1,720,963 research outputs found
Penyimpangan Prinsip Kerja Sama Dan Prinsip Kesopanan Wacana Kartun Pada Buku Politik Santun Dalam Kartun Karya Muhammad Mice Misrad
Penelitian ini memiliki tiga tujuan. (1) Mengidentifikasi bentuk penyimpangan prinsip kerja sama wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad, (2) mendeskripsikan bentuk penyimpangan prinsip kesopanan wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad, dan (3) mendeskripsikan implementasi
penyimpangan prinsip kerja sama dan kesopanan wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMK.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku yang berjudul Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad. Datanya berupa kata-kata,
kalimat-kalimat, dan wacana baik monolog maupun dialog pada buku Politik Santun dalam Kartun yang memperlihatkan adanya penyimpangan prinsip kerja sama dan penyimpangan prinsip kesopanan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak kemudian ditindaklanjuti dengan teknik catat.
Teknik analisis data menggunakan teknik Hubung Banding Membedakan (HBB) dan teknik Hubung Banding Menyamakan (HBS). Penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian penyimpangan prinsip kerja sama wacana kartun dalam buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad dapat dibagi menjadi 3 aspek. (1) Penyimpangan prinsip kerja sama dapat dikelompokkan
menjadi tiga jenis prinsip kerja sama: (a) maksim kuantitas, (b) maksim relevansi, dan (c) maksim pelaksanaan/cara. Bentuk maksim kuantitas mendominasi penyimpangan prinsip kerja sama. (2) Penyimpangan prinsip kesopanan dapat
dikelompokkan menjadi enam jenis prinsip kesopanan: (a) maksim kebijaksanaan, (b) maksim kedermawanan, (c) maksim penerimaan, (d) maksim kerendahan hati,
(e) maksim kecocokan, dan (f) maksim kesimpatian. (3) Implementasi penyimpangan prinsip kerja sama dan prinsip kesopanan wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMK sebagai berikut. (a) Penyimpangan
prinsip kerja sama dan kesopanan wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun, dapat diimpletasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia tingkat SMK,
khususnya di kelas X, (b) materi yang disajikan berupa bentuk-bentuk penyimpangan prinsip kerja sama dan prinsip kesopanan wacana kartun pada buku Politik Santun dalam Kartun, (c) metode yang diterapkan adalah metode
percakapan, tanya jawab, dan diskusi, (d) dalam pembelajaran penyimpangan prinsip kerja sama dan prinsip kesopanan tindak tutur digunakan media berupa modelling, dan (e) proses evaluasi berupa tindak tutur
BUKU POLITIK SANTUN DALAM KARTUN KARYA MUHAMMAD MICE MISRAD: KAJIAN SEMANTIK DAN PRAGMATIK
Artikel ini mendeskripsikan makna eksplisit dan implisit, strategi menyindir, dan fungsi kontrol sosial pada kartun politik serta pandangan masyarakat pembaca kartun politik. Data berupa bahasa kartun politik yang berupa dialog dan monolog pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad. Analisis data menggunakan metode
padan referensial dan metode pada pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan makna implisit dalam bahasa kartun politik, yaitu kritikan; sindiran; dan pesan moral. Strategi menyindir pada kartun politik menggunakan gaya bahasa sinisme dan alusio. Fungsi kontrol sosial kartun politik yaitu mengajak masyarakat pembaca agar mematuhi nilai sosial yang berlaku dan mendidik masyarakat agar lebih kritis. Menurut masyarakat pembaca, kartun politik adalah sindiran, kritikan, aspirasi, informasi, dan pesan moral yang disampaikan dalam bentuk gambar
BUKU POLITIK SANTUN DALAM KARTUN KARYA MUHAMMAD MICE MISRAD: KAJIAN SEMANTIK DAN PRAGMATIK
Artikel ini mendeskripsikan makna eksplisit dan implisit, strategi menyindir, dan fungsi kontrol sosial pada kartun
politik serta pandangan masyarakat pembaca kartun politik. Data berupa bahasa kartun politik yang berupa dialog dan
monolog pada buku Politik Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad. Analisis data menggunakan metode
padan referensial dan metode pada pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan makna implisit dalam bahasa kartun
politik, yaitu kritikan; sindiran; dan pesan moral. Strategi menyindir pada kartun politik menggunakan gaya bahasa
sinisme dan alusio. Fungsi kontrol sosial kartun politik yaitu mengajak masyarakat pembaca agar mematuhi nilai sosial
yang berlaku dan mendidik masyarakat agar lebih kritis. Menurut masyarakat pembaca, kartun politik adalah sindiran,
kritikan, aspirasi, informasi, dan pesan moral yang disampaikan dalam bentuk gambar
Politik Santun dalam Kartun
Bacalah kartun ini, sebab bisa jadi cara praktis memahami segala yang terjadi di republik. Siapa tahu amarah, serapah, kecewa, emosi terhadap negeri akan bersatu dalam balutan tawa. Dan semoga yang jadi bahan tertawaan masuk dalam perenungan.x+214hlm.;17.5x22c
Indonesia Banget
Gak ada habisnya kita menghujat bangsa ini. Walau pada kenyataannya, kita tetap hidup dan cari makan dinegeri ini. Potret-potret kecil dalam buku ini saya buat bukan dalam rangaka ikut-ikutan menghujat. Justru ini bentuk kecintaan saya yang dalam pada negeri ini. Meminjam istilah orang bijak "Right or Wrong it's My Country!" Tapi saya lebih suka yang ini "Dangdut, It's a Music My Country". Cobalah bisa menerima dengan lapang dada walau sedikit miris dengan segala bentuk budaya dan pola tingkah anak negeri...Saya lebih bangga Indonesia dengan jati dirinya dan apa adanya...ii, 142 hlm; 23,5 x 17 c
Kamus Istilah Komentator Bola
Buku ini berisi dua buku yang disusun secara bolak-balik. Buku pertama Kamusi Istilah Komentar Bola berisi ejekan terhadap komentator bola di acara televisi sebelum pertandingan. Buku kedua berisi kenangan masa kecil yang berhubungan dengan bola di pinggir pantai utara Jakarta.112hlm.;17.5x22c
BUKU POLITIK SANTUN DALAM KARTUN KARYA MUHAMMAD MICE MISRAD: KAJIAN SEMANTIK DAN PRAGMATIK
Penelitian ini digunakan tiga tahap penelitian. Pertama tahap penyediaan
data, metode simak digunakan untuk mendapatkan data primer yang berupa bahasa kartun
politik, teknik sadap sebagai teknik dasarnya, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan
teknik catat sebagai teknik lanjutan. Metode cakap dengan kuesioner yang bersifat
terbuka dan tertutup digunakan untuk mendapatkan data sekunder, untuk memperoleh
pandangan masyarakat tentang fungsi kartun politik. Kedua tahap analisis data, metode
padan referensial digunakan untuk menentukan makna eksplisit dan metode pragmatis
digunakan untuk menentukan makna implisit, strategi menyindir, dan fungsi kartun
politik sebagai sarana kontrol sosial. Tahap penyajian hasil analisis data dilakukan dengan
menggunakan metode formal dan informal.
Dari hasil penelitian, diperoleh deskripsi makna eksplisit dan implisit, strategi
menyindir, dan fungsi kartun politik sebagai sarana kontrol sosial pada buku Politik
Santun dalam Kartun karya Muhammad Mice Misrad. Makna eksplisit bahasa kartun
politik merupakan makna tidak terikat konteks, sedangkan makna implisit merupakan
makna terikat konteks. Makna implisit pada kartun politik mengandung unsur sindiran,
kritikan, pesan moral, dan informasi. Contohnya sebagai berikut, tuturan “Berdamailah
kalian. Karena musuh sebenarnya dan nyata, adalah dia!” yang dituturkan oleh seorang
pria kepada kedua belah pihak yang berseteru dengan menunjuk tokoh tikus berbadan
gendut. Makna eksplisit pada tuturan tersebut yaitu „ajakan untuk berdamai kepada pihak
yang berseteru. Musuh sebenarnya yang harus diberantas adalah orang yang ditunjuk
penutur‟. Tuturan tersebut memiliki makna impilsit „peringatan jika bentrokan yang
terjadi sebenarnya tidak perlu terjadi, Musuh nyata dan perlu diperangi adalah korupsi‟.
Makna implisit pada tuturan tersebut memiliki pesan moral.
Strategi menyindir pada kartun politik menggunakan gaya bahasa. Gaya bahasa
yang digunakan yaitu gaya bahasa alusio dan gaya bahasa sinisme. Contohnya sebagai
berikut, tuturan “Darurat Sea Games ni, Pak...? biasanya sih Kebakaran Jenggot...”
menggunakan gaya bahasa alusio yaitu gaya bahasa mengias dengan mempergunakan
ungkapan kebakaran jenggot yang memiliki arti bingung tidak keruan. Sebagai sarana
kontrol sosial kartun politik memiliki fungsi yang bertujuan untuk mendidik masyarakat
pembaca dan mengajak masyarkat pembaca agar mematuhi nilai sosial yang berlaku.
Berdasarkan hasil kuesioner dapat diketahui pandangan masyarakat terhadap
kartun politik. Kartun politik menurut masyarakat merupakan gambar sindiran, gambar
kritik, ruang penyampaian aspirasi, gambar penyampaian informasi, dan gambar humor
yang mengandung pesan moral
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
