107 research outputs found

    Development of ASTRI high-temperature solar receivers

    No full text
    Three high-temperature solar receiver design concepts are being evaluated as part of the Australian Solar Thermal Research Initiative (ASTRI): a flux-optimised sodium receiver, a falling particle receiver, and an expanding-vortex particle receiver. Preliminary results from performance modelling of each concept are presented. For the falling particle receiver, it is shown how particle size and flow rate have a significant influence on absorptance. For the vortex receiver, methods to reduce particle deposition on the window and increase particle residence time are discussed. For the sodium receiver, the methodology for geometry optimisation is discussed, as well as practical constraints relating to containment material

    Catatan Kuliah Umum Rapid Earthquake Magnitude Estimation Using Near Realtime GPS Data

    No full text
    Kuliah Umum Rapid Earthquake Magnitude Estimation Using Near Realtime GPS Data Prof. Yusaku Ohta Associate Professor Crustal Physics Laboratory, Research Center for Prediction of Earthquakes and Volcanic Eruptions Tohoku UniversityAcara bertempat di Auditorium BMKG, pada tanggal 9 Agustus 2016, berlangsung dari jam 09:00 WIB sampai dengan jam 13:00 WIB.Live at: http://media.bmkg.go.id/Live.bmkg?ID=2625949045519124http://www.bmkg.go.idVia Dr. Rahma Hanifa, Dr. Abdul Muhari, Himpunan Mahasiswa Oseanografi ITB, Carmadi Machbub, Ary Setijadi Prihatmanto, Egi Hidayat, Astri Novianty, Irwan Meilano, Irina Rafliana</p

    Tinjauan Yuridis Tindak Penipuan Dalam Proses Jual Beli Yang Tidak Sesuai Peruntukannya (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 279 K/Pid/2020)

    Get PDF
    AbstrakTindak pidana penipuan hanya dengan bermodalkan kemampuan seseorang meyakinkan orang lain melalui serangkaian kata-kata bohong atau fiktif, menjanjikan atau memberikan iming-iming dalam bentuk apapun, baik terhadap sesuatu yang dapat memberikan kekuatan maupun pada harta kekayaani. Disimpulkan bahwa Pengaturan hukum tindak pidana penipuan dalam proses jual beli yang tidak sesuai peruntukannya dalam hukum positif Indonesia diatur dalam Pasal 378 KUHP yang lazim disebut oplichting.” Sedangkan untuk transaksi jual beli ada ketentuan Pasal 9 UUPK, intinya merupakan bentuk larangan yang tertuju pada perilaku pelaku usaha, yang menawarkan, mempromosikan, mengiklankan suatu barang dan/atau jasa secara tidak benar dan atau seolah-olah barang tersebut telah memenuhi standart mutu tertentu. Pertanggungjawaban pidana dalam kasus tindak pidana penipuan dalam proses jual beli yang tidak sesuai peruntukkannya. Di dalam UUPK selain bertanggung jawab memberikan ganti kerugian terdapat juga sanksi pidana terhadap pelanggaran dalam periklanan yang dilakukan oleh pelaku usaha yaitu Pasal 62 ayat (1), (2) dan (3). Pertimbangan hakim dalam perkara tindak pidana penipuan dalam proses jual beli yang tidak sesuai peruntukannya berdasarkan Putusan MA RI No 279 K/Pid/2020, Alasan yang diajukan Penuntut Umum, MA berpendapat: Alasan tersebut tidak dapat dibenarkan karena Pengadilan Tinggi tidak salah menerapkan hukum, karena mengenai penilaian terhadap hasil pembuktian yang bersifat penghargaan suatu kenyataan, Penuntut Umum tidak dapat membuktikan putusan Pengadilan Tinggi tidak memenuhi Pasal 253 Ayat (1) huruf a, b dan huruf c KUHAP. Dengan demikian, berdasarkan Pasal 254 KUHAP maka permohonan kasasi Penuntut Umum ditolak. Terdakwa dibebaskan, maka biaya perkara seluruh tingkat peradilan dibebankan pada Negara. Kata Kunci           :    Yuridis, Penipuan, Jual Beli, Peruntukan.  AbstractThe crime of fraud is only with the capital of a person's ability to convince others through a series of false or fictitious words, promising or giving a lure in any form, either to something that can give strength or property. It is concluded that the legal regulation of the criminal act of fraud in the buying and selling process that is not in accordance with its designation in Indonesian positive law is regulated in Article 378 of the Criminal Code which is commonly called oplichting.” As for buying and selling transactions, there are provisions in Article 9 of the UUPK, essentially a form of prohibition aimed at the behavior of business actors, who offer, promote, advertise goods and/or services incorrectly and or as if the goods have met certain quality standards. Criminal liability in cases of criminal acts of fraud in the buying and selling process that is not in accordance with its designation. In the UUPK, besides being responsible for providing compensation, there are also criminal sanctions for violations in advertising committed by business actors, namely Article 62 paragraphs (1), (2) and (3). The judge's consideration in the case of a criminal act of fraud in the buying and selling process that was not in accordance with its designation based on the Supreme Court's Decision No. 279 K/Pid/2020, the reasons put forward by the Public Prosecutor, the Supreme Court argued: This reason cannot be justified because the High Court did not wrongly apply the law, regarding the assessment of the results of the evidence which is an appreciation of a fact, the Public Prosecutor cannot prove that the decision of the High Court does not fulfill Article 253 Paragraph (1) letters a, b and c of the Criminal Procedure Code. Thus, based on Article 254 of the Criminal Procedure Code, the Public Prosecutor's cassation request was rejected. The defendant is acquitted, then the cost of the case at all levels of the judiciary is borne by the State. Keywords: Juridical, Fraud, Buying and Selling, Designatio

    ANALISIS intonasi pada text-to-speech Al-Quran

    No full text
    Pada dasarnya, bahasa Al-Quran merupakan bahasa Arab dan saat ini sudah dikembangkan TTS bahasa Arab. Namun, ada beberapa perbedaan antara TTS bahasa Al-Quran dengan TTS bahasa Arab yang sudah dikembangkan. Salah satunya adalah adanya aturan pembacaan khusus di dalam bahasa Al-Quran yang disebut tajwid yang amat erat kaitannya dengan durasi pengucapan setiap fonem yang ada di dalam bahasa Al-Quran. Disamping itu, pembacan bahasa Al-Quran lebih menuntut adanya unsur keindahan dalam hal intonasi dibandingkan pembacaan bahasa Arab biasa. Itu sebabnya pengembangan sistem TTS bahasa Al-Quran tidak cukup hanya sampai pada pemenuhan aturan pembacaan (tajwid) saja, melainkan berlanjut sampai ke tahap analisis dan pemodelan intonasi sehingga TTS bahasa Al-Quran ini bisa menghasilkan intonasi suara sealami mungkin sebagaimana manusia membacanya

    BROADBAND internet pada pesawat terbang

    No full text
    Salah satu bidang yang saat ini mulai memanfaatkan internet adalah bidang penerbangan (aerospace). Kebutuhan orang-orang untuk memanfaatkan network khususnya internat yang semakin tinggi membuat para pakar jaringan terus mengembangkan cara bagaimana agar internet bisa diakses dengan mudah dimana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun, termasuk bagaimana agar internet bisa diakses di pesawat terbang oleh para penumpang dengan mudah sehingga mereka tetap bisa memperoleh informasi global yang up to date di pesawat terbang

    analisis fonem bahasa Al-Quran untuk pengembangan text-to-speech AlQuran

    No full text
    Pada dasarnya, bahasa Al-Quran merupakan bahasa Arab dan saat ini sudah dikembangkan TTS bahasa Arab. Namun, ada beberapa perbedaan di antara TTS bahasa Al-Quran dengan TTS bahasa Arab yang sudah dikembangkan. Salah satunya adalah adanya pembacaan khusus di dalam bahasa Al-Quran yang disebut tajwid. Aturan pembacaan ini amat erat kaitannya dengan durasi pengucapan setiap fonem yang ada di dalam bahasa Al-Quran

    BROADBAND internet pada pesawat terbang

    No full text
    Salah satu bidang yang saat ini mulai memanfaatkan internet adalah bidang penerbangan (aerospace). Kebutuhan orang-orang untuk memanfaatkan network khususnya internat yang semakin tinggi membuat para pakar jaringan terus mengembangkan cara bagaimana agar internet bisa diakses dengan mudah dimana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun, termasuk bagaimana agar internet bisa diakses di pesawat terbang oleh para penumpang dengan mudah sehingga mereka tetap bisa memperoleh informasi global yang up to date di pesawat terbang

    analisis fonem bahasa Al-Quran untuk pengembangan text-to-speech AlQuran

    No full text
    Pada dasarnya, bahasa Al-Quran merupakan bahasa Arab dan saat ini sudah dikembangkan TTS bahasa Arab. Namun, ada beberapa perbedaan di antara TTS bahasa Al-Quran dengan TTS bahasa Arab yang sudah dikembangkan. Salah satunya adalah adanya pembacaan khusus di dalam bahasa Al-Quran yang disebut tajwid. Aturan pembacaan ini amat erat kaitannya dengan durasi pengucapan setiap fonem yang ada di dalam bahasa Al-Quran

    analisis fonem bahasa Al-Quran untuk pengembangan text-to-speech AlQuran

    No full text
    Pada dasarnya, bahasa Al-Quran merupakan bahasa Arab dan saat ini sudah dikembangkan TTS bahasa Arab. Namun, ada beberapa perbedaan di antara TTS bahasa Al-Quran dengan TTS bahasa Arab yang sudah dikembangkan. Salah satunya adalah adanya pembacaan khusus di dalam bahasa Al-Quran yang disebut tajwid. Aturan pembacaan ini amat erat kaitannya dengan durasi pengucapan setiap fonem yang ada di dalam bahasa Al-Quran
    corecore