129 research outputs found

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Intensi Profetik dan Lokalitas dalam Puisi A. Mustofa Bisri

    Get PDF
    This research aims to identify the prophetic intentions and the narration of locality in A. Mustofa Bisri’s poetry. As a Kiai-poet, the study of A. Mustofa Bisri’s poetry is important because with this study we can identify A. Mustofa Bisri’s perspective on phenomena and language. This study was based on data obtained from interviews with A. Mustofa Bisri at Islamic Boarding SchoolRaudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Central Java. The results of this study reveal that, first, literature (poetry) is positioned by A. Mustofa Bisri as a prophetic medium in loving the Prophet Muhammad, so that literature has the value of worship. Secondly, A. Mustofa Bisri positions pesantren as one of the aesthetic sources of poetics and his vision of local wisdom. Third, with the beauty of poetry, A. Mustofa Bisri seeks to create Islamic brotherhood(ukhuwah Islamiyah) and human brotherhood(ukhuwah basyariyah).   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi intensi profetik serta narasi lokalitas di dalam puisi A. Mustofa Bisri. Sebagai kiai-penyair, kajian mengenai perpuisian A. Mustofa Bisri menjadi penting untuk karena dapat mengidentifikasi sudut pandangnya terhadap fenomena dan bahasa. Kajian ini diolah berdasarkan pada data yang diperoleh dari wawancara dengan A. Mustofa Bisri di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa, pertama, sastra (puisi) diposisikan oleh A. Mustofa Bisri sebagai wasiilah profetik (kenabian) dalam mencintai Nabi Muhammad, sehingga sastra bernilai ibadah kepada Allah, kedua, A. Mustofa Bisri memposisikan pesantren sebagai salah satu sumber estetika persajakan dan visi kearifan lokalnya, ketiga, dengan keindahan puisi, A. Mustofa Bisri berupaya menciptakan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah basyariyah

    KONSEP TAWAKAL PERSPEKTIF BISRI MUSTOFA DAN RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN KONTEMPORER

    Get PDF
    Skripsi ini ditulis oleh Muhammad Arif Setyabudi, NIM. 126301212086, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan judul “Konsep Tawakal Perspektif Bisri Mustofa dan Relevansinya dengan Kehidupan Kontemporer” yang dibimbing oleh Prof. Dr. Ahmad Zainal Abidin, M.A. Kata Kunci: Tawakal, Bisri Mustofa, Kehidupan Kontemporer. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika kehidupan masyarakat kontemporer yang ditandai oleh ketidakpastian, tekanan psikologis, dan kompleksitas persoalan hidup yang semakin tinggi. Dalam situasi tersebut, manusia membutuhkan nilai-nilai spiritual yang mampu memberikan ketenangan dan arah, salah satunya adalah konsep tawakal. Penelitian ini mengkaji konsep tawakal dalam perspektif Bisri Mustofa sebagaimana tercermin dalam karyanya Tafsīr al-Ibrīz li Ma‘ānī al-Qur’ān al-‘Azīz, serta relevansinya dengan kehidupan kontemporer. Tawakal dalam pemikiran Bisri Mustofa bukanlah bentuk kepasrahan pasif, melainkan penyerahan total kepada Allah SWT setelah melalui usaha maksimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana penafsiran Bisri Mustofa terhadap konsep tawakal dalam tafsīr al-Ibrīz, 2) bagaimana relevansinya dengan kehidupan kontemporer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna dan konsep tawakal menurut Bisri Mustofa serta mengkaji relevansinya dalam menjawab tantangan kehidupan kontemporer masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan menggunakan metode tematik tokoh dalam studi tafsir. Sumber utama dalam penelitian ini adalah tafsīr al-Ibrīz, serta literatur pendukung lainnya sebagai data sekunder. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa:1) konsep tawakal yang bersumber dari penafsiran Bisri Mustofa dalam tafsīr al-Ibrīz menghasilkan beberapa konsep yakni, QS. Āli ‘Imrān: 121-122 tawakal sebagai sebagai bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, QS. Āli ‘Imrān: 159-160 tawakal sebagai bentuk sikap seorang hamba setelah mengambil keputusan, QS. an-Nisā’:81 tawakal sebagai bentuk manifestsi keteguhan mental, QS. Yūnus:84-86 tawakal sebagai jalan menuju keselamatan, QS. Ibrāhīm:12 tawakal sebagai petunjuk menuju ketabahan, QS. an-Naḥl :41-42 tawakal sebagai pondasi perjuangan, QS. an-Naḥl:98-100 tawakal sebagai penangkal tipu daya syaithan, QS. aṭ-Ṭalāq:2-3 tawakal sebagai jalan keluar dan jaminan rezeki. 2) Kedelapan konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan berbagai tantangan kehidupan kontemporer, antara lain; Percaya kepada takdir Tuhan, ketenangan jiwa usai menetapkan keputusan, stabilitas emosional, perlindungan di tengah tekanan, pilar ketahanan jiwa, keyakinan dalam perubahan, perisai diri atas godaan, serta keseimbangan antara usaha dan penyerahan diri

    INTERNALISASI NILAI-NILAI DARMA PRAMUKA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SDI AL-BADAR KEDUNGWARU TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Internalisasi Nilai-nilai Darma Pramuka dalam Pendidikan Karakter SDI Al-Badar Kedungwaru Tulungagung ini ditulis oleh Muhammad Mustofa Habib NIM. 17205153268, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. H Akhyak, M.Ag, Kata Kunci: Internalisasi Nilai Darma Pramuka, Pendidikan Karakter Penelitian ini dilatar belakangi oleh terjadinya degradasi moral yang menyebabkan karakter anak-anak menjadi kurang bermartabat. Dalam hal ini Pendidikan Pramuka melalui niali-nilai darma pramukanya dianggap menjadi solusi yang tepat untuk memperbaiki degradasi moral tersebut. Pemerintah juga sudah menetapkan bahwa Pramuka adalah ekstrakuler wajib yang harus diikuti oleh seluruh siswa. Dalam Pendidikan Kepramukaan ada berbagai kegiatan yang dapat menambah wawasan dan menginternalisasikan nilai – nilai darma pramuka. Sehingga, dengan hal ini, karakter anak didik akan berubah menjadi lebih baik. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimanakah internalisasi nilai nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter peduli sosial SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung? (2) Bagaimanakah internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter tanggung jawab SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung? (3) Bagaimanakah internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter disiplin SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung? Adapun tujuan dalam skripsi ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter peduli sosial SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung. (2) Untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter tanggung jawab SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung. (3) Untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter disiplin SDI Al-Badar Kedungwaru Tuliungagung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kehadiran peneliti di lapangan sebagai instrumen kunci dalam pengumpulkan data. Tempat penelitian adalah SDI A-Badar kedungwaru Tulungagung. Sumber data penelitian dibagi menjadi 3 yaitu people (orang), place (tempat), dan paper (kertas). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan data pada penelitian ini meliputi observasi terus menerus dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter peduli sosial dilakukan dengan metode sistem beregu dan cara tutor temaan sejawat serta pemberian motivasi (2) Internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter tanggung jawab dilakukan dengan metode kegiatann yang diprogramkan, tutor teman sejawat dan motivasi serta metode pemberian tugas (3) Internalisasi nilai-nilai darma pramuka dalam pendidikan karakter tanggung jawab dilakukan dengan metode pembiasaandengan cara penertiban baris saat apel pembukaan kegiatan pramuka, keteladanan, tarhib wa targhib, penyadaran/nasihat

    Ibn Jinni's Role And Contributions To Arabic Semantics [PJ6184. R165 2007 f rb].

    Get PDF
    Kajian ini menganalisis peranan dan sumbangan Ibn Jinni terhadap semantik Arab melalui tinjauan idea-idea dan pandangan-pandangannya yang terdapat dalam buku-bukunya seperti, “al-Muhtasab” – Perbendaharaan -, “al-Hasais” – Yang Tertentu -, dan “al-Munsif” – Manusia yang Adil. Kajian ini juga membincangkan pandangan dan idea Ibn Jinni terhadap isu-isu tertentu tentang semantik, seperti semantik sosial, semantik morfologi, semantik fonetik, dan semantik tatabahasa. This study analyzes Ibn Jinni’s role and contribution to Arabic semantics by surveying his ideas and opinions presented in his books, such as “al Muhtasab”- The Treasurer-, “al-Hasa’is”-The Particularity-, and “al- Munsif”-The Just Man. It discusses Ibn Jinni’s opinions on certain issues of semantics, such as, social semantics, morphological semantics, phonetic semantics, and grammatical semantics

    Conversion of African Americans to Islam : a sociological analysis of the Nation of Islam and associated groups

    Get PDF
    'Conversion of African Americans to Islam: A Sociological Analysis of the Nation of Islam Associated groups' is an empirical study of the religious experience of people who had/have distinctive features in terms of race, ethnicity and historical experience. The purpose of this thesis is to demonstrate how African Americans' (AAs) conversion experience in general, and the Nation of Islam associated groups' conversion in particular, differ from the studies of recruitment and conversion in the sociology of religion and New Religion Movements (NRMs). More specifically, their recruitment and conversion experiences to Islam diverge from those who converted to mainstream Islam. The study investigates how AAs' historical experience, soci-economic difficulties and the racism they encountered shaped and influenced their religious understanding. Research methods involved participant observations, a survey questionnaire, interviews, conversations, personal communications and correspondence. To collect ethnographic data eleven months field research was conducted mainly in the Chicago area and on two short visits to Detroit, and three years continued communications with Muslim officials and academics in the area. During the field research and afterwards through personal communication 181 survey questionnaire responses were received, and 23 Muslim officials, academics and ordinary Muslims were interviewed through semi-structured, unstructured interviews, conversation and correspondence. The thesis begins with a brief history of Islam and Muslims in general and the African American Muslims (AAMs) in particular. More emphasis is given on the historical development of the Nation of Islam (NOl). Then in Chapter III, discussions of schisms in the history of the NOT are examined from sociological perspectives of social and religious movements. In Chapter IV I aimed to formulate my own perspective to analyse and study the conversion experiences of AAMs to Islam. I used a multivariate approach, considering selectively widely held conversion and recruitment theories in the sociology of the religion. I consider in Chapter V the predisposing conditions for AAMs that influence their decision-making to join in the NOT, for example, political and nationalistic sentiments and socio-economic deprivations. In Chapter VI I have applied different terms to describe their religious experiences, such as conversion, alteration and reversion. I have analysed further their encounters with the NOT, the methods of recruitment they used and their major motives for joining the NOT and converting to Tslam. In the concluding chapters (Chapter VII VTTT) I describe the different responses of AAMS to Islam following the death of Elijah Muhammad. It is found out that the Islamic appeal has polarised. While Farakhan's NOT appeared to continue the tradition and style of the old NOI with the emphasis on nationalistic and socio-economic factors, Tmam W. D. Mohammed's community turned more to the religious and spiritual aspects of Tslam. These different approaches led to a polarisation of the appeal of Tslam to AAMS. This thesis contributes to knowledge in four key areas; the sociology of religion and religious movements, the sociology of social and nationalistic movements, religious and Islamic studies

    PENGGUNAAN METODE UMMI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BACA AL QUR’AN (Studi Multi Situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung)

    Get PDF
    ABSTRAK Tesis dengan judul “Penggunaan Metode Ummi dalam Meningkatkan Kualitas Baca Al Qur’an (Studi Multi Situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung) ini ditulis oleh saudara Muhammad Mustofa Habib dibimbing oleh Prof. Dr. Mohamad Jazeri, M.Pd. dan Dr. Ahmad Tanzeh M.Pd.I. Kata Kunci: Penggunaan Metode Ummi, kualitas baca Al Qur’an. Penelitian tesis ini dilatar belakangi dari tertariknya penulis meneliti guru Al Qur’an dalam mengajar anak-anak membaca Al Qur’an pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Penulis beranggapan bahwa tehnik yang digunakan guru dalam pembelajaran Al Qur’an bagus. Sehingga pada kesempatan ini peneliti meneliti terkait penggunaan metode belajar Al Qur’an dengan metode Ummi. Pertanyaan penelitian pada tesis ini meliputi: Bagaimanakah Penggunaan Tehnik langsung metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung)?, Bagaimanakah Penggunaan Tehnik pengulangan metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung)?, Bagaimanakah Penggunaan Tehnik kasih sayang metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung)? Tesis ini memiliki tujuan penelitian meliputi: untuk menemukan dan menganalisis Penggunaan Tehnik langsung metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung), untuk menemukan dan menganalisis Penggunaan Tehnik diulang ulang metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung), untuk menemukan dan menganalisis Penggunaan Tehnik kasih sayang metode Ummi dalam meningkatkan kualitas belajar (studi multi situs di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari Ngantru Tulungagung). Metode adalah cara untuk melakukan sesuatu dengan menggunkan pikiran secara seksama guna mencapai suatu tujuan. Penelitian pada hakikatnya merupakan suatu upaya untuk menemukan kebenaran atau untuk lebih membenarkan kebenaran. Jadi, metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk penelitian keilmuan sehingga mendapatkan fakta yang mendukung sebuah tujuan penelitian. Hasil penelitian dari tehnik langsung meningkatkan kualitas baca Al Qur’an dengan metode Ummi di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari. Pada prosesnya anak-anak disuruh untuk menirukan bacaan yang dibacakan oleh guru secara langsung. Tidak melakukan banyak penjelasan. Menekankan pada penerapan bahasa ibu. yaitu dengan menggunakannya secara langsung dan intensif dalam komunikasi. Guru menjelaskan materi dengan sedikit. Hasil penelitian dari tehnik diulang-ulang meningkatkan kualitas baca Al Qur’an dengan metode ummi di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari. Dalam penerapannya guru Penerapan strategi diulang-ulang ini guru terapkan pada tahap apersepsi dan tahapan latihan atau praktek. Tahap penanaman konsep di metode Ummi siswa harus menyimak bacaan yang dicontohkan oleh guru. Kemudian guru mempersilahkan siswa untuk membaca secara berulang ulang sampai bacaan siswa dirasa sempurna. pada proses tersebut sekaligus pada proses pemahaman dimana siswa membaca secara klasikal dan individual secara berulang ulang. Peneliti menemukan gambaran tentang Tehnik kasih sayang meningkatkan kualitas baca al qur’an dengan metode ummi di MI Al Azhar Bandung dan MI Islamiyah Pinggirsari. Dalam penerapan tehnik kasih sayang guru Al Qur’an dengan menggunakan metode Ummi biasanya menerapkan mengajar dengan bahasa Ibu, yakni bahasa yang lembut, kemudian guru juga menerapkan pemberian reward, pemberian punishment

    SURAT DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW (ANALISIS TEMATIK ATAS SURAT-SURAT NABI MUHAMMAD KEPADA PARA RAJA)

    No full text
    This paper aims to find the themes of propagation of Islam Prophet Muhammad in the early spread of Islam that can be used uswah h}asanah by preachers in Indonesia in spreading Islam in accordance with the present context. Letters were used as the data in this study are the letters sent by the Prophet Muhammad to the king superpower in the Roman and Persian kings and their little under the authority of the king of the superpower. The letters are including in these types of letter are ten letters. Stanton thematic theory which states that the theme (theme) is contained in the meaning of a story, become the basic theory in this study. In addition, there is also a theme in the study of the distribution of known theme with theme of major and minor themes. In analyzing the data, before entering the core analysis, the author uses the method of analysis and match with sub-method translational match. In this case, the letters of the Prophet Muhammad first translated into Indonesian, after it analyzed according issues to be answered. The findings of this thematic analysis form the major theme of “propagation of Islam” whose content is tailored to the circumstances of the king recipients. Of the major themes, there are minor themes are used to support the universality of the major themes of these letters, they are: dakwah must be by the name of God, pray forsalvation only to Muslims, Jesus is not the son of God, all the religions of Semitic is unity of God (tawhid), religion God recognized only Islam, and Islam is tolerant religion. Tulisan ini bertujuan untuk mencari tema-tema dakwah Islam Nabi Muhammad pada awal penyebaran Islam yang dapat dijadikan uswah h}asanah oleh para da’i di Indonesia dalam menyebarkan agama Islam yang sesuai dengan konteks kekinian. Surat yang dijadikan data pada penelitian ini adalah surat-surat yang dikirim oleh Nabi Muhammad kepada para raja adidaya di Romawi dan Persi beserta raja-raja kecil yang berada di bawah kekuasaan kedua raja adidaya tersebut. Yang temasuk dalam jenis surat ini sejumlah sepuluh pucuk surat. Teori tematik Stanton dan Kenny yang menyatakan bahwa tema (theme) adalah makna yang dikandung sebuah cerita, menjadi landasan teori dalam penelitian ini. Selain itu, terdapat pula pembagian tema yang dalam kajian tema dikenal dengan tema mayor dan tema minor. Dalam menganalisis data, sebelum masuk pada analisis inti, penulis menggunakan metode analisis padan dengan submetode padan translasional. Dalam hal ini, surat-surat Nabi Muhammad tersebut diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa Indonesia, setelah itu dianalisis sesuai permasalahan yang ingin dijawab. Temuan dari analisis tematik ini berupa tema mayor tentang “dakwah Islam” yang isinya disesuaikan dengan keadaan para raja penerima surat. Dari tema mayor tersebut, terdapat tema-tema minor yang digunakan untuk mendukung keuniversalan tema mayor surat-surat tersebut, yaitu berdakwah harus karena Allah, mendoakan keselamatan hanya untuk muslim, Nabi Isa bukananak Tuhan, seluruh ajaran agama semitik adalah pengesaan Allah, agama yang diakui Allah hanya Islam, dan Islam agama yang toleran.</jats:p

    Ghargham Hajiya Kaltume Bulama Gana (The biography of Hajiya Kaltume Bulama Gana)

    Get PDF
    The entire document is available for download as a single PDF file. Higher-resolution images may be available upon request. For technical assistance, please contact [email protected]. Fieldwork Team: Dr. Mustapha Hashim Kurfi (Principal Investigator), Hauwa Usman (Local Project Manager), Alhaji Abubakar Maikudi Aishat (General Field Facilitator). Technical Team: Prof. Fallou Ngom (Project Director and former Director of the African Studies Center), and Eleni Castrol (Technical Lead, BU Libraries). These collections on Gender in Nigerian Ajami Manuscripts are copied as part of the African Studies Center’s African Ajami Library. Access Condition and Copyright: These materials are subject to copyright. All rights reserved to the author. For use, distribution or reproduction contact Professor Fallou Ngom ([email protected]). Required Citation: Kurfi, M. H., Hauwa U., Ngom, F., and Castro, E. (2020). African Ajami Library: Gender in Nigerian Ajami Manuscripts. Boston: Boston University Libraries: http://hdl.handle.net/2144/41953. For Inquiries: Please Contact Professor Fallou Ngom ([email protected]).Provenance / Custodial history: This manuscript is owned and authored by Professor Aliyu Muhammad of the Department of Arts, Ahmadu Bello University Zaria in Kaduna state, Nigeria. The owner documented and wrote about the life and works of Hajiya Kaltume Bulama Gana. Written in the Mashriqi script, the document is complete and is typed.This document deals with the biography of Hajiya Kaltume Bulama Gana, a Northern Nigerian Muslim woman who is educated in and practicing Islamic arts as a profession. She established a non-profit organization that educates children, including young women and girls affected by the Boko Haram insurgency so that they can become self-reliant and acquire new vocational skills. Written in 2019, this Kanuri Ajami text contains two parts: The first part deals with the life and works of Hajiya Kaltume Bulama Gana, and the second is an interview transcript with her. In the interview, she discusses her non-profit organization, her Herwa Heart of Art Initiative. This part provides details on how she established the organization and her successes and challenges. In the last part of the interview, she discusses how philanthropists and the general public can support her organization in order to use the arts to assist the orphans and children displaced and traumatized by Boko Haram in Borno state and beyond.The contents of this collection were developed with support of the Title VI National Resource Center grant # P015A180164 from the U.S. Department of Education. However, those contents do not necessarily represent the policy of the U.S. Department of Education, and you should not assume endorsement by the Federal Government

    فن التکرار کمصدر الالھام فی قصائد محمد بلقاسم: Repetition Art as a Source of Inspiration in Poems of Muhammad Belqasem

    No full text
    This research deals with a topic “Repetition Art as a Source of Inspiration in Poems of Muhammad Belqasem”. Many poets writs about their own lives emotions and expressions using their feeling of a spring board for exeativity. The beauty and complexity of the natural world often serve as powerful inspiration, leading poets to explore themes of life, death, and the passage of time. Although repetition has long existed in classical Arabic poetry, it has emerged as a modern stylistic device of expression because it is considered a phenomenon of recent prominent poetic text structure so that there is in every book of poems. It can have respectful aesthetic and psychological meanings reinforce the semantic and rhythmic movement in the poetic text. It aims at research paper to study the aesthetic of repetition in the poetry of Muhammad Belqasem Khumar, this study explores the nature of the technique, its structure, and aesthetic formulation, as well as the extent to which the poet employed it as a creative tool within his poetic texts
    corecore