalam tanpen Hiyoko Torakku karya Ogawa Yoko. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori Yoshio Sugimoto yang membagi keluarga menjadi empat tipe keluarga. Hasil dari penelitian ini, terdapat tiga tipe keluarga dari empat tipe keluarga menurut Yoshio Sugimoto, yaitu: keluarga luas, keluarga batih dan keluarga modern. Perubahan bentuk keluarga dalam tanpen ini dibedakan menjadi empat kategori yaitu: keluarga batih, single parent family, sibling household dan hitorigurashi (hidup sendiri). Perubahan struktur keluarga dalam tanpen ini terjadi akibat perceraian, kematian, adopsi dan memilih untuk tidak menikah. Dari penelitian ini didapatkan hasil perubahan struktur keluarga Jepang dari keluarga tradisional menjadi keluarga modern

    Perubahan Struktur Keluarga dalam Novel Kotori Karya Ogawa Yoko

    Get PDF
    The family is a social institution where individuals live from birth to death. Families from different parts of the world have a variety of structures that change from time to time in accordance with the era. The family and its structure are also discussed in literary works. Ogawa Yoko, a Japanese female writer depicted family issues in her work. Her novel Kotori describe the family in Japanese Society. In this paper, Kotori is discussed by using sociology of literature and concept of the family. From the analysis, it is found that Ogawa depicts the changes in family structure through experienced by protagonist from birth to death. The Changing of family structure in this novel is divided into four categories: the nuclear family, single parent families, sibling family, and hitori gurashi or families whose members consist of only one person. Changes in family structure occur due to death, unmarried, and not adopting children. As a result of changing family structure is muenshi. Keywords: family change, Japanese family, Ogawa Yoko, and Kotor

    Makna Sayuran Cina Bagi Watashi dalam Tanpen Chuugoku Yasai no Sodatekata Karya Ogawa Yoko

    Get PDF
    Pembahasan dalam penelitian ini adalah mengenai makna sayuran Cina bagi Watashi dalam tanpen Chuugoku Yasai no Sodatekata karya Ogawa Yoko. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui makna sayuran Cina bagi Watashi dalam tanpen Chuugoku Yasai no Sodatekata melalui empat data yang diambil dari narasi dan percakapan antar tokoh. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori semiotik Barthes dengan mengidentifikasi makna denotasi dan konotasi dari tanpen sehingga menghasilkan mitos yang menjadi makna sayuran Cina bagi Watashi dalam tanpen Chuugoku Yasai no Sodatekata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sayuran Cina bagi Watashi dalam tanpen Chuugoku Yasai no Sodatekata memiliki empat makna, yaitu (1) memunculkan hobi baru, (2) hidup tidak monoton, (3) membangkitkan rasa ingin tahu, dan (4) lebih terbuka terhadap orang lain. Kata kunci: Sayuran Cina, Ogawa Yoko, Semiotik Roland Barthes, Tanpe

    NILAI MORAL DALAM TANPEN RINDENBAUMU DORI NO FUTAGO KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Pembahasan dalam penelitian ini yaitu tentang unsur intrinsik dan nilai moral dalam Tanpen Rindebaumu Dori no Futago Karya Ogawa Yoko. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka, yaitu dengan membaca cermat, mengumpulkan, memahami dan menganalisis data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam Tanpen Rindebaumu Dori no Futago Karya Ogawa Yoko. Penelitian ini berlandaskan kepada teori dari Nurgiyantoro yang menjelaskan bahwa terdapat 3 wujud penyampaian nilai moral dalam karya sastra, yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri seperti mandiri dan lapang dada. Selanjutnya yaitu hubungan manusia dengan manusia lain seperti bertanggungjawab, suka menolong, empati, dan sopan santun. Adapun nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan yaitu bersyukur

    PEREMPUAN DAN ALAM DALAM TANPEN YUUGURE NO KYUUSHOKUSHITSU TO AME NO PUURU KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Penelitian ini tentang keterkaitan perempuan dan alam dalam tanpen Yuugure no Kyuushokushitsu to Ame no Puuru karya Ogawa Yoko dengan pendekatan ekofeminisme sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur intrinsik dan menjelaskan hubungan perempuan dan alam dalam tanpen Yuugure no Kyuushokushitsu to Ame no Puuru karya Ogawa Yoko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang disajikan secara deskriptif, dengan langkah yang terdiri dari pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil data. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa keterkaitan perempuan dan alam adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Namun, karena munculnya industri dan modernisasi peran perempuan jadi tercerabut dari yang harusnya perempuan itu adalah pemelihara alam menjadi orang yang ikut serta merusak alam secara tidak sadar. Kata kunci: Perempuan, Alam, Ekofeminisme, Yuugure no Kyuushokushitsu to Ame no Puur

    ASPEK HOJODOUSHI ~TE SHIMAU KALIMAT BAHASA JEPANG YANG TERDAPAT DALAM NOVEL HAKASE NO AISHITA SUUSHIKI KARYA OGAWA YOKO

    Get PDF
    Penelitian ini mengenai aspek hojodoushi ~te shimau dalam novel Hakase no Aishita Suushiki karya Ogawa Yoko. Tujuan penelitian ini adalah membahas aspek, struktur dan makna kalimat yang mengandung aspek hojodoushi ~te shimau, yaitu berupa penyesalan dan penyelesaian suatu tindakan pada novel Hakase no Aishita Suushiki karya Ogawa Yoko. Kajian yang digunakan pada penelitian ini adalah sintaksis mengenai aspek dan semantik mengenai makna gramatikal, serta menggunakan konsep ~te shimau Isao. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik sadap dalam pengumpulan data, didapatkan 34 data yang dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Dalam menganalisis data, digunakan metode agih untuk mengklasifikasikan data, dan melakukan penyajian hasil data secara informal. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu jenis aspek hojoudoshi ~te shimau yang terbagi atas perfektif dan imperfektif. Lalu terdapat makna ~te shimau yang menyatakan penyesalan dan sesuatu yang telah dilakukan. Kata kunci: Aspek, Novel Hakase no Aishita Suushiki, ~Te Shima
    corecore