1,721,147 research outputs found
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah Indonesia Menggunakan Model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual
Abstrak:
Sejarah Indonesia adalah ilmu yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Berdasarkan data awal selama dalam proses pembelajaran, ditemukan fakta bahwa pembelajaran Sejarah Indonesia tidak berkualitas ditunjukkan guru belum mengembangkan pembelajaran inovatif, kurang memanfaatkan media pembelajaran akibatnya siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran dan hasil belajar siswa rendah yaitu 61,5% siswa tidak tuntas. Solusi untuk memecahkan masalah tersebut dengan menerapkan PTK menggunakan model Snowball Throwing dengan media Audio Visual. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan non tes yang terdiri dari observasi, dokumentasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran Sejarah Indonesia. Pada siklus I rata-rata skor keterampilan guru adalah 25,5 (kategori baik), rata-rata skor aktivitas siswa 20,3 (kategori baik), rata-rata nilai hasil belajar siswa 67,69 dengan ketuntasan klasikal 69,23 %. Pada siklus II, rata-rata skor keterampilan guru 35,5 (kategori sangat baik), rata-rata skor aktivitas siswa 26,2 (kategori baik), rata-rata hasil belajar 81,93 dengan ketuntasan klasikal 84,62 %. Simpulan penelitian ini yaitu model Snowball Throwing dengan media Audio Visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Indonesia yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Kualitas Pembelajaran, Snowball Throwing, Media Audio Visual
Abstract:
History of Indonesia is a science that examines a set of events, facts, concepts, and generalizations related to social issues. Based on preliminary data during the learning process, it was found that learning history of Indonesia is not qualified indicated that teachers have not developed innovative learning, less use of learning media consequently less active students in following learning and low student learning result that is 61,5% student unfinished. Solution to solve the problem by applying class action research using Snowball Throwing model with Audio Visual media. The study was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of two meetings covering the planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study are teachers and students of class XI. Data collection techniques in this study are test and non-test techniques consisting of observation, documentation, interviews and field notes. The result of the research shows the improvement of learning quality of Indonesian history. In the first cycle the average teacher skill score is 25.5 (good category), the average student activity score is 20.3 (good category), the average score of student learning result is 67,69 with 69,23% classical completeness. In cycle II, the average score of teacher skill 35,5 (very good category), average score of student activity 26,2 (good category), average of result of learning 81,93 with classical completeness 84,62%. The conclusion of this research is Snowball Throwing model with Audio Visual media can improve the quality of learning History of Indonesia which includes teacher skills, student activities and student learning outcomes.
Keywords: Learning Quality, Snowball Throwing, Audio Visual Media
HIPOTESIS PEMEROLEHAN BAHASA DAN PEMEROLEHAN SINTAKSIS
AbstrakPenguasaan aspek-aspek kebahasaan oleh seseorang dapat berlangsung melalui pemerolehan bahasa (language acquisition),  dapat pula berlangsung melalui pembelajaran bahasa (language learning). Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah (1) apakah yang  dimaksud dengan pemerolehan bahasa? (2) bagaimanakah pemerolehan bahasa menurut hipotesis nurani? (3) bagaimanakah pemerolehan bahasa menurut hipotesis tabularasa?(4) bagaimanakah pemerolehan bahasa menurut hipotesis kesemestaan kognitif? (5) Bagaimanakah cara pemerolehan sintaksis pada anak-anak? Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hipotesis pemerolehan bahasa dan pemerolehan sintaksis. Hipotesis pemerolehan bahasa adalah Hipotesis  nurani, hipotesis ini  dibedakan  menjadi hipotesis nurani bahasa dan hipotesis nurani mekanis, hipotesis teori tabularasa yang berasumsi bahwa otak bayi pada waktu dilahirkan sama seperti kertas kosong yang nanti  akan ditulis atau diisi dengan pengalaman dan hipotesis kesemestaan kognitif berasumsi bahwa bahasa diperoleh berdasarkan struktur-struktur kognitif deriamotor.  Kata Kunci:  Hipotesis, Pemerolehan, Bahasa, dan Sintaksi
PENGALAMAN HOME CARE PERAWAT PADA PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAMAUNG KOTA MAKASSAR
ome care adalah semua pelayanan yang diberikan pada klien di rumahnya untuk mempertahankan, memulihkan, atau meningkatkan kesehatan fisik, mental dan emosional. Home care ditujukan untuk mengoptimalkan tingkat kemandirian klien dan meminimalkan dampak kecacatan melalui pelayanan di luar institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman perawat dalam melakukan home care pada pasien pasca stroke di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian adalah perawat yang melaksanakan home care pasien pasca stroke dengan informan terdiri dari 3 orang perawat, 1 orang dokter, dan 1 orang keluarga pasien. Peneliti menggunakan purposive sampilng dalam menentukan sampel yang dipilih berorientasi pada tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki pemahaman yang baik tentang pelayanan home care. Home care dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien, serta dapat memantau kondisi pasien pasca stroke. Perawat merasakan kepuasan setelah memberikan pelayanan home care, meskipun disisi lain pelayanan home care memiliki kendala seperti waktu, mobilitas pasien yang terbatas. Perawat mendapatkan pengalaman yang baik selama memberikan pelayanan home care pada pasien pasca stroke. Dalam upaya menjaga dan mengoptimalkan layanan home care, petugas kesehatan harus mampu menjaga mutu pelayanan selama melakukan home care pasien pasca stroke dan pasien dengan jenis penyakit lainnya
The implementation of integrating Islamic values in teaching English in SMP Al-Hikmah Surabaya academic year 2015-2016
Pengajaran bahasa Inggris kadang-kadang membawa nilai-nilai dan budaya yang tidak cocok untuk siswa Muslim. Pengajaran ilmu pengetahuan (pelajaran non-Islam) dan nilai-nilai Islam yang diajarkan secara terpisah. Nilai telah menjadi referensi dan tolak ukur manusia untuk berpikir dan bertindak setiap waktu. Dapat dikatakan bahwa nilai merupakan aspek penting dalam membentuk kehidupan manusia yang beradab. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada penerapan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Kemudian, observasi, wawancara dan dokumentasi adalah instrumen untuk menganalisis data. Hal ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengintegrasian nilai-nilai Islam, tipe integrasi nilai-nilai Islam, dan kekuatan dan kelemahan dari pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini melibatkan guru bahasa Inggris di kelas tujuh SMP Al-Hikmah Surabaya. Guru bahasa Inggris di kelas tujuh berjumlah tiga orang pada tahun ajaran 2015-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses belajar mengajar kegiatan yang dimulai dan menutup pelajaran dengan mengatakan salaam, berdoa sebelum kelas dimulai, menghubungkan atau membuat koneksi antara materi pelajaran dan siswa kehidupan sehari-hari sebagai Muslim, menceritakan kisah-kisah Islam , menjelaskan perbedaan antara budaya barat dan budaya Islam, menggunakan ekspresi Islam, menyisipkan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis, memberikan contoh yang baik kepada siswa dan memotivasi siswa untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Tipe integrasi yang digunakan adalah Integration atau Interconnected Entities. Yang terakhir, kekuatan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam mengajar bahasa Inggris: Siswa mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang Islam, menjadi siswa yang baik yang benar-benar menghargai budaya Islam seperti, dapat menerapkan nilai-nilai Islam yang mereka punya di lingkungan mereka. Sementara, kelemahan yang mereka hadapi adalah kurangnya literatur tentang nilai-nilai Islam dan kurangnya media pembelajaran terutama untuk buku yang dimuat nilai-nilai Islam dalamnya
The Court of Shipping System For Ship Accident
Indonesia, which is known as an archipelago, has a sea area two times larger than its land area. This renders shipping a vital factor in for national unity, defense and security, politics, social, culture, and the economic and trade sectors. However, until now the management, empowerment and utilization of waters by the state have not been optimal for the welfare of the people. The Shipping Court is an administrative quasi-judicial body (Quasi Rechtspraak) with the task of adjudicating cases or violations of shipping safety submitted by the Directorate General of Sea Transportation. The Shipping Court is only entitled to issue sanctions that are administrative in nature and in the form of provisions (beschiking), therefore the authority of the Shipping Court only applies to certain parties (skippers, ship crews, ship entrepreneurs and parties involved in sea shipping). However, a decision issued by the Shipping Court as an administrative moot court can be used as initial evidence for an investigator if an indication of a criminal act is found.
Keywords: Court System, Shipping Court, Shi
STRUKTUR DAN MAKNA MANTRA MASYARAKAT DESA PETAR LUAR KECAMATAN SUNGAI ROTAN KABUPATEN MUARA ENIM
AbstrakMantra merupakan salah satu sastra lisan yang masih ada dan dipergunakan oleh masyarakat. Penulis merasa perlu mengangkat keberadaan mantra karena merupakan warisan leluhur yang bukan tidak mungkin akan punah bila tidak dilestarikan. Mantra adalah salah satu jenis puisi melayu lama yang dianggap mengandung kekuatan gaib, masalah dalam penelitian ini bagaimana struktur dan makna mantra masyarakat Desa Petar Luar Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, tujuan dalam penelitiana ini bagaimana mengetahui dan mendeskrifsikan struktur dan makna mantra masyarakat Desa Petar Luar Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim , manfaat dalam penelitian ini bagi peneliti lain, hasil penelitian ini diharapkan agar peneliti lanjutan dapat memanfaatkan penelitian ini, bagi pembaca, dapat memberikan tambahan pengetahuan atau informasi bagi para peminat sastra khususnya menganalisis struktur dan isi mantra, bagi pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan informasi, hasil penelitian struktur dan makna mantra yang ada di Desa Petar Luar Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim berkaitan dengan gaya bahasa, dan bunyi bahasa,. Pembahasan berdasarkan struktur dan makna mantra masyarakat Desa Petar Luar Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim struktur mantra meliputi gaya bahasa dan bunyi bahasa. Gaya bahasa yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa repetisi, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa pararelisme. Bunyi bahasa meliputi bunyi bahasa asonansi, bunyi bahasa konsonan, bunyi bahasa ephoni, dan bunyi bahasa anomatope. Sedangkan isi berkaitan dengan teknik persuasi meliputi teknik persuasi sugesti, teknik persuasi perintah, teknik persuasi permintaan, teknik persuasi proyeksi, dan teknik persuasi identifikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskrifsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul, teknik pengumpulan data teknik observasi, teknik wawancara, teknik pencatatan. Informan dalam penelitian ini adalah anggota masyarakat Desa Petar Luar yang mewarisi sastra lisan dari orang tuanya. Kata Kunci : Mantra, sastra lisan
Pembinaan Keagamaan Terhadap Anak Jalanan Di Lokasi Perempatan Masjid Agung Banjarmasin
Hayatun Nufus. 2010. Pembinaan Keagamaan Terhadap Anak Jalanan Di Lokasi Perempatan Masjid Agung Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Drs. H. Imran Sarman, M.Ag., (II) Drs. H. Surya Giri, M.Pd.
Pembinaan keagamaan sangatlah penting dan erat hubungannya dengan masa depan anak-anak jalanan. Untuk itu pembina diharapkan bisa memberikan ilmu pengetahuan agama dan ilmu lainnya agar mereka terhindar dari berbagai macam ancaman yaitu bahaya pemurtadan dan diskriminasi perkotaan.
Penelitian ini bertujuan bagaimana pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin dan faktor apa saja yang mempengaruhi pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin.Meliputi kondisi ekonomi keluarga, kekerasan dalam rumah tangga dan faktor lingkungan, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan tersebut.
Subjek penelitian adalah anak jalanan yang berumur 5 tahun sampai 17 tahun di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin. Sedangkan yang menjadi objeknya adalah pembina terhadap anak jalanan di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan tersebut.untuk mendapatkan data di lapangan, digunakan teknik observasi, wawancara dan dokumenter. Kemudian dianalisis data tersebut dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, sedangkan dalam pengambilan kesimpulan penulis menggunakan metode induktif.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin sudah cukup baik dari segi pembelajaran dan penerapannya. Sedangkan untuk faktor yang mempengaruhi pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan di lokasi perempatan Masjid Agung Banjarmasin meliputi faktor guru atau pembina, faktor minat, faktor kesadaran, faktor sarana dan fasilitas, dan faktor ekonomi keluarga
Perbandingan Hasil Belajar Antara Pembelajaran Geometri Berdasarkan Teori Van Hiele dan Konvensional Siswa Kelas IX MTs Raudhatusysyubban Kabupaten Banjar Tahun Pelajaran 2011/2012
Hayatun Nufus. 2012. Perbandingan Hasil Belajar Antara Pembelajaran Geometri Berdasarkan Teori Van Hiele dan Konvensional Siswa Kelas IX MTs Raudhatusysyubban Kabupaten Banjar Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Rusdiana Hamid, M. Ag, (II) Dra. Hj. Sessi Rewetty Rivilla, M. M. Pd.
Dalam mata pelajaran matematika, terdapat beberapa macam materi pokok di antaranya bilangan, aljabar, geometri, statistik, dan peluang. Di antara materi pokok tersebut banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi geometri. Kesulitan belajar geometri yang dialami siswa sekolah dasar adalah obyek yang dipelajari berupa benda pikir atau abstrak, artinya benda–benda itu tidak dapat dipegang, diraba secara langsung oleh panca indra tetapi hanya dapat dipikirkan dan sulit dipahami sehingga diperlukan suatu strategi pembelajaran tertentu yaitu pembelajaran berdasarkan Teori van Hiele yang diterapkan tahap demi tahap sesuai dengan tingkat kemampuan berpikir siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara pembelajaran geometri berdasarkan teori van Hiele dan konvensional siswa kelas IX MTs Raudhatusysyubban Kab. Banjar.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX MTs Raudatusysyubban Kabupaten Banjar. Kelas IXA sebagai kelas eksperimen dan kelas IXC sebagai kelas kontrol. Materi yang diajarkan adalah kesebangunan dan kekonruenan bangun datar. Data penelitian didapat dari nilai tes akhir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar geometri siswa yang diajar menggunakan Teori Van Hiele dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional di kelas IX MTs Raudhatusysyubban Kabupaten Banjar. Dengan ini dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan teori pembelajaran van Hiele dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi geometr
Analisis Perekrutan Karyawan Dari Bank Konvensional ke PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Banjarmasin
Pada penelitian yang penulis lakukan pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Banjarmasin dilatar belakangi dari pentingnya peranan proses rekrutmen karyawan untuk kemajuan organisasi bank dan merupakan aset terpenting bagi perusahaan karena perannya sebagai subjek pelaksana kebijakan dan kegiatan operasional perusahaan.
Skripsi ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana mekanisme perekrutan karyawan dan kendalanya pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, Informan dari penelitian ini adalah dua orang yaitu Operational Manager dan Big Office Head.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah Pertama: proses perekrutan karyawan di PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Banjarmasin menggunakan dua proses yaitu sumber internal dengan metode karyawan yang sudah ada dan sumber eksternal dengan metode merekrut dari luar perusahaan dan proses seleksinya melalui beberapa tahapan yaitu: Seleksi surat-surat lamaran, Wawancara Pertama, Tes penerimaan yang terdiri dari: tes TOEFL, tes Psikotes, dan tes Psikotest assessment, Wawancara terakhir, Tes Kesehatan dan Keputusan penerimaan. Kedua: Kendala dalam perekrutan yaitu kurangnya SDM yang mengerti keuangan syariah dengan baik, serta sulitnya mendapatkan SDM yang sesuai dengan kualifikasi penerimaan karyawan PT. Bank Syariah Kantor Cabang Banjarmasin
- …
