1 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Variasi Batu Kapursebagai Media Pengecoran Logam Al-Si dengan Tanah Liat Sebagai Pengikat Terhadap Cacat Coran dan Ketangguhan

    No full text
    Pengecoran adalah menuang logam cair ke dalam rongga cetakan, rongga cetakan tersebut terbuat dari pasir atau batu kapur. Pada penelitian ini menggunakan logam aluminium silikon (Al-Si) karena Al-Si mempunyai sifat mampu cor yang baik dan tidak membutuhkan suhu yang tinggi untuk dapat melebur sehingga penggunaan energi akan semakin hemat.  Pada penelitian sebelumnya dijelaskan bahwa batu kapur dapat digunakan sebagai media pengecoran logam akan tetapi tidak dijelaskan cacat apa yang terjadi pada hasil produk coran. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan variasi batu kapur sebagai media pengecoran logam terhadap cacat coran dan ketangguhan logam Al-Si. variasi batu kapur yang digunakan adalah 83% + tanah liat 12%, batu kapur 86% + tanah liat 9%, batu kapur 89% + tanah liat 6%, pasir silika 85% + bentonit 10%. Penggunaan air pada semua variasi adalah 5%. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui cacat coran yang terjadi pada logam Al-Si dengan menggunakan media pasir silika 2) mengetahui cacat coran yang terjadi pada logam Al-Si dengan menggunakan media batu kapur 3) mengetahui ketangguhan logam Al-Si hasil coran menggunakan media pasir silika 4) mengetahui ketangguhan logam Al-Si hasil coran menggunakan media batu kapur. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Ditinjau dari jenis metode penelitian, maka jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian eksperimen dengan model penelitian staticgroupcomparation. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang dilakukan dengan cara merangkum hasil penelitian dari pengamatan yang dilakukan. Data yang diperoleh berupa nilai rerata ditampilkan dalam bentuk tabel, dan grafik sehingga lebih mudah dibaca. Cacat coran dilihat secara visual dan ketangguhan diukur dengan menggunakan alat uji ImpactCharpy. Ketangguhan Al-Si hasil pengecoran dengan menggunakan media batu kapur sebesar 83% adalah 0,310joule/mm2, batu kapur 86% adalah 0,321 joule/mm2, batu kapur 89% adalah 0,330 joule/mm2, jika dibandingkan dengan hasil pengecoran Al-Si dengan pasir silika maka hasilnya akan lebih besar yaitu 0,335 joule/mm2. Menurunnya ketangguhanImpactdisebabkan oleh cacat porositas yang persentasenya semakin tinggi.Pada penelitian ini, penemuan yang penting adalah bahwa batu kapur dapat digunakan sebagai media pengecoran logam Al-Si menggantikan pasir silika dan semakin tinggi persentase batu kapur, kualitas hasil coran semakin baik sehingga harga Impactnya semakin tinggi
    corecore