48 research outputs found
KUALITAS PRODUK BERPENGARUH POSITIF DAN SIGNIFIKAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
The research was conducted at the LN shop in CV. NB which is located on Jl. Semboja, Kebon Kopi Village, Bogor Tengah District, Bogor City for 6 months with the analytical approach used is quantitative. The population is 130 people. The sample for this research was 99 people. The results of the research show that the t test (Partial Test) on the product quality variable is 1.990 with a sig value of 0.005 and ? = 5%, obtained t table = 1.985 so it can be said that the product quality variable has a positive effect and a significant effect. influence on purchasing decisions at Lazada Nairastore. The service quality variable has a significant value of 2.316 with a sig value of 0.003 and ? = 5%, obtained ttable = 1.985 so it can be concluded that service quality has a positive and significant effect on purchasing decisions at Lazada Nairastore. Meanwhile, simultaneously product quality and service quality have a positive and significant effect on purchasing decisions with the F test results obtained by fcount = 4.710 which is greater than the ftable for ? = 5% of 3.088 and a significant value of 0.011 which is less than 0.05
Leaderships Style, Organization Culture on the Organizational Job Satisfaction in Improving Employee’s Perfomance. A Study at The Center for Plant Conservation at the Bogor Botanical Garden.
The study conducted at The Center for Plant Conservation Bogor Botanical Garden, which is the center for botanical research under the Indonesian Institute of Science (LIPI). Sampling method used is Incidental Sampling Methods. The number of respondence in this study were 90 respondents, all of them were employees of The Center for Plant Conservation Bogor Botanical Garden. Data were analyzed using the Path Analysis with computer program of IBM SPSS Statistics Version 22. The result of this research has shown that leadership style has positive effect (influence) on Job satisfaction. Job satisfaction has positive effect on employee’s performance. Leadership style has positive effect on employee’s performance. Organization culture has negative effect on job satisfaction and employee’s performance. Job satisfaction has contributes positively on employee’s performance
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Game Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Siswi Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMK Bina Informatika Kota Bogor
Minat belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris di SMK Bina Informatika Kota Bogor merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, kami menginisiasi program pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis game yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Program ini melibatkan perancangan dan implementasi model pembelajaran yang memanfaatkan elemen permainan (game) sebagai sarana untuk memperkuat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris
Pelatihan Upskilling Bidang Komputer Administrasi Bisnis dan Desain Grafis Untuk Tenaga Administrasi dan Guru
Pelatihan upskalling lebih lanjut di bidang teknologi informasi bisnis dan desain grafis bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kreatif staf administrasi dan guru. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penggunaan perangkat lunak bisnis modern dan aplikasi desain grafis yang relevan. Metode pelatihan interaktif dan praktis digunakan untuk memungkinkan pembelajaran yang efektif dan penerapan langsung dalam situasi kerja. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknis dan kreatif, peserta akan diberdayakan untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi dan meningkatkan produktivitas dalam tugas sehari-hari. Pelatihan ini juga mencakup aspek waktu dan manajemen proyek untuk meningkatkan efisiensi kerja
Pelatihan Upskilling Bidang Komputer Administrasi Bisnis dan Desain Grafis Untuk Tenaga Administrasi dan Guru
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Pelatihan Upskilling Bidang Komputer Administrasi Bisnis dan Desain Grafis untuk Tenaga Administrasi dan Guru" bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tenaga administrasi dan guru dalam bidang komputer administrasi bisnis dan desain grafis. Pelatihan ini meliputi materi-materi tentang penggunaan perangkat lunak bisnis, pengelolaan data, pembuatan laporan keuangan, serta desain grafis untuk keperluan media pembelajaran dan promosi sekolah. Metode yang digunakan dalam PKM ini meliputi pelatihan teori, praktek langsung, dan evaluasi kinerja peserta. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari melalui tugas-tugas praktis yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam tugas-tugas administratif dan pengajaran. PKM ini juga bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam penggunaan teknologi informasi di lingkungan sekolah, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik
Penyuluhan Sistem Informasi Aplikasi Laundry Berbasis Web Menggunakan Codelgniter 3 Di SMP Bina Insan Mandiri
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMA Bina Insan Mandiri mengenai pentingnya kesehatan mental melalui penyuluhan aplikasi pencatatan nafisiyah berbasis Android. Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, dan staf bimbingan konseling, dengan fokus pada pemanfaatan aplikasi untuk memantau dan mencatat kondisi emosional siswa secara berkala. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup sosialisasi mengenai pentingnya kesehatan mental, pelatihan penggunaan aplikasi, serta survei untuk mengevaluasi pemahaman dan penerimaan siswa terhadap aplikasi tersebut. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kesadaran siswa tentang kesehatan mental, dengan lebih dari 80% siswa menyatakan bahwa mereka merasa lebih paham dan mampu menggunakan aplikasi pencatatan nafisiyah. Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap kesehatan mental siswa dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli dan mendukung
Sistem Informasi Penjualan Properti Berbasis Web Portal Pada PT. Griya Nusa Agung
Saat ini layanan informasi di PT. Griya Nusa Agung masih belum maksimal karena masih menggunakan cara konvensional yaitu pembuatan banner, posting di facebook dan untuk pemesanan rumah harus datang ke kantor. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk membuat sebuah program (aplikasi) yang user friendly sehingga dapat membantu PT. Griya Nusa Agung sedang dalam proses penjualan perumahan. Dalam skripsi ini metodologi yang penulis gunakan adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis dilakukan dengan mengamati sistem yang sedang berjalan, melakukan wawancara dengan pihak terkait dan studi literatur. Metode perancangan dilakukan dengan menggunakan Object Oriented Analysis and Design dan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang dicapai dari kedua metode ini berupa sebuah program (aplikasi). Program (aplikasi) ini akan berfungsi sebagai alat bantu dalam proses penjualan dari PT. Griya Nusa Agung. Kesimpulan dari analisa dan perancangan sistem penjualan ini adalah sistem penjualan ini dapat membantu dalam menjual dan mencari rumah calon konsumen dengan tepat, sehingga memudahkan masyarakat luas untuk memberikan informasi lebih detail mengenai tipe rumah apa saja yang ada, masih tersedia atau telah dijual, menentukan harga rumah dan lokasi rumah serta menyediakan sarana untuk mempromosikan pengembang atau penjual rumah tersebut. Terdapat saran yang dapat digunakan untuk mendukung sistem ini yaitu pengembangan sistem lebih lanjut dengan menambahkan fasilitas program yang memadai, pendaftaran menggunakan akun media sosial, desain yang lebih menarik, pembuatan laporan excel, pengaturan sistem, dan menampilkan profil perusahaan untuk dibuat. semakin menarik dan perlu dilakukan pengembangan sistem menjadi konsep berbasis mobile atau android agar memudahkan pengguna dalam menggunakannya
Penerapan Data Mining Dalam Penentuan Jurusan Siswa Dengan Metode Klasifikasi Algoritma C4.5 Studi Kasus SMAN 1 Leuwisadeng
Penjurusan siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) pada Kurikulum 2013 dilakukan pada saat siswa baru masuk kelas X. Penjurusan merupakan upaya strategis dalam memberikan fasilitas untuk menyalurkan minat dan kemampuan yang dianggap paling potensial untuk dikembangkan secara optimal. Seringkali siswa mengalami kebingungan untuk memilih jurusan, karena kurang pemahaman siswa terhadap jurusan yang akan diambil. Untuk mengatasi hal tersebut, SMAN 1 Leuwisadeng membuka konsultasi secara langsung kepada Guru BP/BK untuk memberikan arahan dalam memilih jurusan sesuai dengan minat dan kemampuan siswa. Namun sistem penjurusan di SMAN 1 Leuwisadeng masih dilakukan secara manual. Seiring dengan perkembangan teknologi, hal itu dapat diatasi dengan teknik pengelompokkan data didapat dari hasil data mining. Data mining adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data, historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data berukuran besar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan algoritma C4.5 untuk memprediksi siswa-siswi dalam menentukan pilihan jurusan yang akan diambil. Hasil dari akurasi yang didapat pada program ini adalah sebesar 92,31%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data mining dengan metode klasifikasi Algoritma C4.5 dapat mempercepat proses penjurusan siswa
Juridical Overview of the Implementation of Marriage and Divorce for Members of the Army (TNI Ad) in Indonesia (Case Study of Denma Kodam I/Bb)
50 HalamanSalah satu peristiwa hukum penting dalam kehidupan manusia adalah perkawinan.
Menurut Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Setiap warga negara berhak untuk
melangsungkan perkawinan termasuk juga bagi anggota TNI, dalam perkawinan
anggota TNI AD selain tunduk undang-undang perkawinan juga terdapat
peraturan internal TNI, terkait dengan hal tersebut maka dalam penelitia ini
penulis akan mengkaji masalah tetang prosedur perkawinan TNI AD secara
umum, proses perceraian jika istri/suami yang beragama Islam yang menggugat
cerai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis
normatif, teknik pengumpulan data yaitu dengan penelitian kepustakaan dan
wawancara, suber data terdiri dari data primer, sekunder dan tersier, dari hasil
penelitian ini, penulis dapat menarik sutu kesimpulan bahwa proses perkawinan
TNI AD berbeda dengan masyarakat sipil pada umumnya, perkawinan anggota
TNI AD terlebih dahulu harus mendapat ijin dari pejabat internal TNI, selain
tunduk pada undang-undang perkawinan juga tunduk pada Peraturan Menteri
Pertahanan Nomor 23 Tahun 2008 Tentang Perkawinana, Perceraian, Dan Rujuk
Pegawai Di Lingkungan Departemen Pertahanan Keputusan Kasad Nomor
Kep/496/VII/2015 Tanggal 27 Juli 2015 Petunjuk Teknis Tentang Tata Cara
Perkawinan, Perceraian, Dan Rujuk Bagi Prajurit TNI AD, prosedur perceraian
jika istri/suami TNI AD yang beragama Islam yang menggugat cerai terlebih
dahulu mendapat persetujuan dari kesatuan harus memuat secara jelas alasanalasan
perceraian diajukan kepada Pejabat yang berwenang memberikan izin
perceraian melalui saluran hierarki setelah dibubuhi pendapat dari pejabat agama
yang bersangkutan (Pejabat yang berwenang memberi izin nikah/cerai) sebagai
saran Bagi calon istri atau suami yang hendak menikah dengan prajurit TNI AD
sebaiknya sudah mengetahui bahwa banyak persyaratan yang harus dilalai untuk
itu jangan menyerah dan merasa keberatan. Terkait dengan percaeraian dalam
kesatuan TNI AD penulis juga menyarankan agar setiap anggota menaati
peraturan internal kesatuan dalam hal akan melaksanakan perceraia karena penulis
menemukan beberapa kasus perceraian yang tidak sesuai dengan prosedur dalam
kesatuan TNI AD melaksanakan perceraian tanpa ijin atasan. One of the important legal events in human life is marriage. According to Law no.
16 of 2019 Amendments to Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, Every
citizen has the right to marry including members of the TNI, in the marriage of
members of the Indonesian Army, apart from being subject to the marriage law,
there are also internal TNI regulations, related to this matter. In this study, the
author will examine the problem of the TNI AD marriage procedure in general,
the divorce process if the wife / husband is a Muslim who is suing for divorce.
The research method used in this study is normative juridical, data collection
techniques are library research and interviews, data sources consist of primary,
secondary and tertiary data, from the results of this study, the author can draw a
conclusion that the TNI AD marriage process is different from the community. In
general, the marriage of members of the TNI AD must first obtain permission
from internal TNI officials, in addition to being subject to the marriage law, it is
also subject to Regulation of the Minister of Defense Number 23 of 2008
concerning Marriage, Divorce, and Referral of Employees within the Department
of Defense Decree of Kasad No. Kep/496/VII/2015 Dated 27 July 2015 Technical
Instructions on Marriage, Divorce, and Referral Procedures for Indonesian Army
Soldiers, the divorce procedure if the wife/husband of the Indonesian Army who
is a Muslim who is suing for divorce first obtains approval from the Unity, must
include clear reasons for divorce submitted to the official t who is authorized to
give divorce permits through hierarchical channels after being affixed with the
opinion of the relevant religious official (officials authorized to give
marriage/divorce permits) as a suggestion For a prospective wife or husband who
wants to marry an Army soldier, it is better to know that there are many
requirements that must be neglected for that do not give up and feel objected.
Regarding divorce within the Indonesian Army, the author also recommends that
each member obey the internal regulations of the unit in terms of going to divorce
because the author finds several divorce cases that are not in accordance with the
procedures in the TNI AD unit carrying out divorce without the superior's
permission
