1,721,003 research outputs found

    Self Management Support Program pada Penderita Diabetes dengan pendekatan Diabetes Support Group Di RSI Surabaya

    Full text link
    Pasien dengan diabetes yang lama sangat beresiko terjadinya komplikasi apalagi kurangnya pengetahuan dan ketrampilan dalam pencegahan dan penatalaksanaan pola hidup sehat yang akan semakin memperparah kondisi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan komplikasi diabetes mellitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Surabaya. Metode yang di gunakan adalah Pertama, penyuluhan tentang pengetahuan untuk mengenali faktor resiko dan pencegahan secara dini terjadinya komplikasi. Kedua, Self Management Support Program dengan pendekatan Diabetes Support Group merupakan tindakan lanjutan setelah melalui proses edukasi, pasien diberikan ketrampilan dan pengetahuan agar bisa secara mandiri melakukan penatalaksanaan terhadap penyakit yang dideritanya dengan lebih konsisten melalui pembentukan kelompok diskusi yang saling mendukung Ketiga, keluarga sebagai support system bisa bersama – sama dengan pasien dan edukator untuk membuat program secara mandiri dalam penatalaksanaan penanganan penyakitnya di rumah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat terutama penderita diabetes dan keluarga sebagai support system dapat mengetahui dan memahami tentang pendeteksian gejala awal dan pencegahan komplikasi secara dini serta menambah ketrampilan pengetahuan penatalaksanaan untuk pencegahan dan mengaplikasikan pemberian insulin, perawatan kaki, senam untuk diabetisi, pertolongan pertama saat terdapat gejala hipoglikemia sebelum di bawa ke sarana pelayanan kesehatan atau Rumah Sakit. Dengan di adakan kelas edukasi ini para diabetisi bisa saling support, saling berbagi pengalaman, dan para diabetisi bisa berdiskusi tentang program yang di butuhkan untuk bersama – sama dengan edukator menentukan fitur kegiatan sampai dengan para diabetisi paham dan bisa mengambil keputusan dan menangani bila terjadi keluhan dan pencegahannya

    EFFEKTIFITAS YOGA STICK TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG DAN LEHER PADA ORANG DEWASA: The Effectiveness of Yoga Stick on The Reduction of Back and Neck Pain in Adults

    Full text link
    Pendahuluan : Nyeri punggung adalah nyeri, kekakuan dan perasaan tidak nyaman  yang dirasakan oleh seseorang di sepanjang tulang belakang dari dasar leher hingga ke tulang ekor.  Nyeri punggung dan leher banyak terjadi pada usia produktif, lansia bahkan anak – anak. Setidaknya nyeri punggung hampir dialami banyak orang, minimal sekali dalam hidupnya. Stick Yoga adalah teknik peregangan dengan menggunakan tongkat dengan panjang kurang lebih 4 kaki atau 6 kaki untuk pengungkitan, dukungan, dan keseimbangan. Tujuan: Untuk mengetahui effektifitas Yoga Stick terhadap pengurangan nyeri punggung dan leher pada orang dewasa. Metode: penelitian ini menggunakan jenis quasy eksperiment dengan rancangan penelitian pre test post test Non – equivalen control group. Penilaian nyeri punggung dan leher menggunakan BackPEI (Posture Evaluation Instrument) versi Noll (2012).  Hasil: nyeri punggung bawah sebelum dan setelah perlakuan yoga stick menggunakan uji statistic  Paired Samples Test yang menunujukkan penurunan nyeri punggung dan leher di buktikan dengan nilai p value 0,000. Kesimpulan: Latihan Yoga Stick secara teratur dapat mengurangi nyeri punggung dan meningkatkan kualitas hidup seseorang

    Faktor Resiko Retinopati Diabetika: A Case-Control

    Full text link
    Retinopati Diabetika adalah komplikasi okular umum Diabetes Mellitus dan dianggap sebagai salah satu penyebab utama kehilangan penglihatan. Tujuan penelitian menentukan faktor –faktor resiko pengembangan DR di RSMM Jawa Timur Surabaya. Metode yang digunakan studi kasus-kontrol pengumpulan data dilakukan ada atau tidaknya DR ditentukan oleh dokter mata. Hasil menunjukkan DR NPDR pasien perempuan dominan (60%), pada PDR pasien laki-laki dominan (60%). DR NPDR pasien dengan tidak mempunyai hipertensi dominan (53,3%), pada PDR pasien dengan hipertensi dominan (73,3%). DR NPDR pasien dengan dislipidemia dominan (60%), pada PDR pasien dengan dislipidemia dominan (63,3%). Umur terendah pasien DR NPDR ditemukan adalah 39 tahun, dan tertinggi 82 tahun. Pada PDR umur terendah adalah 40 tahun dan umur tertinggi adalah 63 tahun. Gula darah terendah pada pasien NPDR adalah 94 mg/dl, dan tertinggi 571 mg/dl. Pada PDR gula darah terendah adalah 108 mg/dl, dan tertinggi 453 mg/dl. Lama menderita DM terendah pada NPDR adalah 1 tahun, dan terlama 50 tahun. Pada PDR terendah 1 tahun dan terlama 20 tahun. Dengan demikian pasien diabetes perempuan, dengan dislipidemia, umur > 30 s.d < 85 tahun, dengan lama menderita 1 s.d ≤ 50 tahun mempunyai resiko NPDR. Sedangkan pasien diabetes laki-laki, hipertensi dan dislipidemia, umur ≥ 40 s.d <65 tahun, dengan lama menderita 1 s.d ≤ 20 tahun mempunyai resiko PDR

    Pendampingan Kader Lansia dalam Penataan Desan Bebas Hipertensi dan Ramah Lansia di Kelurahan Kupang Kecamatan Jabon, Sidoarjo

    Full text link
    Hipertensi adalah penyakit yang perlu diberikan penanganan ekstra karena jika tidak dapat berdampak pada kesehatan khususnya kesehatan lansia. Prevalensi hipertensi meningkat dengan bertambahnya usia. Kondisi patologis ini jika tidak mendapatkan penanganan secara cepat dan secara dini maka akan memperberat risiko. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan peran kader kesehatan dalam upaya penataan desa bebas hipertensi ( Bedarti) dan ramah lansia di desa Kupang Kabupaten Sidoarjo. Metode yang di gunakan adalah Pertama, pelatihan pendampingan kader Germasia ( Gerakan Ramah Lansia) sebagai upaya persiapan pendampingan lansia. Tahapan kedua deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah dan wawancara dari kuisioner faktor-faktor gaya hidup yang mempengaruhi resiko hipertensi. Tahap ketiga pembentukan kepengurusan dan penanggungjawab kegiatan olah raga berupa senam kebugaran lansia, khususnya senam untuk penderita hipertensi. Tahap keempat adalah membuat taman lansia dan melakukan kegiatan berkebun dengan pembuatan taman toga Bedarti ( Bebas darah Tinggi). Tahap kelima adalah mendirikan rumah pintar lansia dengan kegiatan pemberian edukasi tentang pola hidup sehat bagi penderita yang beresiko hipertensi maupun yang sudah terkena hipertensi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah lansia dengan hipertensi dan kader sebagai penggerak dapat mengetahui dan memahami tentang pendeteksian gejala awal dan pencegahan komplikasi secara dini

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    EFFEKTIFITAS YOGA STICK TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG DAN LEHER PADA ORANG DEWASA

    Full text link
    Pendahuluan : Nyeri punggung adalah nyeri, kekakuan dan perasaan tidak nyaman yang dirasakan oleh seseorang di sepanjang tulang belakang dari dasar leher hingga ke tulang ekor. Nyeri punggung dan leher banyak terjadi pada usia produktif, lansia bahkan anak – anak. Setidaknya nyeri punggung hampir dialami banyak orang, minimal sekali dalam hidupnya. Stick Yoga adalah teknik peregangan dengan menggunakan tongkat dengan panjang kurang lebih 4 kaki atau 6 kaki untuk pengungkitan, dukungan, dan keseimbangan. Tujuan: Untuk mengetahui effektifitas Yoga Stick terhadap pengurangan nyeri punggung dan leher pada orang dewasa. Metode: penelitian ini menggunakan jenis quasy eksperiment dengan rancangan penelitian pre test post test Non – equivalen control group. Penilaian nyeri punggung dan leher menggunakan BackPEI (Posture Evaluation Instrument) versi Noll (2012). Hasil: nyeri punggung bawah sebelum dan setelah perlakuan yoga stick menggunakan uji statistic Paired Samples Test yang menunujukkan penurunan nyeri punggung dan leher di buktikan dengan nilai p value 0,000. Kesimpulan: Latihan Yoga Stick secara teratur dapat mengurangi nyeri punggung dan meningkatkan kualitas hidup seseorang

    Hubungan Dukungan Keluarga dalam Pemeliharaan Kesehatan Mata dengan Ketajaman Penglihatan pada Anak Usia Sekolah Dasar di RW 10 Desa Kramat Jegu Taman Sidoarjo

    Full text link
    Gangguan penglihatan khususnya pada anak sekolah saat ini sangat kurang diperhatikan. Lingkungan belajar yang tidak baik menjadi salah satu pemicu terjadinya penurunan ketajaman penglihatan pada anak. Myopia adalah salah satu penyebab penurunan ketajaman penglihatan pada anak-anak, sedangkan penglihatan yang baik sangat penting dalam proses belajar mengajar. Desain penelitian ini dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar kelas 5 dan 6 beserta ibunya sebanyak 22 pasang. Pengambilan sampel dengan metode total sampling. Variabel penelitian ini adalah dukungan keluarga yang meliputi dukungan emosional, dukungan informasi, dukungan instrumental, dukungan penghargaan dan ketajaman penglihatan yang dianalisis menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 22 responden sebagian besar (61.18 %) mempunyai dukungan keluarga baik dan dari 22 responden sebagian besar (63,63 %) mempunyai ketajaman penglihatan normal. Hasil uji korelasi rank Spearman, didapatkan ρ = 0,032 < α = 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara dukungan keluarga tentang pemeliharaan kesehatan mata dengan ketajaman penglihatan pada anak usia sekolah dasar. Dukungan keluarga yang paling menonjol dalam penelitian ini yaitu dukungan instrumental, dimana asupan nutrisi baik yang diperoleh anak mampu meningkatkan ketajaman penglihatan anak. Diharapkan perawat dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan keperawatan pada penderita penyakit gangguan refraksi mata

    KELOLA STRESS PADA LANSIA DENGAN CERDIK MELALUI KEGIATAN PERMAINAN DAN OLAHRAGA

    Full text link
    Lansia terjadi kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap, dimana penurunan kondisi tersebut dapat menimbulkan stres pada sebagian lansia. Masalah psikososial pada lansia dapat berupa stres, ansietas (kecemasan) dan depresi. Stres dapat dikatakan adalah gejala penyakit masa kini yang erat kaitannya dengan adanya kemajuan pesat dan perubahan yang menuntut adaptasi seseorang terhadap perubahan tersebut dengan sama pesatnya. Dampak stres umumnya yang jika tidak dapat diatasi oleh lansia dapat menyebabkan lansia mengalami kemunduran fisik. Upaya untuk kenyamanan, pengurangan resiko komplikasi dan peningkatan kualitas hidup untuk lansia dengan masalah psikologis harus dibuatkan metode untuk memudahkan melakukan Upaya Kesehatan lansia baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan alternative penanganan lansia dengan masalah psikologis melalui kelola stress pada lansia dengan cerdik melalui kegiatan permainan dan olahraga sebagai Upaya untuk mengelola masalah psikologis dengan pendekatan CERDIK. Subyek pengabdian ini adalah lansia yang mengalami keluhan masalah psikologis sebanyak 20 lansia, Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress antara lain dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dalam pengendalian stress dengan perilaku CERDIK ("Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stres"). Pendampingan yang dilakukan dalam jangka waktu 1 bulan (juni–juli 2023) dengan menerapkan perilaku CERDIK Untuk media edukasi lansia yang mengalami masalah psikologis. Dari kegiatan ini didapatkan perbandingan tingkat stress sebelum dilakukan perilaku cerdik setelah dilakukan tindakan tersebut. Terjadi kenaikan signifikan penurunan stress dengan nilai p=0.000&lt;0.05. Penerapan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dengan perilaku CERDIK mampu menambah pengetahuna lansia dalam menangani lansia dengan masalah psikologis

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore