1,720,972 research outputs found
Pengaruh Konseling Analisis Transaksional Terhadap Kemandirian Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling analisis transaksional terhadap kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian eksperimen Subyek Tunggal (Single Subject Design). Subjek penelitian ini adalah seorang siswa kelas X IPS II. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar siswa dan dianalis dengan menggunakan data kuantitatif berupa angka-angka yang diolah menggunakan statistik sederhana dan data kualitatif dideskripsikan dan diolah menggunakan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kondisi awal siswa sebelum diberikan konseling individual yang diperoleh menggunakan angket kemandirian belajar dengan total skor 41 yang termasuk pada kategori rendah. Berdasarkan katakteristik kemandirian siswa, yaitu: (1) Klien sering menunda mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau tugas dan hanya belajar ketika akan menghadapi ulangan. (2) Klien tidak memiliki target nilai setiap ulangan mata pelajaran tertentu dan pada mata pelajaran yang disenangi. (3) Klien sering mengobrol dengan teman sebangku apabila guru sedang menerangkan. (4) Klien jarang membaca buku serta tidak terbiasa mengamati dan menyimpulkan segala hal yang ditemukan sehari-hari. (5) Klien jarang mencoba memecahkan kembali soal-soal ulangan atau tugas yang sudah diberikan guru dan tidak berusaha untuk mengkajinya kembali. Pada fase intervensi setelah siswa diberikan treatment layanan konseling individual diperoleh total skor sebesar 55 yang termasuk pada kategori sedang. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah konseling individual dengan teknik Analisis Transaksional efektif untuk mengatasi masalah kemandirian belajar sisw
Modus dan Format Pelaksanaan Pelayanan Konseling dalam Memahami Klien Lintas Budaya
Pelayanan konseling lintas budaya juga memerlukan alat atau metode praktis dan sinergi dengan kebutuhan klien lintas budaya. Pelaksanaan praktik konseling lintas budaya di sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat akan lebih mudah untuk mencapai tujuan dan fungsi dari bimbingan dan konseling yaitu : fungi pemahan, pemeliharaan dan pengembangan, pencegahan, dan pengentasan, melalui penggunaan modus dan format pelaksanaan pelayanan konseling, karena dalam modus dan format pelaksanaan pelayanan konseling sudah memuat keseluruhan dari rangkaian kegiatan layanan konseling seperti: pendekatan, teknik konseling, jenis layanan, bidang layanan, kegiatan pendukung, SPO dan format layanan. Konselor lintas budaya adalah konselor yang selalu melayani kliennya, sesuai dengan perbedaan karakteritistik budayanya, memiliki tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi terhadap profesi
Penggunaan Logo-Pro Untuk Meningkatkan Makna Hidup Siswa Broken Home SMPN 1 Suralaga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Logo-pro untuk meningkatkaan makna hidup siswa broken home SMPN 1 Suralaga tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan satu orang siswa yang memiliki tingkat pemaknaan hidup yang rendah yang diambil sebagai sampel. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian subjek tunggal dengan prosedur desain A-B. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan angket. Data yang diperoleh dari angket kemudian dianalisis menggunakan rumus eksperimen subjek tunggal dengan menghitung banyak skor yang didapatkan pada fase baseline dan menghitung banyak sekor yang didapatkan pada fase intervensi kemudian dipadukan antara kedua fase tersebut untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah diberikan perlakuan (konseling Logo-pro). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline mendapatkan sekor rata-rata 62,5 dan pada fase intervensi mendapatkan sekor rata-rata 67,6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh pemberian layanan konseling Logo-pro untuk meningkatkan makna hidup siswa broken home.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BIDANG KARIR TERHADAP PEMAHAMAN DIRI SISWA
Pemahaman diri pada dasarnya merupakan pemahaman keseluruhan kepribadiannya dengan segala latar belakang dan interaksinya dengan lingkungannya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Pre-Experimental Dsign dengan menggunakan model one-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 sebanyak 26 siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan observasi. Dari hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pre-test 35,86 yang termasuk dalam kategori sedang, skor terendah 32 dan skor tertinggi 42. Sedangkan nilai rata-rata post-test 40,91 termasuk dalam kategori tinggi, skor terendah 37 dan skor tertinggi 51. Hasil uji T dengan nilai thitung 6,74 > ttabel 2,086 ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan hasil post-tes. Dari hasil perhitungan rata-rata skor dan uji T yang telah dilakukan terhadap pemahaman diri siswa kelas XI IPA2 sebelum mendapatkan layanan dan sesudah mendapatkan layanan bimbingan klasikal, pemahaman diri siswa mengalami peningkatan dan terdapat perubahan yang signifikan pada pemahaman diri siswa
KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN QUR'ANI TEKNIK TERAPI PENJANGKIT SUKSES UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATION ISLAMI SISWA KELAS AKSELERASI
Martina Widia Astuti “Layanan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Qur'ani, Teknik Terapi Penjangkit Sukses untuk Meningkatkan Regulasi Diri Islami Siswa Kelas Akselerasi di SMAN 1 Pringgabaya” Program Studi Bimbingan dan Konseling 2023. Self Regulation merupakan kemampuan individu secara aktif mengatur dirinya sendiri, baik mengatur fikiran, emosi, perasaan, dan kondisi serta tuntunan sosial yang berdasar pada kematangan berpikir untuk mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapan konseling Qur'ani dengan menggunakan terapi penjangkit sukses untuk meningkatkan regulasi diri islami siswa kelas akselerasi di SMAN 1 Pringgabaya. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian ABA subjek Tunggal. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa kelas Akselerasi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan analisis menggunakan data kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data fase awal intervensi (A1) sebelum diberikan perlakukan (pretest) berupa konseling Qur'ani dengan terapi penjangkit sukses memperoleh skor 68 dengan mean rata-rata 13,6 yang menunjukkan regulasi diri siswa dalam kategori cukup rendah. Pada fase baseline (B) skornya meningkat menjadi 74 dengan mean rata-rata 14,8, menunjukkan kategori sedang. Kemudian setelah diberikan baseline (B) berupa konseling Qur'ani dengan terapi penjangkit sukses skornya meningkat menjadi 80, dengan mean rata-rata 16, yang menunjukkan regulasi diri siswa menjadi meningkat
LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR SISWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsep diri siswa dalam pengambilan keputusan karier melalui layanan bimbingan klasikal pada siswa kelas XII IPA MA NW Sakra. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan One Group Pre Test Post Test Design. Teknik pengumpulan data menggunakan pengisian angket dengan skala 1-4. Data dianalisis menggunakan paired sample t test dengan data berdistribusi normal dengan menggunakan bantuan program SPPS V.22. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (6,276 > 1,696) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan konsep diri dalam pengambilan keputusan karir siswa kelas XII IPA MA NW Sakra efektif digunakan
Aktualisasi Pembelajaran IPS Melalui Seni Hadroh Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Di MA Fathul Akbar NW Tempos
penelitian ini membahas tentang aktualisasi pembelajaran IPS melalui seni hadroh dalam pembentukan karakter peserta didik di MA Fathul Akbar NW Tempos Lombok Barat, peneliti merumuskan beberapa rumusan masalah, diantaranya; (1) apa saja nilai-nilai karakter yang dibentuk dalam seni hadroh di MA Fathul Akbar NW Tempos Lombok Barat? dan (2) bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS melalui seni hadroh dalam pembentukan karakter peserta didik di MA Fathul Akbar NW Tempos Lombok Barat? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deksriptif. Teknik pengumpulan data yakni; wawancara, observasi dan teknik dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu; reduksi data, penyajian data dan verifikasi.Dari hasil penelitian mengenai aktualisasi pembelajaran IPS melalui seni hadroh dalam pembentukan karakter peserta didik di MA Fathul Akbar NW Tempos Lombok Barat didapatkan bahwa (1) di dalam kegiatan ekstrakurikuler seni hadroh terdapat nilai-nilai karakter yang dibentuk, yaitu akidah, ibadah dan akhlak. Melalui kegiatan ekstrakurikuler seni hadroh akidah anggota seni hadroh semakin bertambah, hal ini dibuktikan dengan bertambahnya rasa cinta terhadap Nabi Muhammad ﷺ dan menjadikannya sebagai teladan akhlak yang baik untuk di teladani, hal ini melalui lagu-lagu Islami yang dibawakan yang maknanya mengandung rasa cinta kepadanya. Setelah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni hadroh anggota seni hadroh semakin meningkat ibadahnya, dan melalui kegiatan ekstrakurikuler seni hadroh anggota mulai baik akhlaknya, hal ini dapat dilihat dari kegemaran siswa yang ringan tangan dalam menolong, bertutur kata dan berperilaku terhadap orang tua maupun guru, (2) dan aktualisasi pembelajaran IPS melalui seni hadroh dalam pembentukan karakter peserta didik di MA Fathul Akbar NW Tempos Lombok Barat, yaitu nilai akidah, ibadah dan akhlak melalui metode keteladanan, metode pembiasaan dan metode ceramah. Metode keteladanan yang diberikan pelatih yakni menjadikan diri pelatih sebagai contoh yang baik bagi para anggota seni hadroh. Untuk metode pembiasaan yang diberikan pelatih kepada anggota yakni anggota seni hadroh membiasakan diri untuk mengerjakan amalan-amalan ibadah yang telah dicontohkan oleh pelatih dalam kehidupan sehari-hari. Metode ceramah yakni pelatih memberikan nasehat-nasehat kepada anggota seni hadroh di awal, di tengah, maupun di akhir pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni hadroh.
CIPP Model Approach to School-Based Management Program Evaluation
This study is an evaluative study using the CIPP model to evaluate the effectiveness of implementing the School-based Management program at the 1 Sukasada State High School. The subjects involved 70 respondents, including the head of the school, teachers, entrepreneurs, students, and school committees. Data processing is performed in a descriptive quantitative manner with simple statistical analysis and tabulation, following the National Department of Education standards. The results showed a context component score of 2,973, an input of 3,604, a process of 2,892, and a product (output and outcomes) of 2,495. The results of the observations show that the conditions of the community and the potential of the area are very supportive of the development of schools. However, of the 483 alumni, only 230 (46.75%) were traceable, with 27.39% working according to competence and 20.87% continuing education. Low output quality is affected by the efficiency of processes, contexts, and inputs, resulting in low school performance efficiency scores. Thus, the effectiveness of the implementation of School-based Management in the State High School 1 Sukasada was assessed as unsatisfactory. It is recommended that managers improve planning, consider market needs, and improve the effectiveness of implementation and evaluation of School-Based Management programs in the school
Sinergitas Guru Dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Sosio-Religius Di SD Islam Darul Hijrah Aikmel Utara
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dan menganalisa bentuk sinergi guru-orang tua dalam pembentukan karakter sosio-religius di sekolah dan di rumah. 2) Mendeskripsikan dan menganalisa starategi bentuk sinergi guru-orang tua dalam pembentukan karakter sosio-religius di sekolah dan rumah. 3) Mendeskripsikan dan menganalisa dampak sinergi guru-orang tua dalam pembentukan karakter sosio-religius di sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu metode penelitiannya dilakukan pada kondisi alamiah (natural setting) disebut juga metode etnografi dengan jenis penelitian lapangan (field reseach), menggunakan desain deskriptif analisis. Dalam desain tersebut terdapat dua variabel bebas yaitu Sinergitas dan Orang tua dan satu variabel terikat yaitu Sosio Religius. Penggunaan metode ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam suatu permasalahan yang berkaitan dengan pembentukan sosioreligius pada siswa SD Islam Darul Hijrah Aikmel Utara. Hasil dari analisa tersebut menyatakan bahwa bentuk sinergitas guru dan orang tua dalam membentuk karakter sosio-religius siswa Sekolah SD Islam Darul Hijrah Aikmel Utara adalah dengan menggunakan dua pola yaitu newsletter dan telephone yaitu guru menggunakan buku monitoring untuk berkomunikasi langsung dengan orang tua. Dampak pola kerjasama orang tua dan guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter sosio-religius siswa SD Islam Darul Hijrah yaitu siswa ikut andil dalam pembentukan karakter dan orang tua dapat mengetahui secara langsung perkembangan anaknya. Adapun hambatan yang ditemukan adalah beberapa orang tua yang masih belum mengetahui pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua sehingga mereka acuh terhadap tindakan atau program yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam sehingga tujuan dari sekolah pun sulit di realisasikan dengan sempurna
Peran Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi dan Disiplin Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 5 Pringgabaya
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan peserta didik dalam proses kegiatan bimbingan dan mempunyai peran yang cukup besar di masa yang akan datang. Aspek terpenting dari pendidikan adalah proses pembelajaran, namun motivasi dan kedisiplinan seseorang sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran layanan bimbingan kelompok meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa. 13 siswa termotivasi untuk belajar dari 15 siswa, dan 14 memiliki perilaku disiplin dalam belajar dari 15 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa cukup baik dan efektif
- …
