1,720,955 research outputs found
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V DI MI ROUDLOTUT THOLIBIN KABUPATEN TULUNGAGUNG
Tesis dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V di MI Roudlotut Tholibin Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Muhammad Habib Ridwan dibimbing oleh Dr. Luk-Luk Nur Mufidah, M.Pd.I, dan Dr. Fathul Mujib M.Ag.
Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Adobe Flash, Hasil Belajar IPA
Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash ini didasarkan pada observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti yang menemukan bahwa belum tersedianya media pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada materi sistem pencernaan makanan pada manusia di MI/SD.
Rumusan masalah dalam penelitian pengembangan ini adalah (1) bagaimana desain media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V di MI Roudlotut Tholibin Kabupaten Tulungagung?, (2) bagaimana kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V di MI Roudlotut Tholibin Kabupaten Tulungagung?, dan (3) bagaimana efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V di MI Roudlotut Tholibin Kabupaten Tulungagung?.
Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah Research and Development (R&D). Prosedur penelitian yang digunakan adalah model ADDIE terdiri dari lima langkah yaitu; (1) Analysis (analisis), (2) Design (desain), (3) Development (pengembangan), (4) Implementation (implementasi) dan (5) Evaluation (evaluasi).
Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini adalah sebagai berikut; (1) Media pembelajaran yang dihasilkan berupa media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash yang didesain menggunakan software Adobe Flash CS 3 Professional, Corel Draw dan Photoshop berdasarkan rancangan storyboard yang telah dibuat. (2) Hasil analisis data validasi produk oleh ahli media memperoleh persentase mencapai 87% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan hasil analisis data validasi produk oleh ahli materi memperoleh persentase mencapai 88% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash layak atau valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran IPA. (3) Hasil analisis data respon siswa memperoleh persentase mencapai 95% dengan kriteria sangat positif. Sedangkan hasil belajar siswa menunjukkan persentase ketuntasan belajar pada saat pre test hanya sebesar 21% dan mengalami peningkatan pada saat post test menjadi 87%. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash ini efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di MI Roudlotut Tholibin Kabupaten Tulungagung
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Analisis Muatan Nilai-Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Terpadu Kelas IV Sekolah Dasar Tema Indahnya Kebersamaan
ABSTRAK Ridwan, Muhammad Habib. 2017. Analisis Muatan Nilai-Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Terpadu Kelas IV Sekolah Dasar Tema Indahnya Kebersamaan. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Alif Mudiono, M.Pd (II) Dra. Lilik Bintartik, M.Pd Kata Kunci: nilai-nilai karakter, buku siswa tema indahnya kebersamaan kelas IV SD, dan tematik terpadu.Nilai karakter penting untuk ditanamkan dan dikembangkan pada diri siswa. Pengembangan nilai karakter tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran. Buku ajar dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa tentang nilai karakter sesuai Standar Isi Kurikulum 2013.Fokus penelitian ini untuk menganalisis nilai karakter dalam buku siswa tema indahnya kebersamaan kelas IV SD yaitu: (1) religius, (2) jujur, (3) disiplin, (4) santun, (5) percaya diri, (6) peduli, dan (7) tanggung jawabPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa metode dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar perekam data.Berdasarkan hasil analisis data terhadap buku siswa tema indahnya kebersamaan kelas IV SD diperoleh 9 temuan yaitu: (1) persentase keragaman karakter religius mencapai 28% yang termasuk dalam kategori cukup, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 98 kali termasuk kategori sangat banyak; (2) persentase keragaman karakter jujur mencapai 6,9% yang termasuk kategori sangat kurang, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 24 kali termasuk kategori cukup; (3) persentase keragaman karakter disiplin mencapai 3,7% yang termasuk dalam kategori sangat kurang, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 13 kali termasuk kategori sedikit; (4) persentase keragaman karakter santun mencapai 9% yang termasuk dalam kategori sangat kurang, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 31 kali termasuk kategori cukup; (5) persentase keragaman karakter percaya diri mencapai 27,9% yang termasuk dalam kategori cukup, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 97 kali termasuk kategori sangat banyak; (6) persentase keragaman karakter peduli mencapai 20% yang termasuk dalam kategori cukup, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 69 kali termasuk kategori sangat banyak; (7) persentase keragaman karakter tanggung jawab mencapai 4,5% yang termasuk dalam kategori sangat kurang, sedangkan jumlah kemunculannya yaitu 16 kali termasuk kategori sedikit. Berdasarkan hasil kesimpulan di atas, peneliti memberikan saran kepada (1) penyusun bahan ajar, dapat meninjau ulang dan melakukan perbaikan dan pengembangan terhadap nilai karakter jujur, disiplin, santun dan tanggung jawab pada buku siswa, (2) guru, dapat menambah kegiatan untuk memunculkan dan mengembangkan nilai karakter jujur, disiplin, santun dan tanggung jawab, dan (3) peneliti selanjutnya, dapat menganalisis muatan nilai-nilai karakter pada tema-tema yang lain sehingga nilai-nilai karakter yang hendak dikembangkan dapat teridentifikasi dengan jelas
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
