1,721,196 research outputs found

    KEPATUHAN NASABAH DALAM PEMBERIAN HADIAH OLEH BANK ALADIN SYARIAH DITINJAU DARI FATWA DSN MUI NO:86/DSN- MUI/XII/2012

    Full text link
    ABSTRAK Aidil Fikri Firdaus, 126101213215, Judul skripsi Kepatuhan Nasabah dalam Pemberian Hadiah oleh Bank Aladin Syariah Ditinjau dari Fatwa DSN MUI NO:86/DSNMUI/XII/ Jurusan Syariah, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2025. Dosen Pembimbing: Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Hadiah, Bank Syariah, Fatwa Perbankan syariah di Indonesia berkembang pesat didorong kesadaran masyarakat dan teknologi, dengan Bank Aladin Syariah sebagai bank digital syariah pertama yang menawarkan inovasi layanan termasuk program hadiah untuk menarik nasabah. Penelitian ini berfokus pada rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana sistem pemberian hadiah kepada nasabah yang diterapkan Bank Aladin Syariah, dan 2) Apakah sistem pemberian hadiah yang diterapkan oleh Bank Aladin Syariah telah sesuai dengan prinsip-prinsip Fatwa DSN MUI No:86/DSN-MUI/XII/2012. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Data primer dikumpulkan melalui wawancara daring dan tatap muka dengan nasabah, dilengkapi data sekunder dari berbagai sumber. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi rekaman wawancara. Analisis data dilakukan secara bertahap, mulai dari pengumpulan, penyajian, hingga penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan diuji melalui triangulasi data, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian: 1) Sistem hadiah Bank Aladin Syariah, seperti program Berkah Ala Ramadhan dengan produk "MUDIK LEBARAN," dirancang secara transparan dengan peninjauan sebelum pencairan yang seringkali berlangsung cepat setelah nasabah memenuhi syarat dan ketentuan. 2) Kesesuaian program hadiah "Mudik Lebaran" dengan Fatwa DSN-MUI No: 86/DSN-MUI/XII/2012 terlihat dari mekanisme yang mengikuti prinsip akad ju'alah. Nasabah harus mencapai target tabungan "MUDIK LEBARAN" dan mempertahankan saldo dalam periode tertentu untuk mendapatkan e-voucher Alfamart. Hadiah bersifat kondisional atas pencapaian target, bukan syarat akad pokok tabungan (mudharabah/wadiah). Program ini transparan dalam menyampaikan syarat dan ketentuan, sehingga terhindar dari ketidakjelasan (gharar), spekulasi (maysir), serta unsur riba atau penipuan (tadlis)

    PENGARUH HARGA, KUALITAS PELAYANAN, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Studi Kasus CV. Biru Atma Jaya di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)

    Full text link
    Skripsi dengan judul " Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan, Dan Word Of Mouth Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus: Cv. Biru Atma Jaya Di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)" ini ditulis oleh Wahyu Prasetyo, NIM 126405211056, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Harga, Kualitas Pelayanan, Word of Mouth, Kepuasan Pelanggan Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya toko print disekitar kampus UIN Tulungagung di desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, yang menciptakan tantangan bagi Cv. Biru Atma Jaya Tulungagung dalam mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya. Situasi persaingan yang ketat ini mendorong kebutuhan akan strategi inovatif untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan penjualan dan keuntungan toko. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Apakah harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Cv Biru Atma Jaya?. (2) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Cv Biru Atma Jaya?. (3) Apakah word of mouth berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Cv Biru Atma Jaya?. (4) Apakah harga, kualitas pelayanan, dan word of mouth secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Cv. Biru Atma Jaya Tulungagung? Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan skala yang digunakan skala likert. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 responden dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner. Penelitian menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji F, uji T dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Harga tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan di CV. Biru Atma Jaya, tetapi kualitas produk, pelayanan, dan citra merek lebih berpengaruh. (2) Kualitas pelayanan (ketepatan waktu, keramahan, fasilitas, dan responsivitas) berdampak positif terhadap kepuasan pelanggan. (3) Word of Mouth (rekomendasi langsung/media sosial) membentuk ekspektasi pelanggan dan memengaruhi kepuasan mereka. (4) Secara simultan, harga, kualitas pelayanan, dan word of mouth bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, meskipun harga sendiri tidak signifikan

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO DALAM MENGATASI PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA PRODUK MUDHARABAH MODAL KERJA PROYEK DI BANK MUAMALAT INDONESIA KANTOR CABANG SURABAYA DARMO

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Implementasi Manajemen Risiko dalam Mengatasi Pembiayaan Bermasalah pada Produk Mudharabah Modal Kerja Proyek di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Surabaya Darmo” ini ditulis oleh Dimas Ayu Anas Tasia, NIM 126401212047, pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Bank Syariah, Manajemen Risiko, Pembiayaan Bermasalah, Mudharabah, Modal Kerja, Bank Muamalat Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh produk pembiayan Mudharabah di Bank Muamalat Indonesia yang merupakan salah satu skema pembiayaan yang memiliki karakteristik risiko tinggi karena bergantung pada kemampuan pengelolaan usaha oleh nasabah yang dibiayai oleh pihak bank. Penerapan manajemen risiko menjadi hal yang krusial dalam menjaga kualitas pembiayaan. Dalam mengatasi pembiayaan bermasalah, diperlukan identifikasi sedari awal dan mengevaluasi potensi risiko. Tingkat NPF (Non Performing Financing) mengalami peningkatan yang menjadi indikasi bahwa nasabah banyak yang mengalami gagal bayar sesuai dengan akad pembiayaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dalam mengatasi pembiayaan bermasalah pada produk mudharabah modal kerja proyek di Bank Muamalat Indonesia, khususnya di Kantor Cabang Surabaya Darmo. Bank Muamalat sebagai pelopor bank syariah pertama di Indonesia menghadapi berbagai jenis risiko yang mempengaruhi kelangsungan kegiatan pembiayaan, termasuk risiko kredit, operasional, dan reputasi. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari data internal Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Surabaya Darmo berupa wawancara secara langsung dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko dilakukan secara sistematis mulai dari analisis kelayakan nasabah, evaluasi agunan, pemantauan penggunaan dana, hingga strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah. Penerapan manajemen risiko yang efektif turut menjaga kualitas pembiayaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah

    EFISIENSI PRODUK PADA USAHA PETERNAKAN AYAM POTONG AGENG JAYA FARM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Efisiensi Produk Pada Usaha Peternakan Ayam Potong Ageng Jaya Farm Dalam Perspektif Ekonomi Syariah” ini ditulis oleh Rayhan Wahyudistira Suyitno, Nim. 126402213225, pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I Kata Kunci: Efisiensi Produk, Peternakan Ayam Potong, Ekonomi Syariah Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi efisiensi produk pada usaha peternakan ayam potong Ageng Jaya Farm yang diselaraskan dengan prinsip ekonomi syariah. Efisiensi tidak hanya dilihat dari aspek teknis seperti manajemen pakan, pemilihan bibit, dan sistem kandang, tetapi juga mencakup nilai-nilai syariah seperti kehalalan, keadilan, dan keberkahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian pada penelitian ini berkaitan dengan bagaimana efisiensi produk pada usaha peternakan ayam potong ageng jaya farm di dalam perspektif ekonomi syariah, yaitu: 1) Untuk mengidentifikasi strategi pencapaian efisiensi produk dalam usaha peternakan ayam potong Ageng Jaya Farm? 2) Untuk mengidentifikasi strategi pencapaian efisiensi produk usaha peternakan ayam potong Ageng Jaya Farm dalam perspektif ekonomi syariah 3) Untuk mengukur bagaimana dampak dari penerapan efisiensi produk pada usaha peternakan ayam potong Ageng Jaya Farm dalam perspektif Ekonomi Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Efisiensi produk di Ageng Jaya Farm dicapai melalui manajemen produksi yang terstruktur dan berbasis data dengan prinsip continuous improvement. Desain kandang yang luas dan sistem closed house mendukung kesehatan dan performa ayam. Strategi pakan berkualitas dan metode restricted feeding mendukung pertumbuhan optimal. Pengawasan kesehatan dengan biosekuriti dan pencatatan digital memungkinkan deteksi dini penyakit. Pengelolaan waktu pemeliharaan yang efisien dengan panen pada usia 3035 hari menghasilkan produksi 3,3-3,8 ton per siklus, menjaga kualitas dan keberlanjutan usaha. 2) Strategi pencapaian efisiensi produk Ageng Jaya Farm dalam perspektif ekonomi syariah merupakan representasi nyata dari penerapan prinsip-prinsip dasar sistem ekonomi Islam, meliputi iqtishad, adl, barakah, maslahah, dan halal-thayyib dalam seluruh proses produksi. Efisiensi di sini tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari upaya menjauhkan mafsadah dan mendekatkan maslahah, baik secara individu maupun sosial. 3) Dampak penerapan efisiensi produk pada Ageng Jaya Farm dalam perspektif Ekonomi Syariah terlihat jelas. Pengelolaan populasi ayam 25.000 ekor dalam kandang yang luas mencerminkan konsep ihsan terhadap makhluk hidup, memastikan kesejahteraan hewan, yang sejalan dengan nilai halal-thayyib. Efisiensi waktu produksi yang tinggi (30-35 hari) dengan hasil panen besar mendukung keberkahan dan perputaran modal yang cepat, sehingga meningkatkan profitabilitas usaha sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan kontribusi pada ketahanan pangan

    INDUSTRI KERAJINAN PIALA SEBAGAI SUMBER PENINGKATAN EKONOMI PENGRAJIN PIALA DI DESA BAGELENAN MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Planet Trophy Desa Bagelenan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar)

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Industri Kerajinan Piala Sebagai Sumber Peningkatan Ekonomi Pengrajin Piala di Desa Bagelenan Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Planet Trophy Desa Bagelenan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar)” ditulis oleh Avicena Ibrahim Al Amin NIM 126402212128 dengan dosen pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Industri kerajinan piala, peningkatan ekonomi, ekonomi Islam Industri kerajinan piala di Desa Bagelenan menjadi contoh nyata implementasi ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan ekonomi, mengurangi pengangguran, dan memberdayakan potensi lokal. Usaha "Planet Trophy" menunjukkan bagaimana kreativitas lokal dapat berkembang secara nasional melalui pemanfaatan teknologi digital dan pemasaran online. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi kreatif berbasis kerajinan seperti ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga sosial dan budaya bagi masyarakat setempat. Rumusan masalah pada penelitian ini: 1) Bagaimana industri kerajinan piala dalam meningkatkan ekonomi pengrajin piala di Desa Bagelenan?, 2) Bagaimana industri kerajinan piala dalam meningkatkan ekonomi pengrajin piala di Desa Bagelenan menurut perspektif ekonomi Islam? Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung. Sumber data dari pemilik usaha Planet Trophy dan juga para pengrajin piala di Desa Bagelenan. Ada tiga metode yang digunakan dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan vertivikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Industri kerajinan piala sebagai sumber peningkatan ekonomi pengrajin piala di Desa Bagelenan, sebagai penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan usaha di suatu daerah sehingga dapat memenuhi kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Faktor pendukung industri kerajinan piala meliputi: Bahan baku yang mudah; sumber daya manusia yang memiliki semangat; peralatan yang memadai; pemasaran piala yang mudah. Sedangkan faktor penghambat meliputi: Miskomunikasi antara manajemen dengan pengrajin; persaingan usaha; pasang surut usaha. 2) industri kerajinan piala dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Bagelenan menurut perspektif ekonomi Islam yaitu: Upah harus adil, jelas, transparan, dan juga proporsional; upah harus layak untuk mencukupi sandang, pangan, papan; hifz al din meliputi sholat, shodaqoh; hifz al nafs terpenuhinya kebutuhan primer, sekunder; hifz al aql selalu berinovasi dan selalu ingin belajar; hifz al nasl menjaga keturunan, bertangggung jawab atas keluarga; hifz al mal jujur, amanah, dan bertanggung jawab saat transaksi

    IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN CICIL EMAS STUDI KASUS BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG CEMPAKA MAS KABUPATEN JOMBANG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Implementasi Akad Murabahah pada Produk Pembiayaan Cicil Emas Studi Kasus Bank Syariah Indonesia Kantor Cempaka Mas Kabupaten Jombang”, ditulis oleh Silvia Putri Damayanti NIM. 126401212067, dengan Pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Bank Syariah Indonesia, Cicil Emas, Akad Murabahah, Pembiayaan Syariah, Investasi Emas, Strategi Pemasaran. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan lembaga keuangan berbasis syariah yang beroperasi sesuai prinsip Islam dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Salah satu produk unggulannya adalah Cicil Emas, yaitu pembiayaan kepemilikan emas batangan melalui skema cicilan dengan akad murabahah. Produk ini diminati masyarakat karena prosesnya yang mudah, syarat yang ringan, serta nilai emas yang stabil sebagai bentuk investasi jangka panjang. Dalam pelaksanaannya, nasabah dapat membeli emas merek Antam dengan berat mulai dari 10 hingga 150 gram, dengan harga yang disesuaikan fluktuasi pasar namun disepakati sejak awal transaksi. Kehadiran produk Cicil Emas di BSI Cempaka Mas Jombang menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas namun memiliki keterbatasan dana, sekaligus menjadi bagian dari strategi BSI dalam memperluas layanan berbasis prinsip syariah dan meningkatkan kepercayaan nasabah. Tujuan penelitian ini diharapakan mampu memberikan sumbangsih keilmuan (1) Mengidentifikasi Implementasi Akad Murabahah Pada Produk Pembiayaan Cicil Emas Oleh Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Cempaka Mas Jombang. (2) Menganalisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Cicil Emas dengan Akad Murabahah Yang digunakan Oleh Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Cempaka Mas Jombang. Metode Penelitian dengan menggunakan penelitian Studi Kasus yaitu menjelaskan kajiannya dengan menganalisis fakta secara sistematis dari objek pembahasan yang diteliti. Sumber data yang diteliti adalah dari data kepustakaan atau studi kepustakaan. Pendekatan yang dilakukan dalam mempelajari tulisan dari sudut pandang ilmiah. Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad murabahah efektif digunakan dalam produk cicil emas Bank Syariah Indonesia (BSI), karena memberikan kesempatan kepada nasabah untuk berinvestasi emas secara terjangkau. Nasabah hanya perlu membayar uang muka 20% dan mencicil sisanya selama minimal 12 bulan, dengan harga jual yang mencakup margin keuntungan bank. Selain itu, strategi pemasaran yang diterapkan BSI seperti sosialisasi, promosi digital, dan distribusi brosur terbukti berhasil meningkatkan minat masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah nasabah yang meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir

    ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN PELAKU UMKM TERHADAP AKAD MUDHARABAH DI PASAR TRADISIONAL DESA KENAYAN KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Analisis Tingkat Pemahaman Pelaku UMKM Terhadap Akad Mudharabah Di Pasar Tradisional Desa Kenayan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Vinolia Giok Suyanto, NIM. 126101212264, dengan pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.Ι. Kata Kunci : Pemahaman, UMKM, Akad Mudharabah, Pasar Tradisional Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih kesulitan mendapatkan akses ke pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang terbatas. Akad mudharabah, sebagai salah satu pembiayaan syariah berbasis bagi hasil, menawarkan alternatif yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam dan berpotensi memberdayakan pelaku usaha. Akad mudharabah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan usaha, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di pasar tradisional tersebut Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk menganalisis tingkat pemahaman pelaku UMKM di pasar tradisional Desa Kenayan terhadap akad mudharabah. (2) Untuk mengkaji apakah pelaku UMKM di pasar tradisional Desa Kenayan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung menerapkan akad mudharabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha yang berada di pasar tradisional pasar desa kenayan kabupaten tulungagung. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa : (1) Tingkat pemahaman pelaku UMKM di Pasar Tradisional Desa Kenayan masih tergolong sangat rendah. Mereka cenderung belum mengetahui bahwa dalam Islam terdapat sistem kerja sama usaha dengan prinsip bagi hasil yang adil dan tanpa riba. Kurangnya literasi keuangan syariah, tidak adanya edukasi dari lembaga keuangan, serta latar belakang pendidikan yang terbatas menjadi faktor utama rendahnya pemahaman tersebut. (2) Pelaku UMKM di Pasar Tradisional Desa Kenayan belum ada yang menerapkan akad mudharabah. Seluruh informan menyatakan bahwa usaha mereka dijalankan menggunakan modal sendiri atau pinjaman konvensional, baik dari koperasi maupun kerabat, tanpa melibatkan sistem pembiayaan syariah. Tidak adanya pengalaman kerja sama usaha dengan prinsip syariah menunjukkan bahwa akad mudharabah belum diterapkan secara praktik oleh para pelaku usaha. Hal ini dipengaruhi oleh belum adanya sosialisasi, kurangnya akses terhadap lembaga keuangan syariah, serta belum adanya contoh konkret penerapan akad mudharabah di lingkungan sekitar mereka

    STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PADA USAHA TOKO ONLINE ULFA SHOP KEDIRI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Strategi Pengembangan Bisnsis Pada Usaha Toko Online Ulfa Shop Kediri Dalam Meningkatkan Volume Penjualan” ini ditulis oleh Abdi Qowy Mathin, dibawah bimbingan Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Kata Kunci: Strategi Bisnis, Toko Online, Ulfa Shop, Inovasi Produk, Penjualan. Perkembangan teknologi mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke pemasaran digital guna menjangkau pasar lebih luas dan efisien. Ulfa Shop Kediri, UMKM yang menjual perabot rumah tangga, memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp dalam operasionalnya. Namun, toko ini menghadapi tantangan dalam hal pemasaran, persaingan, dan permodalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan bisnis Ulfa Shop dalam meningkatkan penjualan, serta peran pemasaran digital dalam mendukung pertumbuhan usaha. Studi ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku UMKM dalam menerapkan strategi bisnis yang adaptif di era digital. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana strategi pengembangan bisnis pada Ulfa Shop Kediri? 2) Bagaimana cara mengoptimalkan strategi pengembangan usaha pada Ulfa Shop Kediri? 3) Apa saja kendala dan solusi strategi pengembangan usaha pada Ulfa Shop Kediri? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik dan aktivitas operasional Ulfa Shop. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu 1). strategi pengembangan bisnis yang diterapkan oleh Ulfa Shop Kediri dalam menghadapi dinamika pasar dan meningkatkan daya saing. Terdapat tiga strategi utama yang menjadi fokus, yaitu strategi pemasaran, strategi produk, dan strategi penjualan. Strategi pemasaran difokuskan pada pemanfaatan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp untuk promosi dan interaksi dua arah dengan konsumen. Strategi produk diterapkan melalui penyesuaian terhadap tren pasar, menjaga harga tetap kompetitif, dan memperhatikan kualitas layanan. 2). Untuk mengoptimalkan usaha, Ulfa Shop juga menerapkan pengelolaan stok yang efisien dan inovasi produk yang adaptif. Dalam proses pengembangannya, 3). Ulfa Shop menghadapi beberapa kendala seperti persaingan harga, kesulitan memperoleh stok barang, lokasi usaha yang kurang strategis, dan konsumen yang tidak sabar. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Ulfa Shop menerapkan solusi seperti menjaga kualitas layanan, diversifikasi pemasok, serta fokus pada kepuasan pelanggan. Ulfa Shop mengembangkan usaha melalui strategi 4P, media sosial, inovasi produk, dan layanan pelanggan. Optimalisasi dilakukan lewat manajemen stok dan kemitraan. Kendala diatasi dengan strategi adaptif, dan keseluruhan strategi mencerminkan nilai pemasaran syariah

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore