2 research outputs found

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNINGTERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWAKELAS XI SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Pembelajaran dengan pendekatan saintifik membutuhkan kemampuan berkomunikatif, kreatif dan berpikir kritis. Kemampuan-kemampuan ini termasuk ke dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi. Problem Based Learning salah satu model pembelajaran yang mendukung pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Problem Based Learning menggunakan pendekatan yang fokus pada masalah dunia nyata sebagai konteks siswa untuk belajar cara berfikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, memperoleh pengetahuan dari konsep materi pelajaran.Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh Problem Based Learning  terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Kompetensi Dasar Menganalisis Kondisi Geografis Indonesia untuk Ketahanan Pangan Nasional, Penyediaan Bahan Industri, dan Energi Alternatif pada siswa kelas XI Program Ilmu Pengetahuan Sosial SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang Semester Ganjil 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang termasuk rancangan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 64 siswa dengan rincian 31  siswa kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol dan 33 siswa kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah soal tes essai pratest dan pascatest yang setiap butir soal termuat indikator berpikir tingkat tinggi. Dari pratest dan pascatest akan diketahui selisih skor (gainscore). Teknik analisis data menggunakan Uji-t dari gainscore untuk mengetahui pengaruh dari model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi kelas eksperimen. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan hasil Sig.(1-tailed) adalah 0,008 dari kelas kontrol (6,77) dengan kata lain H0 ditolak.   Kesimpulannya bahwa  model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut pada subjek dan tempat penelitian yang berbeda untuk mengetahui pengaruh  model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi.   ABSTRACT   Al-Ghani, Muhammad Zulfi. 2016. Effect of Problem Based Learning Model Against High-Level Thinking Skills of the Class XI Students of SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Thesis, Geography Department, Faculty of Social Science, State University of Malang. Lecture (I) Drs. Yusuf Suharto M.Pd (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu M.Si,   Keywords: Problem Based Learning, Thinking Ability high level   Learning the scientific approach requires the ability berkomunikatif, creative and critical thinking. These capabilities are included in the high-level thinking skills. Problem Based Learning one learning model that supports learning the scientific approach. Problem Based Learning approach that focuses on real-world problems as a context for the student to learn how to think critically, problem solving skills, acquire knowledge of concepts pelajaran.Penelitian material is intended to explain the influence of Problem Based Learning on Higher-Order Thinking Ability in Basic Competency Analyzing Geographic Conditions Indonesia's National Food Security, Supply of Industrial Materials, and Alternative Energy Program in class XI student of Social Sciences University Laboratory High School Malang Odd Semester 2016/2017. This study is a quasi-experimental research (quasy experiment) which includes quantitative research design. Subjects numbered 64 students with details of 31 students of class XI IPS 1 as the control class and 33 students of class XI IPS 2 as the experimental class. The instrument used for data collection is an essay test questions pratest and pascatest that each item on indicators contained higher-level thinking. From pratest and pascatest will know the difference score (gainscore). Data were analyzed using t-test of gainscore to determine the effect of Problem Based Learning model of the high-level thinking skills of students. Results showed positive and significant impact on the ability to think critically experimental class. Based on the calculation results of hypothesis testing against high-level thinking skills of students with results Sig. (One-tailed) was 0.008 of the control class (6.77), in other words H0. The conclusion that the model of Problem Based Learning affect the high-level thinking skills of students of class XI IPS SMA Laboratorium State University of Malang. Based on the results of this study can be suggested that further research on the subject and the different studies to determine the effect of Problem Based Learning model of the high-level thinking skills

    MEMAKNAI KAJIAN BENCANA DARI PERSPEKTIF FILSAFAT GEOGRAFI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna bencana dari perspektif filsafat geografi. Geografi yang dikenal sebagai mother of science karena banyak ilmu pengetahuan yang dikaji selalu dimulai dari keadaan bumi. Geografi suatu bagian dari ilmu yang membahas tentang kebumian serta berbagai fenomena di bumi yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan kehidupan manusia, juga mempelajari pola spasial. Bencana adalah bagian dari kajian geografi, yang merupakan ilmu penting untuk dipelajari. Indonesia merupakan Negara yang rentan terhadap bencana alam yang mungkin terjadi kapan saja. Dari perspektif ontologi, bencana adalah peristiwa alam, non-alam, atau sosial yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta mata pencaharian masyarakat yang terkena dampaknya. Hal ini dapat menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian materi, dan dampak psikologis. Sedangkan aspek epistimologi, membahas fenomena geosfer secara deduktif dan juga induktif dilengkapi pula dengan Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan meta-sintetis dengan literature review yang menidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh temuan dalam topik penelitian dengan tujuan menjawab permasalahan dalam penelitian guna mendukung penelitian bencana dalam ilmu geografi. Dalam bidang aksiologi, studi atau penelitian tentang bencana dapat memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan, baik dari segi fisik maupun sosial.
    corecore