45 research outputs found
ANALISIS PERUBAHAN EKSTERNAL DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BAHARI KEPULAUAN SAPEKEN MADURA
To market the potential of marine and tourism, especially marine tourism required an appropriate marketing model for an optimal result. Given the area of Sapeken Island adjacent to P.Bali which is the icon of Indonesian tourism, the prospects of tourism development, including marine tourism, is very good that is by attracting tourists both domestic tourists and foreign tourists to continue the tour from P.Bali to the Sapeken Islands. The rebuilding of Trunojoyo airport in Sumenep regency to be operated
commercially will facilitate tourist access to visit Sumenep regency and then to Sapeken Islands because in Sapeken sub-district is P.Saor Desa Sapeken, P.Pagerungan Besar (former Pertamina).
By knowing the potential in Sapeken region, including the potential of marine tourism spread across several small islands, and the role of tourism sector in moving the economy of a region, it is necessary to find a strategy or model to market these potentials in the package
HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA STRATEGI MANUFAKTUR DAN BUDAYA ORGANISASI PADA INDUSTRI MANUFAKTUR
PERILAKU PRODUSEN INDUSTRI KECIL DAN RUMAH TANGGA DI KALANGAN MASYARAKAT HOME INDUSTRI SONGKOK DI KECAMATAN GRESIK
Industri songkok tersebar hampir diseluruh wilayah kecamatan Gresik, bahkan sekarang mulai merambah di wilayah-wilayah lain, seperti kecamatan Bunga, Manyar, dan Sedayu. Songkok merupakan salah satu busana tradisional yang sampai saat ini tetap dibutuhkan oleh masyarakat. Awalnya, songkok hanya dipakai oleh masyarakat Gresik sebagai busana tradisional, namun kenyataan bahwa ternyata songkok dipakai sebagai busana tradisional di tempat-tempat lain seperti; madura, betawi dan sebagainya, bahkan dipakai sebagai busana nasional.
Dari hasil survei di lapangan, di daerah home industri songkok di kecamatan Gresik, maka dibutuhkan langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi mereka, sebagai berikut: (1) Survei pemasaran, penelitian komoditi, merancang profil industri songkok kecil dan rumah tangga, mendaftar secara sistematis permasalahan yang mereka hadapi; (2) Pembentukan pusat industri kecil dan rumah tangga songkok; (3) Membentuk pusat pelayanan teknis untuk membantu permasalahan teknis industri songkok dalam menciptakan desain serta penyediaan bahan baku; (4) Melakukan pendidikan dan pelatihan bagi para wirausahawan dan pengrajin songkok. Pelatihan yang diberikan meliputi: managemen, pemasaran dan koperasi; (5) Promosi dan pemasaran hasil industri songkok kecil dan rumah tangga.
Industri songkok kecil dan rumah tangga, banyak yang gulung tikar disebabkan oleh karena kalah bersaing dengan industri songkok besar. Industri songkok besar ini mampu menghasilkan produk-produk songkok yang bermutu, sehingga praktis mereka yang menguasai pasaran songkok. Dengan kata lain, adanya praktek monopoli yang menjadi penghambat perkembangan industri songkok kecil dan rumah tangga
MODEL STRATEGIC PLACES TRIANGLE UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA
This research conducts on analysis of changes in the external environment of tourist destination especially for Kota Batu Malang District (East Java Province). The result of mapping analysis of the external environment shows factors that influence the condition, such as technological changes, the changes on regulation policy, socio-cultural changes, economical changes, and market changes. The analysis of internal environment of tourist destination in Kota Batu Malang results some influencing factors, namely a) nearness to Surabaya as the centre of government and economy, b) bureaucratic government system, c) the growth of industrial and tourism sector after agriculture. The use of Strategic Place Triangle approach and SWOT analysis results Positioning, Differentiation, and Brand of Kota Batu Malang tourism area. The Positioning of Kota Batu Malang tourism area is Bali of East Java that still holds religious values and local culture. The Differentiation is one-stop-shopping services, endless tourism enchantment, natural beauty, welcoming people, fame and enchant. The Brand of Kota Batu Malang tourism area is Enchantment of Kota Batu Malang Tourism
PERAN SERTA MASYARAKAT BANGKALAN DALAM MENGUSAHAKAN PENINGKATAN PEREKONOMIAN
Banyak kalangan berpendapat bahwa kultur (sosial-budaya) suku Madura selama ini kurang menggembirakan. Karenanya, orang Madura sering dijadikan anekdot yang lucu-lucu, bahkan terkadang terkesan seram. Lalu bagaimana sebenarnya karakter etnis Madura ini? Padahal, karakter kultur unik orang Madura cukup positif, penuh semangat, dan tidak mudah menyerah. Karena masyarakat Madura juga terkenal dengan keuletan dan kegigihnnya. Khususnya dalam bidang peningkatan perekonomian
METODE PEMBELAJARAN ENTREPRENEURSHIP UNTUK GURU SMK DI KABUPATEN LAMONGAN
This study is about a training of learning method for teachers, especially who teaches the subject of entrepreneurship in Senior High School. The target of the study is Vocational High School teachers in Lamongan. Some crucial problems that are faced by the most of educational institution are teachers’ low ability in finding references for students’ problem solutions. Their leakage of creativity and innovation will cause a lower level of students’ readiness to enter job fields after graduation. The goal of the study is to increase human resource quality in mastering learning methods that possible to be applied in entrepreneurship teaching-learning activities.
By using an appropriate method, it is expected that it will improve teachers’ ability in finding references, developing creativity and innovations. Therefore, teachers enjoy teaching entrepreneurship subject with better spirits and students’ entrepreneurship spirit will also developed earlier
PEMBANGUNAN EKONOMI BERBASIS AGRIBISNIS SEBAGAI WUJUD DARI PEMBANGUNAN EKONOMI YANG BERKELANJUTAN
Dalam menghadapi era globalsisasi, Indonesia sebagai negara berkembang membutuhkan suatu strategi besar dalam pembangunan ekonomi. Dalam kaitannya dengan Indonesia yang merupakan negara agraris yang besar dan memiliki keanekaragaman hayati, seharusnya Indonesia memiliki sektor andalan yang dapat dijadikan sebagai tumpuan harapan pembangunan ekonomi dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Sangat disayangkan jika pembangunan ekonomi di Indonesia tanpa mengindahkan kelestarian keanekaragaman hayati dan tidak memperhitungkan kondisi yang akan terjadi di masa mendatang. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Pembangunan ekonomi yang berbasis agribisnis merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing ekonomi bagi Indonesia
Analisis Topik dan Author pada Jurnal Bahasa Inggris dengan Menggunakan Metode Author-Topik Model dan Gaussian Latent Dirichlet Allocation(GLDA)
Penggunaan Author-Topic Model telah banyak dilakukan pada bidang machine learning khususnya natural language processing. Metode ini pertama kali digunakan untuk mengetahui bidang penelitian dari seorang penulis dengan melihat topik dari dokumen yang telah ditulisnya. Meskipun model ini banyak digunakan, penerapannya masih memiliki banyak kekurangan. Hal yang paling menonjol adalah ketidakmampuan Latent Dirichlet Allocation (LDA) sebagai dasar dari Author-Topic Model untuk menangkap kata yang belum pernah terlihat dalam data training pada saat melakukan percobaan dari suatu dokumen uji dalam menentukan distribusi kata suatu topik atau biasa disebut out of vocabulary(OOV). OOV membuat topik yang didapat dari suatu dokumen uji tidak sesuai dengan yang diinginkan. Hal tersebut dapat terjadi karena kata-kata penting yang terdapat pada dokumen uji tidak dapat ditangkap oleh LDA. Maka dari itu, pada tugas akhir ini menggunakan Gaussian Latent Dirichlet Allocation (GLDA) pada author-topic model untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada LDA dengan mengubah jenis kata menjadi vektor kata. Metode GLDA ini digunakan untuk pembanding dari penelitian sebelumnya. Pembuatan author-topic model terbaik dari kedua metode dilakukan dengan menghitung nilai perplexity dan topic coherence untuk setiap metode. Hasil yang didapat menggambarkan bahwa penggunaan GLDA dapat mendapatkan hasil modelling yang lebih stabil disetiap iterasi. Namun, hasil yang didapatkan dari kemampuan kedua model dalam memberikan prediksi terhadap author dari dokumen baru memiliki persamaan. Pada kedua model terlihat bahwa persentase prediksinya tidak berbeda jauh. Hal tersebut disebabkan karena penggunaan data dengan jenis kata yang terlali sedikit dan pembersihan data yang kurang baik. Sehingga membuat distribusi kata pada setiap topiknya terlihat tidak sesuai dengan topik dari dokumen tersebut.
=================================================================================================================================
The use of Author-Topic Model has been widely used in the field of machine learning, especially natural language processing. This method was first used to find out the research field of an author by looking at the topic of the document he had written. Although this model is widely used, its application still has many disadvantages. The most prominent thing is the inability of Latent Dirichlet Allocation (LDA) as the basis of the Author-Topic Model to capture words that have never been seen in training data when conducting experiments from a test document in determining word distribution of a topic or commonly called out of vocabulary (OOV). OOV makes the topic obtained from a test document not as desired. This can happen because the important words contained in the test document cannot be captured by the LDA. Therefore, in this final assignment use the Dirichlet Allocation Latent Gaussian (GLDA) on the author-topic model to solve the problems that exist on the LDA by changing the type of word into a word vector. This GLDA method is used for comparison from previous studies. Making the best author-topic model of the two methods is done by calculating the perplexity value and topic coherence for each method. The results obtained illustrate that the use of GLDA can get more stable modeling results in each iteration. However, the results obtained from the ability of the two models to provide predictions to the author of the new document have similarities. In both models it can be seen that the percentage of predictions is not very different. This is due to too little use of data types and poor data cleaning. so that the distribution of words on each topic does not appear to fit the topic of the document
MANAJEMEN KEUANGAN DAN PACKING UNTUK USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI KECAMATAN TANDES SURABAYA
UKM merupakan salah satu motor penggerak perekonomian rakyat, terutama rakyat menengah ke bawah. Meskipun secara agregat kontribusi terhadap pendapatan daerah adalah kecil dibandingkan dengan pengusaha besar, namun UKM banyak menolong masyarakat banyak pada waktu perekonomian Indonesia terpuruk.
Masalah utama dari sulit berkembangnya UKM adalah karena daya kreatif dan inovatif yang relatif rendah. Hal ini terutama didukung dengan latar belakang pendidikan mereka yang rendah, selain itu para pengusaha ini tidak mudah mendapatkan modal untuk mengembangkan usahanya karena kelemahan dalam bidang administrasi dan pembukuan keuangan mereka. Kelemahan lain adalah pada konsep produk, terutama kemasan (packing), yang sering kali melupakan faktor kebersihan dan kesehatan.
Untuk itu, pelatihan ini diadakan untuk memberi ketrampilan bagi para UKM di Kecamatan Tandes khususnya agar mereka terbiasa dan mahir dalam mengelolah keuangan secara modern. Setidaknya mereka tidak kesulitan jika mengajukan pinjaman ke bank untuk mengembangkan usahanya. Pelatihan ini juga untuk membekali pengetahuan para UKM tentang teknik dan model kemasan yang menarik dan sesuai dengan produk-produk mereka
ANALISIS PERUBAHAN INTERNAL DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BAHARI KEPULAUAN SAPEKEN MADURA
Untuk memasarkan potensi pariwisata, khususnya wisata bahari kepulauan Sapeken, perlu dibuat strategi pemasaran yang tepat untuk hasil yang optimal. Karena kepulauan Sapeken dekat dengan Bali, yang menjadi ikon pariwisata Indonesia, sehingga prospek pengembangan pariwisata, termasuk wisata bahari, sangat bagus untuk menarik wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing untuk melanjutkan perjalanan mereka dari Bali ke Sapeken nusantara. Selain itu, analisis perubahan internal Bandara Trunojoyo akan segera dikembalikan di Kabupaten Sumenep, untuk digunakan secara komersial, akan memudahkan akses bagi wisatawan untuk pergi ke Kabupaten Sumenep dan pergi ke kepulauan Sapeken untuk tujuan berikutnya sejak kecamatan Sapeken di Pulau Saor, desa Sapeken , Pulau Pagerungan Besar (bekas SPBU) ada bandara dengan pendekatan tempat pemasaran. Oleh karena itu, mengetahui potensi di wilayah kecamatan Sapeken, termasuk potensi pariwisata bahari yang menyebar di sekitar kepulauan di Indonesia, dan peran sektor pariwisata pada pengaktifan ekonomi suatu daerah, perlu untuk mengetahui strategi atau model untuk pemasaran potensial di semua kegiatan pariwisata
