643 research outputs found
Artikel ADM Muhamad Rido
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN KELAYAKAN PENERIMAAN BANTUAN PENGUSAHA AYAM PETELUR OLEH DINAS PETERNAKAN KABUPATEN PESAWARAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Sistem pendukung keputusan menentukan kelayakan penerimaan bantuan pengusaha ayam petelur oleh dinas kabupaten pesawaran yang belum ada dan di apalikasikan menggunakan computer sehingga dapat mempermudah dan mempercepat dalam pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan banyak permasalahan yang harus di putuskan dengan melihat beberapa kriteria (multicriteria) yaitu dalam menentukan penerimaan bantuan yang tepat untuk di jadikan modal usaha peternakan pada kabupaten pesawaran.Konsep dasar metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative pada semua attribute. Metode Simple Additive Weighting (SAW di pilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap attribute, kemudian di lanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternative, dalam hal ini alternative yang dimaksud adalah kelayakan penerimaan bantuan pengusaha ayam petelur oleh dinas peternakan kabupaten pesawaran berdasarkan kriteria kriteria yang di tentukan dengan hasil akhir dari perhitungan atau perangkingan diperoleh :V1 = 64,5 , V2 = 60 , V3 = 58,5 , V4 = 51,5 , V5 = 69,5 , V6 = 61 , V7 = 46 , dan V8 = 58.5. Nilai terkecil ada pada perengkingan V7, dengan demikian alternative A7(budi) adalah alternative yang terpilih sebagai alternative terbaik Oleh karena itu peternakan budi adalah peternakan yang berhak menerima bantuan modal usaha dari dinas kabupaten pesawaran agar bantuan yang diberikan tersebut tepat sasaran.Kata Kunci : Metode Saw, Bobot Nilai, peternakan ayam, Kabupaten Pesawaran.</jats:p
Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Staf Kantor Bupati Pringsewu Menggunakan Fuzzy Multiple Attiribute Decision Making
Kabupaten yang berkembang dan semakin maju ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yaitu staf yang mengelola. Tetapi sering kali dihadapkan oleh permasalahan bagaimana menilai kinerja staf yang baik. Permasalahan ini dapat diatasi dengan membuat suatu Sistem penilaian kinerja staf dengan mudah, cepat dan efektif. Metode Simple Additive Weighting dipilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap atribut kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan yang alternatif terbaik dari sejumlah alternatif dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah Kinerja Stafberdasarkan kriteria yang telah ditentukan yaitu kesetian, prestasi kerja,tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerja sama, prakarsa, kepemimpinan. hasil dari penelitian ini berbentuk sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat mengolah data untuk penilaian kinerja staf terbaik menjadi pertimbangan yang valid. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan terhadap hasil dari penelitian yang telah dilakukan terhadap empat alternatif yang di uji mewakili 5 karyawan di kantor Bupati pringsewu di peroleh hasil Karyawan1 V1= 85 Karyawan2 V2=75 Karyawan3 V3=38,5 Karyawan4 V4=51 Karyawan5 V5=57,75, nilai terbesar dari penjumlahan matriks diatas adalah V1= 85 dengan demikian alternatif V1 dapat disebut Staf yang bersangkutan dinyatakan memiliki kinerja yang memuaskan dan terbaik dalam proses kerja pada Kantor Bupati Pringsewu.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Staf, Kinerja, Simple Additive Weightin
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Tingkat Kualitas Kesejahteraan Masyarakat Berdasarkan Indikator Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Menggunakna Web Mobile (Studi Kasus Desa KUTAWARINGIN)
Untuk menentukan tingkat kualitas kesejahteraan masyarakat Desa Kutawaringin dapat dilakukan survey menggunakan Sistem Penunjang Keputusan berbasis web dengan indikator yang telah di tetapkan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam tahap pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan pustaka. Sistem berisi tentang halaman index, halaman tampil, halaman login, dan halaman quisioner. Sistem dirancang dengan PHP sebagai bahasa pemrograman pengkoneksi database, MySQL sebagai database, Macromedia Dreamweaver untuk perancangan web, Jquery Mobile Framework untuk perancangan web mobile dan Apache sebagai server web. Implementasi sistem yang di rancang menggunakan model prototyping. Sistem Penunjang Keputusan berbasis web dapat membantu penilaian kualitas kesejahteraan masyarakat dengan cepat
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PENERIMAAN BEASISWA DI SMA PGRI 1 TALANG PADANG DENGAN MODEL FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, tetapi biaya akan pendidikan yang besar menjadi kendala bagi banyak orang untuk dapat melanjutkan pendidikan. Pemerintah memberikan bantuan pendidikan melalui bantuan beasiswa belajar satu siswa. Oleh karena itu membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk memecahkan masalah. Dalam menentukan penerimaan beasiswa, banyak sekali kriteriakriteria yang harus dimiliki oleh individu sebagai syarat dalam mendapatkan beasiswa. Masingmasing sekolah pasti memiliki kriteriakriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik
IMPLEMENTASI E-GOVERMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN POTENSI DESA DI DESA BUMIREJO MENGGUNAKAN WEB MOBILE
In the current era of globalisai E-Government role is needed in the government system, because it can be used to facilitate the delivery of information and is expected to face changes in accordance with Law No. 11 Year 2008. Implementation of E-Government in an effort to increase the potential village in Bumirejo Village is wrong a website-shaped media, used in facilitating the dissemination of information and viewing Potential data as well as the state and government system in Bumirejo Village, the E-Government process of Bumirejo Village by analyzing an existing system using the SDLC method, the SDLC method passes through several the stage from start of this system is planned until the system is applied, then proceed with making some diagram that is diagaram ERD (Entity Relationship Diagram), Usecase system running and Relation table database, then proceed with designing Web-based website of Mobile and use pemograman structured using PHP programming language and MySQL database
Implementasi Web Government Dalam Meningkatkan Potensi Produk Unggulan Desa Berbasis Android
Pemanfaatan teknologi Informasi dan komunikasi dalam proses pemerintah bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, tranparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah. peringkat e-government Indonesia berdasarkan survei PBB tahun 2016 Indonesia mendapat peringkat ke 116, sedangkan Provinsi Lampung masuk dalam kategori “Kurang” dibandingkan dengan provinsi lainnya di Sumatra. Tingginya penetrasi pengguna internet Indonesia dan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan telepon pintar Android menjadi faktor pendukung dalam penerapan web government di Pekon Sukoyoso. Penelitian ini bertujuan menciptakan sistem web government berbasis Android untuk dapat mendukung dalam pengolahan informasi, mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi yang tepat guna dalam mempromosikan produk unggulan Pekon Sukoyoso serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem web government berbasis Android ini adalah menggunakan SDLC (System Development Life Cycle) dengan pendekatan prototype. Implementasi web government berbasis Android dapat dibangun dan berjalan dengan baik pada perangkat bersistem operasi Android dan menjadi kemudahan akses masyarakat dalam mempromosikan produk unggul Pekon Sukoyoso maupun komoditas lainnya kepada masyarakat luas dan menjadi upaya peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dengan menerapkan pelayanan publik berbasis Androi
LOAN AND RETURN INFORMATION SYSTEM QR CODE-BASED VILLAGE LIBRARY BOOK
The library is a facility that affects current technological advances, the Village Library is a means of supporting learning activities that play an important role in increasing educational goals in the Village Community. Library information system technology using QR codes is very useful compared to using manual or handwritten because several systems in the QR Code are able to handle library services and processes that will become more effective and efficient. However, the “Lisa” Library is located in the Kebumen Village area, Tanggamus still uses manuals so it is still difficult to manage data, and find loan data and books. Lack of borrower's sense of responsibility in using library books and still accurate data so that it is not appropriate. To overcome this problem, a library information system is needed. In the current process of technological development, we want to use the QR Code web. By designing using the Waterfall and Fishbone methods as development so that this educational service can be bette
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT
Students are people who are trying to develop themselves through the process of education on the path, level and type of education. The Weigted Product method is chosen because the method is solved by using multiplication to connect the value of the attribute, where the value must be raised with the attribute weight value in question. Criteria criteria that have been determined include: average value, discipline, attendance, extracurricular, and Non-Academic. The results of this study there are 6 alternatives, that alternative Agus with a value = 0.1618 as a student with the lowest and alternative value Diamond = 0.1748 as the student with the best value
A SYSTEM TO SUPPORT DECISION MAKINGS IN SELECTION OF AID RECEIVERS FOR CLASSROOM REHABILITATION FOR SENIOR HIGH SCHOOLS BY EDUCATION OFFICE OF PRINGSEWU DISTRICT BY USING SIMPLE ADDITIVE WEIGHING METHOD
Pringsewu district as a new autonomous region has big potentials in education sector. Currently there are 12 public senior/vocational high schools and 27 private senior/vocational high schools under Education Office of Pringsewu district. There many schools still requiring attentions on school buildings, especially classrooms. To obtain classroom rehabilitation aids, a system to support decision making to determine which school has the right to receive aids from Education Office in Pringsewu district. In implementing system to support decision makings in selection of aid receivers for classroom rehabilitation in senior/vocational high schools by Education Office of Pringsewu district, there are five criteria to use; the physical condition of classroom, number of students, number of teachers and staffs, school income, and status of land ownership of the school. The problem in this research was to find best alternative based on predetermined criteria b using SAW (Simple Additive Weighing). The basic concept of SAW method is to find out weight rating of each alternative in an attribute, and then ranking process is conducted to determine best alternative.
- …
