1,720,959 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    REVIEW TERHADAP GAGASAN REFORMA AGRARIA INDONESIA: ANTARA WACANA, KEPENTINGAN DAN KONFLIK IDIOLOGI EKONOMI

    Get PDF
    Reforma agraria merupakan sebuah konsep redistribusi sumber daya agraria kepada rakyat untuk dikelola guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gagasan reforma agraria berkembang dari masa ke masa dengan konsep dan bentuk yang berbeda, sesuai dengan idiologi umum yang berkembang di masyarakat pada setiap masa. Artikel ini berupaya untuk membangun narasi berfikir mengenai implementasi reforma agraria di Indonesia berdasarkan tinjauan literatur-literatur yang relevan. Hasil review menunjukkan bahwa gagasan reforma agraria di Indonesia telah berkembang sejak zaman kerajaan hingga era modern saat ini. Adapun konsep dan rumusan reforma agraria berbeda-beda antara satu idiologi dengan idiologi lainnya yang menyebabkan terjadinya benturan atau konflik kepentingan. Upaya reforma agraria pada masa orde lama yang sangat didorong oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menyebabkan terjadinya konflik berdarah dan perang saudara. Akibatnya, setelah PKI dibubarkan dan dinyatakan sebagai partai dan idiologi terlarang di Indonesia, terdapat sebuah trauma di masyarakat Indonesia dimana reforma agraria diidentikkan dengan gagasan PKI sehingga setiap upaya reforma agraria selalu dianggap sebagai menghidupkan kembali komunisme. Kondisi ini menyebabkan gagasan reforma agraria di Indonesia tidak pernah bisa diimplementasikan dan hanya berakhir menjadi wacana semata.Reforma agraria merupakan sebuah konsep redistribusi sumber daya agraria kepada rakyat untuk dikelola guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gagasan reforma agraria berkembang dari masa ke masa dengan konsep dan bentuk yang berbeda, sesuai dengan idiologi umum yang berkembang di masyarakat pada setiap masa. Artikel ini berupaya untuk membangun narasi berfikir mengenai implementasi reforma agraria di Indonesia berdasarkan tinjauan literatur-literatur yang relevan. Hasil review menunjukkan bahwa gagasan reforma agraria di Indonesia telah berkembang sejak zaman kerajaan hingga era modern saat ini. Adapun konsep dan rumusan reforma agraria berbeda-beda antara satu idiologi dengan idiologi lainnya yang menyebabkan terjadinya benturan atau konflik kepentingan. Upaya reforma agraria pada masa orde lama yang sangat didorong oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menyebabkan terjadinya konflik berdarah dan perang saudara. Akibatnya, setelah PKI dibubarkan dan dinyatakan sebagai partai dan idiologi terlarang di Indonesia, terdapat sebuah trauma di masyarakat Indonesia dimana reforma agraria diidentikkan dengan gagasan PKI sehingga setiap upaya reforma agraria selalu dianggap sebagai menghidupkan kembali komunisme. Kondisi ini menyebabkan gagasan reforma agraria di Indonesia tidak pernah bisa diimplementasikan dan hanya berakhir menjadi wacana semata

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    ISLAM, KOPERASI, DAN JATI DIRI EKONOMI POLITIK INDONESIA: SEBUAH REVIEW KOMPREHENSIF

    Get PDF
    Dalam konstitusi  Republik Indonesia, tepatnya pada pasal 33 UUD 1945 disebutkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas azas kekeluargaan. Pernyataan ini merupakan perwujudan dari falsafah dasar kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia yang cenderung bersifat komunal religius dengan pengaruh kuat doktrin Islam. Artikel ini berusaha untuk menggali jati diri ekonomi politik Indonesia guna menemukan harmonisasi antara doktrin keislaman dengan amanah konstitusi. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ilmiah tersebut adalah dengan menggunakan teknik systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa secara defacto, praktek ekonomi politik Indonesia sejak zaman Hindia Belanda cenderung berkarakter kapitalistik. Hal ini tidak sesuai dengan amanah konstitusi dan doktrin ekonomi dalam Islam yang mengedepankan konsep keadilan sosial dan keseimbangan (tawazun). Oleh karenanya, sebagai terjemahan atas konstitusi ekonomi Indonesia, telah dikembangkan konsep ekonomi Koperasi. Namun gagasan mengenai koperasi ini gagal untuk berkembang karena tidak mendapat dukungan serius dari pemerintah dan tidak dijiwai secara baik oleh masyarakat. Dengan penekanan yang kuat pada gagasan keadilan sosial, konsep koperasi harusnya bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Islam Indonesia karena sesuai dengan doktrin keislaman dalam ekonomi yang menganut prinsip egalitarian yang proporsional. Dengan demikian, pengembangan Koperasi harus menjadi prioritas dalam kebijakan ekonomi Indonesia karena ia merupakan jati diri ekonomi politik negara yang dimandatkan konstitusi sekaligus merupakan jiwa masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Isla

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used

    Analisis Dana Alokasi Khusus dan Belanja Daerah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia: (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa 2011-2020)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana alokasi khusus dan belanja daerah pada bidang pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Sumbawa. Data yang digunakan adalah data Time Series selama periode tahun 2011-2020. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Data yang didapat, diolah menggunakan STATA 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan (X1) dan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa. Variabel Belanja Daerah Bidang Pendidikan (X3) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa. Sedangkan variabel Belanja Daerah Bidang Kesehatan (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten Sumbawa. Kata kunci: Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan, Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan, Belanja Daerah Bidang Pendidikan, Belanja Daerah Bidang Kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dan secara simultan Dana Alokasi Khusus  Bidang Pendidikan (X1), Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan (X2), Belanja Daerah Bidang Pendidikan (X3), Belanja Daerah Bidang Kesehatan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana alokasi khusus dan belanja daerah pada bidang pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Sumbawa. Data yang digunakan adalah data Time Series selama periode tahun 2011-2020. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Data yang didapat, diolah menggunakan STATA 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan (X1) dan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa. Variabel Belanja Daerah Bidang Pendidikan (X3) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa. Sedangkan variabel Belanja Daerah Bidang Kesehatan (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten Sumbawa. Kata kunci: Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan, Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan, Belanja Daerah Bidang Pendidikan, Belanja Daerah Bidang Kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dan secara simultan Dana Alokasi Khusus  Bidang Pendidikan (X1), Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan (X2), Belanja Daerah Bidang Pendidikan (X3), Belanja Daerah Bidang Kesehatan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa
    corecore