1,720,981 research outputs found

    OUTSOURCING SUMBER DAYA MANUSIA UKURAN DAN KEMATANGAN PERUSAHAAN

    No full text
    berkembang, ukuran dan kematangan perusahaan mempengaruhi keputusan untuk melakukan outsourcing sumber daya manusia. Organisasi menghadapi masa sulit karena perubahan kondisi ekonomi, globalisasi dan cepat memajukan kemajuan teknologi (Stewart, 2007). Untuk mengatasi perubahan ini, organisasi mencari solusi dan salah satu strategi paling dipublikasikan dalam beberapa kali adalah outsourcing. Outsourcing adalah istilah yang kompleks karena mencakup beberapa deskripsi dan umumnya mengacu pada relokasi pekerjaan (Cubides, 2006). Pada dasamya, outsourcing adalah pengalihan layanan atau fungsi yang sebelumnya dilakukan dalam organisasi untuk penyedia di luar organisasi dan merupakan komponen yang semakin penting dalam banyak strategi bisnis (Hem & Burke, 2006). Dalam dunia sekarang ini semakin meningkat persaingan, organisasi dipaksa untuk mencari cara-cara barn untuk menghasilkan nilai. Dunia bisnis telah melakukan fenomena outsourcing dan perusahaan telah mengadopsi prinsip prinsip untuk membantu mereka memperluas ke pasar lain (Bender, 2009). Manajemen Strategis outsourcing mungkin merupakan alat yang paling kuat dalam manajemen, dan outsourcing inovasi adalah perbatasannya (Quinn, 2010)

    KESESUAIAN PENERAPAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM ORGANISASI

    No full text
    ABSTRAKGaya kepemimpinan transaksional dan transformasional telah menarik minta banyak peneliti dalam beberapa waktu terakhir. sementara beberapa percaya bahwa mereka adalah sama, yang lain percaya bahwa mereka berbeda

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, FASILITAS, KEPERCAYAAN DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Studi Pada Pelanggan Hotel Pandanaran Semarang)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, kepercayaan dan promosi terhadap kepuasan konsumen akibat penurunan kepuasan konsumen Pandanaran Hotel Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.  Populasinya adalah seluruh pelanggan Hotel Pandanaran Semarang yang tidak diketahui secara pasti, sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling kemudian dilakukan dengan metode purposive sampling yang jumlahnya adalah 96 responden dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan, fasilitas, kepercayaan dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di Pandanaran Hotel Semarang dan diperoleh nilai adjusted R square pada model regresi sebesar 0,668 yang berarti 66,8 persen variabel kepuasan pelanggan. dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan, fasilitas, kepercayaan dan promosi sedangkan sisanya 33,2 persen dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.  Kata kunci: kualitas layanan, fasilitas, kepercayaan dan promosi, dan kepuasan pelangga

    MENGUAK TINGGINYA PENGGUNAAN JASA LAYANAN LAZADA DI KOTA SEMARANG DITENGAH PERSAINGAN E-COMMERCE DI INDONESIA (Study Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang)

    Get PDF
    AbstrakPerkembangan teknologi belakangan ini semakin menjamur di tengah-tengah masyarakat modern saat ini. Terbanyak terlihat sejak 2012 publik sudah mulai mengenali transaksi belanja online. Lazada memiliki indeks minat pencarian terbesar di antara situs-situs e-commerce utama di Indonesia khususnya di kota Semarang selama 2014-2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor di balik konsumen dalam menggunakan layanan E-commerce Lazada.Dalam penelitian ini dilakukan metode deskriptif kualitatif yang berfungsi untuk menggambarkan atau memberikan gambaran umum tentang objek yang diteliti melalui data yang telah dikumpulkan karena kemudian menggambarkan masalah atau fokus pada masalah ketika penelitian dilakukan, data penelitian adalah kemudian diolah dan dianalisis untuk disimpulkan.Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dari 3 informan kunci, menunjukkan bahwa ada 5 faktor di balik konsumen memilih e-commerce Lazada, yaitu: 1) Mudah digunakan (kemudahan penggunaan) 2) Persepsi harga rendah 3) Promosi yang ditawarkan 4) Kualitas layanan yang baik dari Lazada 5) Kualitas produk yang baik dari Lazada.Kata kunci: E-commerce, Lazada, kemudahan penggunaan, persepsi harga, promosi, kualitas layanan, kualitas produk
    corecore