1,720,964 research outputs found

    Karakteristik Anak Jalanan dalam Interaksi Sosial di Kota Makassar

    No full text
    Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu karakteristik anak jalanan dalam interaksi sosialnya, kedua upaya membentuk moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik dan bermoral, dan faktor penghambat dalam upaya pembentukan moral anak jalanan. Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganlisis karakteristik anak jalanan dalam interaksi sosialnya di Kota Makassar, untuk mengetahui dan menganalisis upaya pembentukan moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik dan bermoral di Kota Makassar, dan untuk mengetahuo dan meganlsis faktor pendukung dan penghambat dalam upaya pembentukan moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik di Kota Makassar

    Islam Ke-Indonesiaan yang Berbasis pada Kearifan Lokal dengan Pendekatan Sosial Budaya

    Get PDF
    Studi ini merumuskan bahwa perilaku masyarakat dalam beragama berbasis pada kearifan lokal dengan pendekatan sosial budaya akibat sistem sosial ataupun karena doktrin keluarga yang sudah turun temurun. Agama bukan hanya dipandang sebagai suatu hal yang bersifat doktrinal-ideologis dan bersifat abstrak, tetapi ia muncul dalam bentuk realitas material, yaitu dalam kehidupan sehari-hari. Identitas-identitas keagamaan bahkan lebih mudah ketika dimaterialisasi melalui cara berpikir, cara bertindak dan berperilaku, seperti perilaku sebagian masyarakt dalam beragama yang masih mengaitkan dengan ritual-ritual tertentu ataupun adat/kebiasaan dalam sistem sosial yang mereka pahami. Agama yang diyakini, merupakan sumber motivasi pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan sosial dan individu dengan masyarakat secara normatif, dan realitas sistem sosial manusia akan memberikan pengaruh signifikan pada cara merespon nilai-nilai agama dalam budaya. Halal bi halal menjadi budaya khas Indonesia dan mungkin tidak ada di negara lain, tapi budaya silaturahmi ini dianggap positif dan Islami. Semakin jauh dari perkotaan, maka masyarakat senantiasa mengedepankan kebudayaan dalam memahami pola kehidupan beragama. Namun dalam prakteknya terkesan ritual keagamaan menjadi tidak jelas karena unsur budaya sangat mencolok di masyarakat tradisionil dalam riatual keagamaan

    Intraksi sebagai Proses Sosial dalam Kebudayaan Pendidikan

    Get PDF
    Visi pendidikan nasional adalah terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Dalam batas-batas tertentu, perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badaniah dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi. Pribadi maupun kelompok menyadari adanya perbedaan-perbedaan misalnya dalam ciri-ciri badaniyah, emosi, unsur-unsur kebudayaan, pola-pola perilaku, dan seterusnya dengan pihak lain. Ciri tersebut dapat mempertajam perbedaan yang ada hingga menjadi suatu pertentangan atau pertikaia

    Islam Indonesia Local Wisdom Based on Sosio-Cultural Approach

    Get PDF
    Religion is not just as a matter of doctrinal-ideological and abstract, but it appears in the form of material reality, even religious identity are usually more easily understood when materialized through how to think, how to act and behave socially. Muslim should not be confused with Arab identity such as dressing turban, robe, veil or greeting using ana, abii, or ummi. To be Indonesian Muslim, in particular, who run religious laws with local culture acculturation that metamorphose in the concept of ritual tradition, blend the tradition with religious without losing the cultural element, such as Aqiqahan, celebration of success, the use of gloves, skull cap, tahlilan, yasinan, halal bi halal, and Islam in the archipelago is in general can be accepted in tradition society. The pattern of propagation of Islam by previous scholars always prioritize the cultural approach, especially people who are still primitive or backward. Social phenomenon of religious life in Indonesia is interesting as our diverse ethnic cultures affect the diversity of thought in the understanding of a tradition to become cultural part and characteristic of Indonesia Islam

    Pemanfaatan Masjid Kampus sebagai Sarana Ibadah dan Laboratorium Intelektual Mahasiswa di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar

    Get PDF
    Agama merupakan pegangan bagi manusia dalam menjalani fitrahnya sebagai manusia di bumi ini, dan bagi yang meyakininya maka dia beragama. Setiap orang mempunyai kebebasan memeluk suatu agama dan menjalankan ibadat menurut agam dan kepercayaan yang diyakininya. Kita tidak dibenarkan memaksakan suatu agama kepada orang untuk memeluk atau meyakininya. Seseorang memutuskan untuk memeluk suatu agama atas dasar kemerdekaan pribadi yang dijamin dengan undang-undang. Dalam Undang-undang Dasar Tahun 1945 Pasal 29 ayat 2 tentang agama dinyatakan sebagai berikut "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dna untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu". Aplikasi dari konsep tersebut adalah bagaiman menjalankan syariat dan norma-norma sosial dalam beragama, seperti beribadat sesuai dengan keyakinannya masing-masin

    Islam Nusantara: Moderatisme dan Deklarasi Beragama di Indonesia

    Get PDF
    Agama bukan hanya sebagai suatu hal yang bersifat doktrinal-ideologis dan bersifat abstrak, tetapi ia muncul dalam bentuk realitas material, identitas keagamaan bahkan biasanya mudah ketika dimaterialisasi melalui cara berpikir, cara bertindak dan berperilaku. Agama dalam konteks ini adalah realitas yang konkrit dan bukan hanya sebagai doktrin keagamaan semata dan berakulturasi dengan kearifan lokal budaya dan keagamaan di masyarakat setempat. Pola dakwah Islam oleh ulama terdahulu senantiasa mengedepankan pendekatan kultural, apalagi masyarakat yang masih primitiif ataupun terbelakang. Islam Nusantara merupakan Islam khas Indonesia yang merupakan gabungan nilai Islam teologi dengan nilai tradisional lokal, budaya, dan adat istiadat di tanah air. Islam nusantara bukanlah ajaran atau sekte baru dalam Islam sehingga tidak perlu dikhawatirkan, dengan berlandaskan pada budaya yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Penekanannya yaitu dakwah tidak hanya bi lisan, tetapi juga bil hal, tidak mementingkan formalitas tetapi substansi ajaran teologi tersebut. Peran pemerintah, ormas NU dan Muhammadiyah harus lebih peduli dan terbuka berinteraksi dengan komunitas eksternal untuk menumbuhkan semangat moderatisme pada kelompok-kelompok beragama. Agar umat Islam tidak diperdaya oleh agenda terselubung bangsa-bangsa Barat yang menumpang arus modernisasi dna globalisasi, dengan bertransformasi pada budaya-budaya masyarakat sebagai upaya desakralisasi agama

    Karakteristik Anak Jalanan dalam Interaksi Sosial di Kota Makassar

    No full text
    Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu karakteristik anak jalanan dalam interaksi sosialnya, kedua upaya membentuk moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik dan bermoral, dan faktor penghambat dalam upaya pembentukan moral anak jalanan. Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganlisis karakteristik anak jalanan dalam interaksi sosialnya di Kota Makassar, untuk mengetahui dan menganalisis upaya pembentukan moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik dan bermoral di Kota Makassar, dan untuk mengetahuo dan meganlsis faktor pendukung dan penghambat dalam upaya pembentukan moral anak jalanan sehingga menjadi lebih baik di Kota Makassar

    KONSTRUKSI PENGAJAR DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

    Get PDF
    ABSTRAKBimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun berkelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal. Perubahan sebagai perubahan sikap siswa dalam hal belajar. Sedangkan  belajar dalam hal ini diartikan sebagai suatu aktivitas yang mengharapkan perubahan tingkah laku (behavioral  change ) pada idividu yang belajar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu peneliti melakukan penelitian lapangan ke lokasi untuk mendapat dan mengumpulkan data-data. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan data-data yang sehubungan dengan angka-angka, penulis mempergunakan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, dan objek penelitian, adalah para Mahasiswa.  Kata Kunci: Kontruksi, Pengajar ABSTRACT Guidance and counseling is a support service for students, either individually or in groups to be independent and develop optimally. Change as a change in student attitudes in terms of learning. While learning in this case is defined as an activity that expects behavioral change in individual learning. This research is field research that researcher doing field research to location to get and collect data. This research is descriptive qualitative and data related to the numbers, the author uses quantitative analysis. This research was conducted at the Faculty of Islamic Studies of Muhammadiyah University of Makassar and the object of research is the students. Keywords: Construction, Teache

    Kreativitas dalam Pembelajaran

    Get PDF
    AbstrakAdapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kreativitas dalam pembelajaran yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di program studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar. Adapun metodologi penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitiannya field research dengan metode analisis deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat inovasi dosen yang dapat merangsang kreativitas belajar mahasiswa PAI, khususnya kelas VI.A tahun akademik 2014/2015 yang menjadi sasaran penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview atau wawancara mendalam. Adapun hasil penelitian yaitu kreativitas dalam pembelajaran menumbuhkan semangat mahasiswa dengan menerapkan sistem pembelajaran berbasis penggunaan teknologi seperti lap top dan auto fokus dalam presentasi, dosen menekankan bahwa mahasiswa harus bisa dan terampil pembuatan power. Adapun kendala-kendala dalam pembelajaran terkait media yaitu kurangnya auto fokus sebagai media yang sangat  penting dan masalah teknis lainnya selama proses pembelajaran. Kata Kunci: Kreativitas dan Pembelajaran Abstract The purpose of this study is to find out the creativity in learning carried out by lecturers and students in Islamic Education Department at Muhammadiyah University of Makassar. The research methodology used is the type of research in field research with descriptive analysis methods that aim to accurately describe the innovations of lecturers who can stimulate the learning creativity of PAI students, especially VI.A class 2014/2015 academic year is the target of research. The method of data collection is done by in-depth interviews or in-depth interviews. The results of the study are creativity in learning fosters student enthusiasm by applying technology-based learning systems such as lap top and auto focus in presentations, lecturers emphasizing that students must be able and skilled in making power point. The obstacles in learning related to media are lack of auto focus as a very important medium and other technical problems during the learning process. Keywords: Creativity and Learnin
    corecore