1,721,993 research outputs found

    KH. Muntaha Al- Hafidz, Pelopor Pendidikan Islam Modern di Wonosobo Tahun 1962-2004

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Latar belakang kehidupan KH. Muntaha Al-Hafidz yang mempengaruhi pemikirannya di bidang pendidikan Islam. (2) Pemikiran KH. Muntaha Al-Hafidz tentang pendidikan Islam modern. (3) Peran KH. Muntaha Al-Hafidz dalam pengembangan lembaga pendidikan modern di Wonosobo tahun 1962-2004. (4) Dampak pemikiran KH. Muntaha Al-Hafidz dalam perkembangan pendidikan Islam tahun 1962-2004.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode historis guna dapat merekonstruksi peristiwa sejarah pada periode waktu tertentu. Penggunan metode historis dilakukan dengan melewati beberapa tahap yang terdiri dari heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data dalam penelitian terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer yang digunakan berupa hasil wawancara dengan tokoh terdekat KH. Muntaha Al-Hafidz dan dokumen yang berkaitan dengan lembaga pendidikan yang didirikannya. Sumber sekunder yang digunakan berupa buku beserta jurnal yang memiliki keterkaitan dengan topik penelitian.Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Latar belakang pendidikan, keluarga, sosial, dan ekonomi mempengaruhi pemikirannya dalam mengembangkan lembaga pendidikan Islam. (2) Pemikiran modernisasi Islam oleh KH. Muntaha Al-Hafidz menitikberatkan pada penggabungan ilmu pengetahuan umum dan agama dengan merujuk pada Al-Qur’an. (3) Pranan KH. Muntaha Al-Hafidz dalam pengembangan pendidikan Islam terlihat dengan didirikannya sekolah formal sebagai pendamping pendidikan pondok pesantren. (4)  Pemikiran KH. Muntaha Al-Hafids akan modernisasi lembaga pendidikan Islam melahirkan tatanan sosial baru dalam masyarakat dan keterpaduan lembaga pendidikan Islam

    Strategi dakwah KH Muntaha Al-Hafidz dalam meningkatkan religiusitas masyarakat Kalibeber Wonosobo

    Full text link
    Skripsi yang berjudul “Strategi dakwah KH Muntaha Al-Hafidz dalam meningkatkan religiusitas masyarakat Kalibeber Wonosobo” disusun oleh Mukhamad Khusni Mutoyyib (1901036127) dengan tujuan untuk mengetahui strategi dakwah yang dilakukan KH Muntaha Al-Hafidz dalam meningkatkan religiusitas masyarakat Kalibeber Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan metode historical research atau penelitian sejarah yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk membuat rekontruksi masa lampau secara sistematis dan objektif. Dalam pengumpulan data penulis: 1) Teknik wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap KH. Abdurrahman Asy‟ari, Muhammad KH. Thohir Abdullah, dan KH. Ahmad Muzan, keluarga, beserta santri dari KH. Muntaha. Teknik wawancara digunakan untuk mengetahui stratetegi dakwah dan aktivitas dakwah yang dilakukan KH Muntaha Al-Hafidz Dalam Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Kalibeber Wonosobo 2). Teknik observasi, dalam hal ini penulis mengamati, mencatat langsung kegiatan di pondok KH. Muntaha yaitu PPTQ Al-Asyariyyah 3) Dokumentasi, dalam mendapatkan data, penulis juga mengumpulkan dokumen-dokumen tentang kegiatan dakwah KH. Muntaha Al-Hafidz Dalam Meningkatkan Religiusitas Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Kalibeber Wonosobo. Hasil dari penelitian ini bahwa KH. Muntaha telah memberikan teladan dan contoh panutan dakwah tidak hanya sekadar teori dengan diperbincangkan, tetapi nilai yang digali dalam Al-Qur‟an sudah melekat sehingga bisa diklasifikan sesuai dengan aspek kehidupan masyarakat, terutama menjadi meningkatnya religiusitas masyarakat Kalibeber. Sosoknya yang sederhana, santun, dan bijaksana disetiap laku atau perilakunya memberikan efek positif kepada masyarakat Kalibeber sendiri

    Al-nazham al-usrah fi riwayah huwa muntaha al-hub li ahmad farid muhammad

    No full text
    Sistem Keluarga pada Novel Huwa Muntaha al-HubPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran masyarakat melalui fungsi keluarga pada sebuah novel. Novel yang dipilih dalam penelitian ini adalah Huwa muntaha al-hub. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) karena data primer dan sekundernya berupa buku-buku atau dokumen yang berkaitan dengan judul penelitian. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra Parson yakni dengan menganalisis system yang berjalan dalam sebuah keluarga pada novel Huwa muntaha al-hub. Hasil dari penelitian ini adalahsistem keluarga pada novel ini tidak berfungsi dengan sebagaimana mestinya sehingga menyebabkan ketidakharmonisan keluarga. Setelah menganalisis, muncul kesimpulan sebagai berikut : bahwa novel Huwa muntaha al-hub menggambarkan keadaan social di Mesir pada tahun 1969 pasca revolusi, yang mana pada saat itu Mesir sedang berdikari. Keluarga yang digambarkan pada novel sesuai dengan kondisi masyarakat Mesir yang mana masih menjunjung tinggi Patriaki. Kata kunci : Sosiologi sastra, novel Huwa muntaha al-hub, fungsi45 hlm

    Praktik azan tanpa pengeras suara di Masjid Sidratul Muntaha Desa Sambongdukuh Jombang : studi living hadis

    Full text link
    Di dalam agama Islam ada lima rukun yang wajib dikerjakan oleh pemeluknya, di antara rukun tersebut adalah shalat. Shalat adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Islam yang waktunya telah ditentukan oleh Allah Swt. dan untuk memberitahu dan menandakan bahwa waktu shalat telah tiba dikumandangkanlah azan. Di dalam azan terdapat sunnah-sunnah yang bisa didapatkan oleh seorang muazin. Di zaman modern ini banyak sekali teknologi yang ditawarkan untuk mempermudah semua pekerjaan manusia, termasuk menggunkan pengeras suara dalam mengumandangkan azan. Akan tetapi masih ada beberapa masjid yang tidak memggunakannya dengan alasan tertentu, di antaranya masjid Sidratul Muntaha desa Sambongdukuh Jombang. Dari latar belakang masalah di atas dapat dirumuskan permasalahan-permasalahan sebagai berikut: Bagaimana motif sebab dan tujuan dari praktik azan tanpa pengeras suara di masjid Sidratul Muntaha?, Nilai-nilai hadis Nabi apa yang terdapat pada praktik azan tanpa pengeras suara di masjid Sidratul Muntaha?, Bagaimana makna praktik azan tanpa pengeras suara bagi jama’ah masjid Sidratul Muntaha? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode observasi, wawancara (interview), dokumentasi dalam menunjang penelitian skripsi ini. Analisis yang penulis gunakan adalah analisis resepsi, yang mana penulis mencari bagaimana penerimaan dan pembacaan teks hadis oleh jama’ah masjid Sidratul Muntaha yang diaplikasikan dalam praktik azan tanpa pengeras suara di masjid tersebut. Wawancara dilakukan dengan orang-orang yang terlibat dala praktik azan tersebut seperti kyai, murid pendiri masjid, muazin, jama’ah masjid dan masyarakat sekitar masjid. Dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis terhadap praktik azan tanpa pengeras suara di masjid Sidrarul Muntaha, dapat disimpulkan beberapa point, di antaranya sebagai berikut: 1) Ada dua motif yang ada dalam praktik azan tanpa pengeras suara di masjid Sidratul Muntaha, yaitu Because of Motive (motif sebab)dan In Order to Motive (motif tujuan). 2) Praktik azan di Masjid Sidratul Muntaha yang pertama dilakukan adalah berdiri langsung di tempat awal dia datang dan langsung mengumandangkannya dengan suara yang lantang. 3) Makna yang terkandung dalam praktik azan tanpa pengeras suara ada tiga, yaitu makna spriritual, makna sosial, dan makna moral

    Studi analisis hisab awal bulan Kamariah Menurut KH. Muhammad Hasan Asy’ari dalam kitab Muntaha Nataij Al-Aqwal

    Full text link
    Di Indonesia banyak ulama falak yang mengabadikan karyanya dengan dibukukanya berbagai sistem perhitungan untuk penentuan awal bulan kamariah, waktu salat, arah kiblat dan juga gerhana. Salah satunya hisab awal bulan kamariah dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal yang disusun oleh KH.Muhammad Hasan Asy’ari. Kitab ini merupakan kitab pertama di Indonesia yang menggunakan rumus segitiga bola dan logaritma yang disusun untuk mengetahui posisi bulan (tidak hanya pada posisi hilal pada tanggal 29 atau awal bulan), sehingga dalam kitab tersebut tidak ada perhitungan ijtimak, tidak terdapat konversi Hijriah-Masehi, akan tetapi oleh Departemen Agama kitab ini termasuk kategori kitab haqiqi bi al-tahqiqi. Ada beberapa data yang tidak terdapat dalam kitab tahqiqi lainya seperti koreksi dhamimah, dan kitab ini juga pernah digeser dengan kitab Sullam al-Nayiraiin dalam penggunaanya. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menkaji: 1) Bagaimana metode hisab awal bulan kamariah dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal ?; 2) Bagaimana verifikasi hasil metode hisab awal bulan kamariah dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal ?; 3) Bagaimana kelebihan dan kekurangan hisab awal bulan kamariah dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal kaitanya dengan perkembangan ilmu falak modern?. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan mengambil sumber data primer yaitu kitab Muntaha Nataij al-Aqwal, dan teknik pengumpulan data terdiri atas dokumen dan wawancara. Untuk menganilisis data penulis menggunakan metode analisis dengan pendekatan deskriptif analitis yaitu untuk menggambarkan bagaimana pola perhitungan yang ada dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal, sehingga analisis data yang digunakan adalah Content Analysis. Di sisi lain penulis juga menggunakan analisis verifikatif yaitu dengan menguji beberapa metode hisab penentuan awal bulan kamariah dari kitab Muntaha Nataij al-Aqwal dengan menkomparasikan kitab yang setara seperti Khulashah al-Wafiyah, dan juga metode hisab kontemporer yaitu ephimeris guna untuk mengetahui sejauh mana hasil penentuan awal bulan kamariah dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem hisab yang terdapat dalam kitab Muntaha Nataij al-Aqwal tidak terdapat perhitungan ijtimak karena ada beberapa data Matahari yang tidak dicantumkan, tidak melalui proses taqribi, tidak ada konversi, ada penambahan koreksi dhamimah dan juga disertai perhitungan gurub. Hisab ini dinilai cukup akurat untuk dijadikan pedoman dalam penentuan awal bulan kamariah. Hasil perhitungan kitab Muntaha Nataij al-Aqwal mendekati dengan hasil perhitungan tahqiqi yang lain seperti yang ada dalam kitab Khulashah al-Wafiyah, akan tetapi kitab ini masih dibawah ephimeris atau hisab kontemporer. Secara tidak langsung, meskipun menggunakan data-data abadi tetapi kitab ini masih relevan dan masih bisa dijadikan pertimbangan dalam penentuan awal bulan kamariah dengan kekurangan dan kelebihan (keunikan tersendiri) dari sistem kitab tersebut

    Hukum pidana malapraktik : pertanggungjawaban dan penghapusan pidana/ Muntaha

    No full text
    xiii, 416 hal.: ilus.: tab.; 23 c

    Strategi dakwah KH. Muntaha al-Hafidz dalam meningkatkan religiusitas masyarakat Kalibeber Wonosobo

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan metode historical research atau penelitian sejarah yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk membuat rekontruksi masa lampau secara sistematis dan objektif. Dalam pengumpulan data penulis: 1) Teknik wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap KH. Abdurrahman Asy‟ari, Muhammad KH. Thohir Abdullah, dan KH. Ahmad Muzan, keluarga, beserta santri dari KH. Muntaha. Teknik wawancara digunakan untuk mengetahui stratetegi dakwah dan aktivitas dakwah yang dilakukan KH Muntaha Al-Hafidz Dalam Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Kalibeber Wonosobo 2). Teknik observasi, dalam hal ini penulis mengamati, mencatat langsung kegiatan di pondok KH. Muntaha yaitu PPTQ Al-Asyariyyah 3) Dokumentasi, dalam mendapatkan data, penulis juga mengumpulkan dokumen-dokumen tentang kegiatan dakwah KH. Muntaha Al-Hafidz Dalam Meningkatkan Religiusitas Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Kalibeber Wonosobo. Hasil dari penelitian ini bahwa KH. Muntaha telah memberikan teladan dan contoh panutan dakwah tidak hanya sekadar teori dengan diperbincangkan, tetapi nilai yang digali dalam Al-Qur‟an sudah melekat sehingga bisa diklasifikan sesuai dengan aspek kehidupan masyarakat, terutama menjadi meningkatnya religiusitas masyarakat Kalibeber. Sosoknya yang sederhana, santun, dan bijaksana disetiap laku atau perilakunya memberikan efek positif kepada masyarakat Kalibeber sendiri

    Hukum pidana malapraktik : pertanggungjawaban dan penghapusan pidana/ Muntaha

    No full text
    xiii, 416 hal.: ilus.: tab.; 23 c

    Hukum pidana malapraktik : pertanggungjawaban dan penghapusan pidana/ Muntaha

    No full text
    xiii, 416 hal.: ilus.: tab.; 23 c

    Hukum pidana malapraktik : pertanggungjawaban dan penghapusan pidana/ Muntaha

    No full text
    xiii, 416 hal.: ilus.: tab.; 23 c
    corecore