949 research outputs found
Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Hydrasil Dan Pupuk Nitrophoska Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Semangka (Citrullus vulgaris Schard)
Pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh hydrasil dan pupuk nitrophoska terhadap pertumbuhan Dan produksi tanaman semangka (c. Wlgaris scard), dibawah bimbingan bapak ir. Asil barus, ms sebagai ketua komisi pembimbing dan ibu ir. Sabar ginting, ms sebagai anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zpt hydrasil dan pupuk nitrophoska terhatap pertumbuhan dan produksi tanaman semangka. Penelitian dilaksanakan di jl. Herba i kecamatan medan selayang ii dengan ketinggian tempat 25 mdpl, yang berlangsung dari bulan februari sampai mei 2001. Rancangan digunakan adalah rancangan acak kelompok (rak) faktorial, terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu : faktor pertama zpt hydrasil (h) terdiri dari 3 taraf yaitu : t0 (0 cc/1 air), t: (0,2 cc/1 air), t2 (0,4 cc/1 air). Faktor kedua pupuk nitrophoska (n) terdiri dari 4 taraf yaitu : n0 (0 g/tanaman) , ni (75 g/tanaman) , n: (150 g/tanaman) dan n5 (225 g/tanaman). Parameter yang diamati adalah : panjang tana-an (cm) , diameter batang (mm), umur berbunga {hari), umur panen69 HalamanSkripsi Sarjan
Pengaruh Pemberian N-Fix dan 2PT Dekamon 22,431 terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kopi
RUMONDANG SILALAHI. Pengaruh Pemberian N-Fix dan 2PT Dekamon 22,431 terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kopi dibawah bimbingan Ir. Jonis Ginting, MS sebagai ketua dan Ir. Rasjidin sebagai anggota komisi pembimbing.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian N-Fix dan ZPT Dekamon 22,431, terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kopi. Penelitian ini dilaksanakan di areal penelitian Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dati I Sumatera Utara, J1, Karya Jasa No. *A Kelurahan pangkalan Mansur Medan. Penelitian ini dimulai sejak bulan Februari sampai Mei 2000. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelopmpok (RAK) faktor dan 3 ulangan. faktorial terdiri dari 2
Faktor perlakuan N-Fix terdiri dari 4 taraf yaitu NO (0 cc/1 air), N1 (2,5 cc/1 air), N2 (5 cc/1 air), dan N3 (7,5 cc/1 air). Sedangkan perlakukan Konsentrasi Dekamon 22,431 terdiri dari 3 taraf yaitu DO (0 cc/1 air), D1 (1,5 cc/1 air) dan D2 (3 cc/1 air).96 HalamanSkripsi Sarjan
Efek Larutan Elektrolit dan Temperatur terhadap Sifat Ntc/Ptc Karbon Tempurung Kelapa, Karbon N.330 dan Grafit
A research has done the effect of temperature on coconut carnel carbon, carbon N.330, and graphit in aced solution, base solution, and water have been carried out. All of carbon types are soaked in acid solution, base solution and water during 24 hours and then filtred, then its filtrates is throw out and its residu is then analyse electric properties, where its resistivities are increased and its resistivities are decreased with increasing with temperature. Increasing and decreasing of resistivities with increasing in temperature are called PTC/NTC effect and this effect are in the area of boilling point of solution. The effect PTC/NTC is also called boilling point of solution, and this effect is compared with DSC data where it is carbon treatment are the same and soaked in acid, base and water. The result of research showed that there is anomaly in the boilling point due to of carbon – solution where strong interaction will increase boilling point because high heat require to release that interaction force.Telah diteliti pengaruh temperatur terhadap karbon tempurung kelapa, karbon N.330 dan grafit dalam larutan asam, basa dan air. Ketiga jenis karbon di rendam dalam larutan asam, basa dan air selama 24 jam kemudian disaring, filtratnya dibuang dan residunya di analisa sifat listriknya, ternyata resistivitas meningkat dan menurun dengan kenaikan temperatur. Meningkat dan menurunnya resistivitas dengan kenaikan temperatur disebut gejala NTC (Negative Temperature Coefficient)/ PTC (Positive Temperature Coefficient) dan gejala ini berada pada daerah titik didih larutan. Gejala NTC/PTC disebut juga titik didih larutan dan hal ini dibandingkan dengan data DSC (Diffrential Scanning Calorimetry) yang perlakuan karbonnya sama direndam pada asam, basa dan air. Hasil penelitian membuktikan ada anomali titik didih dari interaksi karbon –larutan dimana interaksi yang kuat akan meningkatkan titik didih karena dibutuhkan panas yang tinggi untuk melepaskan gaya interaksi tersebut.76 HalamanTesis Magiste
Pengaruh Pemberian N-Fix Dan ZPT Ergostim terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kelapa Sawit di Pembibitan Utama
T.I.ROYANT SILITONGA. "Pengaruh Pemberian N-Fix dan
Konsentrasi ZPT Ergostin Terhadap Pertumbuhan Vegetatif
Bibit Kelapa Sawit bimbingan Ir.Balonggu di Pembibitan Siagian, MS Utama" sebagai di ketua Ir. Jonis Ginting, MS sebagai anggota komisi pembimbing. Tujuan penelitian pemberian N-Fix dan untuk konsentrsi pertumbuhan vegetatif bibit mengetahui pengaruh ZPT Ergostim terhadap kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di areal penelitian Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dati 1 Sumatera Utara, Jin.Karya Jasa No.8A Kelurahan Pangkalan Mansur Medan. Penelitian ini dimulai sejak bulan November 1999 sampai akhir Februari 2000. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok 3 ulangan. (RAK) faktorial terdiri dari 2 faktor dan bawah dan
Faktor perlakuan N-Fix terdiri dari 4 taraf yaitu NO (0 cc/1 air), N1 (7 cc/1 air), N2 (14 cc/1 air) dan N3 (21 N2 (14 cc/1 air). Sedangkan pemberian konsentrasi 2PT Ergostim terdiri dari 3 taraf yaitu E0 (0 cc/1 air), EI air) dan E3 (3,0 cc/L air). Parameter
yang diukur yaitu meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), total luas daun (cm) dan berat basah tanaman (g).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian N-Fix berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit pada umur 16 minggu setelah di pembibitan utama. Hal ini terlihat pada hasil pengukuran tinggi bibit secara statistik dimana tinggi bibit terbesar pada taraf perlakuan N3 dan yang terkecil pada taraf perlakuan No. Hasil penelitian juga berpengaruh nyata pada diameter batang, dimana diameter batang terbesar pada taraf perlakuan N3 dan yang terkecil pada taraf perlakuan NO umur 16 minggu setelah di pembibitan utama. Demikian juga pada berat basah bibit diperoleh berat basah bibit terbesar pada taraf perlakuan N3 dan terkecil pada taraf perlakuan NO pada umur 16 faktor perlakuan N-Fix memberikan pengaruh yang tidak nyata pada jumlah daun dan total luas daun pada umur 4, 8, 12 dan 16 minggu setelah di pembibitan utama.96 HalamanSkripsi Sarjan
Rancang Bangun Loker Otomatis dengan Memanfaatkan RFID Card dan Bluetooth Berbasis Mikrokontroller ATmega328
Telah dirancang suatu alat yang dapat mengurangi tingkat kriminalitas pencurian. Untuk
mengamankan barang berharga dibutuhkan tempat penyimpanan dengan tingkat keamanan yang
maksimal, salah satunya yaitu loker. Dalam hal ini penulis merancang dan membuat pengaman
loker menggunakan sistem RFID Card dan juga sistem bluetooth yang bisa dikoneksikan dengan
HP Android. Loker ini dirancang dengan system keamanan dengan menggunakan ATmega328
sebagai mikrokontrollernya yang akan mengontrol input dan output pada loker. Untuk membuka
pintu loker menggunakan dua cara yaitu menggunakan RFID Card dan menggunakan Android.
Pintu loker akan terbuka dengan tag RFID yang sudah didata ATmega328 apabila RFID Card
yang digunakan sesuai maka pintu loker akan bisa dibuka dan dikunci oleh si pengguna dan
apabila RFID Card yang digunakan tidak sesuai makan sistem tidak akan merespon, cara
selanjutnya dengan mengkoneksikan Android ke sistem alat dengan menggunakan komunikasi
bluetooth.A tool has been designed that can reduce the crime of theft.To secure valuables, a storage area
with a maximum level of security is needed, one of which is lockers.In this case the author
designed and made a safety locker using the RFID Card system and also a Bluetooth system that
can be connected to an Android cellphone.This locker is designed with a security system using
ATmega328 as a microcontroller that will control the input and output of the locker.To open the
locker door using two ways, namely using an RFID Card and using Android.The door locker will
open with an RFID tag that has been recorded at ATmega328 if the RFID Card is used
accordingly, the locker door will be opened and locked by the user and if the RFID Card is not
used properly the system will not respond, the next way to connect Android to the device system
by using Bluetooth communication.66 HalamanSkripsi Sarjan
Implementation of the Medan Medical Tourism Program in Increasing Regional Original Income (PAD) in Medan City
The Medan Medical Tourism Program is an initiative aimed at promoting Medan as a health tourism destination, with the hope of increasing Local Revenue (PAD) through the health and tourism sectors. The implementation of this program involves various leading hospitals in Medan that provide high-quality medical services according to international standards, so as to attract patients from within and outside the country. This program is expected to increase medical tourist visits which will have an impact on related sectors, such as hospitality, transportation, and other supporting services. This study evaluates the effectiveness of the implementation of the Medan Medical Tourism program in increasing the PAD of Medan City.
The research method used in this study is descriptive research with a qualitative approach. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation techniques related to the implementation of the Medan Medical Tourism program in Increasing the Original Regional Income (PAD) of Medan City. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. To ensure the accuracy of the information, the author uses triangulation of data sources and methods.
Implementation of the Medan Medical Tourism Program to increase Regional Original Income (PAD) in Medan City is very dependent on quality standards of medical services, effective marketing strategies, and investment policy support and training of medical personnel. Apart from that, good management of resources, infrastructure and communication between stakeholders are also important factors. To achieve this goal, several strategic steps need to be taken, such as building modern health infrastructure and marketing to attract international patients, providing incentives for investors, and improving medical personnel training and customer service. Commitment to service quality, effective management and technological innovation must also be ensured. In addition, strengthening communication between organizations through regular meetings and digital platforms, as well as managing economic, social and political aspects, is key to supporting medical tourism policies. With these steps, the Medan Medical Tourism Program has the potential to increase PAD181 PagesSkripsi Sarjan
Respon Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Selada (Lactuca sativa L.) Terhadap Pemberian Berbagai Sumber Nitrogen
This research was conducted in Lambar village, Tigapanah sub-district, Karo regency, North Sumatera with altitude of ± 1200 meters above sea level, which started from July 2017 until September 2017. The research design is a 2 factor factorial randomized block design ie lettuce varieties (lettuce and lettuce leaves) and sources of nitrogen (N fertilizer, chicken manure and POC of rabbit urine). The parameters observed were plant height, value of chlorophyll content, crop circle, number of leaves, fresh weight of plant per sample and fresh weight of plant per plot. The results showed that the differences between the two varieties were significantly different to the parameters of plant height, greenish leaves, the number of leaves, the fresh weight of the plant per sample and the fresh weight of the plant per plot. Nitrogen source showed significant effect on plant height at 9 to 10 weeks of age, fresh weight of plant per sample and fresh weight of plant per plot.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi dua varietas selada (Lactuca sativa L.) terhadap pemberian berbagai sumber nitrogen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lambar Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ±1200 meter di atas permukaan laut, yang dimulai pada bulan Juli 2017 sampai September 2017. Rancangan penelitian adalah rancangan acak kelompok faktorial 2 faktor yaitu varietas selada (selada krop dan selada daun) dan sumber nitrogen (pupuk N, pupuk kandang ayam dan POC urine kelinci). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, nilai kandungan klorofil, lingkaran tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman per sampel dan bobot segar tanaman per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kedua varietas berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, kehijauan daun, jumlah daun, bobot segar tanaman per sampel dan bobot segar tanaman per plot. Pemberian sumber nitrogen menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 9 sampai 10 MST, bobot segar tanaman per sampel dan bobot segar tanaman per plot.Skripsi Sarjan
Perancangan Discovery Center dengan Tema Geopark di Desa Tanggung, Kabupaten Karo
A Discovery Center is a modern alternative to a traditional museum,
offering visitors an interactive learning experience. Unlike passive
museums, a Discovery Center allows visitors to engage directly with
knowledge, practice hands-on learning, and develop self-motivation
(Gouli & Jeewasmi, 2019; Gotwald, Beata, & Marlena, 2018). Its primary
functions include providing education on geology, ecology, and local
culture, promoting sustainable tourism, and conducting research and
development for geopark conservation. A Geopark, as defined by
Stoffelen, Groote et al. (2019), is a geographically significant area
managed for conservation, education, and sustainable development.
Tongging Village, part of the UNESCO-recognized Toba Caldera
Geopark, holds great potential but has yet to fully optimize its land use
for geopark-related aspects (N. Ginting & H. Lubis, 2020). The
development of a Geopark-themed Discovery Center in Tongging Village
could maximize land utilization, support sustainable tourism, and
enhance the local community’s economic well-being.82 pagesSkripsi Sarjan
Respons Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Deli (Nicotiana tabacum L.) Terhadap Pemberian Kompos Enceng Gondok dan Pupuk N
ROBBY TARIGAN : Respon Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Deli (Nicotiana tabacum L.) Terhadap Pemberian Kompos Enceng Gondok dan Pupuk N, dibimbing oleh Jonis Ginting dan Meiriani.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos enceng gondok dan pupuk N terhadap pertumbuhan dan produksi tembakau Deli . Penelitian ini dilaksanakan di lahan Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara USU, dimulai dari Juli - Agustus 2016, menggunakan rancangan acak kelompos dengan dua faktor dan tiga ulangan. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, diameter batang, panjang daun pasir, lebar daun pasir, tebal daun pasir, panjang daun kaki I, lebar daun kaki I, tebal daun kaki I, panjang daun kaki II, lebar daun kaki II, tebal daun kaki II, total luas daun dan jumlah khlorofil daun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada 4, 5, 6 dan 8 MSPT, diameter batang, panjang daun pasir, panjang daun kaki I, panjang daun kaki II, lebar daun pasir, lebar daun kaki I, lebar daun kaki II, tebal daun pasir, total luas daun dan jumlah khlorofil daun. Pemberian pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, diameter batang, panjang daun, lebar daun, tebal daun pasir, total luas daun dan jumlah khlorofil daun dan interaksi antara keduanya berpengaruh nyata pada parameter jumlah khlorofil daun.ROBBY TARIGAN : Response in Grow and Production of Deli Tobacco (Nicotiana tabacum L.) by Giving Ecornia Compost and Nitrogen Fertilizer supervised by Jonis Ginting and Meiriani.
The aim of the research was to determine the effect of compost and nitrogen fertilizer on the growth and production of Deli tobacco. This research was conducted at experimental field of college of Agriculture USU in July – August 2016. Using a randomized block design with two factors and three replications. The first factor is giving ecornia compost (0 g, 250 g, 500 g and 750 g). The second factor is giving nitrogene fertilizer (0 g, 0,7 g, 1,4 g and 2,1 g). The parameters observed were number of leaf, diameter of stem, long of sand leaves, width of sand leaf, thickness of sand leaf, long of the first foot leaf, width of the first foot leaf, thickness of the first foot leaf, long the second foot leaf, width of the second foot leaf, thickness of the second foot leaf, wide total of leaf and value of chlorofil leaf.
The result showed that compost was giving significant effect on number of leaf 4,5,6 and 8 weeks after transplanting (WAT), diameter of stem, long of the sand leaf, long of the first foot leaf, long of the second foot leaf, width of the sand leaf, width of the first foot leaf, width of the second foot leaf. thickness of the sand leaf, wide total of leaf, and value of chlorofil leaf. Nitrogene fertilizer was giving significant effect on number of leaf, diameter of stem, long of leaf, width of leaf, thickness of sand leaf, wide total of leaf and value of chlorofil leaf and both of interaction were giving significant effect on value of chlorofil leaf.Skripsi Sarjan
Sintesis 9-N-Pentoksi 10-Hidroksi N-Pentil Stearat Campuran dari Asam Oleat
Compound of 9-n-penthoxy 10-hidroxy n-pentyl stearic mixture which is derivative
of fatty acid and can be used for some activities such as lubricant, biodiesel, surfactan, or
manufacture of polymeric materials by using oleic acid as substrat through
esterification, epoxidation, followed by alcoxylation.
Esterification of oleic acid with n-penthanol using catalyst concentrated sulfuric
acid in benzen as solvent in reflux condition produce n-pentyl oleic with 89% of
rendement. Epoxidation to n-penthil oleic using ferformic acid continued by alcoxylation
by n-penthanol using concentrated sulfuric acid in propanon as solvent in reflux
condition produced 9-n-penthoxy 10-hidroxy n-penthil stearic mixture compound with
58,10% of rendement. The result of oleic acid esterification, determined its refiactive
index, number of iodine, and structure confirmation through FT-IR spectroscopy. Then
for the alcoxylation result of 9-n-penthoxy 10-hidroxy n-penthil stearic mixture as the
final result is confirmed through FT-IR and 1H-NMR spectroscopy analysis.62 HalamanSkripsi Sarjan
- …
