1,720,960 research outputs found
Penerjemahan leksikal istilah PraSejarah dari bahasa Indonesia ke Bahasa Arab
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan sebuah istilah, terutama istilah prasejarah dan menjelaskan proses pemadanan istilah yang merujuk pada beberapa kamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 206 data istilah zaman prasejarah yang terdapat dalam buku Atlas Prasejarah Indonesia sumber data lainnya. Teknik yang digunakan untuk menggumpulkan data adalah teknik simak dan baca. Penerjemahan istilah menggunakan beberapa teknik penerjemahan antara lain: teknik penerjemahan kalke memiliki 59 data, teknik penerjemahan deskripsi memiliki 33 data, teknik penerjemahan amplifikasi memiliki 16 data, teknik penerjemahan reduksi memiliki 1 data, teknik penerjemahan borrowing memiliki 71 data, dan teknik padanan lazim memiliki 26 data. Kemudian istilah-istilah tersebut disusun menjadi daftar istilah zaman prasejarah dalam dwibahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Selanjutnya istilah tersebut dianalisis proses pemadanannya dan dikelompokkan berdasarkan proses pemadanannya masing-masing, dan ditemukan sebanyak 128 data yang menggunakan proses penerjemahan, dan 48 data dengan penyerapan, lalu 30 data dengan gabungan penerjemahan dan penyerapan. Temuan ini menunjukan bahwa sebuah istilah dapat diterjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain dan dapat dianalisis menggunakan beberapa teknik penerjemahan, dan proses pemadanan istilah yang diterjemahkan tersebut.xvi, 90 hl
Penerjemahan leksikal istilah PraSejarah dari bahasa Indonesia ke Bahasa Arab
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan sebuah istilah, terutama istilah prasejarah dan menjelaskan proses pemadanan istilah yang merujuk pada beberapa kamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 206 data istilah zaman prasejarah yang terdapat dalam buku Atlas Prasejarah Indonesia sumber data lainnya. Teknik yang digunakan untuk menggumpulkan data adalah teknik simak dan baca. Penerjemahan istilah menggunakan beberapa teknik penerjemahan antara lain: teknik penerjemahan kalke memiliki 59 data, teknik penerjemahan deskripsi memiliki 33 data, teknik penerjemahan amplifikasi memiliki 16 data, teknik penerjemahan reduksi memiliki 1 data, teknik penerjemahan borrowing memiliki 71 data, dan teknik padanan lazim memiliki 26 data. Kemudian istilah-istilah tersebut disusun menjadi daftar istilah zaman prasejarah dalam dwibahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Selanjutnya istilah tersebut dianalisis proses pemadanannya dan dikelompokkan berdasarkan proses pemadanannya masing-masing, dan ditemukan sebanyak 128 data yang menggunakan proses penerjemahan, dan 48 data dengan penyerapan, lalu 30 data dengan gabungan penerjemahan dan penyerapan. Temuan ini menunjukan bahwa sebuah istilah dapat diterjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain dan dapat dianalisis menggunakan beberapa teknik penerjemahan, dan proses pemadanan istilah yang diterjemahkan tersebut.xvi, 90 hl
Teknik dan kualitas terjemahan pada Takarir Film Kartun Ibnu Sina dalam Kanal YouTube Sukardi Hasanudin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik terjemahan yang digunakan dan kualitas terjemahan dalam terjemahan film kartun Ibnu Sina pada kanal YouTube Sukardi Hasanudin. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini terdapat dua temuan, pertama terdapat 8 teknik terjemahan menurut Molina & Albir diantaranya, teknik padanan lazim (16,39%), teknik reduksi (19,21%), teknik amplifikasi (16,39%), teknik kalke (6,21%), teknik peminjaman (8,48%), teknik kreasi diskursif (3,95%), teknik terjemahan harfiah (25,98%), dan teknik partikularisasi (3,39%). Kedua, berdasarkan teori Nababan kualitas terjemahan ini merupakan terjemahan kualitas tinggi yaitu berkualitas tinggi yang dikategorikan berdasarkan aspek keakuratan terdapat kategori akurat (82,30%), kategori kurang akurat (17,70%), dan kategori tidak akurat (0,00%). Berdasarkan aspek keberterimaan terdapat kategori keberterimaan tinggi (77,59%), kategori keberterimaan sedang (16,38%), dan kategori keberterimaan kurang (6,03%). Berdasarkan aspek keterbacaan terdapat kategori keterbacaan tinggi (86,25%), kategori keterbacaan sedang (13,75%), dan kategori keterbacaan rendah (0,00%). Penerjemahan ini memiliki peran signifikan terhadap terjemahan pada film kartun Ibnu Sina dalam kanal YouTube Sukardi Hasanudin dalam meningkatkan pesan yang terkandung agar pesan yang ingin disampaikan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran mampu diterima dan mudah dipahami oleh penonton dalam bahasa sasaran.ix, 86 hl
Teknik dan kualitas terjemahan pada Takarir Film Kartun Ibnu Sina dalam Kanal YouTube Sukardi Hasanudin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik terjemahan yang digunakan dan kualitas terjemahan dalam terjemahan film kartun Ibnu Sina pada kanal YouTube Sukardi Hasanudin. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini terdapat dua temuan, pertama terdapat 8 teknik terjemahan menurut Molina & Albir diantaranya, teknik padanan lazim (16,39%), teknik reduksi (19,21%), teknik amplifikasi (16,39%), teknik kalke (6,21%), teknik peminjaman (8,48%), teknik kreasi diskursif (3,95%), teknik terjemahan harfiah (25,98%), dan teknik partikularisasi (3,39%). Kedua, berdasarkan teori Nababan kualitas terjemahan ini merupakan terjemahan kualitas tinggi yaitu berkualitas tinggi yang dikategorikan berdasarkan aspek keakuratan terdapat kategori akurat (82,30%), kategori kurang akurat (17,70%), dan kategori tidak akurat (0,00%). Berdasarkan aspek keberterimaan terdapat kategori keberterimaan tinggi (77,59%), kategori keberterimaan sedang (16,38%), dan kategori keberterimaan kurang (6,03%). Berdasarkan aspek keterbacaan terdapat kategori keterbacaan tinggi (86,25%), kategori keterbacaan sedang (13,75%), dan kategori keterbacaan rendah (0,00%). Penerjemahan ini memiliki peran signifikan terhadap terjemahan pada film kartun Ibnu Sina dalam kanal YouTube Sukardi Hasanudin dalam meningkatkan pesan yang terkandung agar pesan yang ingin disampaikan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran mampu diterima dan mudah dipahami oleh penonton dalam bahasa sasaran.ix, 86 hl
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Penerjemahan bebas indonesia - arab serial animasi si entong diunduh dari youtube yang di produksi oleh mnctv
XII, 125 hlm, ilusi; 25 c
Penerjemahan Komunikatif Buku Minhaj Al- ?ifli Al-Muslim Karya Dr. Ibrahim Abdurrahman Al-'Any
xix, 101 hlm
Analisis Kesalahan Pemakaian Diksi Terjemahan KitabNashaihul Ibad Karya Syekh Muhammad NawawiIbnu Umar Al-Jawi
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan menganalisiskesalahan pemakaian diksi yang terdapat dalam kitab Nashaihul Ibad karyaSyeikh Muhammad Nawawi Ibnu Umar Al-Jawi. Metode yang digunakandalam menganalisis data adalah kualitatif-deskriptif. Hasil analisis datapenelitian ini menemukan beberapa aspek kesalahan berbahasa. Aspek-aspek itu mencakupi pemakaian kalimat efektif yang terdiri dari koherensidan paralelisme, teks terjemahan ini mengandung 3 jenis gaya bahasa.Temuan gaya bahasa itu mencakupi pleonasme, hiperkorek dan paralelisme,ditemukan pula 4 jenis pemakaian diksi yaitu diksi dengan peranti sinonim,denotative, kata umum dan khusus, dan kata ulang reduplikasi. Dalamterjemahan kitab Nshaihul Ibad terdapat beberapa kesalahan diksi, sepertikoherensi, kontaminasi, pleonasme, hiperkorek, paralelisme, danmenghemat penggunaan kata. Kitab Nashaihul Ibad adalah salah satu karyasastra keagamaan yang berisi nasihat dan pedoman sangat penting dalamtradisi Islam. Kitab ini berisi nasihat dan pedoman moral bagi umat Islamdalam menjalani kehidupan sehari-hari
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
