1,720,957 research outputs found
Sosialisasi dan Edukasi Gemar Makan Buah Anak Usia Dini di Padukuhan Grogol X, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta
Asupan buah bagi anak usia PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) memiliki peran besar dan menjadi faktor penentu dalam memastikan kesehatan dan perkembangan optimal. Buah-buahan mengandung banyak serat dan berbagai vitamin serta mineral yang berfungsi sebagai antioksidan dan penangkal senyawa radikal bebas dalam tubuh. Tingkat konsumsi buah pada anak usia dini masih tergolong rendah karena berbagai faktor salah satunya kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya buah bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian dan pemberdayaan ini ditujukan untuk mengedukasi pentingnya buah bagi kesehatan melalui Gerakan Gemar Makan Buah bagi anak-anak PAUD di Padukuhan Grogol X, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Penyampaian edukasi dilakukan melalui metode sosialisasi serta praktik langsung dengan membagikan beberapa jenis buah kepada anak-anak. Selama sosialisasi berlangsung, anak-anak tampak antusias mengenal berbagai jenis buah. Beberapa anak terlihat mengajukan pertanyaan sederhana mengenai suatu jenis buah. Dari hasil praktik langsung terlihat banyak anak usia dini yang memakan buah-buahan yang dibagikan dengan lahap. Melalui kegiatan ini secara keseluruhan dapat meningkatkan wawasan anak usia dini mengenai rasa buah-buahan serta mampu mendorong kemauan anak untuk memakan buah-buahan
Pelatihan Cara Mudah Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik
Limbah rumah tangga masih menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Sampah rumah tangga terdiri dari limbah organik dan anorganik. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk organik cair maupun kompos. Pelatihan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, (2) Melakukan pelatihan kepada masyarakat tentang cara mudah mengolah sampah menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode komposter ember tumpuk. Cara ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi limbah yang berasal dari sampah rumah tangga. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diketahui bahwa masyarakat sudah mampu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode ember tumpuk. Olahan sampah rumah tangga ini menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu pupuk organik cair dan pupuk kompos. Minat dan antusias peserta pelatihan cukup tinggi, baik dari mahasiswa maupun dari masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran peserta sebanyak 100 % dan keaktifan peserta selama dilakukannya kegiatan ini. Masyarakat sudah mulai melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Pupuk organik cair dan kompos yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara tanah pada lahan pekarangan yang berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tanaman hias, sayuran dan lainnya. Dengan demikian pengolahan sampah rumah tangga menggunakan komposter ember tumpuk bisa dijadikan salah satu solusi awal dalam penanggulangan limbah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Sosialisasi dan Aplikasi PSB untuk Peningkatan Produksi Pepaya di Kelompok Tani Mulyo, Bandongan, Magelang
Dewasa ini, meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan telah meningkatkan konsumsi buah-buahan, termasuk pepaya yang kaya akan vitamin, serat, dan antioksidan. Produksi pepaya di Kabupaten Magelang, khususnya di Kecamatan Bandongan, mengalami penurunan signifikan, meskipun memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pepaya California di Kelompok Tani Mulyo melalui sosialisasi dan aplikasi bakteri fotosintetis. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pembinaan, praktik langsung, dan evaluasi, dengan pendekatan analisis masalah, brain storming solusi, serta pemberian informasi mengenai bakteri fotosintetis. Anggota kelompok tani mengamati aplikasi PSB di lahan demonstration plot dan mengevaluasi hasilnya setelah enam bulan. Hasil kegiatan sosialisasi dan brainstorming menunjukkan antusiasme tinggi dari anggota kelompok tani. Sosialisasi teknologi budidaya PSB berhasil meningkatkan pemahaman petani tentang cara mengatasi masalah teknis dalam budidaya pepaya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan bakteri fotosintetis (PSB) pada tanaman pepaya di Desa Rejosari meningkatkan produksi sebesar 34,28%, dilihat dari jumlah bunga dan buah yang terbentuk. Tanaman yang disemprot PSB memiliki daun yang lebih banyak dan lebih hijau, serta tinggi tanaman yang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak disemprot. Selain itu, tidak ada insidensi penyakit layu dan penurunan signifikan penyakit keriting pucuk (PMV) pada tanaman yang diaplikasikan PSB. Petani lebih menyukai visual tanaman yang disemprot PSB karena pertumbuhan yang lebih sehat dan lebih tahan terhadap penyakit. Hasil ini menunjukkan bahwa PSB dapat menjadi solusi efektif dan ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman pepaya di Rejosari
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
