2 research outputs found
Workshop Pemanfaatan Limbah Daur Ulang Kardus sebagai Penunjang Ekonomi Kreatif di Desa Bancak Kec. Gunungwungkal Kab. Pati
Virus Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar terhadap dunia, seperti dalam bidang
perekonomian dan lingkungan. Masyarakat Indonesia mulai merasa resah akibat kondisi
perekonomian yang semakin tidak stabil. Selain itu, virus Covid-19 juga membawa dampak
yang signifikan terhadap lingkungan. Kasus PHK yang semakin banyak ditambah dengan
adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengharuskan
masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Kondisi ini mengakibatkan semakin
banyaknya sampah rumah tangga yang dihasilkan, seperti sampah plastik dan kardus. Oleh
karena itu, Tim KKN UNS kelompok 53 berinisiatif untuk memberikan solusi dalam
meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengadakan workshop pemanfaatan limbah
daur ulang kardus. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
ibu-ibu warga Desa Bancak dalam mendaur ulang sampah. Program tersebut dilaksanakan
secara luring yang dihadiri oleh warga setempat khususnya ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan
berlangsung di Balai Desa Bancak, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Kegiatan
tersebut menghasilkan produk berupa kotak hantaran untuk acara pernikahan yang memiliki
nilai jual. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap
lingkungan dengan cara memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi barang yang lebih
bermanfaat dan bernilai jual tinggi. Selain itu, program tersebut dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat menjadi solusi untuk
meningkatkan perekonomian di tengah wabah Covid-19
Workshop Pemanfaatan Limbah Daur Ulang Kardus sebagai Penunjang Ekonomi Kreatif di Desa Bancak Kec. Gunungwungkal Kab. Pati
Virus Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar terhadap dunia, seperti dalam bidang
perekonomian dan lingkungan. Masyarakat Indonesia mulai merasa resah akibat kondisi
perekonomian yang semakin tidak stabil. Selain itu, virus Covid-19 juga membawa dampak
yang signifikan terhadap lingkungan. Kasus PHK yang semakin banyak ditambah dengan
adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengharuskan
masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Kondisi ini mengakibatkan semakin
banyaknya sampah rumah tangga yang dihasilkan, seperti sampah plastik dan kardus. Oleh
karena itu, Tim KKN UNS kelompok 53 berinisiatif untuk memberikan solusi dalam
meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengadakan workshop pemanfaatan limbah
daur ulang kardus. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
ibu-ibu warga Desa Bancak dalam mendaur ulang sampah. Program tersebut dilaksanakan
secara luring yang dihadiri oleh warga setempat khususnya ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan
berlangsung di Balai Desa Bancak, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Kegiatan
tersebut menghasilkan produk berupa kotak hantaran untuk acara pernikahan yang memiliki
nilai jual. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap
lingkungan dengan cara memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi barang yang lebih
bermanfaat dan bernilai jual tinggi. Selain itu, program tersebut dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat menjadi solusi untuk
meningkatkan perekonomian di tengah wabah Covid-19
