1,721,001 research outputs found
طرق واستراتيجيات تعليم القواعد في الصف الثاني بمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا
هذه الرسالة العلمية تقدم عن الطرق واستراتيجيات تعليم القواعد في الصف الثاني بمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا التي تصنف المعاهد من المعهد السلفي، ولكن لديهن قدرة إتقان اللغة. تستخدم المدرسات الطرق والإستراتيجية المختلفة في أنشطة تعليم القواعد.
وأما الأهداف من هذه الرسالة العلمية معرفة تعليم القواعد في الصف الثاني بالمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا من حيث التخطيط والتنفيذ في أنشطة التعليمية.
هذا البحث بحث دراسة الحالة، وأما الأساليب المستعملة لجمع البيانات هي الملاحطة والمقابلة والتوثيق. الموضوع في هذه الرسالة العلمية هو تعليم القواعد في الصف الثاني بالمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا. بينما كان ذاتي البحث المدرسة والطالبات في الصف الثاني بالمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا.
استناداً إلى نتائج الدراسة، فإن أنشطة تخطيط التعليم التي قامت بها المدرسات في الصف الثاني بالمعهد الإسلامي مراعاة اللغة هو تخطيط بعيد المدى، وهو تحتوي على تعيين الأهداف التعليمية، واختيار المواد التعليمية، وتعيين الجدول التعليمى وتحديد أوقات تقويم. وتنفيذ تعليم في الصف الثاني بالمعهد الإسلامي مراعاة اللغة ساكومفول مرتابورا تتعلق بمراحل تعليمية بشكل عام، تحتوى على افتتاح التعليم وشرح المواد التعليمية واختتام التعليم، ثم تستخدم المدرسات الطريقة والاستراتيجة المتنوعة، والطريقة الأكثر استخدامًا هي الطريقة القواعد والترجمة و الطريقة السؤال والجواب وبالاستراتيجية المتنوعة أيضا. استراتيجيات المستخدمة هي 7 استراتيجيات
Analisis Penerapan Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Perkuliahan Kimia Analitik
Kajian matakuliah Kimia Analitik terkait dengan permasalahan nyata, yaitu menentukan apa dan berapa. Oleh sebab itu problem-based learning PBL merupakan pilihan yang tepat sebagai pendekatan dalam perkuliahan. Artikel ini mendiskusikan secara konseptual mengenai: perlunya PBL dalam perkuliahan Kimia Analitik, mekanisme penempatan dalam silabus, model perkuliahan, sistem penilaian dan keterbatasan penerapan PBL dalam perkuliahan. Secara teknis pelaksanaan PBL dalam perkuliahan Kimia Analitik dilakukan di minggu terakhir perkuliahan. Model perkuliahan mencakup tujuh tahap, yaitu identifikasi masalah, perkuliahan awal, pencarian literatur, tutorial, demonstrasi, eksperimen, dan diakhiri dengan perkuliahan akhir. Sitem penilaian mencakup: tes tertulis, laporan tertulis, unjuk kerja, sikap, dan komunikasi lisan. Beberapa keterbatasan penerapan PBL dalam perkuliahan Kimia Analitik adalah alokasi waktu, laboratorium, dan kemampuan dosen dalam menerapkan metode analisis kimia
KREATIVITAS PUSTAKAWAN DALAM MELAKSANAKAN PROMOSI DI SD ISLAM TERPADU UKHUWAH BANJARMASIN
Penelitian ini membahas mengenai kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin yang mana terlihat banyak sekali jenis-jenis promosi yang dilaksanakan oleh perpustakaan. ada jukung baca, gerobak baca dan lain-lain, yang nampak pada observasi awal. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin yang meliputi tentang jenis-jenis promosi yang dilaksanakan di luar ruangan perpustakaan, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendorong kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dan menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan dan tiga (3) orang pustakawan sebagai informan. Sedangkan objek penelitian ini adalah kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi di perpustakaan SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin sudah sangat kreatif dan optimal. Ada beberapa jenis promosi yang sudah dilaksanakan yaitu jukung baca, gembak baca, pohon baca, cafe buku, bekerjasama dengan guru, E-perpus dan stand buku haru. Semua jenis promos yang dilaksanakan berada di luar ruangan perpustakaan. Adapun faktor-faktor pendorong kreativitas pustakawan dalam melaksanakan promosi yaitu keterbukaan diri seorang pustakawan dalam menerima kritik dan saran, pimpinan yang selalu kreatif dalam mengelola perpustakaan dan mempertahankan akreditasi perpustakaan
Pengaruh angkatan kerja dan pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi tingkat kota di Sumatera Utara Tahun 2011-2017
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah terjadinya
fluktuasi angkatan kerja, pendapatan asli daerah, dan pertumbuhan ekonomi
pada tahun 2011-2017, Menurut Arsyad sumber daya manusia merupakan
peran pasif dalam proses pertumbuhan output, maksudnya jumlah penduduk
akan menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja, pada tahun 2015
pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan sementara angkatan kerja
mengalami peningkatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
apakah terdapat pengaruh angkatan kerja dan pendapatan asli daerah secara
parsial maupun secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi tingkat kota
di Sumatera Utara tahun 2011-2017. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh angkatan kerja dan pendapatan asli daerah secara parsial
maupun secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi tingkat kota di
Sumatera Utara.
Teori yang ada dalam penelitian ini adalah teori yang berhubungan
dengan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan
kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang
diproduksi dalam masyarakat dan kemakmuran masyarakat meningkat.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 42 dari badan pusat statistik pada tahun 2011-2017
dengan menggunakan teknik sampel jenuh.
Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa variabel
angkatan kerja tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, variabel
pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sedangkan secara simultan variabel angakatan kerja dan pendapatan asli
daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangakan
uji determinasi R2
square menunjukkan pengaruh variabel angkatan kerja dan
pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 28,82 %
dalam penelitian ini sedangkan 71,18 % dipengaruhi oleh variabel lain yang
tidak dimasukkan dalam model penelitian ini
Communication Dynamics of Vailed Arab Women
Penelitian ini menitikberatkan pada penampilan otentik wanita Arab yang mengenakan cadar, yang notabene cadar sendiri adalah pakaian budaya di Arab Saudi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna cadar bagi wanita bercadar itu sendiri dan mengetahui pengelolaan kesan yang terjadi dalam komunitas wanita bercadar tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam penelitian ini terdapat 11 informan yang bersedia mengartikulasi pengalamannya secara terbuka. Umumnya penulis memperoleh sebuah pernyataan yang spontan sehingga didapat data yang natural. Makna cadar yang mereka konstruksi, penulis reduksi menjadi tiga kategori, yaitu cadar sebagai kewajiban, cadar sebagai kehormatan dan cadar berawal dari tradisi keluarga yang ketiga kategori ini sangat dipengaruhi oleh faktor situasional. Penelitian ini memperlihatkan dan memahami interaksi dan komunikasi yang terjadi dalam komunitas wanita Arab yang mengenakan cadar itu sendiri maupun interaksi yang terjadi dengan masyarakat sekitar, terjadi nuansa-nuansa identitas etnik ketika interaksi tersebut berlangsung.This study focuses on the authentic appearance of Arab women who wear the veil, which is the veil itself is a cultural dress in Saudi Arabia. The study purpose to understand the meaning of cadar itself and know the managing impression that accured. The research use qualitative methode with fenomenology approach. In this study there were 11 informants who are willing to articulate their experiences openly. Generally, researcher obtained a spontaneous statement so the data obtained naturally. The meaning of wearing the veils that they construct by them self reduced into three categories. Wearing the veil as obeydiant of woman muslim,an honour and family tradition.These categories is influenced by situational factors. This research ultimately shows and understand the interaction and communication that occurs within communities of Arab women who wear veils itself and the interaction that occurs with the surrounding community, and nuances of the place of ethnic identity when interaction takes place
Upaya pimpinan sekolah dalam meningkatkan program usaha kesehatan sekolah (UKS) di SD Negeri 025 Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal
UKS adalah kegiatan sekolah yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sekolah, Program UKS juga program pemerintah yang wajib ada dan dilaksanakan di
sekolah. Namun, selama ini masih ada sekolah beranggapan bahwa pelaksanan UKS hanyalah sebatas pada adanya ruangan UKS saja Hal ini disebabkan karena apabila siswa SD Negeri 025 Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal tiba–tiba merasa tidak sehat, pihak sekolah langsung menghubungi orang tua untuk menjemput anaknya ataupun mengantar pulang anak tersebut ke rumahnya. Melihat sikap ketidak pedulian siswa terhadap kebersihan, baik kebersihan diri dan lingkungan siswa, disebabkan kurangnya didikan, pembiasaan, bimbingan serta
arahan yang diperoleh siswa mengenai hidup sehat dan bersih. Rumusan masalah yaitu Bagaimana Program (UKS) di SD 025 Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal?, Apa kendala Pimpinan sekolah dalam
meningkatkan Program (UKS) di SD Negeri 025 Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal?, Bagaimana cara Pimpinan sekolah mengatasi kendala kedepan dalam
meningkatkan Program (UKS) di SD Negeri 025 Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal?. Tujuan penelitian Program UKS yaitu dapat meningkatkan
perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan siswa. Selain itu juga menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat, meningkatkan pengetahuan,
mengubah sikap dan membentuk perilaku masyarakat sekolah yang sehat dan mandiri. Kepemimpinan dan usaha kepala sekolah sangat mempengaruhi tujuan program. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini yaitu, pelaksanaan kegiatan Program UKS mulai berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Kendala yang dihadapi pimpinan sekolah
dalam meningkatkan Program UKS dipengaruhi dua faktor yaitu, intren: adanya sifat keterbatasan bagi manusia, dan ekstren: kurangnya pemahaman dan kesadaran untuk
program,. Cara pimpinan sekolah mengatasi kendala dalam meningkatkan Program UKS yaitu: kepla sekolah lebih giat lagi dalam mengingatkan manfaat dari Program UKS, meningkatkan kerjasama antara kepala sekolah dengan guru, guru dengan siswa dalam berbagai kegiatan, kepala sekolah menjelaskan bahwa segala program yang ada di sekolah merupakan tugas bersama bukan tugas kepla sekolah saja. Upaya pimpinan sekolah dalam meningkatkan Program UKS yaitu: merancang pembahasan tentang program UKS, mengadakan forum musyawarah dan menetapkan hasil
musyawarah dan melaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan Program UKS
Pengaruh Khithabah terhadap Peningkatan Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu di Majlis Ta’lim Al-A’raaf (Peneltian di Rancakamurang RT 02 RW 08 Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage Kota Bandung)
Khithabah merupakan salah satu bentuk dakwah yang masuk dalam kategori tabligh. Khithabah dapat diartikan sebagai upaya sosialisasi nilai-nilai Islam melalui media lisan baik yang terkait langsung dengan pelaksanaan ibadah mahdhah maupun yang tidak terkait langsung dengan pelaksanaan ibadah mahdhah. Khithabah yang disampaikan oleh para khatib dalam kegiatan keagamaan merupakan praktik-praktik keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan terhadap sang Khalik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan khithabah dalam meningkatkan pemahaman ibu-ibu, mengetahui pemahaman keagamaan ibu- ibu sebelum dan sesudah mengikuti khithabah dan mengetahui pengaruh khithabah terhadap peningkatan pemahaman keagamaan ibu - ibu pada pengajian ibu – ibu di majlis ta’lim Al–A’raaf.
Penelitian ini bertitik tolak dari kenyataan kegiatan khithabah pada pengajian ibu-ibu di majlis ta’lim Al–A’raaf setiap hari kamis dan sabtu sore untuk meningkatkan pemahaman keagamaan ibu-ibu. Unsur-unsur khithabah sama halnya dengan unsur-unsur komunikasi. Hal ini dikarenakan khithabah merupakan sebuah proses komunikasi. Unsur-unsur yang ada dalam khithabah meliputi khatib, mukhatab, pesan, metode, media, dan efek/respon. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemahaman seseorang. Faktor – faktor tersebut meliputi faktor intern dan ekstern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode deskriptif, metode ini dianggap sesuai oleh peneliti karena metode ini lebih mengupayakan pada pemahaman terhadap data yang diteliti mengenai masalah yang dihadapi dengan mencari data seluas mungkin terhadap pengaruh khithabah dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan ibu - ibu.
Dari hasil penelitian ini, diperoleh bahwa pelaksanaan khithabah pada pengajian rutin ibu-ibu di majlis ta’lim Al-A’raaf tidak terlepas dari beberapa unsur yang menunjang pelaksanaan khithabah antara lain khatib, mukhatab, materi, metode dan media. Semua itu berhubungan demi tercapainya tujuan khithabah. Pemahaman keagamaan ibu-ibu sebelum mengikuti khithabah berbeda antara satu dengan yang lainnya dalam memahami ajaran agama Islam. Karena latar belakang ibu-ibu yang bervariasi, baik pendidikan, pengetahuan, ekonomi, dan usia. Sedangakan pemahaman keagamaan setelah mengikuti kegiatan khithabah mengalami peningkatan. Khitabah berpengaruh terhadap peningkatan pemahanan keagamaan ibu-ibu, karena khithabah merupakan metode yang cukup efektif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan ibu-ibu
Metal-Organic Frameworks (MOFs) Immobilised Organocatalysis for Process Intensification: Catalyst Development and Evaluation
The main character's personality development A Beautiful Mind (2001) movie by Ron Howard
ENGLISH :
The development of the character's personality in the film is important because it will cause development in the story. Similarly, the characterization image of the character can also be closely related to psychological aspects. This can cause internal or external conflicts or even changes and self-developments in the character that become the continuity of the plot in the film. This study focused on analyzing the main character's development in the film A Beautiful Mind caused by conflicts during the story. The purposes of this study was to find the characterization of the main character in the film A Beautiful Mind and the personality development of the main character in the film A Beautiful Mind. Then, this research was conducted by employing qualitative descriptive methods and used Petrie & Boggs's theory related to the characterization of the main character. In addition, for supporting theories, the researcher uses Sigmund Freud's psychoanalysis theory related to personality development in the main character in the film. The results of the analysis of this study were the finding of 41 data in the form of scene quotes in characterization that revealed how characterization and conflicts occurred in the main character in this story, namely 13 scenes for characterization through dialogue, 11 scenes through external action, 7 scenes through internal action, 10 scenes through other characters reactions. There were also 23 pieces of data in the form of scene quotes to explain how personality development in the main character, namely 5 scenes from repression, 3 scenes from sublimation, 3 scenes from displacement, 4 scenes from rationalization, 1 scene from projection, 1 scene from formation reaction, and 6 scenes from fantasy. This proves that every development of the main character that occurs in the film A Beautiful Mind is caused by the conflicts behind it. Hence, it can be concluded that conflict is the main trigger in character development, especially in the main character, because the character will always tend to develop when entering the film story, especially if there is a conflict he faces.
INDONESIA :
Perkembangan kepribadian karakter didalam film menjadi hal yang penting, karena akan menyebabkan perkembangan terhadap cerita. Demikian pula, gambaran karakterisasi pada karakter juga bisa berkaitan erat dengan aspek psikologis. Hal ini dapat menimbulkan konflik internal atau eksternal atau bahkan perubahan dan pengembangan diri pada karakter yang menjadi keberlanjutan alur cerita dalam film. Penelitian ini berfokus pada analisis perkembangan tokoh utama dalam film A Beautiful Mind yang disebabkan oleh adanya konflik-konflik selama cerita berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan penokohan tokoh utama dalam film A Beautiful Mind dan perkembangan kepribadian tokoh utama dalam film A Beautiful Mind. Kemudian, penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teori Petrie & Boggs terkait karakterisasi pada tokoh, Selain itu, untuk mendukung teori, peneliti menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud terkait dengan pengembangan kepribadian pada tokoh utama dalam film. Hasil analisis dari penelitian ini adalah ditemukannya 41 data berupa kutipan adegan pada karakterisasi yang mengungkapkan bagaimana karakterisasi dan konflik-konflik yang terjadi pada tokoh utama didalam cerita ini, yaitu 13 adegan untuk karakterisasi melalui dialog, 11 adegan melalui aksi eksternal, 7 adegan melalui aksi internal, 10 adegan melalui reaksi karakter lain. Ada juga 23 buah data berupa kutipan adegan untuk menjelaskan bagaimana perkembangan kepribadian pada tokoh utama, yaitu 5 adegan dari represi, 3 adegan dari sublimasi, 3 adegan dari pengalihan, 4 adegan dari rasionalisasi, 1 adegan dari proyeksi, 1 adegan dari reaksi formasi, dan 6 adegan dari fantasi. Hal tersebut membuktikan bahwa setiap perkembangan tokoh utama yang terjadi dalam film A Beautiful Mind disebabkan oleh adanya konflik-konflik yang melatarbelakanginya. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa konflik menjadi pemicu utama dalam perkembangan karakter terutama pada karakter tokoh utama, karena karakter akan cenderung selalu berkembang ketika memasuki cerita film, terlebih jika adanya konflik yang dihadapinya
- …
